Advertise with Googlier.com Muhammad Syarif https://blog.mhdsyarif.com Whatever the activities, Allah is numero uno Fri, 20 Sep 2024 02:21:58 +0000 en-US hourly 1 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemdikbudristek TA 2024 https://blog.mhdsyarif.com/pengumuman-hasil-seleksi-administrasi-cpns-kemdikbudristek-ta-2024/ https://blog.mhdsyarif.com/pengumuman-hasil-seleksi-administrasi-cpns-kemdikbudristek-ta-2024/#respond Fri, 20 Sep 2024 02:20:47 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3274 Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Kemdikbudristek TA 2024
Download

Dilihat sebanyak : 29 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/pengumuman-hasil-seleksi-administrasi-cpns-kemdikbudristek-ta-2024/feed/ 0
Restore Database di Docker via Terminal https://blog.mhdsyarif.com/restore-database-di-docker-via-terminal/ https://blog.mhdsyarif.com/restore-database-di-docker-via-terminal/#comments Mon, 14 Mar 2022 13:44:39 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3255 Ada dua cara restore database, bisa lewat tools UI atau lewat terminal, sekarang kita pilih cara kedua yaitu restore database postgreSQL di docker menggunakan terminal.

$ docker exec -i {container_name} pg_restore -U {username} -d {database_name} < {location_file.dump/sql}

contoh

$ docker exec -i postgres_1 pg_restore -U postgres -d db_order_2022 < /Users/backup/data_order_2022.dump

Setelah itu tekan enter.

Dilihat sebanyak : 264 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/restore-database-di-docker-via-terminal/feed/ 2
Mengenal Refactoring Dalam Software Development https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-refactoring-dalam-software-development/ https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-refactoring-dalam-software-development/#comments Tue, 22 Feb 2022 11:15:42 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3241
Source: me.me

Kualitas aplikasi tidak ditentukan seberapa lama aplikasi tersebut dibuat, jumlah anggota team, bahasa pemograman yang digunakan tetapi bagaimana aplikasi tersebut berguna dalam waktu jangka panjang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Ada yang bisa memastikan aplikasi yang dibuat dalam jangka waktu 6–12 bulan, kemudian 1–5 tahun kedepan masih relevan dengan situasi atau kebutuhan pengguna? Jawabannya mungkin jika di awal sudah ditulis/dianalis semua kebutuhan dari pengguna namun kecil kemungkinan saat aplikasi pertama kali di pasarkan tidak ada perubahan apalagi tujuan aplikasi yang dibuat di awal digunakan oleh 1.000 pengguna, kemudian 1 bulan ke depan 10.000 pengguna dan selanjutnya 100.000 bahkan bisa 1 juta pengguna. Seiring pertumbuhan pengguna yang signifikan aplikasi yang dibuat di awal perlu penyesuaian baik dari fitur/sistem agar pengguna puas dalam menggunakan aplikasi tersebut.

Sebagai contoh aplikasi internal menggunakan API (application programming interface) untuk fungsi create order, kemudian setelah berjalan ditemukan proses create order terlalu lama dan itu dipicu oleh permintaan HTTP yang banyak, sehingga pengguna tidak dapat menggunakan aplikasi karena menunggu waktu response yang terlalu lama dan juga bisa salah satu service down sehingga permintaan data tidak dapat diproses dan harus retry manual, kemudian setelah di analisa dibutuhkan refactoring algoritma atau proses dari client ke Rest API menjadi client -> message broker (publish -> subscribe) -> Rest API. Software message broker bisa menggunakan Google Cloud Pub/Sub, Nats Streaming, Apache Kafka, RabbitMQ dan lain sebagainya.

Itu salah satu contoh dari banyak alasan kenapa refactoring dibutuhkan dalam menjaga kualitas aplikasi sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Source: https://premaseem.wordpress.com

Apa itu Refactoring?

Menurut Martin Fowler, refactoring adalah teknik untuk melakukan perubahan dari kode program yang sudah ada dengan merubah algoritma tanpa mengubah prilaku proses bisnis. Perubahan yang terjadi tidak dirasakan oleh pengguna tetapi ada di balik layar atau back-end proses.

Refactoring menimbulkan resiko, perubahan yang terjadi pada kode program bisa menimbulkan masalah baru atau bugs jika tidak dilakukan dengan bener dan dapat membuat menghabiskan waktu berhari-hari, bahkan sampai sebulan. Refactoring lebih beresiko ketika dijalankan secara tidak teratur atau sistematis. Mulai menggali informasi algoritma atau fungsi program, dan kemudian menemukan kesempatan untuk melakukan refactoring serta semakin dalam mencoba menggali informasi, semakin banyak perubahan yang dilakukan. Akhirnya masuk ke lubang yang dalam dan tidak bisa keluar dari lubang tersebut.

