Hello Artsonica Friends!
Lima unsur utama aransemen musik antara lain :
1. Rythm, biasa diwakili oleh drum dan perkusi.
2. Harmony, merupakan gabungan dua atau lebih nada yang berbeda yang membentuk sebuah emosi tertentu.
3. Melody/Lead
4. Ornament, merupakan hiasan salah satu nya fill in. fill in ini berfungsi agar pendengar mengetahui bahwa akan ada perubahan pada bagian lagu. Misalkan perubahan dari bait/verse ke reff/chorus.
5. Dynamics, dibutuhkan dalam pembuatan lagu dari awal sampai dengan akhir agar bisa tetap menarik.
Untuk membuat lagu menjadi megah seperti orchestra dengan cara melody didouble dengan french horn serta rythm menggunakan timpani sebagai layer untuk band-nya. Untuk harmony, pada frekuensi mid yang kosong diisi dengan string pad dan horn section. Untuk dinamika dibuat keras sehingga hasil klimaks dan tidak monoton.
Dalam bermusik ada juga istilah artikulasi instrument musik yang artinya adalah cara memainkan instument musik. Dibeberapa instrument musik seperti pada orchestra ada beberapa cara memainkan alat musik antara lain :
1. Sustain : nada-nada panjang
2. Stacato : nada keras dan singkat
Setelah membuat intro yang megah, pada bagian verse disini pada segi dynamics dibuat menjadi lembut atau istilah nya piano (pada music klasik) atau disebut juga mezzo forte. Untuk piano ada beberapa yg di quantized dan sebagian tidak agar tidak jatuh disatu titik yang sama. Untuk string menggunakan automation, volume dinaikturunkan agar tercipta movement sehingga hasilnya lebih natural dan hidup.
Pada pre-chorus 1 mulai ditambahkan dengan bass untuk mempersiapkan klimaks pada reff/chorus 1. Pemberian bass diisi satu per satu nada penting supaya menghasilkan harmony dan rythm yang lebih kuat.
Untuk mengatur artikulasi string pada plugin dengan cara membuat notes sebelum nadanya, contoh C0 untuk sustain dan E0 untuk tremolo. Jadi kita tidak perlu membuat 2 track, untuk dibeberapa VST kita hanya perlu mengaktifkan artikulasi dengan key switch.
Pada cubase bisa menambahkan marker track dan bisa ditambahkan lebih dari satu marker pada bagian lagu tertentu.
Pada saat masuk ke chorus 1 terdapat fill in/ornament dan untuk menambah kesan megah terdapat break disetiap instrument musik agar tidak monoton.
Pada bagian re-intro ditambahkan fill in/ornament lagi sebelum masuk pada bait 2 menggunakan tremolo dan french horn.
Pada saat masuk ke verse/bait 2 dibuat berbeda dengan bait 1. Pada bait 2 ini nada dibuat turun menjadi mezzo forte, ditambahkan instrument baru (organ, ring shoot & snap). Untuk memainkan organ menggunakan teknik modulation supaya lebih vibrasi.
Masuk ke pre-chorus 2 terdapat syncope sebagai pembeda bagian lagu dengan nada yang lebih up beat serta timpani sudah mulai sebelum ujung pre-chorus 2 agar terasa lebih klimaks.
Pada chorus 2 instrument yang ditambahkan antara lain horn section, string dipertebal, french horn dipertinggi nadanya, sedangkan instrument lain masih sama.
Biasa pada musik pop setelah chorus 2 tidak kembali ke reff, biasanya masuk kebagian baru, yaitu masuk ke interload atau masuk ke bridge. Interload adalah pengambilan rythm/harmony dari bagian reff/bait tetapi dilakukan oleh salah satu intrument musik. Sedangkan bridge merupakan bagian yang berbeda yang mematahkan kebosanan orang mendengar lagu dan bridge biasanya dibuat pendek.
Di chorus 3 dibuat pianissimo dibuat setengah bagian setelah itu siap-siap masuk ke chorus terakhir atau encore. Saat masuk ke encore ini dibuat modulasi atau ganti nada dasar. Nada dinaikkan setengah tone sebagai salah satu cara agar tidak bosan mendengarnya.
