Next Page: 10000

          Analisis Konversi Nilai Lulusan Jerman ke IPK Indonesia (Standar Dikti)      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
Oleh: Teuku Bahran Basyiran
Sudah menjadi fenomena umum bagi warga Indonesia yang sedang mengarungi perkuliahan di luar negeri untuk bertanya-tanya tentang “Kira-kira bagaimana ya nilai kuliah aku di Jerman ini kalau dikonversi ke IPK Indonesia?”, “Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (a.k.a. Dikti) berharap lebih gak ya kepada lulusan made in Germany, sehingga konversi nilainya bisa jadi bencana buat aku (i.e. yang banyak nilai befriedigend atau ausreichend)?”, “Dikti menerapkan standar yang tinggi atau rendah ya?” dan rasa penasaran lainnya.
Hasil pencarian saya di internet, belum ada konversi resmi yang dipublikasi oleh Dikti untuk Jerman grading system. Dikti hanya mengumumkan Peraturan Menteri tentang Penyetaraan Ijazah dan Konversi IPK Lulusan PT Luar Negeri (Ristek Dikti, 2017). Namun demikian, ada audiensi kerjasama yang dilakukan oleh PPI Dunia dengan Dikti untuk memahai konversi nilai luar negeri seperti lulusan dari Belanda, USA, Perancis, Serbia, Maroko, Tunisia, Mesir, Korea Selatan, Taiwan, Malaysia, Brunei, etc (PPI Dunia, 2015). Sayangnya, mereka tidak mengupas tentang sistem penilaian Jerman di program tersebut. Karena itu, saya tertarik untuk menelisik akan hal ini dan ingin berbagi kepada teman-teman. Perlu digarisbawahi bahwa apa yang saya tulis ini bukan output yang pasti benar, karena ini hasil analisis dari informasi yang saya dapat.

Secara umum, tingkatan penilaian di Jerman berlawanan arah dengan nilai IPK. Nilai tertinggi 1.0, nilai threshold untuk lulus sebuah matakuliah 4.0, dan yang paling rendah 5.0. Di program Doktor S3 (i.e. PhD/Promovierende), ada nilai 0.0-0.7 yang bisa diajukan ke Examination Office atau prüfungsamt untuk mendapatkan Summa Cum Laude, sedangkan Magna Cum Laude untuk nilai 1.0. Saya coba membandingkan skema penilaian dan keterangan klasifikasi nilai antara Jerman dan Indonesia:

Interval nilai yang paling krusial bagi banyak pelajar di Jerman adalah 2.7-4.0. Bagaimana kalkulasi Dikti untuk nilai “B” atau 3.00 di IPK Indonesia terhadap nilai lulusan Jerman? Apakah 2.7, 3.0, atau 4.0? Banyak yang beranggapan, 2.7 merupakan threshold untuk kategori nilai “baik”. Tapi ada pengalaman dari salah satu alumni S1 UGM dan S2 Jerman yang mengatakan nilai “B”/3.00 di Indonesia berbanding lurus dengan 3.0 di Jerman. Jadi ekuivalensi penilaian kedua negera bertemu di kategori nilai tersebut. Berikut saya kutip tabel dari situs Magister Manajemen UGM untuk konversi nilai Jerman ke Indonesia (OIA MM UGM, 2018):

Dari table di atas bisa disimpulkan nilai Jerman 2.7, 3.0, dan 4.0 berturut-turut sama dengan nilai Indonesia “B+”, “B”, dan “C”. Ternyata ini lebih baik dari dugaan umum para calon pemimpin Indonesia yang kuliah di Jerman yang memprediksi ketiga nilai tersebut ekuivalen dengan “B”, “C”, dan “D” secara berturut-turut. Setali tiga uang, kesimpulan yang sama juga dapat ditemukan dengan melakukan simulasi konversi nilai di setiap grade level Jerman ke US Grade (diadopsi Indonesia menjadi sistem IPK) melalui GPA calculator (Foreign Credits, 2018):

Di sisi lain, standar konversi yang agak tinggi bisa ditemukan jika grade dihitung dengan menggunakan Bavarian Formula (TUM, 2018). Dalam simulasi, saudara diharuskan untuk mengisi maximum grade (4.00) dan minimum passing grade (2.00) di Indonesia, baru kemudian isi dengan IPK yang ingin dikonversi. Dengan estimasi ini, nilai “B” di Indonesia proporsional dengan nilai 2.5 di Jerman. Sebenarnya, secara umum formula ini lebih sering dan lebih tepat digunakan untuk mengkonversi IPK Indonesia ke GPA Jerman. Dengan asumsi IPK Indonesia sama dengan US grade, hasil implementasi metode ini untuk setiap tingkatan nilai (kolom “tertiary”) serta korelasi linearnya dengan persentase jawaban benar dalam ujian (kolom “Percentage”) adalah sebagai berikut (Wikipedia, 2018):

Lantas, metode kalkulasi yang mana yang kredibel dan bisa dipercaya? Untuk ketentraman batin, saya pribadi berpegang teguh dengan standar konversi MM UGM dengan didasari beberapa alasan: (1) UGM merupakan salah satu dari 3 institusi pendidikan tinggi terbaik di Indonesia; (2) Banyak lulusan UGM yang melanjutkan studi di Jerman; (3) Standar konversinya “ramah lingkungan” dengan nilai batas aman “B” di sistem Indonesia sama dengan nilai 3.0 dan 3.3 di Jerman; dan (4) Tidak jauh berbeda dengan berbagai estimasi US GPA di internet seperti Foreign Experts, WES Tools, etc.
Meskipun demikian, saya berharap ke depan Kementerian Ristek-Dikti agar mempublikasikan table konversi nilai dari GPA Jerman ke IPK Indonesia. Ini bisa sangat bermanfaat bagi teman-teman pelajar di Jerman untuk dapat berestimasi selama menjalani kuliah dan memasang target nilai tertentu. Selanjutnya, dengan IPK yang baik, mereka yang memiliki keinginan untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara ini dapat bersaing secara kompetitif di dunia kerja bersama dengan lulusan dalam negeri.

Referensi:
Foreign Credits (Retrieved in 2018). Link: https://www.foreigncredits.com/Resources/GPA-Calculator/
Office of International Affairs Magister Manajemen UGM (Retrieved in 2018). Link: http://oia.mm.feb.ugm.ac.id/aturan-konversi-nilai-matakuliah/.

          Bentley Systems Announces Finalists in the Year in Infrastructure 2018 Awards Program      Cache   Translate Page   Web Page Cache   

Winners to be selected and announced at Bentley’s
Year in Infrastructure 2018 Conference, October 15-18 in London

EXTON, Pa. – August 7, 2018 – Bentley Systems, Incorporated, a leading global provider of comprehensive software solutions for advancing infrastructure, today announced the finalists in the Year in Infrastructure 2018 Awards program. The annual awards program honors the extraordinary work of Bentley users advancing infrastructure design, construction, and operations throughout the world. Twelve independent jury panels of distinguished industry experts selected the 57 finalists from 420 nominations submitted by more than 340 user organizations around the world.

