Artikel HUT Ke-70 PT Sucofindo: Perkuat Daya Saing dan Ekspansi Program Berkelanjutan di Berbagai Daerah pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Didirikan pada 22 Oktober 1956, Sucofindo yang kini tergabung dalam Holding BUMN Jasa Survei (IDSurvey) menjadikan momentum hari ulang tahun (HUT) ke-70 ini sebagai pijakan untuk mendorong daya saing industri nasional.Lebih dari sekadar pencapaian bisnis, perayaan HUT tahun ini ditandai dengan masifnya inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyentuh langsung kebutuhan akar rumput di berbagai daerah operasional perseroan.
Berdasarkan catatan BUMN News, wujud nyata komitmen sosial tersebut tercermin melalui serangkaian program strategis yang dieksekusi oleh kantor cabang Sucofindo di berbagai penjuru Nusantara.
Di Provinsi Bengkulu, PT Sucofindo bersinergi dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) meresmikan fasilitas sumur bor air bersih di Panti Asuhan Al-Kahfi, Kabupaten Kepahiang, pada Rabu (21/10/2026).Langkah ini merupakan intervensi langsung perusahaan dalam mendukung perluasan akses sanitasi dan air bersih yang sangat krusial bagi peningkatan kualitas kesehatan anak-anak panti asuhan serta masyarakat sekitar.
Sementara itu, ekspansi program TJSL juga terlihat di Kalimantan Barat. Sucofindo Cabang Pontianak merealisasikan bantuan renovasi infrastruktur untuk Pondok Pesantren Al-I’tishom. Penyaluran bantuan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih layak dan representatif bagi para santri, sejalan dengan visi perusahaan untuk menciptakan dampak berganda (multiplier effect) di sektor pendidikan.
Manajemen Sucofindo menilai bahwa usia 70 tahun merupakan simbol maturitas perusahaan. Ke depannya, perseroan berkomitmen untuk terus berekspansi mengawal pertumbuhan industri dalam negeri melalui layanan pemastian yang inovatif dan terdigitalisasi, sembari memastikan bahwa dividen sosial dari operasional perusahaan dapat terus dinikmati oleh masyarakat luas.
Dengan semangat “70 Tahun Mengabdi, Advancing Indonesia”, Sucofindo menatap tantangan ekonomi global ke depan dengan optimisme tinggi, mengedepankan kolaborasi, dan memastikan kontribusi nyata dalam membangun negeri.
Artikel HUT Ke-70 PT Sucofindo: Perkuat Daya Saing dan Ekspansi Program Berkelanjutan di Berbagai Daerah pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel Momentum MotoGP Mandalika 2026, BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Sport Tourism pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Besarnya peluang tersebut tercermin dari dampak ekonomi MotoGP Mandalika 2026 yang diperkirakan mencapai Rp5 triliun, dengan estimasi jumlah penonton mencapai 140 ribu orang. Sementara itu, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 melibatkan sekitar 500 UMKM yang berjualan di area sirkuit dan lebih dari 2.000 tenaga kerja lokal dipercaya menjadi marshal dan volunteer. Aktivitas ekonomi tersebut membuka peluang bagi BRI untuk memperluas ekosistem pembayaran, meningkatkan transaksi merchant, serta menggerakkan ekonomi lokal melalui UMKM.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa keterlibatan BRI dalam MotoGP Mandalika merupakan bagian dari strategi perseroan dalam menghubungkan aktivitas ekonomi masyarakat dengan penguatan ekosistem layanan keuangan BRI.
“Bagi BRI, MotoGP Mandalika bukan sekadar ajang olahraga internasional. Kami melihatnya sebagai momentum untuk memperkuat ekosistem bisnis, mulai dari peningkatan transaksi digital, akuisisi nasabah baru, hingga perluasan layanan perbankan bagi pelaku usaha di sektor pariwisata. Ketika aktivitas ekonomi di suatu kawasan tumbuh, kebutuhan terhadap layanan keuangan juga meningkat. Di sinilah BRI mengambil peran untuk memastikan pertumbuhan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM, sekaligus menciptakan peluang bisnis yang berkelanjutan bagi perseroan,” ujar Dhanny.
