Next Page: 10000

          

Hankasalmen kunta käynnistää koko henkilöstöä koskevat yt-neuvottelut – irtisanomisia ei voida sulkea pois

 Cache   
Hankasalmen kunta aloittaa koko henkilöstöään koskevat yt-neuvottelut. Asiasta päätti kunnanhallitus maanantaisessa kokouksessaan. Lokakuun loppupuolella alkavat neuvottelut käynnistetään tuotannollisin ja taloudellisin perustein. Tavoitteena on talouden tasapainottaminen. Pysyvien säästöjen osalta tavoitellaan...
          

Ministeri Paatero muistuttaa, että kunnat ovat vastuussa sote-palveluista: "Taloushaasteet eivät saa vaarantaa perusoikeuksien toteutumista"

 Cache   
Kunta- ja omistajaohjausministeri Sirpa Paatero (sd.) korostaa kuntien vastuuta nykyisessä tilanteessa, jossa kunnat ovat talousvaikeuksiensa vuoksi kiristäneet rahoitustaan sote-kuntayhtymille. – Olennaista kuitenkin on, että kuntayhtymiä rahoittavat ja ohjaavat kunnat ovat viime kädessä vastuussa sosiaali-...
          

Kansalaisaloitteet vetävät nuoria puoleensa – yllättävästi pienituloisuus lisäsi milleniaalien osallistumista aloitteisiin

 Cache   
Nuoret innostuivat kansalaisaloitteista. Vuoden 2015 vaalitutkimuksen perusteella selviää, että 19–34-vuotiaista 49 prosenttia oli kannattanut ainakin yhtä kansalaisaloitetta, kun vanhemmissa ikäryhmissä allekirjoittaneita oli liki puolet vähemmän.Samaan aikaan tiedetään, että nuorten äänestysaktiivisuus...
          

Valtiovarainministeriö laskee hallituksen työllisyystavoitteen jäävän haaveeksi, ellei merkittäviä lisätoimia tehdä

 Cache   
Hallituksella riittää paljon tehtävää, jotta sen kunnianhimoiset tavoitteet 75 prosentin työllisyysasteesta ja julkisen talouden tasapainosta saavutetaan. Valtiovarainministeriö (VM) laskee, että nykyisellä perusuralla työllisyys nousee vain 73,1 prosenttiin vuonna 2023. Myöskään julkinen talous ei olisi...
          

Veturinkuljettajien mielenilmaus peruttiin sunnuntaina iltamyöhällä

 Cache   
Veturinkuljettajien maanantaiksi suunniteltu mielenilmaus peruttiin sunnuntaina iltamyöhällä ja pääkaupunkiseudun lähijunien kerrottiin kulkevan normaalisti.VR:n mukaan se ja Rautatiealan unioni (RAU) löysivät keskusteluyhteyden sunnuntaina. Osapuolet sopivat neuvottelujen jatkamisesta.Myös RAU:n Helsingin...
          

Veturinkuljettajien työnseisaus peruuntui

 Cache   
Lisäys: Rautatiealan Unioni RAU ry on ilmoittanut lähiliikenteen veturinkuljettajien mielenilmauksen perumisesta. VR ja RAU ry löysivät keskusteluyhteyden sunnuntaina 6.10. ja työtaistelun tultua perutuksi sopivat neuvottelujen jatkamisestaVeturinkuljettajien työnseisaus sotkee pääkaupunkiseudun lähijunaliikenteen...
          

Canada is it safe to surf online without VPN

 Cache   

This is a quite common question in Canada that is it safe to surf online without a VPN. Some online clients would instead peruse the web without VPN rather than as opposed to experiencing the “bother” of discovering one. That doesn’t change the way that they have questions about how secure they indeed are on […]

The post Canada is it safe to surf online without VPN appeared first on Infinity On Loop.


          

Peru hanglamp 3xE14 goud/ opaal

 Cache   

          

Chronicle AM: Marijuana Arrests Increased Last Year, CA Psilocybin Decrim Init Filed, More... (10/1/19)

 Cache   

Marijuana arrests nationwide increased last year despite spreading legalization, a California psilocbyn decriminalization initiative has been filed, and more.

[image:1 align:right caption:true]Marijuana Policy

Marijuana Arrests Increased Again Last Year Despite More States Legalizing, FBI Data Shows. According to the FBI's annual Uniform Crime Reports released Monday, the number of marijuana arrests in the US last year was 663,367, a slight increase over the 659,700 pot arrests tallied in 2017 and the 653,249 tallied in 2016. This despite the fact marijuana is now legal for adults in 11 eleven states and medical marijuana is legal in 33 states. Before 2016, marijuana arrests had been declining for roughly a decade.

Psychedelics

California Psilocybin Decriminalization Initiative Filed. A group of activists calling itself Decriminalize California has filed a psilocybin decriminalization initiative with state officials. The group has submitted ballot language to the attorney general's office and is now awaiting approval for an official title and summary. Once that is completed, activists will have 180 days to come up with 625,000 valid voter signatures to qualify for the November 2020 ballot. The initiative would decriminalize "personal possession, storage, use, cultivation, manufacturing, distribution in personal possession amounts without profit, transport, and consumption of psilocybin mushrooms" by individuals 18 and older.

International

ONDCP Releases Data on Coca Cultivation and Production in Peru. On Tuesday, the White House Office of National Drug Control Policy (ONDCP) released the results of the annual US Government estimates measuring coca cultivation and potential cocaine production for the Republic of Peru. The estimates found that cultivation "remained elevated" at more than 125,000 acres, up slightly from 2016 and 2017, but still below the recent record of about 180,000 acres in 2013. "The ongoing coca cultivation in Peru and across the Andean Region of South America remains a significant threat to the United States. As part of the Trump Administration's whole-of-government approach to the addiction crisis, we will continue to support our partners in Peru to curb cultivation and production in critical growing regions. We are committed to bringing those who profit off the international drug trade to justice to help accomplish our goal of saving lives," ONDCP Director Jim Carroll said.


          

Embun

 Cache   


    Aku dan kamu sudah saling kenal sejak seminggu yang lalu. Dalam rentang waktu tersebut aku tahu kamu tidak sedingin es seperti yang pernah kuterka sebelumnya. Di balik perawakanmu yang keras seperti karang di laut, bermukim satu siluet lembut yang penuh kasih. Mungkin kamu akan tersenyum kecil tatkala membaca perumpamaan ini. Dan bisa jadi kamu tertawa karena kata-kata tadi terasa picisan. Biarpun begitu, aku tak peduli. Karena hanya itu yang mampu kuungkap.


    Sebenarnya aku ingin berucap aku senang bersamamu. Setiap gerak-gerikmu seperti magnet yang membuatku terus-terusan menatapmu. Aku penasaran. Daya tarik macam apa yang kamu punya. Bahkan aku juga tak bisa membunuh rasa penasaran itu saat rasa kantuk sudah mennguasaiku.Ini gila! Belum pernah aku terinfeksi oleh sesuatu yang berasal dari makhluk yang disebut manusia.
    Berdua denganmu, seperti mengenakan sweater hangat saat embun pagi masih mengambang di puncak-puncak bukit. Kamu hangat, dan kehangatan itu aku yakini bukan sebagai kehangatan sesaat. Tiap jengkal sweater itu, yang membungkus kulitku, mampu membuatku  bernafas sebagaimana mestinya.
    Suatu kali pernah kudapati kamu bermenung di balkon. Kamu pandangi rekahan-rekahan merah dan magenta di ufuk barat. Tatapanmu berat dan sendu. Jika aku adalah langit yang kamu tatap itu, tak akan kubiarkan sejumput sendu bersemanyam di kedua bola matamu. Akan kuganti sang merah dan magenta menjadi beberapa barisan aurora.
    "Apa yang kau pikirkan?" tanyaku setelah berdiri di sebelahmu.
    "Langit itu," ucapmu datar.
    "Ada apa dengan langitnya?"
    Kamu mendesah pelan. Ringan kepalamu menoleh padaku lalu kita pun bertatapan untuk beberapa detik. "Langit itu seperti hati. Kadang mendung, kadang cerah."
    Senyap. Desau angin sore menelisik helai-helai rambut kita. Kata-katamu yang baru saja kudengar sudah membuatku tahu bahwa ada sesuatu yang menyesaki pikiranmu. Aku tidak tergerak untuk memberi pertanyaan lanjutan.
    Sore semakin jingga, cerah tanpa awan. Sebelum meninggalkanmu dan lamunananmu, kucari sebuah kata yang bisa kubaca dari wajahmu. Kamu masih memandangi langit senja di ufuk barat. Kamu tak lagi menoleh padaku. Dan tanpa kuhendaki, senja yang hangat terasa seperti pagi yang basah dan berembun. Dingin.

* * *


    Pagi-pagi buta aku terjaga. Tidak biasanya aku begini. Kulirik jam dinding. Pukul tiga dini hari. Aku mengosok-gosok kedua mataku kemudian turun dari ranjang. Rasa haus yang mendadak muncul secara otomatis menuntunku menuju dapur di lantai dasar.
    Setiap anak tangga yang kuinjak berdecit. Mau tidak mau kucoba untuk turun dengan pelan. Aku tidak ingin membangunkan yang lainnya. Apalagi kalau sampai membangunkanmu. Terhitung sejak percakapan kita tadi sore, baik aku maupun kamu tidak saling menyapa. Hanya seulas senyum yang saling kita berikan bila kita berpas-pasan. Dalam konsep ini, aku yakin senyum itu hanyalah sebentuk perjuangannmu untuk menyatakan bahwa kamu baik-baik saja. Padahal sebenarnya tidak.
    Langkahku terhenti pada anak tangga terakhir. Lampu ruang tengah masih menyala, berikut televisi berukuran tiga puluh inchi. Aku menggeleng. Ingin tahu siapa yang telah melakukan kesembronoan ini. Mataku tertumbuk pada remote televisi yang ada di atas meja. Reflek aku melangkah menuju meja tersebut lalu tersadar bahwa ada seseorang yang sedang tidur pulas di sofa panjang. Rupanya kamu tertidur di sini,membiarkan seorang presenter di layar kaca bercuap-bercuap sendiri tanpa ada yang menonton.
    Sebelum mendapatimu, kedua kelopak mataku berat. Namun, seperti yang sudah-sudah, kedua bola mataku akan terbuka bila  parasmu telah ada di hadapku. Aku yakin Tuhan pasti memahatmu dengan ketelatenan yang tinggi sehingga tak pernah kuasa aku mengabaikan segala yang ada padamu. Bila ada yang bilang cinta itu tak melirik tampilan fisik, itu perlu diklarifikasi. Karena pada hakikatnya apa yang tampak di luar, mempengaruhi apa yang akan tampak dari dalam. Kendatipun begitu, tak perlu salahkan aku kalau aku tergoda karena parasmu.
    Kamu tidur seperti anak kecil. Berbantalkan sweater abu-abu tanpa selimut. Aku tersenyum. Kamu tetap menarik, bahkan saat tidur.
    "Kamu belum tidur?"
    Aku berbalik. Seorang laki-laki berusia setengah abad tengah menatapku. Aku bergeming, "Saya terjaga."
    "Dia?" laki-laki yang biasa dipanggil Koh Achan itu kini melirik kamu yang masih tidur, di belakangku. "Kenapa dia tidur di situ?"
    "Ketiduran." Ujarku datar lalu menunjuk televisi yang masih menyala. Koh Achan geleng-geleng. Segera kumatikan televisi dan ia pun berlalu. Kembali ke kamarnya di lantai atas.
    Sekarang, ruang tengah senyap. Cuma ada aku dan kamu di sini. Indera penglihatanku kembali menikmati parasmu dalam decak kagum yang tak pernah terucap. Bukannya aku egois, hanya saja aku tak ingin kamu berpikir bahwa aku tipikal orang yang mengejar kesempurnaan jasmani sementara kesempurnaan rohani dikesampingkan. Jadi, akan lebih manusiawi kalau rasa kagumku padamu tetap kupendam di dasar hati. Dan jika waktu bermurah hati padaku, aku yakin kekaguman itu akan keluar sendiri dengan cara yang tak diduga-duga. Seperti orang bilang, semua indah pada waktunya.

    Kamu menggeliat. Memeluk tubuhmu sendiri untuk memberikan sedikit kehangatan. Sontak aku sadar. Malam semakin dingin dan sudah pasti dalam kondisi macam ini kamu butuh selimut. Aku menggaruk-garuk kepalaku yang tak gatal. Intuisiku bilang, tidak seharusnya aku menikmati parasmu manakala kamu tengah kedinginan. Kutinggalkan kamu sejenak lalu melangkah ke kamarmu yang pintunya masih terbuka. Kupagut selimut tebal bermotif daun-daun bambu. Tanpa kumau, aroma tubuhmu tercium.
    Selimutmu lucu juga. Karena di setiap sudutnya ada gambar kepala Panda. Aku tersenyum kecil. Mencoba menerka bagaimana parasmu waktu kecil dulu. Pasti kamu tidak kalah lucu bila dibandingkan dengan hewan herbivora itu. Pipi yang berisi, bola mata yang besar, dan mulut yang masih belum memiliki gigi. Kamu pasti menggemaskan.
    Kututup pintu kamarmu tanpa menimbulkan suara gaduh. Aku yakin, kamu akan terus tidur di sofa itu sampai fajar menyingsing. Jadi bisa kupastikan kamu tidak akan kembali ke kamarmu kecuali kalau kamu ingin menaruh selimut pandamu di tempatnya semula.
    Kamu masih di atas sofa. Memeluk dirimu sendiri dalam keadaan mata terpejam. Mungkin mimpimu terlalu monoton atau bisa jadi kamu tidak sedang mimpi sama sekali. Eksperesi wajahmu datar dan hanya hela lepas nafasmu yang bisa kudengar. Segera kuusir dingin yang masih menggerayangimu dengan menutupi tubuhmu dengan selimut. Kamu kembali menggeliat, aku berhati-hati. Takut kalau sentuhan selimut yang baru saja menghangatkanmu merusak tidur pulasmu.
    Kamu tidak kedinginan lagi. Aku senang.
    Kupadamkan lampu ruang tengah, agar lelapmu semakin nyaman. Selepas itu, aku memasuki dapur yang bersisian dengan tangga ke lantai atas. Kuraih cangkir kaca yang tertangkup di atas meja. Di sebelah cangkir itu, kulihat sekotak teh celup berikut sebungkus gula pasir. Sekarang, rasa kantukku benar-benar sudah hilang. Satu-satunya yang bisa kulakukan sekarang adalah menanti pagi. Dan sepertinya, secangkir teh panas bisa membuat penantianku sedikit lebih menyenangkan.
    Aroma teh yang telah kuseduh cukup nikmat. Kuteguk teh berwarna cokelat kemerahan itu perlahan. Merasakan manisnya di lidah lalu menikmati hangatnya saat melewati tenggorokan lalu berhenti di lambung.
    Sepuluh menit lagi jam dinding di ruang tengah akan menunjukkan pukul empat dini hari. Aku tidak ambil pusing. Di malam yang dingin ini, aku hanya ingin merenungi keberadaanku. Ngomong-ngomong, kenapa aku bertemu denganmu di tempat seperti ini? Barangkali kamu akan menjawab bahwa memang takdir lah yang menyebabkan pertemuan itu terjadi.
    Sebenarnya aku tidak begitu suka dengan sesuatu yang berbau liburan, apalagi berlibur di puncak. Tapi, aku tidak bisa menolak ajakan Lili saat ia memberitahuku tentang rencananya menghabiskan libur semester di alam terbuka. Ia bahkan merajuk pada ibu dan ayahku agar ia bisa membawaku turut serta dalam agenda liburannya. Ia sukses.
    Alhasil, di hari pertama aku menempati villa Lili, aku bertemu denganmu. Waktu itu perbukitan di sekitar villa tidak bisa dilihat dengan jelas. Embun turun dengan ketebalan yang hebat sampai-sampai aku merasa sedang berada di atas awan. Dingin sedikit menusuk tulang, juga membuat bulu-bulu halus di leherku meremang. Aku, yang saat itu sedang duduk santai di teras villa, dikejutkan oleh suara klakson mobil. Itu kamu.
    Kamu keluar dari mobil seraya menjinjing sebuah koper berukuran sedang. Bersamaan dengan itu, seorang laki-laki paruh baya keluar dari sisi mobil yang berlawanan, Koh Achan. Baik kamu maupun pamanmu itu, memiliki tiggi dan postur tubuh yang sama. Hanya saja, kamu lebih muda dan tentunya lebih menarik di mataku. Bukannya aku menyanjung atau membual, tapi memang demikianlah adanya. Saat itu, darahku langsung berdesir pada pandangan pertama.
    Tidak terpikir olehku bahwasanya kamu juga memiliki rasa humor yang bagus. Kamu mudah menulari tawamu pada siapa saja, termasuk aku. Lili, Rila, dan Anton bahkan seringkali kesulitan untuk menahan tawa karena guyonan-guyonan segarmu. Kata Koh Achan, 'lucu' adalah kata yang paling tepat untuk mendeskripsikan siapa dirimu. Kendatipun demikian, ada sebagian dari diriku yang ingin menguak sesuatu dari dirimu. Apakah dibalik derai tawamu itu pernah mengalir air mata? Apakah dibalik wajah yang selalu tersenyum itu pernah tergores luka? Aku sangat penasaran dan sayangnya pertanyaan itu masih kupendam.