The finalists for Year in Infrastructure 2018 awards for going digital advancements in infrastructure are:

Bridges
• GS E&C Corporation – Jungkun~Jinjeong Bypass Road (Sueo-chon Bridge) – Gwangyang,
  Jeolla-Namdo, South Korea
• Indian Railways – Reality modeling facilitates efficient planning, construction and monitoring of
  Chenab Bridge – Reasi District, Jammu & Kashmir, India
• PT. WIJAYA KARYA (Persero) Tbk – Design and Build of Road Bridge at Teluk Lamong Port Project – Gresik-Surabaya, East Java, Indonesia

Buildings and Campuses
• Anil Verma Associates, Inc. – Regional Connector Transit Corridor (RCTC) – Los Angeles,
  California, United States
• Shalom Baranes Associates – Cannon House Office Building Renewal – Washington,
  District of Columbia, United States
• Voyants Solutions Private Limited – Station Development plan for Gwalior Railway Station –
  Gwalior, Madhya Pradesh, India

Communications Networks
• iForte Solusi Infotek – iForte Fiber Management System – Jakarta, Indonesia
• PT. Linknet – Linknet Operation Center – Jakarta, Indonesia
• SiteSee – Advancing Telecommunications – Brisbane, Queensland, Australia

Construction
• AAEngineering Group, LLP – Phase II of Pustynnoe Gold Plant: modernization and capacity
  increase – Balkhash, Karaganda region, Kazakhstan
• Lendlease Engineering – New bridge over the Richmond River at Broadwater – Ballina, New South
  Wales, Australia
• Tianjin Tianhe-Cloud Building Engineering Technology Co., Ltd. and China State Construction
   Bridge Co., Ltd. – Main Channel Road Project of Ningbo-Zhoushan Port (Zhoudai Bridge)
  – Zhoushan, Zhejiang, China

Digital Cities
• Avineon India Pvt. Ltd. – Digital 3D Building Model of Rotterdam – Rotterdam, Netherlands
• CCCC Water Transportation Consultants Co., Ltd. – BIM Technology Application in the
  Municipal Infrastructure Phase I Project of Zhong-Guan-Cun Science and Technology
  Town – Baodi District, Tianjin City, China
• Yunnan Yunling Engineering Cost Consultation Co., Ltd. – New Municipal Road Construction PPP
   Project of the Municipal Public Facility Construction Project of Guandu Culture New City –
   Kunming, Yunnan, China

Environmental Engineering
• China Water Resources Pearl River Planning Surveying & Designing Co., Ltd. –
  Jiangxi Xinjiang Bazizui Navigation-Power Junction Project – Shangrao, Jiangxi, China
• PT. WIJAYA KARYA (Persero) Tbk – Landslide Disaster Protection Project on the National Road
  Network – Cianjur, West Java, Indonesia
• Setec-Terrasol – Extension L11 – Adaptation of the Mairie des Lilas Station – Paris, France

Manufacturing
• Brownfield Engineering Sdn. Bhd. – Propose 48MW Large Scale Solar (LSS) Project –
   Kudat, Sabah, Malaysia
• Digital Engineering (BIM) Center of Shenyang Aluminum & Magnesium Engineering & Research
   Institute Co., Ltd. – Alumina Refinery Project Cooperated between CHALCO and Indonesia –
   Bukit Batu, West Kalimantan, Indonesia
• Toshiba Transmission and Distribution Systems Asia Sdn. Bhd. – Integration of SCADA System
   with Electrical Panels for Brunei National Control Center – Brunei Darussalam

Mining and Offshore Engineering
• CADDS Group Pty Ltd – Rio Tinto Iron Ore Sentry Guarding Project – Dampier,
   Western Australia, Australia
• Northern Engineering & Technology Incorporation, MCC – SINO Iron Ore Mine – Perth,
  Western Australia, Australia
• POWERCHINA Huadong Engineering Corporation Limited – Jiangsu Offshore Wind Farm –
  Jiangsu Province, China

Power Generation
• JSC ATOMPROEKT – Hanhikivi 1 Nuclear Power Plant – Northern Ostrobothnia Region, Finland
• Northwest Electric Power Design Institute Co., Ltd. of China Power Engineering Consulting Group –
  Huaneng Ningxia Dam Power Plant Stage Ⅳ project – Qingtongxia, Ningxia Hui autonomous
  region, China
• Sacyr Somague – Hydroelectric use of the Foz Tua Dam – Foz Tua, Alijó- Vila Real, Portugal

Project Delivery
• AECOM – Gaining New Perspective through ProjectWise Insights – United Kingdom
• Arup – Arup Australasia Project Systems Team – Brisbane, Queensland, Australia
• Dragados SA & Transport for London – Bank Station Capacity Upgrade – London, United Kingdom

Rail and Transit
• China Railway Engineering Consulting Group Co., Ltd. – BIM Project for the Beijing-Zhangjiakou
   High-speed Railway – Beijing, China
• Italferr S.p.A. – Naples-Bari Route, Apice-Orsara Double Railway Line, Hirpinia-Orsara Operational
  Lot – Provinces of Avellino and Foggia, Italy
• Skanska Costain Strabag Joint Venture (SCS) – Hs2 Main Works Lots S1 and S2 – London,
   United Kingdom

Reality Modeling
• Hong Kong Science & Technology Parks Corporation & Chain Technology Development Co. Limited
  – Smart Campus of the Hong Kong Science Park – Hong Kong, China
• Skand Pty Ltd – Building Envelope Inspection Powered by Machine Learning and Reality Modeling
  for RMIT University Brunswick Campus – Victoria, Australia
• Transport for London - Major Projects Directorate – Deep Tube Upgrade Programme -
   Piccadilly Line Upgrade – London, United Kingdom

Road and Rail Asset Performance
• CSX Transportation – Annual Patch Rail Capital Planning – Jacksonville, Florida, United States
• Illinois Department of Transportation – Oversize-Overweight Truck Permitting System –
  Springfield, Illinois, United States
• Maharashtra Metro Rail Corporation Ltd. – Nagpur Metro Asset Information Management System – Nagpur, Maharashtra, India

Roads and Highways
• Alabama Department of Transportation – Birmingham, AL I-59/I-20 Corridor Project –
  Birmingham, Alabama, United States
• Henan Provincial Communications Planning & Design Institute Co., Ltd. – BIM-based Further
  Design and Digital Construction of the Yaoshan-Luanchuan Section Project in the
  Zhengzhou-Xixia Expressway – Luoyang, Henan, China
• Lebuhraya Borneo Utara – Pan Borneo Highway Sarawak – Sarawak, Malaysia

Structural Engineering
• Arab Engineering Bureau – Burj Alfardan – Lusail, Qatar
• Shilp Consulting Engineers – Alambagh Bus Terminal – Lucknow, Uttar Pradesh, India
• VYOM Consultants – K10 Grand Commercial High Rise – Vadodara, Gujarat, India

Utilities and Industrial Asset Performance
• Oman Gas Company S.A.O.C. – Asset Performance Solution for Reliability Management –
   Al-Khuwair, Muscat, Oman
• Vedanta Limited - Cairn Oil and Gas – Well Integrity and Flow Assurance Management –
   States of Rajasthan, Andhra Pradesh, and Gujarat, India
• Volgogradnefteproekt LLC – Object Modeling and Life Cycle Management: Project Implementation
   and Commissioning – Volgograd region, Russia