Dalam rangka memeriahkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026, BRI menghadirkan program “Makin Seru Nonton MotoGP, Makin Banyak Untungnya Bareng BRI” pada 8–11 Oktober 2026 melalui berbagai promo dan keuntungan eksklusif bagi pengunjung.
Program tersebut mencakup voucer belanja hingga Rp200 ribu untuk transaksi menggunakan kartu debit dan kartu kredit BRI, cashback pembukaan rekening BritAma dan aktivasi BRImo sebesar Rp25 ribu, cashback Tabungan Rencana sebesar Rp50 ribu, serta kesempatan memperoleh hadiah menarik melalui transaksi finansial di BRImo. BRI juga menghadirkan penawaran khusus bagi nasabah BRI Prioritas dan BRI Private, termasuk welcome reward hingga Rp75 juta, hadiah investasi, serta program member get member dengan cashback hingga Rp20 juta.
“Potensi bisnis dari penyelenggaraan MotoGP tidak berhenti pada transaksi selama tiga hari kegiatan. Yang lebih penting adalah bagaimana momentum tersebut dikembangkan menjadi hubungan jangka panjang dengan nasabah dan pelaku usaha. Kami ingin semakin banyak merchant masuk ke dalam ekosistem BRI, semakin banyak masyarakat memanfaatkan BRImo, serta semakin luas peluang bagi BRI untuk menghadirkan solusi keuangan sesuai dengan kebutuhan,” lanjut Dhanny.
Selain berorientasi pada pertumbuhan bisnis, BRI turut mengintegrasikan aspek keberlanjutan melalui program Waste Management Warriors Mandalika dalam rangkaian kegiatan BRI Peduli dan kampanye #YokKitaGAS. Program ini mencakup dukungan fasilitas pengelolaan sampah dan penyediaan Reverse Vending Machine (RVM) untuk mendorong pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang di kawasan penyelenggaraan MotoGP.
Dhanny menegaskan bahwa partisipasi BRI dalam ajang internasional seperti MotoGP Mandalika merupakan bagian dari upaya perseroan membangun ekosistem bisnis yang saling menguatkan antara pertumbuhan ekonomi, inklusi keuangan, dan keberlanjutan.
“BRI ingin memastikan bahwa kehadiran perseroan dalam kegiatan berskala nasional maupun internasional mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan. MotoGP Mandalika merupakan contoh bagaimana olahraga, pariwisata, UMKM, dan layanan keuangan dapat terhubung dalam satu ekosistem. Kami optimistis pendekatan ini dapat mendukung pertumbuhan bisnis BRI yang semakin berkualitas sekaligus memperkuat kontribusi perseroan terhadap perekonomian nasional,” pungkas Dhanny.
Sumber : Bank BRI
Artikel Momentum MotoGP Mandalika 2026, BRI Perkuat Ekonomi Lokal dan Sport Tourism pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel Suroso Isnandar Resmi Nakhodai PLN, Estafet Transisi Energi Berlanjut pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Pergantian kepemimpinan ini menandai babak baru bagi BUMN kelistrikan tersebut, khususnya dalam upaya percepatan transisi energi dan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Tanah Air. Sebelum ditunjuk menjadi orang nomor satu di PLN, Suroso memiliki rekam jejak yang mumpuni di internal perusahaan.
Pria kelahiran 12 Agustus 1971 ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN. Suroso yang juga merupakan seorang insinyur dan doktor teknik elektro lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini, dinilai memiliki kapasitas teknis dan strategis yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan sektor ketenagalistrikan ke depan.