“If someone says their code was broken for a couple of days while they are refactoring, you can be pretty sure they were not refactoring”. ~ Martin Fowler, Refactoring: Improving the Design of Existing Code

Source: https://wdrfree.com/

Untuk menghindari menggali kubur sendiri, refactoring harus dilakukan secara sistematis. Bisa dimulai mengidentifikasi masalah, impact dari masalah atau tujuan dari perubahan kode program, waktu yang dibutuhkan, mitigasi jika perubahan tidak sesuai dengan rencana, sumber daya manusia dan lain sebagainya.

Software engineer perlu menambahkan fitur baru ke kode program, dan melihat kode yang ada sebelumnya apakah kode program tersebut sudah terstruktur dengan baik?, jika sudah bisa langsung ditambahkan fitur baru. Jika tidak, maka software engineer harus melakukan refactoring pada kode program agar mempermudah untuk menambahkan fitur baru. Dengan melakukan refactoring terlebih dahulu software engineer bisa lebih cepat menambahkan fitur baru dibandingkan tidak melakukan refactoring. Refactoring adalah bagian kerja sehari-hari dari software engineer. Refactoring bukanlah tugas khusus yang akan muncul dalam software development.

Mengapa Refactoring Diperlukan?

Menurut Martin Fowler dalam buku “Refactoring: Improving the Design of Existing Code” terdapat beberapa alasan seperti berikut:

Refactoring Meningkatkan Desain Perangkat Lunak
Refactoring menjaga desain arsitektur perangkat lunak menjadi tidak usang. Ketika software engineer mengubah kode untuk tujuan jangka pendek, seringkali tanpa memikirkan tentang arsitektur dan mengakibatkan kode program tidak terstruktur sehingga menjadi lebih sulit bagi software engineer untuk melihat desain dengan membaca kode.

Kode program yang “buruk” sekalipun dapat berfungsi. Tetapi jika kode program tidak bersih, bisa membuat tim pengembang menyerah atau bertekuk lutut. Setiap tahun, banyak waktu dan sumber daya yang signifikan dihabiskan karena kode program yang ditulis tidak bagus. Aspek penting untuk meningkatkan desain adalah menghilangkan kode yang duplicate. Semakin banyak kode yang ada, semakin sulit untuk dimodifikasi dengan benar.

Refactoring Membuat Perangkat Lunak Lebih Mudah Dipahami
Algoritma yang dibuat merupakan percakapan dengan komputer. Software engineer memberi tahu komputer apa yang harus dilakukan, dan komputer merespons dengan melakukan persis apa yang diperintahkan. Algoritma yang dibuat digunakan sebagai media yang ingin dilakukan komputer sesuai dengan arahan yang dibuat software engineer.

Dalam membuat kode program software engineer tidak bekerja sendirian melainkan kerja sama tim dan tim yang lain melanjutkan program sebelumnya dan melakukan beberapa perubahan. Siapa yang peduli jika komputer menjalankan fungsi yang berbelok-belok dalam menjalankan suatu fitur? Tidak masalah software engineer membutuhkan waktu seminggu untuk melakukan refactoring dan akhirnya dari refactoring tersebut para software engineer butuh waktu satu jam dalam memahaminya.

Refactoring Membantu Software Engineer Menemukan Kekutu (Bugs)
Cara yang mudah dalam menemukan bugs adalah dengan cara melakukan refactoring secara mendalam dengan memahami kode program tersebut, ada juga software engineer dengan melihat sekumpulan kode bisa langsung menerawang akan menimbulkan bugs suatu saat nanti.

Kent Beck membuat pernyataan tentang dirinya sendiri: “Saya bukan programmer yang hebat; Saya hanya seorang programmer yang baik dengan kebiasaan yang hebat.” Refactoring membantu saya menjadi jauh lebih efektif dalam menulis kode yang baik.

Refactoring Membantu Software Engineer Memprogram Lebih Cepat
Refactoring membantu software engineer dalam mengembangkan fitur pada kode program yang sudah ada dengan lebih cepat. Aplikasi dengan arsitektur yang baik memungkinkan software engineer dengan mudah menemukan bagaimana dan di mana yang perlu melakukan perubahan untuk menambahkan fitur baru. Sistem modul yang baik memungkinkan software engineer hanya perlu memahami sebagian kecil dari kode program untuk membuat perubahan. Jika kodenya jelas, software engineer cenderung tidak menimbulkan bugs baru dan bisa diselesaikan dengan baik serta efisien.

Mengapa Refactoring dilakukan jika kode program berfungsi dengan baik?

Tujuan utama dari refactoring adalah untuk membuat kode program lebih mudah dipelihara di masa depan dan untuk melengkapi program yang dibuat dengan ala kadar (berfungsi sebagian besar) atau technical debt. Selain itu tujuan dari refactoring bukan untuk menambah fungsionalitas baru atau menghapus program yang sudah ada, melainkan untuk memperbaiki desain yang pertama kali dibuat, agak sulit arsitektur di awal benar-benar sempurna.

Kapan Harus Melakukan Refactoring?

Seperti paragraf sebelumnya waktu terbaik software engineer melakukan refactoring adalah sebelum menambahkan fitur baru pada kode program yang sudah ada. Dengan melakukan refactoring terlebih dahulu software engineer bisa lebih cepat menambahkan fitur baru dan memudahkan software engineer untuk melakukan perubahan kedepannya dibandingkan tidak melakukan refactoring.