Utilities Transmission and Distribution
• Northeast Electric Power Design Institute Co., Ltd. of China Power Engineering Consulting Group –
  New project of a 750 kV substation in the Bortala Mongol Autonomous Prefecture – Bortala
  Mongol, Xinjiang Uyghur, China
• Pestech International Berhad – Substation Design & Automation for Olak Lempit
  Substation Project – Banting, Selangor, Malaysia
• POWERCHINA Hubei Electric Engineering Corporation Limited – Cha'anling-Xiaojiazhou
  220 kV Electric Transmission Line Project – Xianning, Hubei, China

Water and Wastewater Treatment Plants
• MCC Capital Engineering & Research Incorporation Limited – 400,000 ton/day Water Supply
  Project of Wenjiang District, Chengdu City – Chengdu, Sichuan, China
• Shanghai Civil Engineering Co., Ltd of CREC – Civil engineering of the Beihu sewage treatment
  plant and auxiliary project – Wuhan, Hubei, China
• Suez Water Technologies & Solutions – Ultra Pure Water Project 1 GW Manufacturing Solar Silicon
   PV Cells & Modules – Kutch, Gujarat, India

Water, Wastewater, and Stormwater Networks
• Beijing Institute of Water – Beijing South-to-North Water Diversion Auxiliary Project: Hexi
  Branch Project – Beijing, China
• DTK Hydronet Solutions – Conceptioneering and Master Planning of Bankura Multi Village
  Bulk Water Supply Scheme – Bankura, West Bengal, India
• NJS Engineers India P Limited – JICA Assisted Agra Water Supply Project – Agra,
  Uttar Pradesh, India

The finalists will present their innovative projects to their peers, the jurors, industry thought leaders, and more than 130 members of the media as part of related infrastructure forums at Bentley’s Year in Infrastructure 2018 Conference, to be held later this year, October 15 through 18, in London at the Hilton London Metropole.

Chris Barron, Bentley Systems’ chief communications officer, said, “The Year in Infrastructure Conference is an ideal opportunity for infrastructure leaders from around the world to network with their peers, and learn about technologies and best practices to accelerate their organizations’ digital advancement. As part of the conference, we are pleased to congratulate and acknowledge the awards program finalists for their excellent work, and to provide conference attendees with the chance to meet the finalists and watch their project presentations, which represent this year’s most outstanding going digital advancements in infrastructure.”

This year’s conference will include:
• thought-provoking keynotes by industry leaders including Chair of National Infrastructure
  Commission for the UK, Sir John Armitt, and Chief Strategy Officer for Siemens AG,
  Dr. Horst J. Kayser
Digital Advancement Academies—interactive half-day learning sessions led by subject matter
  experts in their areas of expertise including BIM advancement, construction, constructioneering,
  digital advancement research, process industries, and reality modeling
• live technology presentations and panel discussions from Bentley’s strategic partners – Microsoft,
  Siemens, and Topcon
• opportunities for attendees to meet for one-on-one discussions with awards finalists
• informative industry forums and panel discussions
• Year in Infrastructure Awards finalists’ presentations on October 16 and 17
• evening ceremony and gala featuring announcement of the Year in Infrastructure Awards winners
  on October 18

View the Year in Infrastructure 2018 Conference agenda.

To view a searchable collection of innovative infrastructure projects from the annual Year in Infrastructure Awards program, access Bentley’s Infrastructure Yearbooks.
 

 


          Industri halal terus berkembang      Cache   Translate Page   Web Page Cache   

BANDAR SERI BEGAWAN, 8 Ogos – Pameran Halal Brunei 2018 (BruHAS 2018) anjuran Kementerian Tenaga, Tenaga Manusia dan Perindustrian dan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) membuka tirainya hari ini di Dewan Persidangan Antarabangsa Berakas di mana ia akan berlangsung hingga 12 Ogos 2018. (Klik di sini untuk cerita lanjut)    

The post Industri halal terus berkembang appeared first on Media Permata Online.


          MoU peluang perantisan ditandatangani       Cache   Translate Page   Web Page Cache   

BANDAR SERI BEGAWAN, 8 Ogos – Institut Pendidikan Teknikal Brunei (IBTE), hari ini, telah menandatangani memorandum persefahaman (MoU) bersama 13 buah syarikat bagi memberi peluang kepada 25 orang pelajar menjalani latihan dalam pekerjaan. (Klik di sini untuk cerita lanjut)    

The post MoU peluang perantisan ditandatangani  appeared first on Media Permata Online.


          Hadapi Malaysia, Timnas Indonesia U-16 Minta Doa Suporter      Cache   Translate Page   Web Page Cache   

Liputan6.com, Sidoarjo - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini meminta dukungan dan doa dari suporter saat menghadapi Malaysia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (9/8/2018) pada babak semifinal Piala AFF U-16.

Malaysia memastikan diri sebagai penantang Timnas Indonesia U-16 usai mengalahkan Laos 1-0. Mereka memastikan kemenangan lewat gol bunuh diri pemain Laos di menit ketiga.

Duel timnas dan Malaysia tentu jadi pertarungan yang dinanti banyak pihak. Rivalitas kedua tim telah menjalar ke semua jenjang timnas. Bahkan, sempat ada gesekan antara Indonesia dan Malaysia saat Piala AFF U-16 bergulir.

"Kami mengharapkan dukungan dan doa dari Suporter Indonesia. Namun, kami juga tidak ingin turnamen ini menjadi cela. Dukung kami dengan sportif, kami akan berupaya tampil maksimal," kata Fakhri Husaini.

Penampilan Timnas Indonesia U-16 sepanjang Grup A memang benar-benar sempurna. Tak ada satu pun lawan yang bisa mencuri poin dari mereka. Mereka menghajar Filipina 8-0, Myanmar 2-1, Vietnam 4-2, Timor Leste 3-0, dan Kamboja 4-0. Bahkan, mereka juga mencetak 21 gol dan hanya kebobolan tiga gol.

Siap Tempur

Timnas Indonesia U-16 masih memuncaki klasemen Grup A Piala AFF U-16 2018. (Twitter/ASEANFootball)#source%3Dgooglier%2Ecom#https%3A%2F%2Fgooglier%2Ecom%2Fpage%2F%2F10000

Fakhri Husaini melanjutkan, anak asuhnya sudah siap tempur di semifinal ajang yang disiarkan live dan eksklusif di Indosiar tersebut. Fakhri juga memuji daya tahan dan fisik pemain Malaysia, yang bisa menjadi sumber masalah Garuda Asia.

"Kami akan antisipasi hal itu dengan memberikan latihan yang tepat untuk para pemain. Evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, terutama saat bertemu Myanmar dan Vietnam bahwa anak-anak sudah kami persiapkan mental bertandingnya," katanya.

"Saya ingin para pemain Timnas Indonesia U-16 harus fokus hanya di pertandingan nanti. Abaikan hal-hal lain di luar pertandingan," ujar Fakhri melanjutkan.