Penunjukan Suroso dinilai sebagai langkah strategis pemerintah untuk mengawal agenda krusial kelistrikan nasional. Tantangan terbesar yang menanti Dirut baru ini bukan hanya sekadar memastikan keandalan pasokan listrik, melainkan mengorkestrasi transisi energi PLN agar sejalan dengan target Net Zero Emission(NZE) pemerintah. Pengalamannya di bidang EBT, sistem tenaga listrik, dan teknologi informasi diharapkan dapat mengakselerasi berbagai proyek strategis ramah lingkungan yang saat ini tengah didorong perseroan.
Sementara itu, Darmawan Prasodjo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama, telah meletakkan fondasi transformasi PLN, baik dari sisi operasional maupun digitalisasi. Suroso kini mengemban amanah besar untuk tidak hanya melanjutkan estafet transformasi tersebut, tetapi juga memastikan kinerja keuangan PLN tetap solid di tengah masifnya kebutuhan investasi untuk infrastruktur EBT.
Artikel Suroso Isnandar Resmi Nakhodai PLN, Estafet Transisi Energi Berlanjut pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses Digelar, Direktur Utama Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Kolaborasi berbagai pihak menjadi kekuatan dalam menghadirkan ajang balap dunia sekaligus memperluas manfaatnya bagi pariwisata, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Di balik gelaran ini, ada juga dedikasi marshal, tenaga medis, petugas keamanan dan kebersihan, relawan, pekerja, serta pelaku UMKM. Kami juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Lombok, yang menyambut para tamu dengan keramahan dan mendukung jalannya acara. Setiap kontribusi menjadi bagian penting dari keberhasilan bersama ini,” ujar Simon.
Menurut Simon, Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional dan mengembangkan Mandalika sebagai destinasi sport tourism. Pertemuan antara olahraga, pariwisata, budaya, dan kegiatan usaha membuka ruang bagi masyarakat untuk mengambil bagian dalam rantai ekonomi penyelenggaraan.
“Sebagai perusahaan energi nasional, Pertamina hadir untuk membawa nama bangsa ke panggung internasional, dengan menempatkan Pertamina sebagai bagian dari perjalanan Indonesia dalam membangun inovasi, prestasi, daya saing, dan keberlanjutan. Kami ingin momentum ini memperkuat kebanggaan terhadap Indonesia dan memberi nilai tambah bagi usaha lokal serta pengembangan talenta nasional,” kata Simon.
Pertamina menempatkan dukungan terhadap Pertamina Grand Prix of Indonesia sebagai bagian dari penguatan ekosistem Pertamina Group yang menghubungkan energi, mobilitas, pariwisata, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Keterlibatan berbagai lini bisnis perusahaan menghadirkan kontribusi yang saling melengkapi, sekaligus menunjukkan peran strategis energi dalam menopang penyelenggaraan ajang internasional dan aktivitas ekonomi di sekitarnya.
Melalui ekosistem tersebut, Pertamina mendukung kebutuhan energi dan konektivitas yang menjadi fondasi pertumbuhan pariwisata. Sinergi layanan energi, penerbangan, dan akomodasi membantu masyarakat menjangkau destinasi serta menjalankan kegiatan usaha. Peran ini sejalan dengan komitmen Pertamina memperkuat ketahanan energi dan mendukung pengembangan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Di tingkat internasional, Pertamina Grand Prix of Indonesia menjadi ruang untuk memperkuat posisi merek Indonesia dan membangun hubungan dengan konsumen serta mitra global. Kemitraan Pertamina Enduro dengan VR46 Racing Team dan penggunaan Pertamax Turbo dalam safety car Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan bagian dari upaya memperluas pengenalan produk nasional melalui ekosistem motorsport dunia. Bagi Pertamina, keterlibatan ini memiliki nilai strategis dalam membangun kepercayaan terhadap merek dan memperluas peluang pengembangan pasar.