Waktu lain yang tepat untuk melakukan refactoring adalah ketika aplikasi sudah digunakan oleh pengguna. Ini sebenarnya waktu yang tepat untuk melakukan sedikit perubahan meskipun terdengar konyol, setelah meluncurkan produk yang telah dikerjakan selama berbulan-bulan, bahkan mungkin bertahun-tahun, dan sekarang harus kembali ke awal? Pada waktu ini software engineer kemungkinan memiliki lebih banyak waktu untuk mengerjakan refactoring sebelum melanjutkan ke pekerjaan berikutnya.

Bagaimana mengetahui kapan saatnya untuk melakukan refactoring?

Menurut artikel yang ditulis oleh Johnny Dunn di shortcut.com, terdapat 4 cara untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan refactoring:

    1. Ditemukannya logika program yang dibuat berulang kali atau mendeklarasikan struktur kode yang sama berulang kali.
    2. Beberapa software engineer mengalami masalah pada suatu function atau class dalam menulis fitur program.
    3. Menghabiskan waktu yang lama saat mengidentifikasi bug atau error dari pada membuat program itu sendiri.
    4. Tidak selamanya sistem yang pertama kali dibuat sesuai dengan kebutuhan pengguna atau stabil seiring dengan pertambahan pengguna.

When you have to add a feature to a program but the code is not structured in a convenient way, first refactor the program to make it easy to add the feature, then add the feature.
~ Martin Fowler, Refactoring: Improving the Design of Existing Code

Dalam melakukan refactoring, penting untuk menanyakan hal berikut kepada tim:

  • Fitur apa saja yang harus menjadi prioritas utama dalam refactoring
  • Apakah tim memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk refactoring?
  • Apakah tim di bawah tekanan untuk menyelesaikan refactoring dengan cepat?

Kesimpulan

Kode program yang tidak teratur membuat software engineer pusing dan menghabiskan banyak waktu dalam membaca atau analisis dari logika program yang dibuat. Mulailah melakukan refactoring jika ditemukan kode program yang tidak teratur saat melakukan penambahan fitur baru sehingga software engineer bisa lebih cepat atau memudahkan untuk melakukan perubahan kedepannya serta menjaga kualitas aplikasi agar pengguna puas dalam menggunakan aplikasi tersebut dalam jangka panjang.

Dilihat sebanyak : 2205 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-refactoring-dalam-software-development/feed/ 5
Mengenal Load Balancer / Penyeimbang Beban Pada Sistem https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-load-balancer-penyeimbang-beban-pada-sistem/ https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-load-balancer-penyeimbang-beban-pada-sistem/#respond Tue, 25 Jan 2022 13:29:26 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3235 Bisa dikatakan masyarakat sangat antusias belanja pada Harbolnas (hari belanja online nasional), ketika kita belanja pernah terpikirkan tidak kenapa aplikasi atau sistem yang kita akses baik-baik saja alias tidak error? bahkan jika dilihat jutaan orang mengakses sistem tersebut secara bersamaan. Salah satu cara aplikasi tersebut tetap bisa diakses meskipun jutaan pengguna berlomba-lomba dalam belanja adalah dengan memanfaatkan load balancer atau penyeimbang beban pada sistem.

Load Balancer (LB) adalah komponen penting dalam sistem terdistribusi. LB membantu untuk menyebarkan lalu lintas di sekelompok server untuk meningkatkan daya respons dan ketersediaan aplikasi, situs web, atau basis data. LB juga melacak status semua sumber daya saat mendistribusikan permintaan. Jika server tidak tersedia untuk menerima permintaan baru atau tidak merespons atau memiliki tingkat kesalahan yang tinggi, LB akan berhenti mengirimkan lalu lintas ke server tersebut dan jika perlu akan menghapus server tersebut dalam kelompok untuk dipulihkan kembali.

Beban server harus seimbang antara permintaan pengguna dan server web, tetapi juga harus seimbang di setiap tahap untuk mencapai scalability dan redundancy yang handal pada sebuah sistem. Sistem yang handal dapat menyeimbangkan beban pada tiga lapisan:
1. Pengguna ke server web,
2. Server web ke aplikasi internal,
3. Aplikasi internal ke database.

Algoritma Load Balancer (LB), ada beberapa metode yang digunakan dalam LB sesuai dengan kebutuhan di antaranya:
– Least Connection Method— mengarahkan lalu lintas ke server dengan koneksi aktif paling sedikit. Berfungsi ketika banyak koneksi dalam lalu lintas yang tidak merata di antara server.
– Least Response Time Method— mengarahkan lalu lintas ke server dengan koneksi aktif paling sedikit dan waktu respons dengan rata-rata terkecil.
– Round Robin Method — Membuat daftar/antrian server dengan mengarahkan lalu lintas ke server pertama dan kemudian memindahkan server itu ke antrian selanjutnya, jika antrian sudah habis kembali ke antrian pertama. Berfungsi ketika server memiliki spesifikasi yang sama dan tidak banyak koneksi yang persisten.
– IP Hash — alamat IP klien akan diarahkan ke server tertentu sesuai dengan konfigurasi.