    Dari hari ke hari, aku seperti terlupa tentang rasa engganku untuk menikmati liburan di villa Lili. Aku tak kunjung jengah bersepeda di alam hijau, bersantap barbeque tiap malam, bersantai di halaman belakang sembari menyaksikan air terjun, dan berbagi cerita tiapkali kita semua berkumpul di ruang tengah. Aku bisa menikmati semua itu karena ada kamu.
    Dua hari lalu, baru kutahu kalau kamu sudah memiliki seseorang yang spesial. Bahkan, di antara obrolan-obrolan kita, kamu juga menyinggung tentang hubungan manismu dengan orang spesial itu. Walaupun sebagian hatiku tidak ikhlas menerima kenyataan ini, tapi aku masih tak kuasa memalingkan mata darimu. Barangkali beberapa urat syarafku tidak lagi berfungsi secara optimal. Sehingga aku masih mengagumimu untuk alasan yang irrasional. Ya, aku sadar diri. Kamu tidak bisa kumiliki.
    Rila dan Anton sesekali menggodaimu dengan kata 'pernikahan'. Menanggapi kata itu kamu tersenyum lebar tanpa memberi ungkapan yang muluk-muluk. Dan Lili, sepupumu yang manis itu, tak pernah bosan menggodaimu sampai akhirnya pipimu bersemu merah. Sementara aku, jauh merasa lebih baik untuk tersenyum lebar saat melihat mereka menggodaimu. Aku tersenyum bukan karena aku bahagia dengan guyonan mereka, tapi aku hanya menyembunyikan rasa sakitku yang tak tertahan. Aku tidak mau mendramatisir keadaan dengan air mata berlinang. Itu bukan aku. Sesakit apa pun, senyumku masih tetap sama. Tetap hangat tapi menyimpan makna yang kadang berlawanan dengan kenyataan.
    "Hai," satu sapaan berlabuh di telingaku. Sontak lamunanku terhenti. "Tidak tidur?"
    "Aku terjaga."
    Kamu menaruh salah satu tanganmu di mulut, menguap. Kantukmu masih bergelantungan di pelupuk mata. "Kenapa tidak tidur lagi?"
    Aku angkat bahu. Tersenyum.
    Kamu mendekat. Kemudian menarik kursi yang ada di sebelahku. Sekarang, kita duduk bersisian. Denyut jantungku seketika memburu.
    "Apa yang kamu pikirkan?"
    "Banyak," ujarku hambar.
    "Oh, ya?"
    Aku mengangguk. Nyaris tanpa ekspresi. Aku tak mau kamu menyelami apa yang sedang kurasakan. Tidak boleh.
    "Ceritakan padaku salah satunya."
    "Haruskah?"
    Kamu tersenyum, "kalau kamu keberatan, aku tak memaksa."
    Akhirnya, aku penuhi permintaanmu. Mumpung di ruang ini hanya ada aku dan kamu, kita. Saat-saat yang tak pernah kubayangkan akan ada di dalam hidupku.
    Aku mulai bercerita, tentang kisah cintaku yang tak pernah berakhir bahagia. Jujur, cinta itu seperti petir. Tidak ada yang bisa mencegahnya terjadi, hal itu terjadi secara alamiah tanpa rekayasa manusia. Kedengarannya mungkin agak puitis, tapi memang itulah satu-satunya filosofiku tentang cinta.
    Kamu mengangguk pelan, kemudian menatapku sendu.
    "Intinya, apa itu cinta masih merupakan tanda tanya besar bagiku. Karena itulah aku masih single sampai detik ini."
    "Begitu, ya." Timpalmu tanpa meninggikan suara.
    "Apa?"
    Mulutmu mengatup rapat. Kedua matamu menatapku lurus, seolah-olah ada sesuatu yang kamu cari di kedua bola mataku. Setelah itu, kamu bangkit dari kursi lalu mendekati jendela dapur. Mendadak aku menjadi arca. Tak berucap sepatah kata pun.
    "Sebentar lagi pagi," jelasmu datar. "Berbahagialah, karena pagi ini kamu masih hidup untuk mencari arti cinta."
    Usai berkata demikian, kamu beranjak dari hadapanku. Dan sementara itu, aku masih menjadi arca di depan secangkir teh manis yang kini telah dingin.
    Aku, kamu, dan cinta. Sukar dipahami.
  
By; Lovero
  
  


  
      

  













   

          

Sejarah Topi Koki

 Cache   
Topi koki memiliki sejarah dan perkembangan yang sangat panjang dan diperkirakan telah sejak lama ditemukan dan dikembangkan. Asal-usul dan sejarah penemuan topi koki yang sebenarnya pun tidak pernah benar-benar diketahui. Diperkirakan, koki-koki di tanah Iran dan bangsa-bangsa di sekitarnya lah yang pertama kali menggunakan topi koki. Bahkan diperkirakan mereka telah mengenakan topi koki sejak ribuan tahun yang lalu. Walaupun bentuknya berbeda dari yang sekarang biasa digunakan oleh para koki.
Sejarah menunjukkan topi koki telah dipakai baik oleh laki-laki maupun perempuan sebagai penutup kepala saat memasak. Perancis, Italia, Spanyol, Jerman dan negara-negara lain mengadopsi memakai topi koki pada awal abad ke-16. Awal abad ke-19 terjadi sebuah revolusi dalam penggunaan topi koki. Koki yang berurusan dengan penyiapan makanan mengenakan topi yang berbeda dan harus dibedakan dalam bidang spesialisasi mereka. Selain itu, topi koki sekarang juga sangat bervariasi baik dalam segi ukuran, tinggi dan bentuk tergantung pada pribadi masing-masing yang mengenakannya.
Fungsi Topi Koki
Bentuk dan ukuran topi koki telah mengalami beberapa perubahan drastis sejak saat ribuan tahun yang lalu. Namun, walaupun memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda, topi koki yang digunakan ribuan tahun yang lalu dan topi koki yang digunakan sekarang memiliki fungsi yang sama. Yakni sama-sama digunakan untuk menghindari dan menjaga agar rambut tidak jatuh ke dalam makanan yang akan dihidangkan. Selain itu, topi koki juga berperan untuk menyerap panas dan keringat yang disebabkan karena hawa panas di dalam dapur.
Meskipun penggunaan dasar tetap sama, yaitu untuk menutupi kepala dan untuk menghindari rambut terjatuh ke dalam piring saat sedang dipersiapkan. Selain itu, topi koki juga telah menjadi mode dan tren di berbagai negara. Semua juru masak, koki, dan semua yang terlibat dalam pekerjaan dapur lainnya seharusnya selalu memakai topi koki ini untuk selalu menjaga kebersihan.
Arti Lipatan pada Topi Koki
Menurut tradisi, jumlah lipatan yang terdapat pada topi koki menunjukkan pengalaman seorang koki. Selain itu, jumlah lipatan juga menunjukkan banyaknya cara koki bisa menyiapkan hidangan. Yang tentu saja, ini berarti kepala koki, akan mengenakan topi dengan lipatan yang paling banyak karena pengalamannya yang banyak pula. Namun, topi koki yang dipakai pada masa kini sebagian besar hanya berperan sebagai penutup kepala dibandingkan untuk menggambarkan simbol seperti pengalaman atau yang lainnya.

http://hazelniez.wordpress.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/4245&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com

          

SEJARAH DI BALIK LEGENDA VAMPIR

 Cache   
KOMPAS.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/4253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com — Di mana-mana muncul vampir. Seminggu terakhir ini, film terbaru dari seri Twilight Saga, yaitu bagian kedua dari empat yang berjudul New Moon, mulai diputar di Jakarta. Film ini telah memecahkan rekor box office dengan meraup lebih dari 70 juta dollar AS dan kemungkinan akan menjadi laba pembukaan terbesar sepanjang sejarah.




Sebenarnya seri Twilight Saga bukan cerita vampir pertama yang diangkat ke layar lebar. Selama berpuluh-puluh tahun sudah banyak film-film terkenal yang bertemakan vampir.

Kehausan publik untuk vampir sepertinya mirip dengan haus darahnya vampir di legenda itu sendiri.

Para penulis fiksi masa kini yang pernah mengangkat tema vampir, seperti Stephenie Meyer (Twilight Saga), Anne Rice (Interview with the Vampire), dan Stephen King (Salem's Lot), memiliki "tambang" legenda yang tak habis-habisnya untuk digali. Namun sebenarnya apa yang membentuk pandangan kita sekarang tentang vampir? Jawabannya ada di daerah abu-abu sekitar mitos dan kebenaran.

Menombak korban

Beberapa sumber keliru melacak asal-usul vampir pada seorang pangeran Romania, Vlad Tepes (1431-1476), yang berjuang untuk kemerdekaan dari Kekaisaran Ottoman. Walau bisa dibilang caranya sangat brutal dan sadis (contohnya ia membunuh musuh-musuhnya dengan menusukkan tombak sedikit demi sedikit, menarik keluar isi perut mereka, memotong-motong badan mereka, membakar mereka, dan lainnya), hal-hal tersebut memang lazim semasa perang di zaman itu.

Teknik-teknik yang sama juga dipakai oleh Gereja Katolik dan para penguasa lainnya di abad pertengahan untuk menyiksa dan membunuh musuh.

Bram Stoker (Dracula) juga telah memasukkan aspek-aspek dari Vlad Tepes ke dalam tokoh Dracula dalam karyanya.

Walau Tepes memang juga memengaruhi gambaran fiksi dari vampir masa kini, akar vampir sesungguhnya memiliki asal yang berbeda. Dari segi kebudayaan, vampir adalah suatu fenomena yang muncul di seluruh dunia.

Menurut pakar antropologi Paul Barber yang merupakan pengarang buku Vampire, Burial, and Death (vampir, pemakaman, dan kematian), hampir semua kultur memiliki cerita versi lokal yang mirip legenda vampir, dan semuanya "memiliki kemiripan yang mengejutkan pada vampir ala Eropa," katanya.

Kepercayaan akan adanya vampir berasal dari takhayul dan asumsi yang keliru tentang pembusukan setelah kematian.

Catatan penemuan pertama tentang vampir tersebar di Eropa pada abad pertengahan. Cerita-cerita itu semua mengikuti pola yang sama: suatu kenaasan menimpa seseorang, suatu keluarga, atau suatu kota, mungkin karena paceklik yang merusak panen, atau tersebarnya wabah.

Di masa itu, ilmu pengetahuan belum bisa menjelaskan pola cuaca dan teori kuman. Jadi, kesialan apa pun yang tak jelas penyebabnya bisa disalahkan pada vampir. Vampir merupakan jawaban mudah untuk menjelaskan mengapa dari dulu hal buruk bisa terjadi pada orang yang baik.

Mati tetapi belum membusuk

Para penduduk desa menggabungkan keyakinan mereka bahwa ada kutukan yang tengah terjadi di antara mereka dan ketakutan mereka terhadap kematian dan orang mati. Dengan begitu, mereka berkesimpulan bahwa mungkin orang-orang yang baru dikuburlah yang bertanggung jawab karena mereka telah bangkit dari kubur untuk berbuat jahat.

Maka dari itu, makam-makam digali, dan para penduduk desa sering kali dikagetkan oleh proses pembusukan yang normal, dan mengira itu fenomena yang supernatural.

Contohnya, walau orang lazimnya berasumsi bahwa mayat akan membusuk segera, bila peti tertutup rapat dan dikubur pada musim dingin, maka pembusukan bisa tertunda beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan. Pembusukan usus bisa menyebabkan penggembungan yang mendorong darah ke mulut sehingga mayat itu terlihat seperti baru saja menghisap darah.

Proses ini dipahami betul oleh para dokter dan pengurus pemakaman zaman sekarang. Namun, pada abad pertengahan di Eropa, semua ini merupakan pertanda yang tak bisa disangkal bahwa vampir itu nyata dan menghantui mereka.

Walau vampir "sesungguhnya" telah tidak ada, legenda-legendanya terus memikat dunia. Sepertinya, baik ilmu pengetahuan ataupun tonggak perak tak mempan membunuh mitos vampir.


http://sains.kompas.com/read/2009/12/01/18035174/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/4253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comInilah.Sejarah.di#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/4253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com.Balik.Legenda.Vampir

          

Sejarah Freemasonry

 Cache   
Freemasonry adalah organisasi Yahudi Internasional, sekaligus merupakan gerakan rahasia paling besar dan palling berpengaruh di seluruh dunia. Freemasonry terdiri dari dua kata yang di satukan. Free artinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.
Tujuan akhir dari gerakan Freemason ini adalah membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.