Penguatan ekosistem tersebut juga mencakup keterlibatan masyarakat sebagai pelaku ekonomi. Melalui partisipasi usaha lokal, di berbagai sektor, Pertamina menghubungkan momentum ajang internasional dengan pengembangan kapasitas usaha lokal. Dukungan ini diarahkan agar masyarakat dapat memperoleh peluang pasar, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta memperkuat sumber penghidupan yang terus berkembang setelah balapan berakhir.
Simon menambahkan, kesinambungan pengembangan ekosistem motorsport memerlukan keterlibatan banyak pihak, termasuk dalam membuka ruang belajar dan inspirasi bagi pembalap muda Indonesia. Bersamaan dengan itu, kapasitas usaha dan layanan masyarakat lokal perlu terus diperkuat agar dapat mendukung pertumbuhan pariwisata Mandalika.
“Harapan kami, semangat kolaborasi ini terus terjaga. Mandalika dapat terus berkembang sebagai destinasi sport tourism yang dapat menjadi ruang bagi talenta Indonesia untuk bertumbuh dan maju bersama,” tutup Simon.
Sumber : Pertamina
Artikel Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses Digelar, Direktur Utama Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel Rombak Pucuk Pimpinan, Garuda Indonesia (GIAA) Resmi Angkat Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut Baru Rombak Pucuk Pimpinan, Garuda Indonesia (GIAA) Resmi Angkat Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut Baru pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Thomas menggantikan Glenny H. Kairupan, yang dalam RUPSLB yang sama dialihkan mandatnya untuk menempati posisi sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia, menggantikan Fadjar Prasetyo.
Sebelum resmi diangkat sebagai orang nomor satu di maskapai pelat merah ini, Thomas bukanlah wajah baru bagi internal perseroan. Ia sebelumnya mengemban posisi sebagai Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia sejak Oktober 2025, serta pernah menjabat sebagai Komisaris Independen pada periode 2023–2024.
Dengan latar belakang kuat di sektor keuangan dan investasi—termasuk rekam jejaknya di OCBC, KV Asia Capital, serta pendidikan keuangan dari NYU Stern School of Business dan University of Chicago Booth School of Business—penunjukan Thomas diharapkan mampu mempercepat akselerasi pemulihan kinerja keuangan perseroan.
Menavigasi Kinerja Keuangan dan Beban Operasional
Pergantian kepemimpinan ini berlangsung di tengah fase krusial pemulihan bisnis penerbangan nasional. Berdasarkan laporan keuangan semester I-2026, Garuda Indonesia Group sebenarnya mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 16% (yoy) menjadi US$1,80 miliar. Maskapai nasional ini juga berhasil menekan angka rugi bersih sebesar 23,2% menjadi US$113 juta, diiringi ekspansi armada operasional yang kini mencapai 104 pesawat.
Kendati demikian, tantangan efisiensi masih menjadi pekerjaan rumah utama bagi nakhoda baru. Tekanan biaya operasional, khususnya lonjakan beban avtur sebesar 43,6% pada paruh pertama tahun ini, menuntut strategi mitigasi risiko yang lebih taktis dari manajemen.
Perombakan Jajaran Direksi dan Komisaris
Selain mengumumkan nakhoda anyar, RUPSLB GIAA juga merombak struktur pengurus guna memperkuat kapabilitas global korporasi. Pemegang saham turut menunjuk figur-figur berpengalaman internasional, seperti Alan McIntyre sebagai Direktur Komersial, serta masuknya nama-nama kelas dunia seperti Jaan Albrecht dan Trey Urbahn ke dalam jajaran Komisaris Independen.
Manajemen menegaskan, kombinasi keahlian finansial dan pengalaman industri penerbangan global dalam susunan pengurus baru ini dirancang untuk memperkaya pertimbangan bisnis, memperketat tata kelola risiko, serta memastikan kesinambungan transformasi Garuda Indonesia menuju maskapai yang lebih sehat dan berdaya saing tinggi.