 

 

Rapor Menuju Semifinal

Indonesia

Indonesia 8-0 Filipina

Myanmar 1-2 Indonesia

Vietnam 2-4 Indonesia

Indonesia 3-0 Timor Leste

Kamboja 0-4 Indonesia

Gol: 21

Kebobolan: 3

Top Scorer: Amiruddin Bagus Kahfi (11 gol)

Malaysia

Thailand 2-1 Malaysia

Malaysia 6-1 Brunei

Malaysia 4-0 Singapura

Laos 0-1 Malaysia

Gol: 12

Kebobolan: 3

Top Scorer: Muhammad Asman Asrul Sukarnain, Muhammad Fahmi Daniel Mohd Zaim, Harith Naem Janieh (3 gol)


          Hadapi Malaysia, Timnas Indonesia U-16 Minta Doa Suporter      Cache   Translate Page   Web Page Cache   

Liputan6.com, Sidoarjo - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini meminta dukungan dan doa dari suporter saat menghadapi Malaysia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (9/8/2018) pada babak semifinal Piala AFF U-16.

Malaysia memastikan diri sebagai penantang Timnas Indonesia U-16 usai mengalahkan Laos 1-0. Mereka memastikan kemenangan lewat gol bunuh diri pemain Laos di menit ketiga.

Duel timnas dan Malaysia tentu jadi pertarungan yang dinanti banyak pihak. Rivalitas kedua tim telah menjalar ke semua jenjang timnas. Bahkan, sempat ada gesekan antara Indonesia dan Malaysia saat Piala AFF U-16 bergulir.

"Kami mengharapkan dukungan dan doa dari Suporter Indonesia. Namun, kami juga tidak ingin turnamen ini menjadi cela. Dukung kami dengan sportif, kami akan berupaya tampil maksimal," kata Fakhri Husaini.

Penampilan Timnas Indonesia U-16 sepanjang Grup A memang benar-benar sempurna. Tak ada satu pun lawan yang bisa mencuri poin dari mereka. Mereka menghajar Filipina 8-0, Myanmar 2-1, Vietnam 4-2, Timor Leste 3-0, dan Kamboja 4-0. Bahkan, mereka juga mencetak 21 gol dan hanya kebobolan tiga gol.

Siap Tempur

Timnas Indonesia U-16 masih memuncaki klasemen Grup A Piala AFF U-16 2018. (Twitter/ASEANFootball)#source%3Dgooglier%2Ecom#https%3A%2F%2Fgooglier%2Ecom%2Fpage%2F%2F10000

Fakhri Husaini melanjutkan, anak asuhnya sudah siap tempur di semifinal ajang yang disiarkan live dan eksklusif di Indosiar tersebut. Fakhri juga memuji daya tahan dan fisik pemain Malaysia, yang bisa menjadi sumber masalah Garuda Asia.

"Kami akan antisipasi hal itu dengan memberikan latihan yang tepat untuk para pemain. Evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya, terutama saat bertemu Myanmar dan Vietnam bahwa anak-anak sudah kami persiapkan mental bertandingnya," katanya.

"Saya ingin para pemain Timnas Indonesia U-16 harus fokus hanya di pertandingan nanti. Abaikan hal-hal lain di luar pertandingan," ujar Fakhri melanjutkan.

 

 

Rapor Menuju Semifinal

Indonesia

Indonesia 8-0 Filipina

Myanmar 1-2 Indonesia

Vietnam 2-4 Indonesia

Indonesia 3-0 Timor Leste

Kamboja 0-4 Indonesia

Gol: 21

Kebobolan: 3

Top Scorer: Amiruddin Bagus Kahfi (11 gol)

Malaysia

Thailand 2-1 Malaysia

Malaysia 6-1 Brunei

Malaysia 4-0 Singapura

Laos 0-1 Malaysia

Gol: 12

Kebobolan: 3

Top Scorer: Muhammad Asman Asrul Sukarnain, Muhammad Fahmi Daniel Mohd Zaim, Harith Naem Janieh (3 gol)


          Bentley Systems anuncia los finalistas de los Premios Year in Infrastructure 2018      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
...Aluminum & Magnesium Engineering & Research Institute Co., Ltd. - Alumina Refinery Project Cooperated between CHALCO and Indonesia - Bukit Batu, West Kalimantan, Indonesia • Toshiba ( News - Alert ) Transmission and Distribution Systems Asia Sdn. Bhd. - Integration of SCADA System with Electrical Panels for Brunei National Control ...

          Jom Dapatkan Starbucks Jumbo Chocolate Chip Cookies!      Cache   Translate Page   Web Page Cache   

Bersempena Ulang Tahun ke 2 Starbucks Signing Store pertama di dunia yang terletak di Tingkat 2 Bangsar Village II Kuala Lumpur telah melancarkan Starbucks Jumbo Chocolate Chip Cookies. Produk ini boleh didapati di seluruh cawangan Starbucks di seluruh Malaysia yang mana dengan setiap pembelian sebanyak RM1 akan disalurkan kepada The Silent Teddies Bakery, sebuah syarikat sosial dibawah Community Service Centre for the deaf (CSCD) bagi menyokong sekolah khas buat kanak-kanak yang kurang pendengaran (deaf).

“It is heart-warming to see how Malaysians are coming together to support the under-represented groups in Malaysia. I am especially inspired by how the Starbucks Signing Store has provided a platform for the Deaf community to work and also to continue developing soft skills that would allow them to live a fulfilling life. With the help of corporations like Starbucks, I believe there is potential for more workplaces in Malaysia to become more inclusive, and more diverse.” kata Yang Berhormat Puan Hannah Yeoh, Timbalan Menteri Wanita, Keluarga dan Pembangunan Masyarakat dalam ucap rasmi bersempena sambutan ulang tahun ke-2 Starbucks Signing Store.

Sebagai sebahagian daripada inisiatif pembelajaran dan pembangunan berterusan di Starbucks, Starbucks Signing Store di Malaysia kini menempatkan sejumlah sembilan baristas kurang pendengaran (deaf) yang merupakan penerima 100% master kopi yang telah disahkan. The Deaf Coffee Masters di Malaysia dapat dibezakan melalui penggunaan apron hitam yang mempunyai sulaman khusus dengan dengan perkataan bahasa isyarat 'Starbucks' Malaysia. Selain itu, baristas istimewa (deaf) ini juga boleh berinteraksi dengan pelanggan menggunakan bahasa isyarat seperti baristas di kedai-kedai Starbucks Reserve ™ di Malaysia.

Ketua Pegawai Eksekutif Berjaya Food Berhad dan Pengarah Urusan Starbucks Malaysia dan Brunei, En.Sydney Quays berkata,“A big part of what we do at Starbucks is to create a culture of diversity and inclusion. Through this partnership with Silent Teddies Bakery, we hope to further improve the lives of the Deaf community than just providing them with job opportunities. Being the first country to introduce the Starbucks Signing Store concept into the world was a stepping stone for us. Its success has even inspired our North American Starbucks partners to learn and study our business model, which has now materialized into the first Starbucks in the United States which plans
to open this October.”

Setiap Starbucks® Jumbo Cookie adalah unik kerana ianya "homemade" tanpa pengawet tambahan. Biskut-biskut ini akan dijual pada harga RM 6.90 dan akan ditawarkan ke semua Starbucks Malaysia secara berperingkat termasuk Malaysia Timur. 

Teruja! Ini adalah pertama kali saya mendengar tentang outlet Starbucks yang menawarkan pekerjaan barista kepada golongan kurang upaya iaitu kurang pendengaran. Bagi saya, ini adalah persekitaran yang sangat positif di mana kita dapat membantu mereka yang kurang bernasib baik untuk lebih berdikari dan bersama-sama hidup dengan masyarakat lain bekerja serta mencari rezeki.