Di reff terakhir menggunakan beberapa trik antara lain pada bagian drum tidak bermain hi-hat, fill in menggunakan triplet, organ selalu menggunakan up atau slide down.
Salah satu cara membuat lagu menjadi klimaks yaitu :
1. Rythm dibuat lebih padat
2. Instrument ditambah
3. Range nada diperlebar/dipertinggi nadanya dari yang sebelumnya, seperti string dan french horn dibuat lebih tinggi serta orchestra hit dibuat lebih tinggi diujung.
Coda merupakan bagian akhir dari sebuah lagu dan biasa nada dibuat lebih turun lagi. Di akhir lagu biasanya diberikan ritardando yaitu memperlambat tempo lagu.
]]>Langkah-langkah Cara AmanUpgrade Mac OS Lamamu ke Mac OS Terbaru :
1. Pastikan Hardware Mac Kamu Kompatibel dengan Mac OS terbaru
Search mac on support, cari how to upgrade to mac os ventura (minimal 2017).
2. Pastikan Audio Interface dan Software DAW kamu kompatibel dengan Mac OS terbaru
Bisa saja audio interface tidak bekerja sama sekali. Pastikan yang Kompatibel.
3. Membuat Back up mac OS yang sekarang sudah aman dan sedang dipakai.
Kalau tidak buat back up, maka akan susah mengembalikan ke mac os sebelumnya. Bisa, tapi ribet. Jadi pastikan bikin back up. Bisa dengan siapkan satu harddisk kosong. Bisa back up data mac dengan time machine. Kemudian pastikan ketika direstart, audio interface yang digunakan aman terdeteksi di mac.
6 Rahasia Kalian Bisa Jago Mixing dengan bagus:
1. Kenali senjatamu yaitu plugin yang dipakai (baik secara teknik atau parameternya, terutama fungsi-fungsi dasarnya juga)
2. Pelajari dan membaca buku manual plugin
Tidak semua fitur dan fungsi dari suatu plugin ada di plugin waktu kita pakai. Biasanya ada fitur-fitur tersembunyi yang hanya ada di buku manual.
3. Cari client dan terima job mixing berbayar
Kenapa? Karena minta pendapat hasil mixing ke orang dikenal pastinya segan untuk mengatakan mixing kita jelek, tapi kalau client pasti akan menyampaikannya lebih to the point dan akurat.
4. Terima minimal 20 job mixing
Supaya menemukan pemahaman mixing bagaimana yang biasanya orang butuhkan.
5. Terus menambah ilmu dan belajar mengenai tutorial dan sharing Mixing
Pakai trik atau teknik yang bisa diaplikasikan sesuai situasimu
6. Enjoy dan have fun
Jangan anggap sebagai beban dan jalani saja dalam proses mixing.
Performance dari soundcard ini ketika hasil rekaman ialah low noise, kualitasnya di atas soundcard-soundcard murah lainnya.
Fitur MIDIPLUS STUDIO 2 antara lain:
– Untuk windows, ada driver khusus di midiplus.com, bukan pakai driver ASIO4ALL
– Untuk MAC, otomatis terdeteksi sebagai studio 2 tanpa perlu driver lagi (plug n play)
– Sampling rate max 192 kHz, bit depth 24bit
– 2 mic input
– 2 instrument input
– 2 line input
– bisa rekam sekaligus menjadi 2 track berbeda
– ada phantom power 48v untuk mic condenser
– volume control untuk speaker terpisah dengan volume control untuk headphones
– indikator gain input, output dan koneksi USB yang warna warni (hijau, merah, dan biru)
– ada fitur direct monitoring untuk rekaman tanpa latency
– bisa atur balance volume input vs volume musik di DAW
– ada tombol stereo/mono untuk monitoring saat rekaman
– fitur m-remote untuk gabungin dengan produk MIDIPLUS lainnya (fitur ini masih belum diimplementasikan)
Cara Bikin Tombol Monitor Track Saat Rekaman Bisa Aktif dan Non Aktif Secara Otomatis:
Cari menu PREFERENCES, Bagian VST
Pilih TAPE MACHINE STYLE
Maka cubase akan otomatis mengaktifkan dan menon-aktifkan tombol MONITOR saat recording.
Kalau di record, tombol monitor akan otomatis aktif dan non aktif.