Tentang Haikal Sulaiman atau Solomon Temple ini sendiri banyak sumber yang mendefinisikan berlainan. Salah satu tafsir yang paling populer adalah, bahwa Haikal Sulaiman berada di tanah yang kini di atasnya berdiri Masjidil Aqsha.
Mereka meyakini, tahun 1012 Sebelum Masehi (SM), Nabi Sulaiman membangun Haikal di atas Gunung Soraya di wilayah Palestina. Tapi pada tahun 586 SM, Raja Nebukhadnezar dari Babilonia menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Tahun 533 SM, bangunan ini didirikan kembali oleh seorang bernama Zulbabil yang telah bebas dari tawanan Babilonia. Atas kebebasannya itulah, ia membangun kembali Haikal Sulaiman.
Pada tahun ke 70 M, seorang penguasa Romawi menaklukkan Palestina dan membakar serta menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Kerusakan terus-menerus dialami setelah penyerbuan Bangsa Hadriyan. Begitu pula saat kekuasaan Muslim, konon Haikal Sulaiman di hancurkan dan sebagai gantinya didirikan Masjidil Aqsha pada abad ke-7.
Tapi tafsir lain tentang hal ini juga mengartikan Haikal Sulaiman juga sebagai wilayah kekuasan yang luas membentang. Bahkan ada yang menariknya hingga sampai wilayah Khaibar, saat kaum Yahudi diusir di zaman Rasulullah Muhammad. Karena itu, mereka meyakini harus menguasai seluruh dunia, bahkan hingga tanah Khaibar, tempat mereka terusir dahulu karena penghianatanya pada Rasulullah dan piagam Madinah.
Dan untuk itulah mereka bekerja dan membangun, yaitu untuk merebut Haikal Sulaiman dan mendirikan kekuasannya secara nyata, serta mempengaruhi pemerintahan dan kekuasan yang mampu mereka pengaruhi. Dan untuk menebar kekuasaan itu, salah satu rintangan besar yang dihadapi oleh gerakan ini adalah agama-agama, terutama agama Samawi atau agama-agama wahyu, Kristen dan Islam.
Sebelum kaum muslimin sadar tentang bahaya gerakan Freemason, perlawanan terhadap organisasi ini terlebih dulu dilakukan oleh kalangan pemimpin gereja. Perlawanan gereja Katholik ini terjadi karena Freemason telah menjadi organisasi tempat berkumpulnya kaum anti-agama. Dalam sebuah artikel berjudul The Earlier Period Of Freemasonry yang di Mimar Sinan, turki, Freemason disebut sebagai tempat berkumpul para anggota Mason yang mencari kebenaran di luar gereja. Dan ini menjadikan awal abad-18 sebagai tahun-tahun yang penuh pertarungan antara gereja Katholik dengan Freemason di Eropa. Sejak awal berdirinya, Fremason telah menyokong kebebasan beragama, sama persis dengan yang terjadi belakangan ini di berbagai negara, liberalisasi keagamaan.
Freemason berdiri di Inggris secara resmi pada tahun 1717. Tapi tampaknya, sebelum tahun itu pun, Freemasonry telah eksis. Bahkan sejak abad sebelumnya. Tahun 1641, seorang keluarga kerajaan Inggris, Robert Moray tercatat sebagai anggota cabang Freemason di Edinburg, tepatnya 20 Mei 1641. nama lain yang juga tercatat sebagai anggota Freemason sebelum tahun 1717 adalah Elias Ashmole tercatat sebagai anggota Freemasonry di Lanchasire pada 16 Oktober 1646. Dan ia juga salah seorang dari royal family atau keluarga kerajaan.
Dari catatan di atas, sebetulnya bisa ditarik kesimpulan bahwa tahun 1717 hanya tahun pemantapan saja dari tahap-tahap yang telah dilakukan oleh gerakan Freemson. Tahun ini dijadikan sebagai tahun ekspansi untuk melakukan dan menancapkan pengaruh mereka di seluruh dunia.
Tahun 1717 ini dijadikan sebagai tonggak bagi Freemason unuk memulai perangnya yang akan sangat panjang kepada umat beragama dan kepada agama itu sendiri. Seorang kepala gereja protestan di London yang bernama Anderson dan berdarah Yahudi menjadi motor penggeraknya pada 24 Juni 1717. Pada momentum inilah Freemason mendirikan Grand Lodge of England dengan menggabungkan empat lodge menjadi satu.
Banyak sumber Freemason menjelaskan bahwa sejarah berdirinya gerakan ini berakar jauh dan bisa dilacak hingga ke masa Ordo Knight of Templar saat perang Salib di Yerusalem, Palestina. Saat Paus Urbanus II, tahun 1095, usai Konsili Clermont menyerukan Perang Suci atau Crusade dan memobilisasi kaum Kristiani di seluruh Eropa untuk turut berperang merebut Yerusalem kembali dari kekuasaan Muslim. Paus Urbanus II membakar emosi massa dengan cara mengabarkan kabar bohong. Ia mengatakan umat Kristen di Palestina telah dibunuh, dibantai dan dibakar di dalam gereja-gereja oleh pasukan Turki Seljuk yang Muslim. Ia juga membakar kemarahan kaum Kristiani dengan mengatakan bahwa kaum kafir (Muslim Turki, pen.) telah dan sedang menguasai makam Yesus Kristus.
Paus UrbanusII menyerukan agar seluruh pertikaian yang terjadi selama ini antar pemeluk dan kesatrian Kristen harus diakhiri, karena ada musuh yang lebih berbahaya dan harus segera dihancurakan: Islam dan kaum Muslimin. Ia juga mengiming-iming dengan bujukan surgawi, bahwa siapa yang berangkat ke medan perang kan dibebaskan dari seluruh dosa dan di jamin akan mendapat surga. Hasilnya, ribuan kaum Kristiani berangkat menuju Palestina dengan kemarahan. Dan setibanya di sana, terjadi pembantaian besar-besaran atas penduduk Yerussalem dan Palestina.
Selama dua hari penyerbuan terjadi pembantaian yang tak bisa diterima akal sehat dan rasa kemanusiaan. Sebanyak 40.000 penduduk Palestina terbantai. Beberapa sejarawan menggambarkan, saat itu darah menggenangi tanah Yerusalem. Ada yang menyebut darah menggenang setinggi mata kaki, bahkan ada yang menggambarkan darah menggenang hingga lutut manusia dewasa. Tentara berperang dengan motivasi mendapatkan emas dan permata, dan juga banyak para kesatria Prancis tercatat membelah perut korban-korban mereka. Merka mencari emas atau permata yang kemungkinan di telan penduduk Palestina sebagai upaya penyelamatan harta.
Setelah mereka menguasai tanah Palestina, pasukan Salib yang terdiri dari banyak unsur mulai mendirikan kelompoknya masing-masing. Mereka tergabung dalam ordo-ordo tertentu. Para anggota ordo ini datang dari seluruh tanah Eropa, yang ditampung di biara-biara tertentu dan berlatih cara-cara militer di dalam biara tersebut. Dan satu dari sekian ordo yang sangat mencuat namanya adalah Ordo Knight of Templar.
Knight of Templar juga disebut sebagai tentara miskin Pengikut Yesus Kristus dan Kuil Sulaiman. Disebut miskin karena tergambar dari logo yang mereka gunakan, seperti dua tentara yang menunggang seekor keledai. Untuk menunjukkan bahwa mereka miskin, sampai-sampai satu keledai harus dinaiki dua orang tentara Knight of Templar. Bahkan tercatat, mereka dipaksa untuk makan tiga kali saja dalam semingu. Sedangkan nama Kuil Sulaiman mereka pakai karena mereka menjadikan markas mereka yang dipercayai sebagai situs runtuhnya Kuil Sulaiman atau Solomon Temple. Tapi sesungguhnya, pemilihan markas di bukit ini bukan sebuah kebetulan yang bersifat geografis semata, karena para pendiri ordo Knight of Templar sesunguhnya punya cirta-cita sendiri untuk mengembalikan kejayaan dan berdirinya Kuil Sulaiman sebagai tempat suci kaum Yahudi atau tempatnya kaum Mason. Sepanjang bisa terlacak, pendiri ordo ini adalah dua kesatria Prancis, yaitu Hugh de Pavens dan God frey de St Omer. Spekulasi dari kalangan sejarawan mengatakan, bahwa ada darah-darah Yahudi yang mengalir dalam tubuh dan cita-cita para pendiri Ordo Knigh of Templar. Para perwira tinggi Kristen tersebut, sesungguhnya proses convertion yang mereka lakukan hanyalah cara untuk menyelamatkan diri, dan sesungguhnya mereka masih berpegang teguh pada doktrin-doktrin Yahudi, terutama Kabbalah.
Meski mereka menamakan diri sebagai tentara miskin, sesunguhnya mereka tidak miskin sama sekali. Atau setidaknya, masa miskin itu hanya mereka rasakan di awal-awal berdirinya Knight of Templars. Dalam waktu yang singkat mereka mampu menjadi sangat kaya raya dengan jalan melakukan kontrol penuh terhadap peziarah Eropa yang datang ke Palestiana. Salah satunya adalah dengan cara merekrut anak-anak muda putra para bangsawan Eropa yang tentu saja akan melengkapi anak mereka dengan perbekalan dana yang seolah tak pernah kering jumlahnya. Mereka juga disebut sebagai perintis sistem perbankan pertama pada abad pertengahan.
Saat itu banyak orang-orang Eropa yang ingin pindah atau setidaknya berziarah ke Palestina. Dan tentu saja perjalanan yang jauh dari Eropa memerlukan bekal yang tidak sedikit. Ada yang membawa seluruh harta mereka dalam perjalanan, tapi karena tentara Salib disepanjang perjalanan hidup dalam kondisi ayng sangat mengenaskan dan mereka sangat tergiur oleh harta kekayaan, tidak jarang terjadi perampokan bahkan saling bunuh antar orang Kristen disepanjang perjalanan menuju Palestian. Lalu ditemukan cara, para peziarah tidak perlu membawa harta mereka dalam perjalanan. Mereka hanya perlu menitipkannya pada sebuah perwakilan Templar di Eropa, mencatat dan menghitung nilainya dan mereka berangkat ke Palestina berbekal catatan nilai harta yang nantinya akan ditukarkan dengan nilai uang yang sama di Palestina. Gerakan ini banyak didominasi oleh Ordo Knight of Templar yang membuat mereka sangat kaya raya karena mendapat keuntungan dari sistem bunga yang mereka kembangkan. Dan inilah embrio atau cikal bakal perbankan yang kita keanl sekarang.
Markas Knight of Templar di Prancis menjadi rumah penghimpunan harta terbesar di Eropa. Lambat laun mereka menjadi bankir bagi para Paus dan Raja. Bagaimana tidak cepat kaya, setiap tahunyya King Henry II of England mendonasikan uang untuk menanggung biaya hidup 15.000 tentara Knight of Templar dan juga Knight Hospitaler selama mereka berperang dalam Perang Salib di tahun 1170. Untuk menggambarkan betapa besarnya institusi perbankan yang dijalankan Templar, pada saat itu organisasi ini memiliki 7.000 pegawai lebih hanya untuk mengurusi masalah keuangan. Mereka juga memiliki tak kurang dari 870 istana, kastil, dan rumah-rumah para bangsawan yang terbentang dari London hingga Yerusalem.
Karena ordo ini sangat berkuasa, lambat laun mereka mulai menampakkan ciri aslinya, yakni sebagai penganut Mason. Mereka mengembangkan doktrin dan ajaran mistik, juga kekuatan sihir di biara-biara mereka. Mereka memuja setan dan mendatangkan roh-roh untuk berkomunikasi. Apa yang mereka praktikkan ini disebut sebagai Kabbalah, sebuah tradisi mistik Yahudi kuno yang telah berkembang bahkan sejak zaman sebelum Fir’aun.
Mengetahui hal ini, Raja Prancis Philip le Bel, pada tahun 1307 mengeluarkan seruan untuk menangkap dan membubarkan ordo Knight of Templar karena dituduh telah melakukan bid’ah. Dalam perkembangannya, Paus Clement V turut bergabung untuk memerangi kaum Mason ini dengan mengeluarkan kembali vonis inquisisi. Terjadi banyak penangkapan dan interogasi, dan beberapa pimpinan Ordo Knight of Templar yang bergelar Grand Master (penyebutan ini masih dipakai sebagai tingkat tertinggi dalam gerakan Freemasonry sampai sekarang, pen) ikut menjadi korban. Dari beberapa penangkapan dan interograsi didapatkan keterangan bahwa anggota-anggota Templar telah melakukan kejahatan seksual terhadap beberapa perempuan bangsawan, melakukan sodomi, menyembah kucing, memakan daging teman-teman mereka sendiri yang sudah mati. Bahkan salah seorang saksi mata mengatakan, para Templar memperkosa perawan-perawan hingga hamil dan bayinya dibunuh dengan cara yang sadis untuk kemudian di bakar dan diambil minyaknya, dijadikan minyak suci untuk persembahan para pemimpin mereka.
Pada tahun 1307, Raja Philip IV memerintahkan penangkapan Jacques de Molay. Dan setelah melalui penyiksaan demi penyiksaan, de Molay mengakui segala ritual bid’ah yang dilakukan oleh Ordo Templar. Pada tahun 1312, Ordo Knight of Templar dilarang dan dibubarkan. Dan atas perintah Gereja dan Raja , dua tahun kemudian, yaitu pada tahun 1314, para pimpinan Templar dihukum mati, termasuk Jacques de Molay, salah satu Grand Master terpenting Ordo Templar. Jacques de Molay sendiri divonis sebagai heretic (bid’ah) atau kafir dan dihukum dengan cara dibakar hidup-hidup di depan raja Philip IV. Dan sebelum menghembuskan napasnya, de Molay mengeluarkan kata-kata bahwa Raja Philip dan Paus Clement harus mengikutinya, mati, dalam waktu satu tahun. Dan sejarah mencatat, Raja Philip IV meninggal tujuh bulan kemudian, disusul Paus Clement sebulan setelah Raja Philip mangkat.
Setelah itu terjadi pemusnahan besar-besaran, sekali lagi atas kaum Yahudi, dan kali ini bermula dengan kasus Knight of Templar atau kaum Mason. Pemusnahan ini tak hanya terjadi di Palestina, tapi juga terjadi di Eropa. Mereka diburu untuk ditangkap dan dibunuh. Sampai akhirnya mereka berhasil melarikan diri dan mendapat perlindungan dari Raja Skotlandia, Robert The Bruce yang dilantik dan menduduki singgasana Raja pada tahun 1306. Dan di tanah baru ini pula mereka menyusun kekuatan kembali. Dan Skotlandia menjadi salah satu yang menentukan dalam perkembangan gerakan Freemason.
Versi yang lebih tua dari sejarah Freemason adalah kisah yang menyebutkan pembentukan Freemasonry pada zaman Raja Israel, Herodes Agripa I yang meninggal pada tahun 44 Masehi. Freemason pada zaman ini dibentuk untuk membendung ajaran agama yang disampaikan oleh Nabi Isa as. Konon waktu itu namanya The Secret Power atau kekutan yang Tersembunyi.
Tujuan utamanya adalah memusuhi pengikut Nabi Isa, menculik mereka, membunuh, melarang penyebaran agama baru tersebut, termasuk membunuhi baya-bayi Kristen. Tapi, berkenaan dengan segala kesadisan yang dilakukan Herodes ini, para sejarawan dunia, meyakini bahwa hal tersebut hanyalah mitos belaka dalam tradisi agama Kristen. Herodes Agripa I menjalankan segala misi The Secret Power ini dibantu dua pengikut setianya, Heram Abioud sebagai Wakil Presiden gerakan dan Moab Leumi sebagai pemegang rahasia utama gerakan ini. Tapi beberapa anggota Freemason juaga mempercayai dan menarik sejauh mungkin sejarah mereka ke masa lalu, bahkan hingga ke zaman Fir’aun. Itu pula yang menjadi salah satu penjelasan mengapa mereka kerap kali menggunakan simbol-simbol Mesir Kuno dalam tradisi dan aktivitas ritual mereka, seperti penggunaan Dewa Horus, Piramida, Matahari dan berbagai simbol Mesir lainnya. Penggunaan ini bermula dari penggalian Kuil Sulaiman oleh para Templa dan penemuan doktrin dan ajaran Kabbalah yang terus-menerus mereka eksplorasi dan diajarkan dari mulut ke mulut. Penggalian ini begitu serius mereka lakukan sehingga kelak akan mempengaruhi cara pandang kaum Templar dan juga rencana mereka pada kehidupan dunia.
Bahkan yang cukup mengejutkan adalah, dalam manuskrip-manuskrip kuno Mason dikatakan, orang pertama Mason adalah Adam! Kejadian itu berawal ketika Adam dan Hawa memakan daun dari pohon terlarang di taman surga. Daun yang disebut sebagia daun pengetahuan, dan karena itu pula Tuhan mereka melarang mereka memakannya. Dr.Albert Mackei, seorang anggota Mason dengan tingkatan 33 derajat dalam Encyclopedia of Freemasonry manuliskan, daun pengetahuan itu kelak diturunkan pada dua anak Adam dan Hawa, Seth dan Nimrod dengan kisah The Tower of Babel. Kedua anak ini pula menyusun bahasa untuk ilmu pengetahuan yang akan diturunkan kepada manusia-manusia berikutnya. Tapi, dalam perkamen-perkamen tua itu disebutkan bahwa, Tuhan dengan sengaja mengacaukan bahasa manusia yang mengakibatkan rahasia ilmu pengetahuan, yang diturunkan Adam dengan memakan daun dari pohon terlarang, hilang dan tak diketahui manusia-manusia setelah Seth dan Nimrod. Dan itu pula yang menjadi alasan kedua kaum ini memerangi Tuhan.
Bahkan menurut Talmud, setan-setan adalah keturunan dari Adam dan Hawa. Setelah Adam diusir dari surga, ia enggan mencampuri istrinya, Hawa. Dan pada saat itulah, dua setan perempuan mendatanggi Adam yang langsung digauli keduanya oleh Adam. Dalam Talmud disebutkan, Adam menggauli setan perempuan bernama Lelet selama lebih dari 130 tahun lamanya dan melahirkan banyak anak-anak setan begitu pula dengan Hawa selama ditinggal oleh Adam, Hawa juga digauli oleh setan laki-laki dan melahirkan banyak anak setan.

http://sejarah.kompasiana.com/2012/03/14/sejarah-freemasonry/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/4255&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com


          

MARKETING CREDIT SAMARINDA

 Cache   
Samarinda, Kalimantan Timur - Alamat Perusahaan WISMA SIMJl. Kebagusan Raya No. 18 Kebagusan, Jakarta Selatan MARKETING CREDIT SAMARINDA Penjualan dan Pemasaran Penjualan dan Pemasaran * Samarinda IDR ...
          

Branch Administrator (BA) Palangkaraya

 Cache   
Palangkaraya, Kalimantan Tengah - Alamat Perusahaan Branch Administrator (BA) Palangkaraya Administrasi and others Administrasi | Akuntansi, Keuangan | Teknik, Komputer | TI, Administrator | Sekretaris * Pala...
          

MARKETING CREDIT PALANGKARAYA

 Cache   
Karir.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/4753&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com - Palangkaraya, Kalimantan Tengah - Benefit : Gaji pokok , Insentif , Asuransi dan BPJS Tentang Perusahaan PT Swakarya Insan Mandiri PT Swakarya Insan Mandiri (SIM) adalah perusahaan yang......
          

MARKETING CREDIT PALANGKARAYA

 Cache   
Palangkaraya, Kalimantan Tengah - Alamat Perusahaan WISMA SIMJl. Kebagusan Raya No. 18 Kebagusan, Jakarta Selatan MARKETING CREDIT PALANGKARAYA Penjualan dan Pemasaran Penjualan dan Pemasaran * Palangkaraya...
          

Sales Executive - Kalimantan Barat

 Cache   
Kalimantan Barat - Alamat Perusahaan Jl. Siliwangi No.68 Bogor Sales Executive - Kalimantan Barat Penjualan dan Pemasaran Penjualan dan Pemasaran * Prov. Kalimantan Barat IDR 2.211.000 - 3.2...
          

Sales Associate/SPG/SPB Wilayah Balikpapan

 Cache   
Balikpapan, Kalimantan Timur - Alamat Perusahaan Plaza Oleos Lt. 8 JI. TB Simatupang No. 53A, Jakarta Selatan 12520, Indonesia Sales Associate/SPG/SPB Wilayah Balikpapan Fresh Graduate Fresh Graduate * B...
          

Sales Executive - Kalimantan Timur

 Cache   
Kalimantan Timur - Alamat Perusahaan Jl. Siliwangi No.68 Bogor Sales Executive - Kalimantan Timur Penjualan dan Pemasaran Penjualan dan Pemasaran * Prov. Kalimantan Timur IDR 2.747.500 - 3.2...
          