Sumber:

– https://avinetworks.com/what-is-load-balancing/

– https://lethain.com/introduction-to-architecting-systems-for-scale/

Dilihat sebanyak : 70 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-load-balancer-penyeimbang-beban-pada-sistem/feed/ 0
Webinar: Memulai YouTube Bagi Pemula https://blog.mhdsyarif.com/webinar-memulai-youtube-bagi-pemula/ https://blog.mhdsyarif.com/webinar-memulai-youtube-bagi-pemula/#respond Tue, 21 Sep 2021 06:07:32 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3228 Di penghujung akhir pekan kemarin, saya sedikit bercerita/berbagi pengalaman kepada komunitas AnWar Warung Pintar tentang memulai YouTube bagi pemula.
Seperti yang kita ketahui bersama, YouTube memiliki lebih dari satu miliar pengguna per bulan di seluruh dunia, hampir sepertiga dari jumlah pengguna internet secara keseluruhan, YouTube merupakan salah satu aplikasi daring paling populer saat ini. Popularitasnya diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan jumlah pengguna.


Dilihat sebanyak : 31 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/webinar-memulai-youtube-bagi-pemula/feed/ 0
Mengenal Metode Socratic https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-metode-socratic/ https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-metode-socratic/#comments Fri, 16 Jul 2021 11:19:01 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3224 Tadi sore saya dan rekan-rekan ada sesi: Peer Learning Session, dengan bintang tamu Mas Giovanni Sakti (Head of GoPay Systems). Mas Gio menyampaikan tentang metode Socratic.

Metode tersebut baru pertama kali saya dengar, dan saya coba tulis pengertian dari metode tersebut:

Metode Socratic adalah cara berdebat antara dua orang secara kooperatif untuk merangsang pemikiran kritis pada kedua individu. Artinya, metode ini dipraktikkan ketika dua orang saling bertanya pertanyaan untuk mempromosikan tanggapan yang menciptakan cara berpikir baru.

Ini adalah metode yang sepenuhnya dialektis, yang didasarkan pada pertanyaan dari pertanyaan-pertanyaan di antara individu-individu yang merupakan bagian dari percakapan. Dalam banyak kasus, orang yang menanyakan pertanyaan keyakinan mereka berdasarkan jawaban yang diberikan oleh rekan mereka dalam percakapan (https://id.thpanorama.com).

Apa saja yang dibahas nanti saya akan coba update……

Dilihat sebanyak : 93 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/mengenal-metode-socratic/feed/ 1
Membaca Buku Tentang: Persuasive Technology https://blog.mhdsyarif.com/membaca-buku-tentang-persuasive-technology/ https://blog.mhdsyarif.com/membaca-buku-tentang-persuasive-technology/#respond Wed, 14 Jul 2021 04:18:42 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3211 Habis weekly meeting dengan tim engineering, saya mendapatkan informasi buku tentang Persuasive Technology.
Buku ini menjelaskan:

Bisakah komputer mengubah apa yang Anda pikirkan dan lakukan? Dapatkah mereka memotivasi Anda untuk berhenti merokok, membujuk Anda untuk membeli asuransi, atau meyakinkan Anda untuk bergabung dengan Angkatan Darat?

“Ya, mereka bisa,” kata Dr. B.J. Fogg, direktur Lab Teknologi Persuasif di Universitas Stanford. Fogg telah menciptakan frasa “Captology” (singkatan untuk komputer sebagai teknologi persuasif) untuk menangkap domain penelitian, desain, dan aplikasi komputer persuasif. Dalam buku yang menggugah pemikiran ini, berdasarkan penelitian sembilan tahun di bidang kaptologi, Dr. Fogg mengungkapkan bagaimana situs Web, aplikasi perangkat lunak, dan perangkat seluler dapat digunakan untuk mengubah sikap dan perilaku orang. Perancang teknologi, pemasar, peneliti, konsumen—siapa pun yang ingin memanfaatkan atau sekadar memahami kekuatan persuasif dari teknologi interaktif—akan menghargai wawasan menarik dan contoh-contoh mencerahkan yang ditemukan di dalamnya.

Teknologi persuasif bisa jadi kontroversial—dan memang seharusnya begitu. Siapa yang akan menggunakan kekuatan pengaruh digital ini? Dan untuk apa? Sekarang adalah waktunya untuk mensurvei masalah dan mengeksplorasi prinsip-prinsip teknologi persuasif, dan B.J. Fogg telah menulis buku ini untuk menjadi panduan Anda.