Artikel Rombak Pucuk Pimpinan, Garuda Indonesia (GIAA) Resmi Angkat Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut Baru Rombak Pucuk Pimpinan, Garuda Indonesia (GIAA) Resmi Angkat Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut Baru pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel Tumbuh Bersama Majukan Indonesia: Refleksi 28 Tahun Perjalanan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Tengah Dinamika Ekonomi Nasional pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Sebagai bank dengan total aset terbesar di Indonesia, Bank Mandiri memandang usia ke-28 bukan hanya sekadar angka pencapaian historis, melainkan wujud nyata konsistensi dalam merajut kolaborasi strategis dengan berbagai sektor riil, mulai dari UMKM, korporasi skala besar, hingga ekosistem digital.
Direksi Bank Mandiri menyampaikan bahwa pencapaian kinerja hingga paruh kedua 2026 ini tidak terlepas dari filosofi pertumbuhan yang inklusif—tumbuh seirama dengan denyut nadi perekonomian Indonesia. Penyaluran kredit perseroan terus mencatatkan pertumbuhan yang sehat dan berkualitas, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent banking) serta manajemen risiko yang ketat.
Melalui tema “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”, Bank Mandiri menaruh fokus pada tiga pilar utama strategi bisnis tahun ini:
Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan (Sustainable Financing): Mendukung transisi hijau melalui portofolio pembiayaan berwawasan lingkungan dan sosial, selaras dengan komitmen pencapaian target Net Zero Emission(NZE) Indonesia.
Penguatan Ekosistem UMKM dan Korporasi: Memperluas akses pembiayaan yang merata guna mendongkrak daya saing pelaku usaha lokal dari hulu ke hilir.
Transformasi Layanan Digital: Mengoptimalkan penetrasi Super App Livin’ by Mandiri untuk segmen ritel dan Mandiri Cash Management (MCM) untuk korporasi, guna menciptakan efisiensi transaksi yang optimal bagi nasabah di seluruh penjuru nusantara.
Di usianya yang ke-28, Bank Mandiri optimistis bahwa ketahanan ekonomi domestik akan tetap terjaga berkat kuatnya sinergi antara regulator, perbankan, dan dunia usaha. Perseroan berkomitmen untuk terus berinovasi, memperluas jangkauan layanan hingga wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta memastikan setiap rupiah dana pihak ketiga yang dihimpun dapat disalurkan secara produktif untuk kemakmuran rakyat.
Dengan fondasi permodalan yang solid, likuiditas yang memadai, serta budaya kerja yang adaptif, Bank Mandiri siap melangkah ke babak baru untuk terus membersamai langkah Indonesia menuju visi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Selamat Ulang Tahun, Bank Mandiri!
Artikel Tumbuh Bersama Majukan Indonesia: Refleksi 28 Tahun Perjalanan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk di Tengah Dinamika Ekonomi Nasional pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel SUCOFINDO PERKUAT RANTAI PASOK BATU BARA MELALUI ASSURANCE TERINTEGRASI END-TO-END pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>“Letak geografis Indonesia yang strategis, didukung oleh keberagaman jenis dan kualitas batu bara, menjadi salah satu keunggulan dalam memenuhi kebutuhan pasar internasional. Potensi tersebut perlu diiringi dengan rantai pasok yang andal, transparan dan mampu memenuhi standar yang dipersyaratkan oleh pasar global. Menjawab kebutuhan tersebut, SUCOFINDO sebagai BUMN yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC) hadir dengan kapabilitas dan layanan terintegrasi untuk mendukung pengelolaan kualitas dan pemenuhan standar batu bara secara komprehensif di sepanjang rantai pasok,” jelas Sandry Pasambuna.