Birama standar cubase adalah 4/4.
Cara ubah birama di cubase:
Klik add audio/track, lalu klik signature, lalu add track.
Kemudian klik dan tulis birama baru sesuai yang kamu inginkan.
Jika birama lainnya yang ingin kamu input juga bisa.
Dalam satu lagu, kita bisa buat birama yang berubah-ubah.
Pakai tool pencil dan buat birama baru.
Pastikan snap to grid aktif.
10 Tips Mixing Terbaik:
1. Mulai dengan rekaman data mentah bersih
Direkam dengan benar dan lebih susah memoles data yang penuh noise.
2. Fokus pada vokal
Vokal adalah jantung dan jiwa dari musik Anda. Jadi pastikan vokal berada di awal dan tengah musik Anda. Gunakan EQ untuk mengukir ruang untuk vokal dan pastikan vokal tidak tenggelam oleh campuran elemen lainnya.
3. Referensi Lagu
Sangat penting sekali untuk punya referensi lagu ketika ingin mixing, jadi gunakan track yang di mixing dengan baik dalam genre yang sama milik Anda sebagai panduan.
4. Balance Lagu
Level setiap instrumen dalam musik Anda harus seimbang, sehingga tidak ada satu elemen pun yang mengalahkan elemen Anda. Gunakan telinga dan percayalah pada insting Anda.
5. Compressor pada Lagu
Compressor adalah alat yang ampuh dalam mixing yang mampu membantu meratakan dinamika pada lagu Anda.
6. Reverb & Delay
Dapat membantu menciptakan kedalaman dan ruang dalam mix Anda Gunakan sesuai selera Anda.
7. Equalizer pada Drum
Drum adalah tulang punggung dalam musik, gunakan EQ untuk mengeluarkan punch dan menambah attack.
8. Gunakan Automation pada Lagu
Untuk menambah gerakan pada lagu.
9. Jangan berlebihan pada FX
Gunakan FX untuk menyempurnakan mixing, bukan untuk menutupi kesalahan.
10. Istirahat
Istirahat secara teratur untuk mengistirahatkan telinga dan menjernihkan pikiran, karena mixing akan sangat melelahkan pikiran.
Proses sampling kecapi sendiri bisa menghabiskan waktu selama 4 jam.
Adapun daftar preset untuk kecapi sunda bisa menggunakan preset:
1. Modern kecapi ensemble 1
2. Modern kecapi ensemble 2
3. Modern kecapi ensemble 3
4. Modern kecapi single string
Sampling kecapi ini terdiri dari 3 velocity layers dengan masing-masing ada 6 round robin.
5. Modern kecapi double string
Untuk preset ini, kamu bisa memainkan lagu apapun, tidak harus lagu sunda, karena tangga nadanya ini adalah diatonis.
6. Modern kecapi bass fingered
7. Kecapi GLISSANDO
8. Vintage Kecapi
Adapun daftar preset untuk kulcapi karo bisa menggunakan preset:
1. Kulcapi Normal
2. Kulcapi Short Notes
3. Kulcapi Slide (Velocity 116-127)
Mainkan not dengan velocity 116 sampai dengan 127 (keras) untuk membunyikan slide. Note dengan velocity 1 sampai dengan 115 bunyinya normal.
4. Kulcapi short slide (velo 116-127)
5. Kulcapi mute (velo 116-127)
6. Kulcapi Chord
7. Mainkan satu not untuk membunyikan power chord
Contohnya misalkan rekaman pakai saxophone lalu dites dengan menggunakan plugin monstersax VST. Kesimpulannya, tetap saja pemain saxophone asli tidak mungkin tergantikan, karena terlalu banyak nuansa detil yang hilang jika dijadikan sebagai VST. Jadi fungsi VST ini lebih ke sebagai dijadikan draft isian saxophone sebelum take pemain beneran.
]]>Nama websitenya yaitu mixcheck.studio
Disini dia bisa menginfokan genre, sample rate, bit depth, clipping, mono compatibility, integrated loudness, true peak loudness, phase issues, dan stereo field pada hasilnya serta menginfokan beberapa catatan atau saran pada lagu yang telah di mixing atau di mastering. Walaupun tidak 100% benar, tapi setidaknya bisa dapat masukan dari website tersebut.