[FOTO] Memilih Busana Serba Putih, Ini Sekitar Majlis Resepsi Ardell Aryana & Nadzmi Adhwa

 Cache   
Selamat melangsungkan perkahwinan pada 1 September lalu. Pasangan merpati dua sejoli, Ardell Aryana dan Nadzmi Adhwa menarik perhatian ramai apabila rakan baik ini akhirnya disatukan selepas 8 tahun berkawan. Bagai pinang dibelah dua, itulah perumpamaan yang boleh digambarkan apabila melihat pasangan ini di majlis resepsi […]
          

Viar Minta Pemprov Jateng Terapkan BBN 0% untuk Kendaraan Listrik

 Cache   

Solopos.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/10913&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, SEMARANG — PT Triangle Motorindo, perusahaan pemegang tunggal merek Viar, meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerapkan Biaya Balik Nama (BBN) 0% untuk sepeda motor listrik. Langkah yang mendukung Program Langit Biru itu telah dicontohkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Jabodetabek atau Jawa Barat. Daerah tetangga Jawa Tengah itu hanya menerapkan 2,5% untuk BBN kendaraan […]

The post Viar Minta Pemprov Jateng Terapkan BBN 0% untuk Kendaraan Listrik appeared first on Solopos.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/10913&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com.


          

Magelang Runner Up Lomba Habitat Jateng

 Cache   

Solopos.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/10919&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, MAGELANG — Keseriusan Pemerintah Kota Magelang mengatasi kawasan kumuh di melalui inovasi Program Kampung Tematik Terpadu dan Hijau (Teduh) membukukan prestasi. Magelang diganjar penghargaan sebagai juara kedua Lomba Habitat 2019 Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Magelang Handini Rahayu melalui keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang yang diterima Kantor Berita […]

The post Magelang Runner Up Lomba Habitat Jateng appeared first on Solopos.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/10919&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com.


          

Digital Channel Forum Vision 2020: grande successo per l’evento di CIPS Informatica

 Cache   

Si è concluso venerdì 4 ottobre con la cena di gala presso il Relais San Clemente di Perugia il Digital Channel Forum Vision 2020 di CIPS Informatica – distributore italiano di prodotti hardware e software specializzato in sicurezza informatica e innovazione dei sistemi informativi con focus sul modello dei Servizi Gestiti – che ha visto […]

L'articolo Digital Channel Forum Vision 2020: grande successo per l’evento di CIPS Informatica proviene da ItaliaTopGames.


          

Financial Accountant - Rocky Mountain Soap Company - Canmore, AB

 Cache   
Act as the Netsuite ERP superuser, trainer and systems administrator; Analyze and report the month-end results including retail stores, departmental and…
From Rocky Mountain Soap Company - Tue, 01 Oct 2019 23:27:36 GMT - View all Canmore, AB jobs
          

Financial Analyst - Rocky Mountain Soap Company - Canmore, AB

 Cache   
Act as the Netsuite ERP superuser, trainer and systems administrator; Analyze and report the month-end results including retail stores, departmental and…
From Rocky Mountain Soap Company - Thu, 26 Sep 2019 17:29:00 GMT - View all Canmore, AB jobs
          

La Ciudad de las Artes y las Ciencias presenta sus novedades para la temporada de otoño

 Cache   
La Ciutat de les Arts i les Ciències de València ha abierto sus puertas a los meses de otoño con un amplio abanico de propuestas que mantienen su línea de "diversión en la divulgación científica" para poder "disfrutar en familia". Así lo ha transmitido el director general de este complejo, Enrique Vidal, quien ha presentado algunas de las novedades de cara a esta temporada entre las que ha destacado la película 'Volcanes' que se proyectará en la pantalla IMAX del Hemisfèric. Este documental narra la formación de la Tierra, así como la evolución de los volcanes a lo largo de la historia desde el Vesubio y sus consecuencias en la ciudad romana de Pompeya, así como los volcanes activos en Indonesia, el lago de lava en Vanuatu hasta los estanques ácidos y géiseres en Etiopía. Un recorrido por estas estructuras geológicas desde las que surgieron los primeros ecosistemas del planeta cómo continúan influyendo en la actualidad. "Son imágenes espectaculares que, gracias al tamaño de estas pantallas, permite quedarse inundado por las imágenes y la historia de los volcanes", ha señalado Vidal. La película cuenta con la participación del fotógrafo de 'National Geographic' Carsten Peter, en las que se muestra los efectos que tienen los volcanes sobre las poblaciones. Además de este documental, por motivo de los 50 años de la llegada del hombre a la Luna, el Hemisfèric también proyecta la película 'Apollo 11. Primeros pasos' en las que se incluyen imágenes originales nunca vistas de la histórica misión espacial llevada a cabo en julio de 1969. La astrofísica tiene también protagonismo en las exposiciones en el interior del Museo de les Arts i Ciències como el caso de la muestra 'Marte. La conquista de un sueño', que permite conocer más sobre el planeta vecino, con piezas reales e interactivos, además de contar con un módulo de realidad virtual 'Misión a Marte'. Gran parte de las propuestas que ofrece la Ciutat de Arts i Ciències de València en la temporada otoñal van dirigidas al público infantil para fomentar entre ellos que se sientan "científicos por un día" y puedan comprender a través de los experimentos y actividades interactivas "todo aquello que ven en sus casas y que hacen sus padres y abuelos en la cocina, y en los que hay un fundamento científico", ha expresado el director general del CAC. Entre los experimentos que se pueden realizar en este complejo están los talleres 'CienciaMix' los fines de semana, así como las sesiones especiales de 'La Ciencia a Escena' que reúnen las mejores experiencias de 'Magia Química', 'Frío, frío', 'aLUZina!, 'Horror al vacío' y también de termografía. Otro de los talleres es el de 'Científico por un día', donde los niños de entre 4 y 8 años se sumergirán en el papel de científico, incluso la sala se convierte en un lugar de experimentación con material de laboratorio. La exposición 'Érase una vez: la ciencia de los cuentos' en el interior de Museo de les Arts i Ciències también está orientada a los visitantes más pequeños, que permite a través de 10 cuentos tradicionales y sus personajes principales, Alicia en el País de las Maravillas, Pinocho o Caperucita, que "ayuda mucho a la divulgación científica", ha indicado Vidal, quien ha reiterado que estas actividades siempre tienen una esencia "de diversión" adaptada a su público. Esta exhibición se desarrolla en diez "libros" gigantes de cada uno de los cuentos representados y organizados alrededor de un "bosque" central que guarda "sorpresas" en las que explorar y escuchar los cuentos tradicionales, así como la capacidad de adentrarse en todas las historias con la presencia de una multitud de módulos interactivos.
          

Commenti su Natale alla Rocca Paolina, il mercatino nella Perugia sotterranea! di Paola

 Cache   
E possibile sapere come partecipare come espositore al natale alla rocca paolina?
          

Peru 100 $ 55.000 Local Alquiler

 Cache   
953
OPENHOUSE ALQUILA flamante local comercial en Ciudad. Ubicación: Calle Perú y San Lorenzo CONSTA DE DOS PLANTAS: PB: MUY AMPLIA IDEAL OFICINAS CON, BOX GRANDE Y BAÑO. PA: CON COCINA, COMEDOR GRANDE, BAÑO, DEPOSITO Y UNA HABITACIÓN PARA MAYOR...
3 baños 320 m² 2 ARS/m²
Thu, 12 Sep 2019 16:51:25 +0200
          

Huile essentielle de Géranium d'Egypte - 10,90 €

 Cache   
thumb

L'huile essentielle de géranium d'Egypte - Pelargonium x asperum est traditionnellement réputée pour ses propriétés : antibactérienne efficace, fongicide puissante, hémostatique remarquable, antalgique, anti-inflammatoire, tonique astringente cutanée. Disponible en flacon de 10 ml.


          

MEN IN BLACK PARTY // Coolio, N-Trance, C-Block, NaNa, B.G.The Prince of Rap 25.10.2019 - 20:00 -

 Cache   

Men in Black – tā nav reperu “cīņa”, tas ir HIP-HOP mūziķu šovs, kuri 25. oktobrī Arēnā Rīga izpildīs savus labākos un populārākos hitus.

Katrs no viņiem savos koncertos piepilda koncertzāles jebkurā pasaules daļā. Šoreiz viņi grandiozā “tusiņā”, Arēnā Rīga, izklaidēs savus fanus ar sirdi plosošiem tekstiem par dzīves “netīro pusi”, par savu attieksmi pret dievu un ģimeni. Un tas viss tiks pasniegts ar mūzikas, dejas un specefektu palīdzību.

COOLIO – hip-hop mūziķis. Slavens kļuva pēc albuma Gangsta’s paradise (1995) iznākšanas, kurš tiek uzskatīts par 90-to gadu gangsteru repa klasiku.

NANA – vācu reperis un dīdžejs. Savās dziesmās viņš stāsta par savu attieksmi pret dievu, par attieksmi pret savu ģimeni, kā arī par tādām tēmām kā rasisms un holokausts.

B.G. THE PRINCE OF RAP – amerikāņu reperis un eurodance stila dejotājs. Viens no tiem izpildītājiem, kurš Vācijā 90-tajos gados bija pie hip-hop deju kustības pašiem pirmsākumiem.

N-TRANCE - britu eurodance grupa. Populāra kļuva 90-tajos gados ar savām kompozīcijām «Set You Free», «Electronic Pleasure», «Turn Up the Power».

C-BLOCK - angliski dziedoša vācu grupa, kura izpilda mūziku hip-hop stilā. Populāra kļuva 90-to gadu otrajā pusē.

Apģērba stils: melns.


          

Koncerts naktī. Mūzika sveču gaismā / Концерт в ночи. Музыка при свечах 26.10.2019 - 20:00 -

 Cache   

Nakts, sveces, soprāns, ērģeles un ģitāra. Unikāls koncerts - Sv. Jāņa baznīcā, noslēpumainā krēslā skanēs klasiskās mūzikas šedevri, simtiem sveču radīs noslēpumainu atmosfēru, un īpaši izvēlēts repertuārs vēl kāpinās iespaidu.
Izskanēs populāras operu ārijas un šidevri ģitārai un ērģelēm. Uzstāsies pazīstami mūziķi - soprāns Jūlija Vasiļjeva, ērģelniece Jeļena Privalova un ģitārists Vladimirs Kudrins.
 

          

Everyone needs to read Greta Thunberg's responses to the rumors and lies about her

 Cache   


Unless you've been living under a rock for the past year, you know who Greta Thunberg is. But depending on your chosen media and information outlets, what think you know about her might be totally false.

I've perused comments on articles about Thunberg's climate change activism and have seen the same false statements about her over and over again. Here are some actual cut-and-pasted comments (misspellings included) from just one article in the past week:


"She is one hell of an actress."

"Greta has mental issues and the adults around her are manipulating her for their own gain."

"This is nothing more than a kid being coached fir a acting career! Lol such a democrat trick!"

"I feel sorry for this girl who is really a victim of child abuse. Who scares their children with all this propaganda?"

"Her parents got 18million for being on TV to say what she said."

"It's not real. That little girl is corporate sponsored."

You get the gist.

Thunberg took to Twitter recently to briefly address her critics, saying they "come up with every thinkable lie and conspiracy theory" and that they "will cross every possible line to avert the focus, since they are so desperate not to talk about the climate and ecological crisis."

"Being different is not an illness and the current, best available science is not opinions," she aded, "it's facts."

RELATED: Greta Thunberg's Greatest Hits: 10 times the teen activist unflinchingly spoke truth to power


Facts appear to elude many, however. I am constantly baffled by how people will repeat things they hear, or state what they think is probably true, without putting forth any effort to discover the truth. This is especially the case for what people think they know about Greta Thunberg.

It's not that hard to research her. Thunberg made the news in Sweden long before she became a globally recognized activist. There are many news articles about her school strike and how she ended up where she is now.

What's extra maddening is that Thunberg herself addressed all of the rumors about her and explained her history way back in February on Facebook, and yet people continue to spew the same falsehoods. The fact that a 16-year-old has to correct adults who should know how to research is sad, but here we are.

First, she explained the origins of how her school strike came about, starting with how she'd won a writing contest about the environment and then had some phone conversations with other activists. They were focusing on other efforts, and Thunberg decided to do her school strike alone. Her parents weren't happy about it and told her at that time that they weren't supportive.

"On the 20 of August I sat down outside the Swedish Parliament," she wrote. "I handed out fliers with a long list of facts about the climate crisis and explanations on why I was striking. The first thing I did was to post on Twitter and Instagram what I was doing and it soon went viral. Then journalists and newspapers started to come. A Swedish entrepreneur and business man active in the climate movement, Ingmar Rentzhog, was among the first to arrive. He spoke with me and took pictures that he posted on Facebook. That was the first time I had ever met or spoken with him. I had not communicated or encountered with him ever before."

She then addressed the rumors about who is "behind" her outspoken activism:

"Many people love to spread rumors saying that I have people 'behind me' or that I'm being 'paid' or 'used' to do what I'm doing. But there is no one 'behind' me except for myself. My parents were as far from climate activists as possible before I made them aware of the situation.

I am not part of any organization. I sometimes support and cooperate with several NGOs that work with the climate and environment. But I am absolutely independent and I only represent myself. And I do what I do completely for free, I have not received any money or any promise of future payments in any form at all. And nor has anyone linked to me or my family done so.

And of course it will stay this way. I have not met one single climate activist who is fighting for the climate for money. That idea is completely absurd.

Furthermore I only travel with permission from my school and my parents pay for tickets and accommodations.

Thunberg went on to explain how she wants people to treat climate change as a crisis because it is a crisis, and that she's really not saying anything new. This is what scientists have been telling us for decades.

"There is one other argument that I can't do anything about," she wrote, "And that is the fact that I'm 'just a child and we shouldn't be listening to children.' But that is easily fixed—just start to listen to the rock solid science instead. Because if everyone listened to the scientists and the facts that I constantly refer to—then no one would have to listen to me or any of the other hundreds of thousands of school children on strike for the climate across the world. Then we could all go back to school."

Welp.

Thunberg also pointed people to her TED Talk in which she explains how her interest in the climate began:

Her own school principal, Sirkka Persson, commented on her Facebook post, writing:

"Greta, being your Principal at school I do not doubt you are writing your own speeches.

All the things you write about in this poster I also get questions about. People often judge others out of their own behavior. So many rumors and so many people who do not know you or your family who think they know how things are and what is best for you. Embarrassing...

Each day I see you at school you give hope and strength to others. You affect people and have an impact on their way of thinking and behaviour. You have definately [sic] got me thinking new thoughts. That is admirable."

RELATED: Greta Thunberg urges people to turn to nature to combat climate change

If people want to argue with the solutions that Thunberg puts forth, that's fine. She's chosen to speak publicly, and her ideas are up for debate. What is not up for debate are the verifiable facts about her history. What's not up for debate is the fact that being on the autism spectrum is not a mental illness. What is not up for debate is the fact that the vast majority of scientists and the world's most renowned professional scientific organizations have all said that climate change is happening, that humans are contributing to faster-than-normal global warming, and that if we don't act to mitigate it, we will face disastrous consequences.