Sandry Pasambuna menjelaskan bahwa setiap batu bara memiliki kualitas, spesifikasi, kuantitas dan kondisi yang berbeda sehingga perbedaan tersebut dapat mempengaruhi nilai aktual suatu kargo. “SUCOFINDO memiliki peran strategis sebagai pihak independen yang memiliki kemampuan dalam memberikan layanan assurance batu bara secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari pengujian kualitas, pengambilan sampel, pengawasan proses produksi dan pemuatan, hingga verifikasi di pelabuhan tujuan,” jelas Sandry Pasambuna dalam paparan materi Pricing Signals vs. Physical Market Reality.
PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki kapabilitas untuk mendukung proses perdagangan dan pengelolaan batu bara secara end-to-end, tidak hanya melakukan pengujian batu bara di laboratorium akan tetapi memberikan assurance terhadap pengujian/penilaian batu bara di dalam proses bisnis rantai pasok batu bara secara menyeluruh.
“SUCOFINDO hadir memberikan assurance di berbagai titik aktivitas rantai bisnis batu bara melalui kegiatan inspeksi, supervisi, dan pengujian kualitas serta kuantitas secara professional dan akurat, yang dimulai dari hulu hingga ke hilir, dimulai dari proses eksplorasi, penambangan, penumpukan, pengawasan kualitas dan kuantitas, pemuatan hingga sampai pada pembongkaran di pelabuhan tujuan,” tutur Sandry Pasambuna.
Selain itu, PT SUCOFINDO (PERSERO) dilengkapi dengan 93 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu serta jaringan 68 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat dan responsif terhadap kebutuhan stakeholder di seluruh penjuru tanah air.
Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, menambahkan, “Kapabilitas SUCOFINDO dapat menjadi jembatan penghubung di dalam ekosistem bisnis batu bara antara regulator dan pengusaha di dalam memaksimalkan revenue baik untuk negara maupun pengusaha.”
Lebih lanjut, Sandry Pasambuna menyampaikan, “Tidak hanya memberikan layanan bagi komoditi, akan tetapi SUCOFINDO juga menghadirkan layanan di bidang infrastruktur pertambangan batu bara melalui layanan pengujian geoteknik, mekanika tanah dan batuan di dalam pembangunan sarana-prasarana pertambangan batu bara,” ujar Sandry Pasambuna.
“Ke depan, SUCOFINDO terus memperkuat integrasi layanan, data, dan keahlian untuk mendukung ekosistem bisnis/perdagangan batu bara yang semakin terukur, transparan, dapat ditelusuri, dan andal, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar internasional,” tutup Sandry Pasambuna.
Sumber : PT SUCOFINDO
Artikel SUCOFINDO PERKUAT RANTAI PASOK BATU BARA MELALUI ASSURANCE TERINTEGRASI END-TO-END pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, Tunjuk Dirut Baru Perseroan pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Terbentuknya InfraNexia sebagai operating company yang menggawangi bisnis infrastruktur jaringan TelkomGroup merupakan bagian dari implementasi strategi TLKM 30 dalam mendorong monetisasi aset bernilai tinggi dan kemitraan strategis untuk menangkap peluang pertumbuhan. Sejalan dengan hal tersebut, langkah ini juga memperkuat transformasi Telkom dari Operating Holding menuju Strategic Holding dengan model Holding Company-Operating Company (HoldCo-OpCo) yang berorientasi pada penciptaan nilai dan fokus pada sinergi antar entitas secara berkelanjutan.
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno menyampaikan, “Atas nama direksi Perseroan, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa menyertai perjalanan transformasi Telkom. Kepercayaan yang diberikan kepada Telkom atas Spin-Off InfraCo ini menjadi langkah penting untuk membangun struktur bisnis yang lebih fokus, sekaligus memberi ruang dan fleksibilitas bagi InfraNexia untuk berkembang lebih optimal. Telkom memastikan transformasi yang tengah dijalankan dapat memberikan dampak nyata terhadap kinerja dan value creation, sekaligus menghadirkan kontribusi yang semakin besar bagi kemajuan ekosistem digital Indonesia.”
RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola sekaligus berkontribusi pada meningkatnya kinerja Perseroan dan mendukung suksesnya agenda transformasi TLKM 30. Adapun susunan Dewan Komisaris dan Jajaran Direksi Telkom setelah RUPSLB 2026 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Angga Raka Prabowo
Komisaris : Ossy Darmawan
Komisaris : Rizal Mallarangeng
Komisaris : Edwin Hidayat Abdullah
Komisaris Independen : Rofikoh Rokhim
Komisaris Independen : Anthony Leong
Komisaris Independen : Deswandhy Agusman
Komisaris Independen : Ira Noviarti
Jajaran Direksi
Direktur Utama : Nanang Hendarno
Direktur Enterprise & Business Service : Veranita Yosephine
Direktur Human Capital Management : Willy Saelan
Direktur Keuangan & Manajemen Risiko : Arthur Angelo Syailendra
Direktur Network : Budi Satria Dharma Purba
Direktur Strategic Business Development & Portfolio : Seno Soemadji
Direktur Wholesale & International Service : Radita Ali Putra
Direktur IT Digital : Kharim I. G. Siregar
Direktur Legal & Compliance : Andy Kelana
InfraNexia Buka Jalur Pertumbuhan Baru bagi Indonesia
Pada hari yang sama, Telkom dan InfraNexia juga melaksanakan penandatanganan akta pemisahan (deed of spin-off) sebagai milestone utama dalam penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 2, setelah memperoleh persetujuan pemegang saham independen Telkom melalui RUPSLB. Akta pemisahan ditandatangani oleh Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno dan Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf, di Telkom Landmark Tower, Jakarta.
Melalui tahapan ini, lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya berada di bawah Telkom resmi dikonsolidasikan ke InfraNexia, memperkuat skala perusahaan sebagai penyedia infrastruktur digital berbasis wholesale dengan jaringan yang membentang di berbagai wilayah Indonesia. Secara keseluruhan, skala tersebut mencakup sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optic, termasuk 26.000 km Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik, dengan total nilai transaksi mencapai sekitar Rp85,7 triliun.
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno mengatakan, InfraNexia diarahkan untuk semakin mempertajam fokus bisnis serta meningkatkan produktivitas aset infrastruktur guna mendorong peningkatan kontribusi pasar eksternal terhadap pendapatan segmen B2B Infrastructure TelkomGroup.
“Dengan skala dan fokus yang semakin solid, InfraNexia diharapkan mampu mengelola infrastruktur secara lebih optimal sekaligus membuka pemanfaatannya bagi lebih banyak pelaku industri. Langkah ini menjadi bagian dari upaya TelkomGroup membangun bisnis agar semakin fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai yang jauh lebih besar dari tiap aset strategis yang dimiliki,” ujar Nanang.
Sumber : PT Telkom
Artikel RUPSLB Telkom 2026 Setujui Spin-Off InfraCo dan Perubahan Pengurus, Tunjuk Dirut Baru Perseroan pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel HUT Ke-5 Pelindo: “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju”, Konsolidasi Wujudkan Efisiensi Logistik Nasional pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Tema “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju” bukan sekadar jargon seremonial, melainkan representasi dari peta jalan (roadmap) bisnis perseroan. Kata “Bersatu” merefleksikan keberhasilan peleburan ego sektoral berbasis wilayah menjadi kekuatan strategic holding terpusat. Sementara “Bersama Kita Maju” merupakan manifestasi dari komitmen Pelindo dalam menggandeng seluruh pemangku kepentingan—mulai dari operator pelayaran, pemilik barang, hingga pemerintah—guna meningkatkan daya saing ekonomi nasional di kancah global.
Standardisasi dan Penciptaan Nilai (Value Creation)
Selama setengah dekade terakhir, manuver strategis Pelindo melalui pembentukan empat sub-holding (PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Pelindo Multi Terminal, PT Pelindo Jasa Maritim, dan PT Pelindo Solusi Logistik) membuahkan hasil signifikan. Manajemen berhasil melakukan klasterisasi bisnis yang membuat operasional jauh lebih lincah dan alokasi belanja modal (capital expenditure/capex) menjadi jauh lebih terarah dan efisien.