Syabas Starbucks Malaysia!


          Jadwal Indonesia vs Malaysia di Piala AFF U-16 2018      Cache   Translate Page   Web Page Cache   

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia siap tempur di semifinal Piala AFF U-16 2018. Tim asuhan Fakhri Husaini ini dipastikan bakal habis-habisan demi mendapat tiket ke final.

Namun, upaya timnas Indonesia U-16 dipastikan tak akan mudah. Pasalnya, lawan yang dihadapi bukan sembarangan, Malaysia.

Ya, sebagai juara Grup A Piala AFF U-16 2018, Indonesia memang harus menghadapi Malaysia, yang merupakan runner up Grup B. Di laga terakhir Grup B, Malaysia takluk 0-1 dari Laos.

Penampilan Timnas Indonesia U-16 sepanjang Grup A memang benar-benar sempurna. Tak ada satu pun lawan yang bisa mencuri poin dari mereka. Mereka menghajar Filipina 8-0, Myanmar 2-1, Vietnam 4-2, Timor Leste 3-0, dan Kamboja 4-0. Bahkan, mereka juga mencetak 21 gol dan hanya kebobolan tiga gol.

Ini tentu bisa jadi modal untuk menghadapi Malaysia di semifinal, yang akan digelar di Stadion Gelora Delta Sidoardjo.

Berikut jadwal Indonesia vs Malaysia di Piala AFF U-16 2108:

Jadwal Indonesia vs Malaysia

Kamis, 9 Agustus 2018

19.00 WIB, Indonesia vs Malaysia

Stadion Gelora Delta Sidoardjo

Live Indosiar

 

Statistik Indonesia dan Malaysia

Indonesia

Indonesia 8-0 Filipina

Myanmar 1-2 Indonesia

Vietnam 2-4 Indonesia

Indonesia 3-0 Timor Leste

Kamboja 0-4 Indonesia

Gol: 21

Kebobolan: 3

Top Scorer: Amiruddin Bagus Kahfi (11 gol)

Malaysia

Thailand 2-1 Malaysia

Malaysia 6-1 Brunei

Malaysia 4-0 Singapura

Laos 0-1 Malaysia

Gol: 12

Kebobolan: 3

Top Scorer: Muhammad Asman Asrul Sukarnain, Muhammad Fahmi Daniel Mohd Zaim, Harith Naem Janieh (3 gol)

Saksikan video pilihan di bawah ini:


          Royal Brunei Airlines is returning to Taipei      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
Royal Brunei Airlines is returning to Taipei

The airline is making a return to the island after nearly 15 years with a new service set to take off before the end of this year

Continue reading Royal Brunei Airlines is returning to Taipei at Business Traveller.


          CUBA SOCIALISTA: EL MISMO CAMINO      Cache   Translate Page   Web Page Cache   

Aug 7 at 5:50 PM





CUBA SOCIALISTA: EL MISMO CAMINO TORCIDO DE INFELICIDAD
Dr. Oscar Elías Biscet
Presidente de la Fundación Lawton de Derechos Humanos
Presidente del Proyecto Emilia
Medalla Presidencial de la Libertad
Sígame en: http://www.twitter.com/@oscarbiscet
 
Los cabecillas tiránicos Fidel y Raúl Castro han justificado ese empobrecimiento del país a la falta de ríos caudalosos, al fatalismo geográfico, a la pequeñez de su territorio o a su estado insular pequeño.
La búsqueda de la felicidad es una misión ineludible de la raza humana. La felicidad en sí misma, tiene límites y, al parecer, no es alcanzable por todos. Algunos la relacionan con lo físico y otros con lo espiritual. Por eso es tan objetiva como la verdad y relativa como la vida.
El clásico paradigma de austeridad, vivía en una tinaja, y del autocontrol en base al ideal de libertad fue el sabio griego Diógenes de Sinope. Sin embargo, otros estaban en la opulencia y la fama y decidieron abrazar las sendas del suicidio, como el estadounidense Ernest Hemingway y el cubano Fidel Castro Díaz-Balart. Este último residía en Cuba, bajo una tiranía en la que aún hoy, no podemos descartar el asesinato extrajudicial por motivos políticos.
En esa búsqueda de felicidad han nacido y se han forjado naciones. Incluso en nuestros días algunas de ellas se convirtieron en poderosos países en la posesión de riquezas, que son ejemplos imperecederos del intelecto humano.
Los 10 países más ricos económicamente del mundo son Irlanda, Luxemburgo, Noruega y Suiza por Europa. No obstante, la región más prodigiosa en desarrollo económico, que supera a los europeos, es la asiática. Esas naciones son Catar, Singapur, Emiratos Árabes Unidos, Kuwait y Brunei en un análisis del Banco Mundial sobre la paridad del poder de compra por habitante del 2018. En esa nómina se destacan Catar, 118 207 dólares por habitante, y Luxemburgo con $94. 920, para el 1ro y 2do lugar de la lista.
Las mayores economías del mundo por su producto interno bruto (PIB) nominal continúan siendo los Estados Unidos de América, $20 412 870 millones (MM), y China, $14 092 514 MM. Pero el gran contraste económico entre EEUU y China es su producto interno por habitante donde los estadounidenses tienen esa capacidad con $54. 370 y los chinos, $7.793; definidos por el Fondo Monetario Internacional y el Banco Mundial. También la diferencia entre ambos países es en su libertad económica, mientras EEUU está en el puesto 17, aparece China en el 110 de 180 países; análisis de Heritage Foundation y Wall Street Journal, en su índice de Libertad Económica del 2018.
Según datos del FMI, existen 4 regiones autónomas integradas a China y al Reino Unido (RU) que son poderosas zonas económicas: Hong Kong, $64 533 (PBI per cápita) y Macao, $122 489, en China, y Bermudas, $83. 659, e Islas Caimán, $53. 036, del RU.
Cuba tiene 110. 860 Km2 de territorio, que a pesar de que recibía anualmente más de 60 mil millones de dólares de la Unión Soviética y, en un período posterior, casi esa misma cifra de dinero por la Venezuela comunista, no se logró empoderar al pueblo cubano y este aún vive en la miseria, debido a una crisis económica crónica agudizada e irreversible.
Los cabecillas tiránicos Fidel y Raúl Castro han justificado ese empobrecimiento del país a la falta de ríos caudalosos, al fatalismo geográfico, a la pequeñez de su territorio o a su estado insular pequeño. Todo eso es falso. Solo es para justificar su mala gestión económica y el fracaso de su sistema socialista. En el mundo existen 46 islas países, 34 de ellas son más pequeñas que Cuba, incluso algunas con menor territorio que La Habana, 728 Km2, y son más desarrolladas que Cuba. En ese caso están Singapur, 646 Km2; Malta, 316; Bahrein, 691; San Cristobal y Nervis, 269,4 Km2. Cuba con 3. 735 Km de costa solo tenía 12 barcos mercantes en el 2008. Sin embargo, en ese mismo año, Malta posee 1.281 barcos; Bahamas, 1. 281, Singapur 1. 131, Chipre 868; San Vicente y Nervis, 582 y Taiwán con 102 barcos.
Del mismo modo, en la paridad del poder adquisitivo por habitante (capacidad de compra) de los 10 países estudiados, 9 son más pequeños que Cuba. Asimismo, las 4 regiones autónomas: Bermudas, Islas Caimán, Macao y Hong Kong. Y en la lista de los 25 países más ricos por su PBI per cápita existen 17 más diminutos que el territorio cubano.
En días recientes, la dictadura castrocomunista impuso un presidente títere al pueblo cubano. Él y su partido comunista engañan al cubano con un futuro de bienestar donde la prosperidad económica y democrática sean baluartes inconmovibles de la nación. Sus súbditos impulsan la nueva idea de convertir la isla cubana en el Singapur del Caribe.
La Gaceta Oficial No. 35 Extraordinaria de 10 de Julio de 2018 publicó los Decreto-Leyes del Consejo de Estado, cuatro de Raúl Castro y uno de Díaz-Canel. Son: Decreto-Ley No. 353; Decreto-Ley No. 354; Decreto-Ley No. 355; Decreto-Ley No. 356; y Decreto-Ley No. 357/2018. Todos ejercen control totalitario sobre la economía y la libertad del pueblo cubano. Ejemplifico: El cubano no puede tener varias propiedades de negocios y sí los extranjeros. Mientras Melia-Cohíba posee varios hoteles, el cubano debe tener una única posesión: su casa de residencia utilizada para alquiler.
Singapur es el país de más libertad económica del mundo y segundo después de la región de Hong Kong, datos del índice de Libertad Económica, 2018. Es una de las economías más prósperas del mundo, 3ro per cápita. Este paraíso económico es debido a baja presión fiscal y reducción del tamaño del Estado; asociado a una educación de primera, seguridad jurídica, tasa de desempleo muy reducida y tolerancia cero contra la corrupción.
Para Cuba libre deseamos el milagro económico de Singapur, pero adjunta a la implementación de las libertades básicas: libertad de expresión, de palabra, de religión, de reunión, de asociación y prensa; para deambular en las riquezas de la felicidad.
https://www.diariolasamericas.com/opinion/cuba-socialista-el-mismo-camino-torcido-infelicidad-n4158956 