* Diisi dengan definisi istilah kunci dalam komputasi persuasif
*Menyediakan kerangka kerja untuk memahami domain ini
*Menjelaskan contoh nyata dari teknologi persuasif

untuk membaca lebih lengkap bisa klik pranala berikut: Persuasive Technology

Dilihat sebanyak : 49 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/membaca-buku-tentang-persuasive-technology/feed/ 0
PrivateLabel dan WhiteLabel di Rantai Pasok https://blog.mhdsyarif.com/privatelabel-dan-whitelabel-di-rantai-pasok/ https://blog.mhdsyarif.com/privatelabel-dan-whitelabel-di-rantai-pasok/#respond Mon, 28 Jun 2021 09:51:31 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3206 Private label dan white label mungkin adalah dua istilah yg paling sering disalahgunakan dan membingungkan dalam rantai pasok. Keduanya mengacu pada produk-produk yg di-rebranding oleh retailer, namun ada perbedaan tipis di antara keduanya.

White label, produk generik dibuat oleh pabrik diperuntukkan bagi banyak retailer. Misalnya, produsen white label akan menjual sabun generik ke 10 pengecer berbeda. Setiap pengecer dapat memberi branding produk sesuai dg keinginan mereka.

Private label, produk dibuat oleh pabrik yg diperuntukkan khusus satu retailer. Retailer kemudian dpt membuat perubahan pd produk tsb seperti warna/ukuran, utk mengembangkan identitas merek mereka sendiri yg unik & menyesuaikan dg ciri khas dari retailer tsb. Produk private label biasanya lebih murah daripada merek nasional, & jika dipasarkan dg benar, berpotensi mendatangkan keuntungan besar.

Menurut Euromonitor, private label bernilai 10% dr penjualan global yg setara dg $350 miliar. Dalam hal industri, pangsa nilai tertinggi adalah kebersihan(14%), makanan kemasan(12%) & perawatan hewan peliharaan(12%). Kategori lainnya termasuk perawatan di rumah(6%), minuman panas(6%), minuman ringan 5%) dan kecantikan(3%).

Referensi :
– pinterpandai.com
– ecomdash.com

Dilihat sebanyak : 75 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/privatelabel-dan-whitelabel-di-rantai-pasok/feed/ 0
Daftar Pertanyaan Saat Sesi Pertemuan Satu lawan Satu (One on One) https://blog.mhdsyarif.com/daftar-pertanyaan-saat-sesi-pertemuan-satu-lawan-satu-one-on-one/ https://blog.mhdsyarif.com/daftar-pertanyaan-saat-sesi-pertemuan-satu-lawan-satu-one-on-one/#respond Mon, 28 Jun 2021 09:32:54 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3200 Dalam 2 bulan terakhir saya mengadakan sesi pertemuan satu lawan satu (one-on-one) dengan anggota tim. Satu lawan satu adalah forum antara seorang manager dan satu anggota timnya. Satu lawan satu biasanya diadakan secara rutin, semisal dua minggu sekali. Sebelum memulai pertemuan satu lawan satu saya bingung pertanyaan apa yang ingin disampaikan sehingga mencari beberapa artikel, kemudian pertanyaan tersebut saya kumpulkan hingga muncul seperti ini:

1) Bagaimana kabarmu? Bagaimana kehidupan di luar pekerjaan?
2) Bagaimana menurut Anda keseimbangan pekerjaan/kehidupan Anda saat ini?
3) Bagaimana cara kerja Anda?
4) Apa satu hal yang dapat kami ubah tentang pekerjaan untuk Anda yang akan meningkatkan kehidupan pribadi Anda?
5) Jika sekitar hari libur: Apakah Anda merayakan [Liburan]? Bagaimana itu?
6) Bagaimana kabar orang tua/kakek? Di mana mereka tinggal? Apakah Anda mengunjungi mereka?
7) Jika mereka memiliki anak: Bagaimana kabar [nama anak]? (Tanyakan sesuatu yang berkaitan dengan usia mereka seperti mulai sekolah, berolahraga, atau minat lainnya.)
8) Apa yang ingin Anda lakukan di waktu luang Anda? Apa hobi Anda?
9) Apa yang Anda lakukan untuk bersenang-senang di masa lalu yang akhir-akhir ini Anda tidak punya banyak waktu?
10) Apa yang mendorong Anda? Apa yang memotivasi Anda untuk datang bekerja setiap hari?
11) Pekerjaan apa yang Anda lakukan di sini yang menurut Anda paling sesuai dengan tujuan jangka panjang Anda?
12) Sebagai seorang anak, apa yang Anda inginkan ketika Anda dewasa?
13) Apa yang ingin Anda lakukan dalam 5 tahun? 10 tahun? 3 tahun?
14) Apa tujuan jangka panjang Anda? Sudahkah Anda memikirkan mereka?
15) Siapa yang benar-benar Anda kagumi? Mengapa? (Orang sering mengagumi mereka yang mereka inginkan)
16) Jika Anda memiliki jutaan dolar, apa yang akan Anda lakukan setiap hari?
17) Apa kekuatan supermu? Kekuatan apa yang ingin Anda kembangkan?
18) Apa yang ingin Anda lakukan dalam pekerjaan Anda selanjutnya?
19) Apakah Anda merasa tertantang di tempat kerja? Apakah Anda mempelajari hal-hal baru?
20) Area perusahaan apa yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
21) Keterampilan apa yang ingin Anda kembangkan saat ini?
22) Siapa di perusahaan yang ingin Anda pelajari? Apa yang ingin Anda pelajari?
23) Pelatihan atau pendidikan tambahan apa yang Anda inginkan?
24) Apakah ada peran di perusahaan yang ingin Anda pelajari lebih lanjut?
25) Menurut Anda apa keterampilan utama untuk peran Anda? Bagaimana Anda menilai diri Anda untuk masing-masing dari mereka?
27) Apakah Anda merasa membuat kemajuan pada tujuan besar Anda di sini? Mengapa atau mengapa tidak?
28) Apa satu hal yang bisa kami lakukan hari ini untuk membantu Anda mencapai tujuan jangka panjang Anda?
29) Apakah Anda merasa kami membantu Anda memajukan karir Anda dengan kecepatan yang Anda inginkan? Mengapa atau mengapa tidak?
30) Apa impian besar Anda dalam hidup? Apakah Anda membuat kemajuan pada mereka?
31) Bisakah Anda melihat diri Anda membuat kemajuan pada lebih banyak tujuan Anda di sini? Apa yang perlu diubah untuk melakukannya?
32) Keterampilan apa yang paling ingin Anda kuasai saat ini?
33) Apakah ada acara atau pelatihan yang ingin Anda hadiri untuk membantu Anda mengembangkan keterampilan Anda?
34) Siapa di perusahaan yang ingin Anda pelajari? Apa yang ingin Anda pelajari?
35) Bagaimana Anda lebih suka menerima umpan balik?
36) Apakah Anda merasa mendapatkan umpan balik yang cukup? Mengapa/mengapa tidak?
37) Apa situasi baru-baru ini yang ingin Anda tangani secara berbeda? Apa yang akan Anda ubah?
38) Apa bidang pekerjaan Anda yang ingin Anda tingkatkan?
39) Apa aspek pekerjaan Anda yang Anda ingin lebih banyak bantuan atau pelatihan?
40) Berapa jam sehari Anda merasa produktif? Bagaimana kami dapat membantu Anda menjadi lebih produktif?
41) Bagaimana saya dapat mendukung Anda dengan lebih baik?
42) Apa yang bisa saya lakukan sebagai manajer untuk membuat pekerjaan Anda lebih mudah?
43) Apa yang bisa saya lakukan dengan lebih baik? Apa kritik Anda untuk saya?
44) Aspek apa dari pekerjaan Anda yang kurang lebih Anda inginkan dari saya?
45) Apa yang ingin Anda ketahui tentang saya?
46) Apa yang bisa saya lakukan untuk membuat Anda lebih menikmati pekerjaan Anda?
47) Apa yang Anda sukai dari gaya manajemen saya? Apa yang kamu tidak suka?
48) Apakah ada situasi yang Anda ingin bantuan saya?
49) Apa yang telah dilakukan manajer Anda sebelumnya yang Anda ingin saya lakukan atau tidak lakukan?
50) Apa hal favorit Anda yang saya lakukan sebagai manajer yang harus terus saya lakukan?
51) Apa yang tidak dilakukan perusahaan hari ini yang harus kita lakukan untuk bersaing lebih baik di pasar?
52) Apa satu hal yang kita *gila* tidak lakukan pada kuartal berikutnya untuk meningkatkan produk kita?
53) Jika Anda adalah CEO, apa hal pertama yang akan Anda ubah?
54) Apakah menurut Anda perusahaan kita loyal kepada karyawannya? Mengapa atau mengapa tidak?
55) Apakah ada aspek budaya kita yang ingin Anda ubah?
56) Apa bagian favorit Anda tentang budaya kita?
57) Nilai perusahaan mana yang paling Anda sukai? Yang paling sedikit? Mengapa?
58) Apa Masalah #1 di perusahaan kami? Mengapa?
59) Bagaimana kita bisa lebih kreatif atau inovatif sebagai sebuah perusahaan?
60) Seberapa baik Anda merasa berhubungan dengan rekan kerja Anda? Apakah Anda menganggap mereka sebagai teman, kenalan, atau orang asing?
61) Bagaimana kita bisa mengubah pertemuan tim kita menjadi lebih efektif?
62) Apa yang akan meyakinkan Anda untuk pergi bekerja di tempat lain?
63) Menurut Anda mengapa [karyawan yang baru saja berhenti] pergi? Apa yang mereka katakan padamu?
64) Apakah Anda merasa terlalu banyak bekerja, kurang bekerja, atau hanya beban kerja yang tepat?
65) Apakah Anda merasa berada di halaman yang sama dengan tim? Menurut Anda seberapa sering Anda membutuhkan pertemuan untuk memastikan Anda tetap seperti itu?
66) Apakah ada pertemuan atau diskusi yang Anda rasa seharusnya Anda menjadi bagian darinya? Apakah Anda termasuk dalam salah satu yang Anda tidak ingin menjadi bagiannya?
67) Dengan siapa Anda ingin lebih sering bekerja? Mengapa?
