The post JASA PENYUSUNAN SOP-STANDARD OPERASIONAL PROSEDURE appeared first on DPKonsultan – Konsultan Sertifikasi ISO, Legalitas & Pengembangan Bisnis Indonesia.
]]>
SOP-standard operational prosedure yang di hasilkan juga berkwalitas maka ada beberapa prinsip – prinsip dalam Mendevelop SOP, yang terdiri :
1. Terukur.
2. Dinamis.
3. Berorientasi pada pengguna (public service)
4. Kepatuhan hukum.
5. Kepastian hukum.
6. Kemudahan dan kejelasan.
7. Efisiensi dan efektivitas.
8. Keselarasan.
Ada beberapa prinsip dasar yang harus di pegang dalam mengimplementasikan SOP-standard operational prosedur- JASA PENYUSUNAN SOP-STANDARD OPERASIONAL PROSEDURE mendapatkan hasil yang di harapkan kepada organisasi, yaitu
1. Komitmen.
2. Konsisten.
3. Perbaikan berkelanjutan.
4. Mengikat.
5. Seluruh unsur memiliki peran penting.
6. Terdokumentasi dengan baik.
SOP harus dapat melingkupi semua proses bisnis yang terjadi dalam suatu perusahaan baik administrasi maupun operasional, baik internal maupun eksternal perusahaan yang dilakukan oleh setiap unit departemen.
Macam-macam SOP
Ada 2 macam dari SOP, yaitu
1. SOP khusus untuk NON TEKNIS : yang diperuntukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang bersifat administratif.
2. SOP khusus untuk TEKNIS : Lebih terinci dan dan bersifat teknis
FORMAT SOP
Ada beberapa format SOP yaitu:
1. Sederhana ( Simple Step )
– Disusun hanya memuat sedikit tindakan dan penyelesaian yang sederhana.
2. Tahapan Berurutan ( Hierarchical Step )
– Merupakan pengembangan dari simple step, yang merlukan pembahasan lebih panjang dan detail. Langkah-langkah yang telah diidentifikasikan dibagi menjadi sub per sub secara terinci.
3. Grafik ( Graphic ),
– banyak di temukan pada perusahaan BUMN Diagram Alur ( Flowcharts).
Pendukung SOP
Agar supaya sebuah SOP yang di bangun dapat berjalan dengan baik dan benar dan menguntungkan kepada organisasi, maka juga harus di dukung oleh beberapa system, yaitu:
1. KPI ( Key Performance Indicator ), baik untuk individu juga organisasi.
2. Jobs Disc ( setiap departemen yang terkait dengan SOP tersebut).
Mengapa sebuah SOP tidak bisa berjalan?
Ada beberapa penyebab mengapa SOP tidak mencapai hasil yang maksimal dalam organisasi, diantaranya adalah:
1. SOP tidak terdokumantasi lengakap (tidak sesuai dengan bisnis proses yang terjadi)
2. Terdokumantasi tapi tidak link ke departeman lainnya (Departemenisme)
3. Tidak adanya komitmen dari manajemen, baik dari level atas sampai level bawah.
Demikian sedikit pemaparan kami tentang SOP, yang dapat dipakai sebagai bahan referensi anda untuk melakukan pembuatan SOP yang lebih baik kepada organisasi.
Untuk konsultasi, Silahkan hubungi kami JASA PENYUSUNAN SOP-STANDARD OPERASIONAL PROSEDURE.
Mr. Ali P
Telp/WA: 0813 8016 3185
Website: www.dpkonsultan.com
Email: davidpurba88@gmail.com
Follow Sosial Media Kami
TikTok: tiktok.com/@dpkonsultan
Instagram: instagram.com/dpkonsutan
Facebook: facebook.com/share/19asovftKC/
X (Twitter): x.com/iso_csms
LinkedIn: linkedin.com/in/dp-konsultan-1214b5a2
The post JASA PENYUSUNAN SOP-STANDARD OPERASIONAL PROSEDURE appeared first on DPKonsultan – Konsultan Sertifikasi ISO, Legalitas & Pengembangan Bisnis Indonesia.
]]>