          Local MSMEs in focus as BruHAS 2018 commences      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
|     Azlan Othman     | MINISTER of Energy, Manpower and Industry Dato Seri Setia Dr Awang Haji Mat Suny bin Haji Mohd Hussein yesterday launched the Brunei Halal Showcase (BruHAS) 2018 which is being held from August 8 to 12. BruHAS 2018 is a testament of Brunei Darussalam’s efforts in developing and expanding its local Halal […]
          IBTE signs MoU with 13 companies      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
|     Ishan Ibrahim     | STUDENTS should equip themselves with proper skills and the right attitude to gain employment, said Principal of Central Campus at the Institute of Brunei Technical Education (IBTE) Campus Dr Sheikh Lukman bin Sheikh Abdul Hamid. Employers nowadays give priority to people with the right attitude and commitment, he said. He made […]
          Workshop focusses on entrepreneurship, business      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
|     Danial Norjidi     | A TWO-DAY Youth Business Talk workshop began yesterday at Universiti Teknologi Brunei (UTB). The event, organised in collaboration between the Youth and Sports Department, the Youth Centre and UTB, saw the participation of students and graduates. The proceedings started in the morning with talks by Head of Youth Entrepreneurship Programme at […]
          Country needs a skilled generation to achieve Brunei Vision 2035 goals      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
|     Izah Azahari     | TO ACCOMPLISH the goals of Brunei Vision 2035, the Government of His Majesty Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah ibni Al-Marhum Sultan Haji Omar ‘Ali Saifuddien Sa’adul Khairi Waddien, Sultan and Yang Di-Pertuan of Brunei Darussalam has given top priority for the education sector, to produce a highly-educated and skilled generation […]
          Car Free Day Kini Menyambangi ASEAN      Cache   Translate Page   Web Page Cache   


Kerap saya dengar bahwa salah satu cara untuk membuat tubuh tetap bugar adalah dengan berolahraga, makanya saya pribadi selalu berusaha untuk sempatkan diri berolahraga minimal sekali seminggu  di antara deretan aktivitas yang saya lakukan.

Olahraga yang saya tekuni bukanlah olahraga yang berat, tetapi olahraga yang ringan-ringan saja yaitu jogging. Saya senang jogging karena olahraga ini menurut saya sangat mudah dilakukan dimana sana dan kapan saja. 

Terlebih saat ini kesenangan saya berolahraga jogging semakin seru karena kini saya bisa melakukannya di area Car Free Day (CFD) Jakarta. Di sini kita bebas berlari karena jalanannya benar-benar tidak ada kendaraan seperti hari biasa pada umumnya (kecuali Transjakarta). Namun jangan salah, yang datang ke CFD ini benar-benar rame, bukan hanya yang tujuannya untuk berolahraga saja namun ada juga yang sekadar jalan-jalan ataupun wisata kuliner. 

Untuk penyelenggaraan CFD ini biasanya diadakan sekali seminggu yaitu pada hari Minggu saja. Kini CFD bukan hanya ada di Jakarta saja, namun diberbagai daerah lain pun sudah menggelar Car Free Day ini juga demi memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga, berkumpul dan melakukan berbagai hal postif lainnya.

Untuk Indonesia sendiri, Hari Bebas Kendaraan Bermotor pertama kali dimulai secara resmi di Jakarta pada tahun 2002. Sejak saat itu hingga sekarang, kota-kota lain pun di seluruh daerah telah melakukan program serupa. Car Free Day telah berhasil mendorong masyarakat setempat untuk melakukan aktivitas fisik. 

Dan penyelenggaraan CFD di Indonesia bisa dibilang berjalan sangat sukses, animo masyarakat selalu besar tiap kali CFD digelar dan itu menunjukan bahwa program ini bermanfaat untuk mendorong gaya hidup sehat di masyarakat. Makanya tidak heran banyak negara lain yang akhirnya ingin menggelar cara CFD ini juga, terutama negara-negara tetangga kita sesama ASEAN.

Negara ASEAN Gelar Car Free Day

Untuk itu, kini kini Car Free Day (CFD) ini bukan hanya akan digelar di Indonesia saja, CFD mulai merambah ke berbagai negara-negara ASEAN lainnya juga. Hal ini diawali dengan peluncuran Hari Tanpa Kendaraan Bermotor ASEAN atau ASEAN Car Free Day pada 5 Agustus 2018 di Jakarta kemarin.

Dimana peluncuran Hari Bebas Kendaraan Bermotor ASEAN telah diresmikan dan digaungkan secara resmi melalui media briefing yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Sekretaris Jenderal ASEAN dan Deputi Sekretaris Jenderal untuk Komunitas Sosial Budaya ASEAN, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan, Kementerian Koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Perwakilan Tetap untuk ASEAN dari negara anggota ASEAN di Jakarta. 

Selain itu, acara media briefing yang bertempat di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini juga turut mengundang lebih dari 50 perwakilan dari media cetak, online dan siaran, termasuk blogger, jadi sangat rame acaranya.

Kita semua patut berbangga karena ASEAN menunjuk Indonesia menjadi lead country sekaligus host country peluncuran ASEAN Car Free Day ini. Sungguh menjadi sebuah kebanggan bagi kita sebagai warga negara Indonesia, semoga kita bisa menjadi contoh yang baik bagi negara lain dalam penyelenggaraan car free day ini ke depannya. 