Di lapangan, agregasi dari merger ini paling terasa pada aspek standardisasi layanan. Waktu sandar kapal (port stay) dan waktu penumpukan barang (cargo stay) di berbagai pelabuhan utama hingga pelabuhan cabang berhasil dipangkas secara masif. Optimalisasi operasional ini, dipadukan dengan sentralisasi pengadaan dan pengelolaan kas, telah membukukan penciptaan nilai (value creation) triliunan rupiah yang berimbas langsung pada lonjakan kontribusi perseroan terhadap kas negara melalui dividen, pajak, dan PNBP.
Integrasi Ekosistem dan Konektivitas Global
Menyelami makna “Bersama Kita Maju”, manajemen Pelindo menyadari bahwa efisiensi rantai pasok tidak bisa dilakukan secara soliter. Oleh karena itu, ekspansi dalam lima tahun terakhir sangat difokuskan pada penguatan ekosistem, khususnya melalui integrasi pelabuhan dengan kawasan industri (hinterland) atau konsep port-centric logistics.
Dari sisi konektivitas laut, standardisasi fasilitas dan pendalaman alur di pelabuhan hub seperti Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Perak, dan Makassar sukses menarik minat aliansi pelayaran global. Rute pelayaran langsung (direct call) ke negara tujuan ekspor kini kian bertambah. Hal ini membebaskan eksportir domestik dari ketergantungan pada pelabuhan transshipment di negara tetangga, sehingga menekan high-cost economy dan meningkatkan margin pelaku usaha.
Selain itu, Pelindo juga menjadi aktor vital dalam implementasi National Logistic Ecosystem (NLE) yang digagas pemerintah. Lewat digitalisasi sistem operasi pelabuhan yang terintegrasi penuh dengan kepabeanan dan karantina, transparansi layanan berhasil ditegakkan, sekaligus menutup celah pungutan liar yang selama ini menghantui pengusaha logistik.
Fokus Masa Depan: Hijau dan Berkelanjutan
Memasuki fase matang pasca-integrasi, tantangan Pelindo tidak lagi berkutat pada urusan internal, melainkan dinamika rantai pasok global. Tensi geopolitik dan urgensi transisi energi menuntut perseroan untuk beradaptasi cepat.
Ke depan, investasi Pelindo diproyeksikan akan lebih agresif mengarah pada dua aspek: otomasi pelabuhan dan penerapan tata kelola Environmental, Social, and Governance (ESG). Konsep pelabuhan ramah lingkungan (green port) melalui elektrifikasi alat bongkar muat dan penyediaan onshore power supply (OPS) akan menjadi modal utama Pelindo untuk memenangkan persaingan di tengah tuntutan industri pelayaran global yang makin ketat terhadap dekarbonisasi.
Lima tahun bersatu telah meletakkan fondasi yang kokoh. Kini, dengan semangat maju bersama, Pelindo memikul tanggung jawab strategis untuk tidak hanya mempertahankan profitabilitas korporasi, tetapi juga membawa Indonesia keluar dari jerat biaya logistik tinggi, mengukuhkan diri sebagai poros maritim dunia yang sesungguhnya.
Dirgahayu Pelindo !

Artikel HUT Ke-5 Pelindo: “5 Tahun Bersatu, Bersama Kita Maju”, Konsolidasi Wujudkan Efisiensi Logistik Nasional pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel Perombakan Pengurus, R. Mahelan Prabantarikso Resmi Jadi Direktur Utama Askrindo pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>Artikel Perombakan Pengurus, R. Mahelan Prabantarikso Resmi Jadi Direktur Utama Askrindo pertama kali tampil pada BUMN NEWS.
]]>