And obviously, the personal attacks need to stop. It's unacceptable for anyone at any age, but to disparage the looks or


          

Indonesia Merayu Pabrik - Pabrik Taiwan untuk Melakukan Perekrutan Langsung TKI Tanpa Agensi dan PJTKI/ Sponsor, Solusi Terbaik Murah Biaya dan Proses Tak Sampai 2 Bulan Terbang

 Cache   
SUARABMI.COM - Skema penempatan di mana pengusaha menanggung sebagian besar biaya mempekerjakan pekerja Indonesia diajukan ke perusahaan lokal oleh Kantor Ekonomi dan Perdagangan Indonesia (KDEI) pada hari Senin kemarin (8/10) dimana hal ini dinilai saling menguntungkan bagi pengusaha dan pekerja. Tatang Budie Utama Razak, kepala Dewan Nasional Indonesia untuk Penempatan dan Perlindungan
          

MVNO Monday: a guide to the week’s virtual operator developments

 Cache   
Peru has a new MVNO in the form of *Cuy Movil*, which launched on 1 October over the *Claro Peru* network. The youth-orientated virtual operator received a licence from the *Ministry of Transport and Communications (Ministerio de Transportes y Comunicaciones, MTC)* back in January 2018, and went on to secure a wholesale deal with Claro in April that year. CEO Mariano de Osma told Gestion.pe#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/24773&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com that he expects the newcomer to sign up 40,000 customers within its first year of operation. Sticking with Peru, *Tuenti Movil*, the *Movistar Peru* sub-brand that launched back in October 2014, will be discontinued as of 13 October. As a result, all 150,000 Tuenti customers will be migrated onto Movistar’s ‘value proposition’ tariff. Luis Villalobos, director of the cellco’s pre-paid segment, commented: ‘Customers and their experience with our services are at the centre of our priorities. In that line, thinking of simplifying the value offer focused on the satisfaction of our users, it has been decided that Movistar is the brand that serves Tuenti customers in Peru.’ *Soy Movil* (legally known as *Telenort Soluciones Integrales*) is the latest virtual operator to enter the increasingly crowded Spanish MVNO market. The Cantabria-based company is offering a dual 4G/fibre proposition, with both services offered over the *Grupo MASMOVIL* network. *edpnet*, a Belgian full-service B2B provider which also has a presence in the Netherlands, has reportedly relaunched its MVNO business over the *Orange Belgium* network, replacing its existing arrangement with *Telenet*. The network switch has been made possible as a result of edpnet’s February 2019 takeover of *Galaxy Group*, a Dutch firm active within the corporate segment. Galaxy Group operates a pair of MVNOs – *Galaxy Mobile Solutions* in Belgium and *Galaxy Business Networks* in the Netherlands – and edpnet has inherited what COO Joachim Slabbaert describes as ‘a very good MVNO contract with Orange’. Over in Hungary, local news portal HWSW reports that *UPC Hungary* stopped selling new mobile products on 1 October, following the telco’s 31 July takeover by *Vodafone Group* – owner of local player *Vodafone Hungary*. Since September 2019 UPC and Vodafone have been offering discounts on fixed/mobile bundles instead, ahead of a planned swap-over from UPC to Vodafone branding, which is expected to take place in April 2020. TeleGeography notes that UPC Mobil launched in November 2014 and claimed around 120,000 subscribers as of 30 June 2019. Meanwhile, the shutdown of *Cyta Mobile* in Greece has been postponed from 30 September 2019 until 31 October 2019 ‘in order to better serve former Cyta customers’, new owner *Vodafone Greece* has announced. The move follows the EUR117 million (USD152 million) takeover of Cypriot-owned alternative fixed line and broadband operator *Cyta Hellas* by Vodafone in July 2018. Cyta Hellas, which launched its Cyta Mobile MVNO service in July 2014, using the network of its now-parent Vodafone Greece network, represented one of the country’s few notable MVNOs. In an article published by the News Corp Australia Network last month, a pair of the country’s newer MVNO entrants have issued updates regarding their respective subscriber uptake. *Pennytel*, which targets regional Australia, with a particular focus on the over-50s market, has notched up 10,000 customers since its February 2018 relaunch over the *Telstra* network. Meanwhile, *Moose Mobile*, which targets the youth segment with refurbished handsets, has signed up 35,000 users since it launched over the *Optus* network in May 2017. Moose Mobile chief executive officer Dean Lwin commented: ‘Consumers haven’t heard of these smaller brands, so they don’t trust them, but if you look for deals with no contract term there’s really nothing to lose, except the chance to save some big money.’ US mobile giant *Sprint* has informed Fierce Wireless that by mid-September its 5G network was made available for MVNO use in Chicago. Going forward, by end-October the cellco expects to have 5G activated for MVNOs in all nine of its operational 5G markets, which also include Los Angeles, New York and Washington, DC. Kosovo’s telecoms watchdog the *Regulatory Authority for Post and Electronic Communications (Autoriteti Rregullator i Komunikimeve Elektronike dhe Postare, ARKEP)* has ruled that subscribers to services provided by MVNO *Dardafon*, which operates under the *Z Mobile* brand, will be transferred to network host *Telecom Kosovo (TK)*, along with the numbering resources currently assigned to the reseller. The handover is due to take place at the end of a 120-day transition period following TK’s decision in July this year not to renew its MVNO agreement with Z Mobile, with which the state-owned telco is embroiled in a prolonged legal dispute. ARKEP explained its decision, stating that it sought to ensure that customers would not have their service interrupted. According to TeleGeography’s GlobalComms Database, Z Mobile claimed 234,480 subscribers at the end of June 2019, equivalent to around 12.5% of the total mobile market at that date. Finally, the *Danish Energy Agency (DEA, or Energistyrelsen)* has approved a request by *Lebara Denmark* to apply a roaming surcharge to its customers in order to cover any potential losses when its customers roam in the EU. The watchdog cites ‘special and exceptional circumstances’, namely the fact that the MVNO has documented a ‘negative retail roaming profit of more than 3%’ since the rule change. Since 15 June 2017 telecoms companies have not been able to legally charge for roaming in the EU, and consumers therefore pay the same price for using their mobile phone in other EU countries as they do at home. We welcome your feedback about *MVNO Monday*. If you have any questions, topic suggestions, or corrections, please email *editors@commsupdate.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/24773&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com* TeleGeography’s GlobalComms Database is now home to the telecoms industry’s fastest-growing collection of MVNO data, covering more than 90 countries and 1,000 virtual operators. If you would like to find out more, please email *sales@telegeography.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/24773&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com*
          

Tabarez: Rushed to think Suarez´s Uruguay career is over

 Cache   

Uruguay head coach Oscar Tabarez said it is premature to think Luis Suarez’s time with the national team is over. Suarez – who has earned 111 Uruguay caps – will miss international friendlies against South American rivals Peru on October 11 and 15 to undergo medical treatment in Barcelona. The 32-year-old forward was named in the […]

The post Tabarez: Rushed to think Suarez´s Uruguay career is over appeared first on Soccer News.


          

Democracia Digital organiza el “Perú: Multi-Stakeholder Forum” de la ONU

 Cache   
Alrededor de 30 expertos y altos funcionarios participaron en el “Perú: Multi-Stakeholder Forum”, realizado el  miércoles 18 de setiembre de 2019 en la ciudad de Lima a fin de deliberar en torno al Informe “La era de la interdependencia digital”, elaborado por el Panel de Alto Nivel sobre la Cooperación Digital del Secretario General de la Organización de las Naciones Unidas (ONU), Antonio Guterres.

El Forum fue organizado por Democracia & Desarrollo Internacional (D&D Internacional), en el marco de su Programa Democracia Digital, junto a la Fundación Konrad Adenauer en el Perú.

Tras la reflexión y discusión, se elaboró un Informe el cual será alcanzado a las altas autoridades de la ONU.

Se pueden ver las fotos oficiales en: https://bit.ly/2o2#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/25976&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comLHAq

El video resumen pueden apreciarlo en nuestro canal institucional de YouTube: https://youtu.be/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/25976&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comHHNQatV3GPY

#PERUdigicoop
#DigitalCooperation
#DemocraciaDigital













          

BI: Mastercard dan Visa Wajib Ikuti Aturan GPN

 Cache   
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menegaskan tidak ada kelonggaran aturan Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) yang diberikan bagi dua perusahaan pembayaran asing asal Amerika Serikat yaitu Mastercard dan Visa....
          

LTV Direlaksasi, BCA Targetkan Pertumbuhan KPR 8 Persen

 Cache   
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku tak memasang target tinggi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada tahun ini. Perusahaan menargetkan pertumbuhan KPR sebesar 7-8...
          

THE LAST WEEK AT THE CFZ-USA BLOG

 Cache   
CFZ-USA

  • RUSSIAN CHUPACABRA?
  • BIGFOOT'S FOOD
  • DOGMEN FIGHT
  • LANGUAGE OF BATS
  • COSMIC STRUCTURES IN THE INFANT UNIVERSE
  • ANAYE - CREATURE OF NAVAJO LEGEND
  • BIGFOOT WEEKEND COMING
  • LIFE ON MARS?
  • BIZARRE ENCOUNTERS
  • HORN OF THE UNICORN
  • FAERIE GUARDIAN DOGS
  • GIRT DOG OF ENNERDALE
  • PIRANHA IN BRITISH COLUMBIA
  • YELLOW CARDINAL IN ALABAMA
  • SOUTH AMERICAN LAKE CREATURE
  • MOMO - MONSTER OF MISSOURI
  • BIGFOOT INCIDENTS
  • CFZ NEWSLETTER
  • NEW EPISODE OF CFZ TV SHOW
  • MICHIGAN SHADOW CREATURES
  • GIANT SKELETONS OF ECUADOR
  • BOBO THE SEA MONSTER
  • NEW ZEALAND'S BIGFOOT
  • BIGFOOT IN SOUTH MONTANA
  • VIRGINIA HILLS: TOP FIVE MONSTERS
  • SCARY DOGMAN ENCOUNTER
  • VERMONT WEREWOLF LEGEND
  • HUMANOID IN LONDON PARK
  • NEW WORM DISCOVERED
  • ALLEGED PHOTOS OF NESSIE
  • 60' SNAKE
  • STRANGE MAN IN NATIONAL PARK
  • ABDUCTION IN JAPAN
  • MODERN DAY GIANTS
  • WAITOREKE - A KIND OF OTTER?
  • ALABAMA WHITE THANG
  • DOG BEER
  • UFO RESEMBLES SNAKE IN SKY
  • WATERBOBBEJAN
  • BIGFOOT IN THE WATER
  • LOCH NESS MONSTER SIGHTINGS
  • LITTLE PEOPLE ENCOUNTER
  • WAS THIS A UNICORN?
  • GEORGIA INVADED BY LARGE LIZARDS
  • WORLD RABIES DAY
  • DENISOVAN INFORMATION
  • DOGMAN IN PENNSYLVANIA
  • ANOTHER ROSALES PUBLICATION
  • HORSE-EELS OF IRELAND
  • NEW SPECIES OF CROCODILE IDENTIFIED
  • CHASED BY BIGFOOT?
  • SQUID-LIKE CREATURE IN INDIANA
  • LA LECHUZA
  • WAS THIS A BIGFOOT?
  • HOMBRE RANA
  • CCOA - SPIRIT CREATURE OF PERU
  • 15 URBAN LEGENDS
  • AMAZON FIRES: FIRMS WARNED
  • BLACK-EYED KIDS
  • HORRIFIC TALE OF UNKNOWN CREATURE OR CREATURES
  • TIMEWARP OR WHAT?
  • TUTTLE BOTTOMS MONSTER
  • SHARED EVOLUTION OF THYLACINE AND WOLF
  • CLIMATE CHANGE ACTIVISTS
  • "RIVER MONSTER" WAS AN AIRBAG
  • QINGHAI LAKE MONSTER
  • PREHISTORIC BABIES FED ANIMAL MILK
  • BLACK-EYED PEOPLE
  • WEIRD BEING IN PERU
  • FLYING FIENDS OF MEXICO CITY
  • LAKE UTOPIA MONSTER
  • WAS THIS A BLACK COUGAR?
  • GOATS UNDERSTAND HUMAN EXPRESSIONS
  • BIGFOOT TRIBE AND GRANPA
  • MAN REUNITES WITH GORILLA
  • ROBERT KIRK AND THE FAIRIES
  • MOTHMAN FESTIVAL:

  • MISSOURI WOODS INCIDENT

  •           

    You got Street Samurai Weapons in my GURPS Space?! - Yes please

     Cache   


    I just picked these two classics up for a great price. With new gaming books today going for such high prices it is nice to find some bargains from back in the day. I want to thank Samwise Seven RPG for getting GURPS Space back on my radar. GURPS Space will add some nice options to my current SWN Campaign.  I used to have several of the GURPS books years ago, but downsized my collection collection many years ago.
     I remember reading/perusing the original Street Samurai Catalog at Walden's Books in the Mall back in the day but I never owned it, Shadowrun was one of the few RPG's we never really played around here, although I gave the game a spin in college.  However, with my current Stars Without Number Campaign going so well, I see both of these products getting some use at my game table. Revised SWN is awesome, but the weapons in the core rules are a bit bland. I love weapons and gear books, so Street Samurai Catalog will see some conversions to SWN stats while GURPS Space has lots of interesting options and I can easily working into my SWN Campaign. I just love mixing and matching stuff in my OSR games!
              

    Bambina di 6 anni affetta da malaria: ricoverata all'ospedale di Perugia, è in prognosi riservata - PerugiaToday

     Cache   
    1. Bambina di 6 anni affetta da malaria: ricoverata all'ospedale di Perugia, è in prognosi riservata  PerugiaToday
    2. E’ risultata positiva alla malaria, bambina di 6 anni ricoverata: «Condizioni stazionarie»  Umbria 24 News
    3. Bimba di 6 anni colpita dalla malaria  Corriere dell'Umbria
    4. Perugia, bambina di 6 anni colpita dalla malaria  Il Messaggero
    5. E’ risultata positiva alla malaria: bambina di 6 anni ricoverata. Febbre alta, non rispondeva agli antibiotici  Umbria 24 News
    6. Visualizza copertura completa su Google News

              

    [Track of The Day] Crack Cloud - The Next Fix

     Cache   
    A la lecture de quelques reports de la dernière édition de la Route du Rock, il semble qu'un groupe ait notamment fait sensation : Crack Cloud.

    Passé par Lyon il y a quelques semaines dans la salle du Périscope (et que j'ai évidemment raté), Crack Cloud est un collectif canadien de Vancouver qui a une prédisposition pour le post-punk arty autant que dégingandé, presque rêche et minimaliste. C'est en tout cas ce que laisse à penser la compilation de leurs premiers Ep qu'ils ont sorti l'an passé, sobrement intitulée 'Crack Cloud'.

    L'écoute de The Next Flix, un de leurs derniers singles en date, est assez surprenante. Écrite en l'hommage de tous leurs amis suicidés ou morts d'overdose, cette chanson s'éloigne du post-punk et plonge dans une sorte de funk, où l'on trouve samples, ambiance à la cLOUDDEAD (ou plus généralement toute la clique d'anticon du début des années 2000), trompette déchirante et chœurs pop. Sans conteste une des chansons de l'année, The Next Fix impose même quelque part Crack Cloud comme une version 2019 - et canadienne - de The Avalanches. A suivre de près.

    Album : -
    Année : 2019
    Label : Meat Machine Records


    En écoute dans les playlists Spotify et Deezer à gauche

    En plus des playlists Spotify et Deezer (colonne de gauche de ce blog), The Next Fix de Crack Cloud est également en écoute via son clip ci-dessous :


    Second extrait de leur série 'Pain Olympics' (qu'est-ce donc ? Toute la question est là), voilà Crackin Up de Crack Cloud :




              

    NochaID : Anime Loverz App

     Cache   
    Jadikan NochaID sebagai aplikasi untuk semua penggemar Anime.

    Fitur:

    Couple
    - Chat (Personal)
    - Gallery Couple

    Anime
    - Chat (Public)
    - Search Anime & Character (By MAL)
    - Site Download (List Situs Penyedia Download Anime)
    - My Collection (Personal Gallery Photo)
    - My Favorite (Anime & Character)

    Event
    untuk melihat informasi event anime yang akan di adakan.

    Custom Theme
    kamu bisa menyesuaikan tema bubble chat, font chat, dan gambar background aplikasi sesuai keinginan.

    And More Feature Coming Soon...


    DISCLAIMER:

    ID: Aplikasi ini dibuat oleh penggemar Anime, dan tidak resmi. Konten dalam aplikasi ini tidak berafiliasi dengan, didukung, disponsori, atau secara spesifik disetujui oleh perusahaan mana pun. Semua hak cipta dan merek dagang dimiliki oleh pemiliknya masing-masing. jika kami melanggar hak cipta, beri tahu kami dan itu akan dihapus sesegera mungkin.

    EN: This app is made by anime fans, and it is unofficial. The content in this app is not affiliated with, endorsed, sponsored, or specifically approved by any company. This app is mainly for entertainment and for all anime fans to enjoy these anime. All copyright and trademarks are owned by Reviews their respective owners. if we are in breach of copyright, please let us know and it will be removed as soon as possible.

    NOTE: This is an Unofficial App. All trademarks and copyright protected to the respective owners. Content compiled from various internet sources.
              

    Comment on APFS Enumeration Performance on Rotational Hard Drives by Nathan

     Cache   
    @Sören See, I totally get the use case for snapshots as "backup for potentially failed/buggy upgrades". Windows has been offering something like that for ages. It makes total sense for Apple to have added that feature as an obvious end user advantage. I also get your point about tape backups. Something akin to "If I think hard drives with APFS are slow, try recovering from tape sometime!" Yeah, it is a pain. An old job had me dealing with tape backups and while I can understand the potential benefits, we migrated to redundant local backups with rotatable offsite backups, all hard drive based. We could buy bunches of drives for redundancy while still saving money and backup/recovery was much faster. There was no real advantage of tape for this particular client, thank goodness we could ditch it. This point here is intriguing: <blockquote>I moved to Synology last year, and it wasn’t really that hard. Not quite user-friendly, but also nowhere near compile-your-kernel levels of frustration.</blockquote> I have done something similar for myself and family with home servers with attached drives and routers with attached drives, respectively. While I prefer the former, the latter also functions nicely and is much simpler configuration wise in some ways. Either seems to work well enough, but I do not really expect the average person to do the same as there was not much hand holding with getting everything configured. Sure, I like to read the <a href="https://wiki.archlinux.org/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/32429&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com">Arch Linux wiki</a> and peruse <a href="https://forum.dd-wrt.com/php#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/32429&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comBB2/">DD-WRT forums</a>, these are admittedly stranger hobbies. Thanks for the thoughts!
              