Oh iya, for your information, ternyata awal mula ide lahirnya ASEAN CFD ini tercetus pada saat Para Menteri Kesehatan ASEAN pada pertemuan dua tahunan (ASEAN Health Ministers Meeting/AHMM) yang lalu, pada bulan September 2017 di Brunei Darussalam. Melalui acara ini, Para Menteri pun membahas inisiatif untuk memperkuat komitmen Sektor Kesehatan ASEAN dalam mempromosikan gaya hidup sehat dan mengatasi ancaman yang utamanya ditimbulkan oleh penyakit tidak menular, seperti diabetes, kanker, penyakit kardiovaskular dan pernapasan, melalui ASEAN Car Free Day.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan ASEAN Declaration on Culture of Prevention for a Peaceful, Inclusive, Resilient, Healthy and Harmonious Society, yang telah diadopsi oleh para Pemimpin negara ASEAN pada Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-31 pada 13 November 2017 di Manila, Filipina yang lalu.

Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. dr. Nila Moeloek, SpM(K) selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia, menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan sangat mendukung program ini karena sejalan dengan semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, atau 'GERMAS'. “Sebagaimana kita ketahui, mempraktekan gaya hidup sehat, seperti olahraga, adalah bagian dari upaya pencegahan penyakit karena menjadikan tubuh kita lebih bugar dan pikiran lebih positif. Kita akan mengupayakan agar hal-hal positif ini dapat menjadi budaya yang diadopsi oleh masyarakat kita, masyarakat ASEAN.” 

Selain itu, Beliau juga menyampaikan harapannya agar acara peluncuran ASEAN Car Free Day sekaligus dapat menyediakan ruang gerak yang luas bagi kolaborasi multi-sektor yang solid ti tingkat nasional dan ASEAN dalam rangka mempromosikan gaya hidup sehat dan menciptakan masyarakat yang damai, inklusif, tangguh, sehat, dan harmonis.

Untuk itu, pada kesempatan tersebut, Beliau juga memperkenalkan logo ASEAN Car Free Day yang akan digunakan di tingkat regional ASEAN. Logo ini dimaksud mewakili tekad ASEAN untuk bekerja sama dalam meningkatkan kualitas udara yang bersih, sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat dan membangun budaya masyarakat yang gemar melakukan upaya pencegahan.

Dan di acara launching ASEAN Car Free Day pada pagi hari tanggal 5 Agustus 2018 ini, tampak hadir perwakilan dari Brunei Darussalam dan Malaysia, dimana kedua negara tersebut telah melakukan weekly car-free days atau car-free mornings. Begitu juga untuk negara anggota ASEAN lainnya juga telah memulai hari bebas kendaraan bermotor, seperti Singapura yang mengadakan acara serupa pada tanggal 27 Juli 2018, sementara negara anggota ASEAN lainnya telah menjadwalkan kegiatan hari bebas kendaraan bermotor dalam beberapa bulan mendatang.


Tujuan Kehadiran ASEAN CFD

Kehadiran ASEAN Car Free Day (ASEAN CFD) ini merupakan prakarsa advokasi di tingkat regional yang oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dengan dukungan dari Kementerian Kesehatan negara anggota ASEAN lainnya sepakat untuk menghadirkan ASEAN CFD ini untuk mempromosikan gaya hidup sehat, dengan melakukan aktifitas fisik dan berbagai bentuk kegiatan positif lainnya yang dilakukan oleh masyarakat di area khusus atau jalan yang bebas dari kendaraan bermotor, dalam waktu dan hari tertentu dalam sebulan.

Maka dari itu, diharapkan dengan digelarnya ASEAN Car Free Day maka bisa menjadi sarana untuk menyatukan masyarakat serta berbagai sektor dan pemangku kepentingan, untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat dan yang terkait, termasuk pengendalian polusi, promosi olahraga, keterlibatan pemuda dan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan yang berwawasan kesehatan sangat diperlukan untuk menyehatkan masyarakat.

Selain itu, kehadiran kegiatan Car Free Day ini pun diharapkan dapat mempererat kolaborasi multi-sektor, dan bertujuan tidak hanya untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan mengurangi tingkat polusi udara dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di jalan, tetapi juga untuk mendorong terciptanya masyarakat yang damai, inklusif, tangguh, sehat, dan juga harmonis.

Sungguh tujuan yang sangat bagus menurut saya, sebab tidak bisa kita pungkiri bahwa kehadiran CFD ini memberikan wadah yang begitu bagus bagi masyarakat untuk mengajak dan sekligus menyadarkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga atau kegiatan fisik lainnya minimal sekali seminggu.

Semoga dengan adanya wadah CFD ini maka kita bisa memanfaatkannya untuk benar-benar berolahraga atau kegiatan positif lainnya sehingga apa yang dicita-citakan oleh ASEAN CFD ini bisa terwujud dengan baik.

Mari kita berolahraga, mari kita memanfaatkan momentum CFD untuk beragerak aktif supaya kita bisa tetap sehat, sebab dalam dalam tubuh yang sehat ada jiwa yang sehat juga. :)






           Proyectos Brunei | QGM       Cache   Translate Page   Web Page Cache   

          Asia Empire 2027 vAE_1.5.8      Cache   Translate Page   Web Page Cache   
2D political & strategy turn based game designed in single player mode.Become the greatest leader of the Asian Empire!
Select your country you wish to lead (50 countries available!) and play against the smart AI enemies. With excellent leadership skills, strategy and tactics, you could lead your country to the win.

Do you have what it takes?

It is the year 2027 and a big uprising took the existing government. As the leader of the rebels you were chosen to be the head of your country! Based on real data, the game is designed to think of thousand of possible scenarios. Use diplomacy or declare a war. Its all up to you!

Features:
Weapon suppliers (USA, EU, Russia and China)
Spy Center
War Room
World News (Economy, Relations, Spy and War)
Artificial Intelligence

Available Weapons:
Mercenaries, Armored personnel carrier (APC's), Tanks, Artillery, Anti-Air Missiles, Helicopters, Fighter Jets, Ships, Submarines, Fighting Robots, Unmanned Aerial Vehicles (UAV's) , Aircraft Carriers and Ballistic missiles.

Playable Countries:
Afghanistan, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Cambodia, China, Cyprus, Georgia, India, Indonesia, Iran, Iraq, Israel, Japan, Jordan, Kazakhstan, Kuwait, Kyrgyzstan, Laos, Lebanon, Malaysia, Maldives, Mongolia, Myanmar (Burma), Nepal, North Korea, Oman, Pakistan, Palestine, Philippines, Qatar, Russia, Saudi Arabia, Singapore, South Korea, Sri Lanka, Syria, Taiwan, Tajikistan, Thailand, Timor-Leste, Turkey, Turkmenistan, United Arab Emirates (UAE), Uzbekistan, Vietnam, Yemen
Your country vs 49 other AI countries -

All of our Empire 2027 strategy games are regularly updated and we are working on new, exciting themes and modes.