68) Apakah semua orang menarik beban mereka di tim?
69) Siapa yang menendang pantat di tim? Apa yang telah mereka lakukan?
70) Siapa di tim yang paling sulit Anda tangani? Mengapa?
71) Apa yang paling Anda sukai tentang bekerja di tim kami?
72) Apakah Anda membantu anggota tim lainnya? Apakah orang lain membantu Anda saat Anda membutuhkannya?
73) Apakah Anda merasa tidak nyaman memberikan kritik membangun dari rekan Anda? Jika demikian, mengapa?
74) Apa hal murah yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan lingkungan kantor kita untuk tim?
75) Apakah pekerjaan Anda seperti yang Anda harapkan ketika Anda menerimanya?
76) Apa yang Anda rasakan sebagai pencapaian terbesar Anda di sini?
77) Kapan waktu yang paling Anda nikmati bekerja di sini?
78) Apakah Anda senang dengan pekerjaan terakhir Anda? Mengapa atau mengapa tidak?
79) Apakah Anda senang bekerja di sini?
80) Dengan siapa Anda berteman di tempat kerja? (Terlihat sebagai kunci untuk menikmati pekerjaan Anda)
81) Hal apa yang menurut Anda kurang dihargai sehingga Anda berkontribusi pada tim?
82) Bagian mana dari pekerjaan Anda yang tidak ingin Anda lakukan?
83) Apa yang tidak menyenangkan bekerja di sini? Apa yang paling Anda nikmati dari bekerja di sini?
84) Apa yang membuatmu khawatir? Apa yang sedang kamu pikirkan?
85) Apa yang akan membuat Anda meninggalkan pekerjaan ini untuk pekerjaan lain?
86) Apa bagian favorit Anda tentang bekerja jarak jauh? (Pahami apa yang mendorong mereka)
87) Sudah berapa lama Anda bekerja dari jarak jauh? Apa hal yang paling menantang dan mengejutkan ketika Anda pertama kali memulai?
88) Apa yang membantu Anda merasa terhubung dengan orang lain dan mengatasi potensi kesepian karena bekerja dari jarak jauh?
89) Apa yang Anda lakukan untuk mengisi ulang setiap hari?
90) Seperti apa pengaturan Anda untuk bekerja? Apakah ada sesuatu yang Anda merasa Anda hilang?
91) Apakah Anda merasa perusahaan mendukung staf jarak jauh secara efektif? Bagaimana kita bisa meningkatkan?
92) Apakah menurut Anda proses pengambilan keputusan kami termasuk yang bekerja dari jarak jauh dengan baik? Pernahkah Anda melihat keputusan terlalu lama belakangan ini? (Pengambilan keputusan sulit dan biasanya lebih lama dalam tim jarak jauh dan layak untuk terus dipantau denyut nadinya.)
93) Seberapa baik Anda merasa mengenal rekan kerja Anda?
94) Apakah Anda merasa memiliki kesempatan untuk diskusi jenis “pendingin air” dengan tim untuk membantu Anda memacu ide?
95) Apakah Anda merasa bisa pergi ke siapa pun yang meminta bantuan mereka?
96) Apa yang paling menantang bagi Anda dalam rutinitas kerja sehari-hari?
97) Bagaimana dengan tim / perusahaan kami yang ingin Anda pelajari lebih lanjut? (Mereka mungkin tidak mengambil banyak obrolan kantor yang hilang)
98) Seberapa baik Anda merasa mengenal rekan kerja Anda?
99) Bagaimana Anda mengelola gangguan di siang hari? Apakah itu tantangan bagi Anda?
100) Ketika Anda memiliki ide kreatif atau pencerahan, apa yang Anda lakukan dengannya? (Hal-hal yang akan didiskusikan secara terbuka di kantor bisa saja hilang!)
101) Bagaimana perasaan Anda saat ini?
102) Bagaimana perasaan Anda tentang prospek perusahaan kami saat ini?
103) Pertanyaan apa yang Anda miliki tentang perusahaan kami saat ini?
104) Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu Anda merasa lebih percaya diri atau nyaman saat ini?
105) Apa bagian favorit Anda dari pekerjaan Anda? Mengapa itu?
106) Kapan Anda merasa paling produktif dan termotivasi saat bekerja?
107) Menurut Anda, bagaimana dampak pekerjaan Anda terhadap tim dan perusahaan kita?
108) Apa yang bisa kita berdua lakukan sebelum bertemu lagi untuk membuat kemajuan dari apa yang kita diskusikan hari ini?
109) “Keterampilan apa yang ingin Anda kuasai?”
110) “Apa bidang pekerjaan Anda yang ingin Anda kerjakan dengan kepercayaan diri Anda?”
111) “Bagaimana Anda ingin menerima umpan balik? (Dalam 1:1, seperti yang terjadi, dll.)”
112) “Bagaimana Anda lebih suka menerima pengakuan? (Umum atau swasta)”
113) “Kapan Anda suka bekerja mengembangkan keterampilan baru? Apakah Anda memiliki rutinitas untuk itu?”
114) “Kapan Anda biasanya membaca?”
115) “Apa yang membuat Anda frustrasi atau membuat Anda lebih sulit untuk belajar?” (Pelajari apa yang harus dihindari.)
116) Apa yang mendorong Anda? Apa yang memotivasi Anda untuk datang bekerja setiap hari?
117) Di mana Anda dibesarkan? Kamu kuliah di mana?
118) Apa bagian favorit Anda tentang tinggal di [kota/kota/wilayah Anda]?
119) Apa buku favorit yang pernah kamu baca / podcast yang kamu dengarkan / film yang kamu tonton baru-baru ini?
120) Apa yang membuat Anda memutuskan untuk menjadi (n) [insinyur/pemasar/penjual/pelanggan sukses/peran]?
121) Kapan terakhir kali Anda berbicara dengan manajer Anda tentang karier Anda? Bagaimana hasilnya?
122) Apakah Anda senang dengan kemajuan karir Anda di sini? Mengapa/mengapa tidak?
123) Apakah Anda merasa manajer Anda mudah didekati? Mengapa/mengapa tidak?
124) Bagaimana manajer Anda menangani pertanyaan ketika Anda meminta bantuan?
125) Apa situasi baru-baru ini yang menurut Anda manajer Anda melakukan pekerjaan dengan baik?
126) Apa situasi baru-baru ini yang Anda ingin manajer Anda tangani secara berbeda?
127) Apakah ada orang yang melampaui dan melampaui akhir-akhir ini? Apa yang mereka lakukan?
128) Apakah Anda merasa kami mengenali orang-orang di sini dengan benar? Mengapa / mengapa tidak?
129) Siapa yang memainkan peran penting dalam keberhasilan [proyek x baru-baru ini]? Apa yang mereka lakukan?
130) Apa kekuatan terbesar tim Anda? Siapa yang paling mempersonifikasikan itu?