    Kroton cria nova holding para administrar 4 unidades de negócios

     Cache   
    Cogna Educação irá supervisionar empresas focadas no ensino superior e no ensino fundamental e médio, como parte de uma remodelação organizacional. A empresa de educação Kroton está criando uma holding para supervisionar quatro empresas focadas no ensino superior e no ensino fundamental e médio, como parte de uma ampla remodelação organizacional. A holding, Cogna Educação, será liderada pelo presidente-executivo Rodrigo Galindo, que disse a investidores e analistas durante evento em São Paulo que o grupo "tem muito espaço para crescer" frente à participação atual de 3,9% no mercado educacional do país, avaliado em R$ 174 bilhões. As ações da Kroton serão negociadas sob um novo código - COGN3 - a partir de 11 de outubro. No próximo ano, a holding também lançará um fundo de capital de risco com foco em educação, a Cogna Ventures, composta exclusivamente por seus próprios recursos. "Este fundo de capital de risco investirá em participações minoritárias, parcerias, sempre buscando soluções disruptivas que possam ajudar uma das quatro empresas do grupo", afirmou Galindo. Ainda não há definição sobre o tamanho do fundo ou as metas em potencial, de acordo com ele. As atividades de ensino superior da empresa, que incluem mais de 800 mil estudantes em 176 unidades e 1.410 polos de ensino à distância, continuarão operando sob a marca Kroton. "Nossa participação de mercado neste segmento é de apenas 9,1% e vemos potencial para crescer ainda mais organicamente ou por meio de aquisições", disse o CEO, acrescentando que a geração de caixa da Kroton está começando a melhorar e que a divisão provavelmente continuará sendo a maior da holding nos próximos cinco anos ou mais. A Saber, outra unidade da Cogna Educação, oferece ensino fundamental e médio, segmento em que o grupo tem uma participação de 1,2%, com planos de retomar aquisições e novos projetos assim que a nova estrutura organizacional estiver operando com eficiência. "Gostaríamos de retomar (aquisições e greenfields) no próximo ano, mas não estabelecemos um prazo e o gatilho será termos uma plataforma bem azeitada", afirmou Galindo. Uma terceira divisão, a Platos, atenderá clientes corporativos no ensino superior, enquanto a quarta, Vasta Educação, ajudará as escolas primárias e secundárias particulares a gerenciar suas operações, com materiais didáticos e sistemas de ensino. Para Galindo, a Platos e a Vasta Educação têm potencial para expandir operações para outros mercados da América Latina, incluindo Peru, Colômbia e México, embora o foco deva continuar no Brasil a médio prazo. Sob a nova estrutura da holding Cogna, acrescentou, todas as quatro unidades terão mais autonomia para administrar negócios e seus resultados serão publicados separadamente a partir do primeiro trimestre de 2020. "Diferentes estratégias podem ser adotadas e estamos abertos a todas as possibilidades que possam gerar valor", afirmou Galindo quando perguntado se algumas das unidades poderiam considerar uma oferta inicial de ações (IPO) no exterior ou a entrada de fundos de private equity em sua composição acionária. Como parte da reestruturação organizacional, os acionistas da Cogna Educação votarão em 18 de novembro a indicação de três novos membros do conselho de administração, incluindo Galindo. A ação da Kroton acumula valorização de 23% até agora em 2019.
              

    Arkkitehtuurin Finlandia -palkinto Käärmetalon peruskorjaukselle

     Cache   
    Arkkitehtuurin Finlandia -palkinnon 2019 saa Käärmetalon peruskorjaus. Helsingin Käpylään vuonna 1951 valmistunut Käärmetalo on Yrjö Lindegrenin merkittävimpiä suunnitelmia.Peruskorjauksen suunnittelusta vastasi Kati Salonen ja Mona Schalin Arkkitehdit Oy. Voittajan valitsi kuvataiteilija, kirjailija...
              

    Cientista brasileira cria projeto para levar o conhecimento a regiões carentes do planeta

     Cache   
    Atividades do projeto Amanar (Foto: GalileoMobile )

     

    A astrofísica brasileira Patrícia Spinelli se uniu a colegas pesquisadores em todo o mundo para fundar em 2009 um projeto itinerante que leva conhecimentos científicos até comunidades periféricas, rurais ou que vivenciam diferentes tipos de conflitos. 

    Chamado de GalileoMobile, a iniciativa já foi até aldeias indígenas no Acre, Rondônia e Bolívia, e já passou por comunidades e instituições escolares de países como Índia, Uganda, Chile e Peru. A próxima parada neste mês de outubro será para atender refugiados sarauís em um campo localizado em Tindouf, na Argélia. Esse grupo de pessoas foi afetado pela Guerra do Saara Ocidental, que durou de 1975 a 1991: até hoje, o Saara Ocidental é considerado um território não-autônomo e vive sob a administração do Marrocos. 

    A ação do grupo de cientistas no campo de refugiados é chamada de Amanar e ocorre em parceria com a Associação Canária de Amizade com o Povo Sarauí ( ACAPS) e com o Instituto de Astrofísica de Canarias (IAC). Voluntários levam telescópios, material didático e fazem oficinas e palestras sobre ciência com pessoas de diversas faixas etárias.

    Projeto Amanar (Foto: GalileoMobile )

     

    “Normalmente os grupos de refugiados recebem outro tipo de assistência, é muito difícil observamos essa inclusão a partir da ciência”, comenta Spinelli, em entrevista à GALILEU.

    Ela conta que o Amanar já passou por uma etapa anterior, que ocorreu de julho a agosto deste ano e ocorreu nas Ilhas Canárias, arquipélago espanhol que fica no Oceano Atlântico, próximo à costa noroeste da África.

     

    Durante o verão europeu, as crianças dos campos de refúgio sarauís viajam da Argélia até essas ilhas para se hospedarem em casas de famílias espanholas, onde recebem comida, brinquedos, roupas e ajuda financeira.

    Os cientistas participantes do Amanar aproveitam então o período de intercâmbio para planejarem não apenas as palestras, mas também observações em telescópios no arquipélago, que é reconhecido pelos observatórios do Instituto de Astrofísica das Canárias (IAC) por ser ideal para a visualização de estrelas e constelações.

    Observações do ceú durante o projeto Amanar (Foto: GalileoMobile )

     

     

    Astronomia pela paz
    Outro projeto que foi desenvolvido este ano pela GalileoMobile é o Columba-Hypatia, que leva astronomia até a Ilha do Chipre, localizada a leste do Mar Mediterrâneo, ao sul da Turquia. O local é divido por um conflito étnico que separa a parte sul, habitada por cipriotas gregos, e a região norte, onde fica a comunidade cipriota turca.

    As Nações Unidas (ONU) criaram no local uma zona neutra, a partir de uma missão de paz que se iniciou em 1964. Mas, segundo relatório recente do secretário-geral da ONU, António Guterres, apesar da situação estar estável, a tensão entre os grupos está sempre presente.

    Atividade durante o projeto  Columba-Hypatia (Foto: GalileoMobile )

     

    Spinelli explica que para viabilizar o Columba-Hypatia na região cipriota foi necessário um processo diplomático intenso com ambas as partes que administram a ilha. Para conciliar diferenças, os voluntários do projeto realizam oficinas de astronomia com crianças das duas origens culturais. Há tradutores no local para facilitar o diálogo e os materiais didáticos fornecidos são todos traduzidos.

    “Colocamos as crianças para falarem sobre coisas que elas têm em comum, sempre utilizando o céu como referência”, conta a astrofísica. “Afinal o céu que elas observam é o mesmo. É sem fronteiras, pois não vemos nenhuma linha que divide o céu”.

    Todos os projetos da GalileoMobile dependem de doações provenientes de editais de cada localidade e de financiamento coletivo, além de patrocinadores - o maior deles é a União Astronómica Internacional (UAI). Para fazer uma doação ou ser voluntário em outros programas ou nas próximas ações do Amanar ou do Columba-Hypatia, entre em contato no site do GalileoMobile.


              

    Entenda a importância do estudo que rendeu o Nobel de Medicina de 2019

     Cache   
    Imagem de um conjunto de células humanas (Foto: Wikimedia Commons)

     

    Anunciado na manhã desta segunda-feira (07), o Prêmio Nobel de Medicina e Fisiologia foi concedido a William Kaelin, Sir Peter Ratcliffe e Gregg Semenza. Os estudos dos pesquisadores focam na regulação celular do oxigênio disponível.

    "Graças ao trabalho inovador desses ganhadores do Nobel, sabemos muito mais sobre
    como diferentes níveis de oxigênio regulam processos fisiológicos fundamentais", disseram os porta-vozes da academia responsável por conceder a honraria, em comunicado.

     

     

     

    O oxigênio é essencial para a vida como conhecemos, mas, como qualquer outra substância, sua presença no organismo deve ser equilibrada, pois tanto sua falta quanto seu excesso podem ser prejudiciais para os seres vivos. E é justamente isso que as pesquisas dos vencedores do Nobel investigaram. 

    As descobertas foram realizadas na década de 1990, mas as honrarias só foram concedidas agora. Essa demora é natural, pois a Assembléia do Nobel geralmente espera os desdobramentos de uma determinada pesquisa para, então, conceder o prêmio. De acordo com Ralf Pettersson, ex-presidente da o comitê de seleção do Nobel, eles esperam para conceder o prêmio no "ano em que todo o impacto da descoberta se torna evidente".

    Prêmio foi dividido entre dois americanos e um britânico, William Kaelin, Sir Peter Ratcliffe e Gregg Semenza (Foto: Reprodução The Nobel Assembly at Karolinska Institutet)

     

    Aplicações
    O comitê do Nobel explicou que as pesquisas têm diversas aplicações, sendo a principal no tratamento de anemia. Em ambientes com menos oxigênio atmosférico, o corpo é forçado a produzir mais glóbulos vermelhos, para que sejam transportados em maior quantidade (para quem não sabe, os glóbulos vermelhos são responsáveis por transportarem o oxigênio pelo nosso corpo). É por isso, por exemplo, que um brasileiro que viaje a uma cidade de alta altitude no Peru ou na Bolívia tem mais dificuldades de respirar: como por aqui temos mais oxigênio atmosférico, precisamos de menos glóbulos vermelhos  para regular a presebla da substância em nosso organismo.

    Entretanto, depois de um tempo, o corpo se adapta aos ambientes com menos oxigênio disponível por meio da produção de mais glóbulos vermelhos. Gregg Semenza, professor da Universidade Johns Hopkins e um dos ganhadores do Nobel contribuiu justamente nesse aspecto científico: descobriu quais proteínas (complexo HIF) induzem os genes a produzirem mais hemácias (como tão são chamados os glóbulos vermelhos). 

    "É um mecanismo fisiológico básico que nos permitiu colonizar a Terra em altitudes diferentes, porque os níveis de oxigênio variam em altitudes diversas. É um sistema exigido para que o corpo funcione normalmente", explicou Patrik Ernfors, um dos membros do comitê do Nobel, em comunicado.

    Representação artística das hemácias (Foto: Pixabay)

     

    Já Sir Peter Ratcliffe, diretor de pesquisa clínica no Instituto Francis Crick, em Londres, estudou a relação entre esses genes e a quantidade de oxigênio existente no ambiente. Ele chegou à mesma conclusão que seu colega Semenza: essas proteínas existiam em todos os tecidos, e não apenas nos rins, onde o hormônio que leva à produção de células vermelhas é produzido.

    Foi aí que o professor da Faculdade de Medicina Universidade de Harvard, William Kaelin Jr., entrou na questão. Sua pesquisa relacionava a presença dos genes mutantes que causam a doença de von Hippel-Lindau (VHL) e o aumento da vulnerabilidade a certos tipos de câncer.

    Kaelin percebeu que o gene ligado à doença estava, de alguma forma, envolvido na resposta celular à falta de oxigênio, mas ele não entendia como. Foi só quado os estudos dos três se reuniram que eles perceberam como os níveis de oxigênio regulavam a interação entre o VHL e o HIF.

    “Graças a essa pesquisa, sabemos muito mais sobre como os diferentes níveis de oxigênio afetam os processos fisiológicos em nossos corpos. Isso tem implicações enormes para tudo, desde a recuperação de lesões e proteção contra doenças, até a melhoria do desempenho em exercícios”, explicou Bridget Lumb, presidente da Sociedade de Fisiologia do Reino Unido, de acordo com o The Guardian.

     


              

    CC110110848 Perugia (PG) Terreno in Vendita

     Cache   
    TERRENO IN ZONA D2 DI 3800 MQ IN VENDITA A 88000 A RESINA. SUPERFICIE EDIFICABILE REALIZZABILE: 1900 MQ. PER INFORMAZIONI CONTATTARE L`AGENZIA CENTRO SERVIZI IMMOBILIARI AL NUMERO 3357754960...
    Locali: 1 Mq: 3800 Euro: 88000 Data: 2017-1-30
              

    Tutkimus: Naiset eivät ole niin narsistisia kuin miehet

     Cache   
    Useiden tutkimusten tarkastelun perusteella miehet ovat naisia narsistisempia. Buffalon yliopiston tutkijat ovat 31 vuoden edestä tutkimuksia meta-analyyttisesti tarkasteltuaan tulleet siihen tulokseen, että miehet ovat naisia narsistisempia. Newserin mukaan tutkijat perehtyivät 355 tutkimukseen, jotka sisälsivät tuloksia 475 000 osallistujalta. Tutkijoille ilmeni, että heidän tarkastelun johtopäätös piti paikkansa huolimatta iästä tai sukupolvesta. Tutkijat jakoivat narsismin kolmeen osa-alueeseen, […]
              

    Art of Entertaining, Uarda Temple No. 24, Daughters of the Nile, Utica N.Y., Recipes and Rules of Etiquette and Attire, 1935 Vintage Book by ProfessorBooknoodle

     Cache   

    35.00 USD

    "The Art of Entertaining" is a rare book of etiquette for entertaining published by The Uarda Temple Number 24, Daughters of the Nile in Utica New York, in 1935. It is an oversize paperback format, held together by a string tie. It presents detailed instructions for "putting on the ritz" for all sorts of occasions, including weddings, bridge parties, afternoon teas, luncheons, formal dinners, birthdays, holidays etc. The book includes recipes, table settings, proper attire for women and men. Considerable attention is devoted to weddings.

    The book starts out with a handsome photograph portrait of Mrs. Mary Hesse, Honorary Past Queen. then there is a rather detailed page explaining the purpose and origin of the Daughters of the Nile (they are a service group for women associated with the Shriners.)
    The guides for each occasion obviously assume the ladies would not have needed cooking recipes for most of the various meals described; but towards the back of the book are a number of dessert recipes which seem to me to be very tempting! As mentioned above, there are a considerable number of pages devoted to weddings. Perusing through it all , it seems weddings were very complicated! Proper wedding anniversary gifts are discussed.
    The attire instructions for women and men are particularly interesting. Times have changed!

    There are a goodly number of period advertisements from various local businesses , a few which still seem to be in existence. It is a particularly nice bit of local memorabilia. Perhaps you have a family member, relative or friend who was a member.

    TITLE : The Art of Entertaining
    AUTHOR / EDITOR : Unstated [ M. F. Shelby ?] The preface informs us that the book was compiled under the guidance of Miss Mary Wells, "formerly of the 'Chicago Herald' and 'Examiner Magazine'... and World Traveler"
    IMPRINT : Uarda Temple Number 24, Daughters of the Nile
    PLACE : Utica NY
    DATE : © 1935 by M. F. Shelby
    EDITION : Unstated ... Likely First Edition
    STATUS : OP — Out of Print ... RARE

    Oversize paperback; contains illustrations consisting of photographs and line drawings;
    44 pages; 7 3/4" x 10 1/2"; pictorial, textured blue wraps, bound with a string tie. Illustration and decorative embellishment on front cover is printed in green and black. The rear exterior has advertising, as do both the front and rear interior of the covers. Other period advertising is scattered through the book.

    CONDITION ... This is a previously owned book which remains clean and presentable, with the following imperfections and particulars noted:

    No ownership signatures or labels. No bookplate.

    EXTERIOR — Modest weathering and fading along spine, and edges; a small stain displays at the top edge of the front cover near the spine; two other small small discolorations appear on the rear cover; corner tips are softly bumped (this follows mildly through the entire book, and also includes a few creased corner tips. )
    BINDING — The string is holding nicely and no leaves are detached or loose.
    INTERIOR — Clean and attractive throughout with no writing or markings.


              

    Is It Better To Use Wi-Fi (WiFi) Channel With A High Frequency?

     Cache   

    If you are facing some issues with your personal wireless router, then you should change the settings in order to improve your wireless router performance, for instance choosing the different channel. But are some channels inherently betters than others? Check out the SuperUser Q&A post has the answer to a curious reader’s question. SuperUser’s Question […]

    The post Is It Better To Use Wi-Fi (WiFi) Channel With A High Frequency? appeared first on .


              

    How Do Web Servers Know Whether You Are Using Direct IP Address Access Or Not?