Follow us on twitter: http://twitter.com/iGindis
Find us on Facebook: http://www.facebook.com/IGindis-Games-Community-1537213786605789/
Join our big community: http://plus.google.com/communities/111682768401571055484
See our video at: https://www.youtube.com/channel/UC2_-8Psq33Hw1y14hhWog2QAsia Empire 2027https://lh3.googleusercontent.com/tasH5wwjK_J5fC5d4vbqoHDidlHU-dHIW86xmF6MaC-g4Qnhjj3x0pSKvAeLziGTUwbC=w200https://lh3.googleusercontent.com/2OVYJb1J_5foacfRS8x9trkPyPRPHjb5_Ft4HU_LQzlE_jdtDkbYBsE_fwspqSBEw0U=w700https://play.google.com/store/apps/details?id=com.igindis.asiaempire2027iGindis.GamesiGindis GamesStrategyStrategyAE_1.5.8August 7, 20184.1 and up45.0 M4.6Rated for 12+100,000 - 200,000* Improved game speed and visibility.
* Infiltrate Rebels option improved.
* Fixed bugs and continue to improved the Artificial intelligence.

We plan to improve a lot the game and for this we need our players support.
Our plan is to add improvements like new zones (Africa, America, ancient time, fantasy and space), United Nations, multiplayer...
Your support important to us to continue developing.
Thank you :21,19716,1612,6711,129337899https://www.youtube.com/embed/q5oBFftY8B0DOWNLOAD APK


Next Page: 10000

Site Map 2018_01_14
Site Map 2018_01_15
Site Map 2018_01_16
Site Map 2018_01_17
Site Map 2018_01_18
Site Map 2018_01_19
Site Map 2018_01_20
Site Map 2018_01_21
Site Map 2018_01_22
Site Map 2018_01_23
Site Map 2018_01_24
Site Map 2018_01_25
Site Map 2018_01_26
Site Map 2018_01_27
Site Map 2018_01_28
Site Map 2018_01_29
Site Map 2018_01_30
Site Map 2018_01_31
Site Map 2018_02_01
Site Map 2018_02_02
Site Map 2018_02_03
Site Map 2018_02_04
Site Map 2018_02_05
Site Map 2018_02_06
Site Map 2018_02_07
Site Map 2018_02_08
Site Map 2018_02_09
Site Map 2018_02_10
Site Map 2018_02_11
Site Map 2018_02_12
Site Map 2018_02_13
Site Map 2018_02_14
Site Map 2018_02_15
Site Map 2018_02_15
Site Map 2018_02_16
Site Map 2018_02_17
Site Map 2018_02_18
Site Map 2018_02_19
Site Map 2018_02_20
Site Map 2018_02_21
Site Map 2018_02_22
Site Map 2018_02_23
Site Map 2018_02_24
Site Map 2018_02_25
Site Map 2018_02_26
Site Map 2018_02_27
Site Map 2018_02_28
Site Map 2018_03_01
Site Map 2018_03_02
Site Map 2018_03_03
Site Map 2018_03_04
Site Map 2018_03_05
Site Map 2018_03_06
Site Map 2018_03_07
Site Map 2018_03_08
Site Map 2018_03_09
Site Map 2018_03_10
Site Map 2018_03_11
Site Map 2018_03_12
Site Map 2018_03_13
Site Map 2018_03_14
Site Map 2018_03_15
Site Map 2018_03_16
Site Map 2018_03_17
Site Map 2018_03_18
Site Map 2018_03_19
Site Map 2018_03_20
Site Map 2018_03_21
Site Map 2018_03_22
Site Map 2018_03_23
Site Map 2018_03_24
Site Map 2018_03_25
Site Map 2018_03_26
Site Map 2018_03_27
Site Map 2018_03_28
Site Map 2018_03_29
Site Map 2018_03_30
Site Map 2018_03_31
Site Map 2018_04_01
Site Map 2018_04_02
Site Map 2018_04_03
Site Map 2018_04_04
Site Map 2018_04_05
Site Map 2018_04_06
Site Map 2018_04_07
Site Map 2018_04_08
Site Map 2018_04_09
Site Map 2018_04_10
Site Map 2018_04_11
Site Map 2018_04_12
Site Map 2018_04_13
Site Map 2018_04_14
Site Map 2018_04_15
Site Map 2018_04_16
Site Map 2018_04_17
Site Map 2018_04_18
Site Map 2018_04_19
Site Map 2018_04_20
Site Map 2018_04_21
Site Map 2018_04_22
Site Map 2018_04_23
Site Map 2018_04_24
Site Map 2018_04_25
Site Map 2018_04_26
Site Map 2018_04_27
Site Map 2018_04_28
Site Map 2018_04_29
Site Map 2018_04_30
Site Map 2018_05_01
Site Map 2018_05_02
Site Map 2018_05_03
Site Map 2018_05_04
Site Map 2018_05_05
Site Map 2018_05_06
Site Map 2018_05_07
Site Map 2018_05_08
Site Map 2018_05_09
Site Map 2018_05_15
Site Map 2018_05_16
Site Map 2018_05_17
Site Map 2018_05_18
Site Map 2018_05_19
Site Map 2018_05_20
Site Map 2018_05_21
Site Map 2018_05_22
Site Map 2018_05_23
Site Map 2018_05_24
Site Map 2018_05_25
Site Map 2018_05_26
Site Map 2018_05_27
Site Map 2018_05_28
Site Map 2018_05_29
Site Map 2018_05_30
Site Map 2018_05_31
Site Map 2018_06_01
Site Map 2018_06_02
Site Map 2018_06_03
Site Map 2018_06_04
Site Map 2018_06_05
Site Map 2018_06_06
Site Map 2018_06_07
Site Map 2018_06_08
Site Map 2018_06_09
Site Map 2018_06_10
Site Map 2018_06_11
Site Map 2018_06_12
Site Map 2018_06_13
Site Map 2018_06_14
Site Map 2018_06_15
Site Map 2018_06_16
Site Map 2018_06_17
Site Map 2018_06_18
Site Map 2018_06_19
Site Map 2018_06_20
Site Map 2018_06_21
Site Map 2018_06_22
Site Map 2018_06_23
Site Map 2018_06_24
Site Map 2018_06_25
Site Map 2018_06_26
Site Map 2018_06_27
Site Map 2018_06_28
Site Map 2018_06_29
Site Map 2018_06_30
Site Map 2018_07_01
Site Map 2018_07_02
Site Map 2018_07_03
Site Map 2018_07_04
Site Map 2018_07_05
Site Map 2018_07_06
Site Map 2018_07_07
Site Map 2018_07_08
Site Map 2018_07_09
Site Map 2018_07_10
Site Map 2018_07_11
Site Map 2018_07_12
Site Map 2018_07_13
Site Map 2018_07_14
Site Map 2018_07_15
Site Map 2018_07_16
Site Map 2018_07_17
Site Map 2018_07_18
Site Map 2018_07_19
Site Map 2018_07_20
Site Map 2018_07_21
Site Map 2018_07_22
Site Map 2018_07_23
Site Map 2018_07_24
Site Map 2018_07_25
Site Map 2018_07_26
Site Map 2018_07_27
Site Map 2018_07_28
Site Map 2018_07_29
Site Map 2018_07_30
Site Map 2018_07_31
Site Map 2018_08_01
Site Map 2018_08_02
Site Map 2018_08_03
Site Map 2018_08_04
Site Map 2018_08_05
Site Map 2018_08_06
Site Map 2018_08_07
Site Map 2018_08_08
Site Map 2018_08_09