Semoga bermanfaat.

Referensi: https://getlighthouse.com/blog/one-on-one-meeting-questions-great-managers-ask/

Dilihat sebanyak : 856 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/daftar-pertanyaan-saat-sesi-pertemuan-satu-lawan-satu-one-on-one/feed/ 0
Cara Menghasilkan Uang di YouTube dengan Google Adsense https://blog.mhdsyarif.com/cara-menghasilkan-uang-di-youtube-dengan-google-adsense/ https://blog.mhdsyarif.com/cara-menghasilkan-uang-di-youtube-dengan-google-adsense/#respond Fri, 25 Jun 2021 04:43:39 +0000 http://blog.mhdsyarif.com/?p=3194 Saya sendiri sudah lama join di Youtube dari 2013 namun view dan subscriber masih sedikit haha, tahun 2014 akun saya sudah terdaftar di Google Adsense, yang artinya video saya bisa menampilkan iklan. Pada saat itu saya cukup dengan upload dua minimal video karya sendiri dengan pelanggan (Subscriber) minimal 100 orang, tetapi sekarang persyaratan untuk mendaftarkan/mengkaitkan YouTube dengan adsense sangat sulit sekali, minimal subsriber 1000 orang dan telah memiliki total penayangan dari semua video selama 1000 jam dalam jangka waktu setahun. Berikut persyaratan untuk mendaftarkan adsense di YouTube berdasarkan informasi dari Google.

Persyaratan kelayakan minimum untuk mengaktifkan fitur monetisasi

Perlu diingat bahwa setiap fitur memiliki persyaratan tersendiri. Beberapa fitur mungkin tidak tersedia untuk Anda karena persyaratan hukum setempat.

Setelah diterima di Program Partner YouTube, Anda dapat memperoleh akses ke fitur monetisasi ini:

Persyaratan
Pendapatan iklan
Langganan channel
  • Berusia minimal 18 tahun
  • Memiliki lebih dari 1.000 subscriber
Galeri merchandise
  • Berusia minimal 18 tahun
  • Memiliki lebih dari 10.000 subscriber
Super Chat & Super Stickers
  • Berusia minimal 18 tahun
  • Tinggal di negara/wilayah di tempat Super Chat tersedia
Pendapatan YouTube Premium
  • Membuat konten yang ditonton oleh pelanggan YouTube Premium

Penghasilan YouTube dan kewajiban pajak Anda

Menghasilkan uang di YouTube adalah cara yang bagus untuk mendapatkan imbalan atas konten yang bagus dan menarik di platform. Namun, harap diingat bahwa Anda mungkin wajib membayar pajak ke negara tempat tinggal Anda atas setiap penghasilan yang diperoleh dari video yang dimonetisasi di YouTube. Minta informasi dari otoritas pajak setempat untuk mendapatkan panduan mendetail.

Untuk melihat Youtube saya bisa langsung klik :

Dilihat sebanyak : 37 kali

]]>
https://blog.mhdsyarif.com/cara-menghasilkan-uang-di-youtube-dengan-google-adsense/feed/ 0