     Cache   

    We usually type the website’s URL (Address of a website) in the address bar when we want to visit any specific website. But would a web server actually “Know” if we used direct IP address instead? The SuperUser Q&A forum has posted the answer to a confused reader’s question. The Question: SuperUser reader Joseph want […]

    The post How Do Web Servers Know Whether You Are Using Direct IP Address Access Or Not? appeared first on .


              

    Session: Dungeon Alliance:: Discovering the Fate of the Lost Alliance - my 1st solo campaign (part four)

     Cache   

    by jhaelen

    Game Four:

    Originally, Bartholomew (#18), the Gnome Rogue’s main motivation for founding the alliance had been to search the Slayer’s Dungeon for the remains of the Lost Alliance’s members in order to liberate them from their possessions. But after they’d unexpectedly found a means to bring one of them, Shoktor the Transmuter, back to life, he had quickly become an important ally and friend. And as the group followed the tracks of the Lost Alliance and learned more about their fate, he found that their discoveries had affected them in unexpected ways.

    Between him and Kulldrak (#20), the Half-Orc Paladin, an unspoken competition had started, and they felt compelled to outdo each other in combat. And between Taio (#21), the Warrior Mage, and Jypzy (#6), the Elf Wizard, a tender romantic relationship had blossomed, so they were reluctant to leave each other’s side for long.

    It almost felt as if they were reenacting what had befallen the Lost Alliance…

    As if that wasn’t worrying enough, after their latest trip to the Slayer’s Dungeon, an important task had remained unresolved: After defeating the Dark Empress, they had discovered one of Shoktor’s allies in her Throne Room, bound to a table, his soul imprisoned in a strange crystal, leaving his body in a stasis, trapped between life and death. Unsure how to free him without causing irreparable damage, they’d left him there, with Taio magically sealing access to the place.

    After spending a few days researching dark rituals and forbidden eldritch experiments, help came from an unexpected direction: Lady Eleanor, who had accompanied them before during their ill-fated second dungeon expedition learned about their inquiries and made a proposition:

    In return for three artifacts, she offered them a tome describing the occult procedure to return a soul to its body. Grudgingly they accepted the deal, took the tome, and made their way back through the Great Wyrm’s tunnels into the depths of the Slayer’s dungeon.


    Quests: Displacement, Lady Eleanor, Dark Empress

    On their way to the sealed portal leading to the Throne Room, they made short work of the creatures that had made the previously cleared rooms their new home. Bartholomew winked at Kulldrak and quickly dispatched a pair of giant spiders in one room, Jypzy incinerated another room harboring a zombie and a gargoyle, while Taio dealt with an ogre in a third room. All that was left for Kulldrak to do was to search the rooms, discovering a treasure chest and a strange broken amulet.
    [o]Just as in my previous game, the continuing Rivalry between Bartholomew and Kulldrak earned me a total of two campaign tokens over the course of this game. I’ve found it’s harder to ensure that the first rival to activate slays an Enemy while within two spaces of the other in the later game rounds. So, two out of a potential maximum of four isn’t bad.[/o]
    With a short prayer, the Paladin mended the trident-shaped amulet and restored its power. He handed it over to Shoktor to investigate, who grew agitated as it triggered another memory: Shoktor himself had once created the amulet as a gift for Tay the Summoner, his secret love! He’d enchanted it to enhance her summoning skills.
    [o]Repairing the Amulet of Triton granted me one campaign token and the card itself – one of the rare sources of a damage bonus for pets.[/o]
    In the meantime, Taio had opened the chest and started looting. Apart from coins and a few pieces of jewelry, he discovered a rod which he identified as a magical Rod of Opening. As he was holding it, it started to glow with a faint bluish light indicating the presence of a nearby secret door. Intrigued, he started pacing the room’s outer walls, and after casting a detection spell, revealed something even more fascinating:

    Apparently the room was slightly out of phase, existing partially in a different dimension. Warning the rest of the party to remain at a safe distance, he activated the rod and watched as the room shifted and warped, leaving him slightly dizzy. When he recovered, new pathways had opened in three directions and a pair of wargs was pouncing on him!



    [o]Since I didn’t want to take any chances, I had spent the 3xp required to trigger Dimensional Replacement in my last turn of the first game round. This quest is worded a bit differently than the others, allowing the token to be placed in any Dungeon room, which I interpreted to mean it didn’t have the standard restrictions. So, I chose to place it in the central room, adjacent to Taio. In retrospect, after re-reading the relevant rules section (the first section on page 7 of the Rules Supplement), it looks like that was an error:
    In addition, the player must obey the following rules

    I’m used to card texts taking priority over general rules, but this doesn’t seem to be the case here . Well, it can’t be helped now. I would still have been able to resolve the quest quite easily, but it would likely have taken me an additional activation. Anyway, resolving the quest granted me two campaign tokens.[/o]
    For the rest of the group, it had looked as if the door to the room had disappeared and the wall started to move and twist, until a new opening suddenly appeared, showing Taio trying to fend off huge canine beasts, while a hydra and a wyvern in adjacent rooms slowly made their way towards him, attracted by the noise.

    The rogue was the first to recover his wits and joined the fight, flanking and impaling one of the giant wolves. Then the elf wizard followed his lead, covering Taio’s side and blasted several of the hydra’s heads with spells. Unfortunately, this wasn’t sufficient to take out the hydra. Wide-eyed Jypzy watched as for every head she had destroyed a new pair grew back with alarming speed. The hydra’s vicious counter-attack was too much for the elf. A distressed cry escaped the warrior mage as he watched her go down.
    [o]The continuing effect of the Forbidden Love Letter earned me one campaign token at the end of game round two. At the end of round four, I didn’t manage to join the “Lovers” due to Taios being defeated at that point, causing the heart-broken Jypzy to take another wound.[/o]
    The half-orc was the slowest to react, but made up for it with a fierce rage, charging the wyvern without regard for his own safety. Even falling into a pit trap that unexpectedly opened under him couldn’t stop his advance for long. Before the dumbfounded wyvern understood what had happened, Kulldrak had already gutted it.

    Despite his concern for Jypzy, Taio suppressed his emotions and with a coolness he didn’t feel, ran in a circle around the hydra to disable a trap in the hydra’s lair before finishing off the hydra.

    Seeing this, Bartholomew nodded grimly and made a run for the next room, opening the door to reveal a small lizard-like creature asleep in a corner. Without pausing, he rushed back, intending to deal with the remaining warg when he suddenly realized that he was back in the room with the portal they had sealed during their previous visit. But the portal was open! How could that be?

    His thoughts were racing when another shock hit him like a bolt of lightning and with a feeling of growing dread he watched the Dark Empress they’d believed dead emerge from the portal. With a wicked grin she cast a spell at him and he felt as if he’d fallen into an icy lake and barely managed to shout a warning as he almost passed out.

    A fierce fight ensued, which became even worse when the awakened lizard-creature joined, turning out to be a deadly basilisk!
    [o]I knew I had to take some risks if I wanted to earn enough campaign points to call my last game a victory. So far, I’d been making excellent progress, but taking down a Final Enemy can take time, so I placed the Throne Room entrance at my earliest opportunity.

    And I still needed that third level II or higher monster for Lady Eleanor’s quest. So, I also placed a level III room with a basilisk, the only remaining standard monster type I hadn’t encountered yet in any of my previous games.

    Finally, I opened the entrance to the Throne Room since it seemed like a relatively safe thing to do as the basilisk wouldn’t activate this turn…

    This would be something I’d regret in a short while because its nasty gaze ability forced me to discard four cards, prolonging the fight against the Final Enemy.[/o]
    Things looked truly dire until an opening presented itself: The Dark Empress was so focused on taking revenge for her previous defeat at the hands of the adventurers that she fell into the pit trap Kulldrak had triggered earlier.

    This gave Jypzy the chance to take her down for good this time, bathing her in magical fire until there was nothing left but ashes. With the evil sorceress gone, the basilisk was soon to follow.
    [o]Defeating The Dark Empress (again!) granted me another four campaign tokens. During this fight another rule question came up. As the second paragraph on page 8 of the Rules Supplement mentions:
    The Final Enemy always attacks a hero at the end of each Monster Activation segment if possible.

    As it turned out, the only way to attack the randomly selected target hero required the Dark Empress to move through the space containing the Pit Trap.

    So far, so good, but apparently I hadn’t read the Pit Trap’s card text carefully enough, because I believed that any creature entering the space would take 2 automatic damage.

    However, as I’m seeing now, what the card actually says is that the automatic damage is only taken when the trap is sprung. Afterwards, its only effect is to hinder movement and prevent creatures in its space to attack.

    Unfortunately, this means that Jypzy wouldn’t have been able to take out the Dark Empress with a single attack, leaving her with two remaining life instead. So, it would have taken me at least another activation to defeat her. Ah, well… soblue[/o]
    After they’d recovered a bit, Taio studied the portal with a puzzled expression. “I thought no one would be able to break my seal. I doubt the Dark Empress would have been strong enough. And besides, how comes she was alive again? Someone or something extraordinarily powerful must be behind this.” This was followed by an uneasy quietness, everyone exchanging worried glances.
    [o]In previous games I had wondered how you’re supposed to successfully resolve Lady Eleanor’s quest. It’s already not that easy to defeat 3 Level II or higher monsters to trigger the quest. And even if you do, you’re very likely already far into the game. And then you need to draft three artifacts, move adjacent to her and remove them from the game again!

    Turns it out it’s a lot easier if you already start the game with two artifacts in play
    So, this is one example of a quest that is a lot easier to complete in the 3rd or 4th game of a campaign. Resolving the quest earned me three campaign tokens.[/o]
    It was Kulldrak who finally broke the silence: “All this brooding won’t do us any good. Let’s finish the job we came here for!” With renewed determination they made their way through the portal to look for Shoktor’s ally. And thankfully he was still there, looking exactly the same as the last time they’d seen him. Perusing the tome they’d received from Lady Eleanor, they carefully followed its instructions and proceeded to free the captured soul and used it to restore the adventurer.

    When he came to, his befuddled gaze darted from one adventurer to another until he spotted Shoktor. “Is that you Shoktor? Have you been taken prisoner, too? Who are your companions and where are we?!”

    After bringing him up to date, the adventurer introduced himself as Vrakh the Hunter and told them how he had been separated from the other members of his alliance and taken prisoner by the Dark Empress. But it was his final memory that was the most worrying:
    It had not been the Empress herself but a demonic entity, half spider, half woman that had strapped him to the ritual device to drain his soul.
    [o]Freeing the Enervated Adventurer’s soul from the crystal prison granted me three campaign tokens.

    I also added Vrakh the Hunter to my deck, yet another means to draw more cards and allowing me to play a second Battle Tactic or Weapon.[/o]
    And just as he was finishing the tale, a strange chittering sound came from the ceiling and the being Vrakh had described descended from the blackness of an otherworldy gate, hanging by a silken thread. All of a sudden, a hissing voice in their heads proclaimed “Look who’s found their way into our web, my children. More souls to feed the Spider Queen!”
    Leaving no doubt about her intentions, our brave heroes prepared for a battle to protect their very souls.

    It took a concerted action to bring her down while the mere presence of the demon queen poisoned their bodies and minds. When Kulldrak delivered the killing blow, her voice manifested in their heads one last time, uttering a chilling curse.
    [o]Defeating The Spider Queen granted me an impressive five campaign tokens. Thankfully, I didn’t contract the Curse of Spider Queen earlier. At this point in the campaign, it didn’t have any effect, anymore. But if it had already been in place at the start of the third game, it might have given me a bit of a challenge.[/o]
    The fight had taken its toll and everyone was close to death, but that didn’t stop them from exploring the rest of this dungeon level. Thankfully Bartholomew discovered a Staff of Restoration allowing him to cure some of their poisonous wounds.

    So they barely managed to escape from the dungeon. Despite being badly wounded they felt quite proud of their achievement, having discovered and ended the threat of a great evil.
    But had the Spider Queen truly been responsible for the fate of the Lost Alliance or was there something else behind all this. Something hidden even deeper in the Slayer’s Dungeon; something they hadn’t encountered yet?

    From the shadows an ancient being clad in black armor watched the adventurers as they made their way back to the surface. As its glowing eyes searched for signs of weakness, it whispered to itself “Well, well, finally some worthy opponents. I’m really looking forward to meet you in a duel should you ever dare to return to my dungeon.” With a silent laugh it made its way back to the heart of the dungeon it had created centuries ago...

    This concludes the fourth and final part of this campaign.

    In this game, I gained a total of 61xp (after 4 rounds), which was also my final score since I placed all rooms and had no monster or (unrevealed) challenge tokens left on the board. I had also beaten all three quests and collected a total of 21 campaign tokens, five more than the goal for a campaign's 4th game.

    I drafted a total of 15 cards, which was probably a bit much. Even with the additional card draws I had a few activations where my hand wasn’t ideal and finished the game badly beaten up with a total of 21 wound tokens left on my four heroes. And six times, one of the adventurers had to face defeat.

    I feel a bit bad about the rules mistakes I discovered while writing this session report, but back when I’d just finished the game, I definitely considered it a resounding success.

    Either way, it's been a satisfying conclusion to the campaign

    And in case you couldn’t tell: I consider the adventure packs a great enhancement to the game, and campaign mode the definitive way to play.

    I’m really looking forward to give the next adventure pack a try. It’s already been way too long since I finished my first campaign cry

    Thanks for reading and I hope you enjoyed the session report!
              

    SoCal Social Scene Spotlight: Luxury Vintage Themed Parties

     Cache   
    Everything old is new again. When you're planning your next party and perusing event rentals Los Angeles, consider throwing a luxurious vintage bash. From an elegant English garden party to an electric '80s hip-hop soiree, the possibilities are virtually endless. Here are four throwback party pairings that don't ask you to sacrifice style as you step back to a simpler time.
              

    Johnson kinuaa jälleen kerran kuningattarelta istuntotaukoa

     Cache   
    Britanniassa pääministeri Boris Johnsonin on tänään määrä pyytää jälleen parlamentille istuntotaukoa kuningattarelta. Uutiskanava BBC:n mukaan tiistain on määrä olla viimeinen päivä, jolloin brittiparlamentti kokoontuu ennen toista Johnsonin pyytämää istuntotaukoa. Parlamentin on määrä palata töihin 14. lokakuuta. Britannian korkein oikeus linjasi syyskuussa, että Johnsonin aiemmin pyytämä viiden viikon istuntotauko oli laiton. Johnsonin esikunta on aiemmin perustellut […]
              

    SEY: Pienten häkkieläinten pito-olosuhteissa ongelmia

     Cache   
    Häkissä pidettävien pienten lemmikkieläinten pito-olosuhteissa on Suomessa ongelmia, arvioi Suomen Eläinsuojeluyhdistysten liitto (SEY). Puutteita on niin eläinten perushoidossa, terveydenhoidossa kuin liikunnantarpeen täyttämisessäkin. Lainsäädäntö antaa väljät raamit pikkulemmikkien pitoon. – Vaikka säädökset edellyttävät vain vähän, on niidenkin noudattamisessa yllättävän usein puutteita. Hälyttävän usein puuttuvat pesäkopit, kuivikkeita on aivan liian vähän ja vesi on likaista tai se […]
              

    Arkkitehtuurin Finlandia Käpylän maamerkin peruskorjauksesta

     Cache   
    Arkkitehtuurin Finlandia -palkinnon saa Käärmetalon peruskorjaus. Helsingin Käpylään vuonna 1951 valmistunut Käärmetalo on Yrjö Lindegrenin merkittävimpiä suunnitelmia. Peruskorjauksen suunnittelusta vastasi Kati Salonen ja Mona Schalin Arkkitehdit Oy. Vuoden 2019 voittajan valitsi kuvataiteilija, kirjailija Hannu Väisänen. Palkinnon myöntää Suomen Arkkitehtiliitto. Arkkitehtuurin Finlandia-palkinto annetaan korjaussuunnittelusta tai kolmen viime vuoden aikana valmistuneen uuden rakennuksen tai rakennusryhmän suunnittelusta. Palkinto […]
              

    הקשיים בענף התעופה לא פוסחים על אמריקה הלטינית: Peruvian Airlines קרסה

     Cache   
    החברה הקטנה מפרו מצטרפת לרשימת החברות הקורסות מהעת האחרונה ובראשן תומאס קוק הבריטית
              

    GoPro Hero 8 Black, Action Camera Terbaik!

     Cache   
    GoPro resmi merilis kamera aksi terbaru, Hero 8 Black, yang membawa sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya, GoProHero 7. Apa saja perubahannya?
              

    Perusahaan Induk Rumah.com Siap Melangkah di Lantai Bursa

     Cache   
    PropertyGuru Limited, salah satu perusahaan teknologi properti di Asia Tenggara baru saja mendaftarkan prospectus di Australian Securities and Investment Commission.
              

    Jadi Unicorn, OVO Singgung Penutupan Jokowi

     Cache   
    Perusahaan rintisan atau startup OVO baru saja menyandang status sebagai unicorn atau startup dengan valuasi USD 1 miliar.
              

    GPG agent timeouts

     Cache   

    This is see the GPG passphrase dialog pop up less often. Probably a security win because every time I get prompted for a passphrase there is a risk that I will fumble-finger it and type the passphrase into a chat window instead.

    In $HOME/.gnup#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/48599&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comg/gpg-agent.conf#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/48599&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com

    default-cache-ttl 28800
    maximum-cache-ttl 28800

    What I really want to be able to do is make ssh-agent and gpg-agent forget their keys before the machine suspends. Looks like Running scripts before and after suspend with systemd is a good way to do that.

    Also, hey, kids, paper!

    market for trading software issues | Journal of Cybersecurity | Oxford Academic

    Open source software forms much of our digital infrastructure. It, however, contains vulnerabilities which have been exploited, attracted public attention, and caused large financial damages. This article proposes a solution to shortcomings in the current economic situation of open source software development. The main idea is to introduce price signals into the peer production of software. This is achieved through a trading market for futures contracts on the status of software issues.

    (by Rao et al., and yes, I'm one of the "et al.")

    References

    SQL queries don't start with SELECT

    4 ways KaiOS is spurring new interest in mobile development

    Moving Your JavaScript Development To Bash On Windows

    ORMs are backwards

    Fuzz rising

    Write Fuzzable Code

    Sushi Roll: A CPU research kernel with minimal noise for cycle-by-cycle micro-architectural introspection

    When should you be using Web Workers?

    Broken by default: why you should avoid most Dockerfile examples

    Tests that sometimes fail


              

    Uric Acid Levels - Get Information About Gout Diet And Treatment

     Cache   
    gout nuts: Gout is a form of arthritis that s characterized by sudden, severe attacks of pain, redness and tenderness in joints. The cause of gout is a high blood level of uric acid (hyperuricemia), which can accumulate in joints and lead to inflammation. Uric... Uric Acid Levels
              

    Piditkö Satuhäät-ohjelmasta? Siinä tapauksessa uusi seurantasarja on kuin sinulle tehty

     Cache   
    Muuttopäiväkirjat-sarjassa seurataan, miten yhteisen kodin perustaminen sujuu nuorilta pariskunnilta.
              

    App para Windows Phone

     Cache   
    Nuestro amigo peruano Alberto Roque vio que ya hay una app para Android con que se puede ver a Juanelo, y decidió él podía hacer lo mismo para Windows Phone. Así que hizo una app de Juanelo para Windows Phone que pueden descargar AQUÍ (asumiendo que tengan Windows Phone, obviamente). ¿Ya dije que es para Windows Phone? […]
              

    KPU Kendal Terima Rp 35,9 Miliar

     Cache   
    KPU Kendal menerima anggarna untuk Pilkada Kendal 2020, sebesar Rp35,9 M. Anggaran tersebut berasal dari mata anggaran NPHD yang bersumber dari APBD Perubahan 2019 dan APBD Murni 2020. Dana hibah untuk anggaran pelaksanaan Pilkada Kendal 2020 adalah Rp35,9 M. Tahun 2019 dianggarkan melalui APBD P sebesar Rp250 juta dan sisanya melalui APBD Murni 2020 sebesar […]
              

    Ipsidy introduces biometric mobile identity verification in Peru

     Cache   
    Identity-as-a-Service platform Ipsidy will soon introduce Proof, its biometric mobile identity verification solution, in Peru after signing an agreement with...
              

    Agen Poker Domino Tingkat Kemenangan Taruhan

     Cache   

    Taruhan PokerQQ & dominoQQ adalah 2 permainan judi kartu paling populer yang terdaftar di kasino judi online. di sisi peningkatan era internet, 2 kerangka taruhan dapat dimainkan secara ringan dan mudah melalui penawaran bermain online karena banyak perusahaan perjudian mulai

    Der Beitrag Agen Poker Domino Tingkat Kemenangan Taruhan erschien zuerst auf Galerie Martin Mertens.


              

    Available October 19 - October 26: Perugia, Umbria, 4 BD / 4 BA / Sleeps: 10 ----- Paradiso

     Cache   

    Perugia   Umbria    Details    Situated at the top of a beautiful hill in the heart of Umbria, well connected to the main service centers, this house has an incomparable view of the valley. Ideal for relaxing holiday and with beaut...

              

    Available October 19 - October 26: Perugia, Umbria, 1 BD / 1 BA / Sleeps: 4 ----- Montecorneo

     Cache   

    Perugia   Umbria    Details    Country house "Montecorneo", surrounded by trees. 14 apartments in the property. 5 km from the centre of Perugia. For shared use: park 500 m2 (fenced), swimming pool with privacy (15 x 7 m, 15.05.-30....

              

    MAHASISWA FKIP GIATKAN LITERASI MELALUI GARASI BACA

     Cache   
    MENDALO,-  Nadia Sutra Lismi, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Angkatan 2015 merupakan mahasiswa yang aktif menggiatkan literasi di kalangan anak-anak melalui Garasi Baca Lentera Arasyid miliknya yang berlokasi di Perumahan Bougenvil Simpang Rimbo, Kota Jambi. Garasi Baca Lentera Arasyid milik Nadia hadir sebagai stimulan bagi anak-anak untuk membangun budaya membaca. Mulai tahun 2016 Nadia sudah mulai menyiapkan tempat dan buku-buku bacaan yang akan digunakan untuk membuat taman baca. “Sebenarnya tahun 2016 itu sudah mulai pajang-pajang buku untuk dibaca umum, tapi baru di tahun 2018 saya beranikan diri untuk benar-benar membuat Garasi baca Lentera Arasyid sebagai stimulan dan fasilitas bagi anak-anak agar memiliki budaya membaca” kata Nadia. Mahasiswa yang pernah menjadi Finalis Duta Baca Provinsi jambi ini juga menambahkan bahwa bagi sebagaian anak-anak dilingkungan tempat tinggalnya. buku merupakan barang mewah bagi mereka yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Maka Nadia pun membuka garasi baca yang bisa menjadi tempat dan memfasilitasi anak-anak untuk membangun kecintaan terhadap buku dan menambah wawasan serta pengetahuan bagi anak-anak. “Bagi mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah, buku bacaan  merupakan barang yang mewah, sehingga dengan adanya Garasi Baca Lentera Arasyid ini ketika mereka ingin membaca dan tidak punya buku, mereka bisa datang ke sini” tambah Nadia. Terkait dengan pengadaan buku untuk mengisi garasi bacanya, Nadia mengungkapkan bahwa sebagian buku didapatkannya dengan membeli menggunakan tabungan yang ia punya dan mendapat bantuan dari pegiat literasi lain serta donatur dari berbagai tempat di Indonesia. “Ada buku yang saya beli pakai uang tabungan saya dan sebagian lainnya berasal dari sumbangan teman-teman pegiat literasi lain dan dari donatur di Indonesia. Sekarang juga kan ada program gratis ongkir pengiriman buku khusus untuk rumah baca, jadi sumbangan dari jauh bisa pakai jasa itu” ungkap Nadia. Kini, Garasi Baca Lentera Arasyid selain berlokasi di Simpang Rimbo, Nadia...

    Continue Reading
              

    CERITA DOSEN DAN GURU DI JAMBI BELAJAR MEMBUAT BIG BOOK

     Cache   
    JAMBI,- Kemampuan memahami bacaan bagi siswa kelas awal sekolah dasar yang rendah harus menjadi perhatian semua pihak. Guru dan dosen perlu membuat media yang murah dan mudah dibuat agar siswa di kelas awal sekolah dasar memahami makna isi bacaan. Hal tersebut diungkapkan fasilitator nasional kelas awal Sekolah Dasar Program PINTAR Tanoto Foundation, Dr. Yeti Heryati yang mengatakan rendahnya kemampuan membaca siswa sangat dipengaruhi metode pembelajaran yang dijalankan guru. Pada umumnya siswa kelas rendah di sekolah dasar diajar membaca dengan cara menghafal. “Anak-anak kita tidak begitu kesulitan mengenali huruf, tapi kalau diminta memaknai isi bacaan, anak-anak kita biasanya lemah,” tutur Yeti, di Jambi, beberapa waktu lalu. Yeti mengatakan dibutuhkan perubahan metode agar bisa meningkatkan kemampuan membaca. Siswa harus diajar mengenali huruf, mampu membaca kalimat dan mengetahui maknanya sekaligus. “Guru harus merancang media dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa.  Salah satunya dengan pembuatan Big Book,” tegasnya. Disebut Big Book karena ukurannya jauh lebih besar dari buku umumnya. Big Book berisi kalimat-kalimat sederhana dan gambar-gambar yang mengilustrasikan isi kalimat. “Karena tulisannya besar-besar dan standar untuk kelas awal, maka siswa jauh lebih gampang mengenali abjad, huruf dan kata,” tukas Yeti. Awalnya Sulit Menariknya, sejumlah guru dan dosen di Kota Jambi membuat sendiri big book tersebut, Hendra Budiono, Dosen PGSD FKIP Universitas Jambi mengaku senang belajar membuat big book, ia dan rekan sejawatnya diajarkan teori dan praktik membuat buku sebagai bagian dari literasi hyang sesuai dengan karakteristik SD khususnya kelas awal. “Awalnya sulit karena saya tidak terbiasa, akhirnya bisa juga, kegiatan membuat big book ini akan saya terapkan dan diimplementasikan kepada mahasiswa PGSD tempat saya mengajar sebagai calon guru di masa yang akan datang,” ungkapnya. Senada dengan pak Hendra, Amirul Mukminin, dosen PGMI UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi mengaku senang dengan melakukan hal-hal di luar kebiasaan sehari-hari, ”Pembuatan big book memberikan makna bahwa...

    Continue Reading
              

    Altra amichevole prima di tornare al campionato: ecco chi sfiderà la Fiorentina

     Cache   

    Dopo l’amichevole con il Perugia nella prima pausa delle nazionali di settembre, la Fiorentina bissa. Venerdì 11 ottobre, alle ore 19:00, allo Stadio “Marcello Melani” di Pistoia, la Fiorentina affronterà in amichevole la Pistoiese. Un’abitudine dunque ormai il match amichevole prima di scendere in campo di nuovo per partite ufficiali e possiamo dire tranquillamente che […]

    L'articolo Altra amichevole prima di tornare al campionato: ecco chi sfiderà la Fiorentina proviene da Fiorentinanews.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/54900&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com | Calciomercato Fiorentina Notizie Viola.


              

    Cone or scoop: Guinea pig ice cream for sale in Ecuador

     Cache   

    It’s a real ice cream flavor: guinea pig.

    Anyone who thinks of guinea pigs as pets — cute, squishy, squeaking bundles of fur — might find that idea hard to digest.

    The rodents are a traditional hot dish in some Latin American countries, including Colombia, Peru and Bolivia. In Ecuador, people typically...


              

    MK7 Golf: Individual coil removal for spark plug change. I've never done it - tips, tricks & techniques needed! (3 replies)

     Cache   
    I own an MK7 Golf.

    I want to do the 40K service, versus pay the dealer $500! Ridiculous! The pollen filter change within the glove box, is easy. As is the oil change, and I learned that my car has a plastic oil pan! And a one turn oil plug vs threads and nut. I can get my tires rotated free at the place I buy my tires, and a couple of other minor inspections, I can do. All that's for $500 at the dealership? Not gonna happen. I'm looking forward to doing this in fact!

    If I can install an OD into my B and a ton of other might-as-wells, I CAN do this!

    I want to change out the spark plugs, and there's a matrix of individual coils over each plug - hence this post.

    Technical help with removing the individual coils over each spark plug is my goal. I perused YouTube and watched a couple of DIY videos on changing out the spark plugs on my mk7 Golf. It doesn't look like rocket science. I've never done it - tips, tricks & techniques please!?

    Thanks. Dan
              

    Martín Vizcarra dismisses Peru’s congress

     Cache   
    The president wins a long-running battle
              

    Peru: Alleged UFO Photographed Over La Palma

     Cache   


    Source: PLANETA UFO and Astroufp Apu
    Date: 10.08.2019



    Peru: Alleged UFO Photographed Over La Palma


    "An alleged UFO captured in broad daylight on Saturday, October 5 [2019] ain the La Palma sector of Ica, Peru. The image shows a lens-shaped object with a bluish-violet hue with a certain symmetry to its structure. The photo has been provided courtesy of Mr. Rolando Ramos, renowned author and cultural facilitator, and was taken on his cellphone."
              

    Jussi Tepponen kommentoi kuvaa 135231

     Cache   
    Jussi Tepponen kirjoitti: No hieman pilke silmäkulmassahan tässä on oltu, mutta ihmisten pukeutumisen perusteella näytöskauden alkuun jää nuo päivämäärät, jolloin lämpötila on ollut sopivin noin kesäiseen pukeutumiseen. Joku pilvistä enemmän tietävä voisi vielä sanoa onko taustalla muodostumassa lämpimän sään jälkeen ukkoskuuroja, jolloin säätilastojen avulla aikaikkunaa saattaisi pystyä vielä hiukan kaventamaan ;-)
              

    «Stanno violentando  una ragazza». Stupro  in strada a Milano:  secondo caso in 24 ore

     Cache   

    «Stanno violentando  una ragazza». Stupro  in strada a Milano:   secondo caso in 24 ore

    L’ha visto un passante. Ha provato a mettergli le mani addosso per fermarlo e poi ha chiamato il 112. Una pattuglia dei carabinieri era in zona. Era l’una e mezza della notte tra domenica e lunedì, in via Pasteur. Bloccato un uomo di 50 anni, peruviano


              

    Parlimen, Kes Sumbang Mahram Meningkat. Ini Solusi!

     Cache   
    Kes sumbang mahram dituduh di mahkamah meningkat
    Sehingga Ogos, 57 kes direkodkan berbanding 21 kes sepanjang tahun lepas.


    KL: Bilangan kes sumbang mahram yang dituduh di mahkamah tahun ini meningkat berbanding tahun lepas, kata Menteri di Jabatan Perdana Menteri Datuk Liew Vui Keong.

    Beliau berkata sehingga Ogos, 57 kes direkodkan berbanding 21 kes sepanjang tahun lepas.

    Menurutnya, 35 kes sumbang mahram tahun ini direkodkan sebagai tiada tindakan lanjut (NFA) berbanding tujuh tahun lepas.

    "Bagi kes seksual rogol, bilangan kes yang dituduh di mahkamah setakat Ogos adalah 269 manakala tahun lepas pula mencatatkan 481 kes," katanya dalam jawapan bertulis kepada soalan yang diajukan Kasthuriraani Patto (PH-Batu Kawan) yang dipaparkan di laman web Parlimen.

    Dalam pada itu, 183 kes cabul dituduh di mahkamah sepanjang lapan bulan pertama tahun ini berbanding 384 sepanjang 2018.

    Bagi gangguan seksual, 54 kes direkodkan sehingga Ogos lalu berbanding 90 kes sepanjang tahun lepas.
    -- BERNAMA

    Komen Weblog Ibnu Hasyim: 7 Tips dan Kesimpulan.
    1.Menjelang cuti sekolah, jenayah melibatkan seks dan kanak-kanak dilaporkan meningkat. Rata-rata mereka ditinggalkan sendirian di rumah atau terdedah kepada pemangsa yang menunggu peluang. 

    Kebiasaannya rumah dikunci untuk menghalang penjenayah masuk dari luar, tetapi jenayah ini berlaku ketika rumah terkunci dari dalam bersama penjenayah. Kerisauan ini selari dengan peningkatan kes sumbang mahram yang makin menjadi-jadi mutakhir ini.

    2.‘Mahram’ bermaksud pertalian yang diharamkan berkahwin disebabkan halangan nasab atau perkahwinan. Sumbang mahram merupakan perbuatan zina atau hubungan seks yang dilakukan oleh orang yang mempunyai pertalian darah atau keturunan. Menurut Jabatan Siasatan Jenayah Negeri (Selangor), 75.5% jenayah melibatkan seks dilakukan oleh orang yang dikenali.
    3.Berdasarkan kes-kes yang dilaporkan di media massa atau dibawa ke muka pengadilan, profil pelaku sumbang mahram terdiri daripada mereka yang hidup susah, rendah pendidikan dan lemah tahap keimanan. Pelaku sumbang mahram hidup tidak berkat kerana melakukan pengkhianatan dengan perbuatan terlaknat. Sudahlah hidup melarat, hina pula tertangkap kerana perbuatan yang terkutuk.
    4.Mereka bukan sahaja tidak menjaga maruah diri malah menggadai maruah orang yang sepatut dilindunginya. Kesan langsung kepada mangsa ialah kemurungan, rasa dikhianati, diri ternoda, hilang makna diri, dendam dan mangsa cenderung melindungi penjenayah kerana berada dalam dilema untuk melaporkan atau diugut supaya merahsiakannya.
    5.Sumbang mahram merupakan penganiayaan seksual yang menjejaskan biologi, kesihatan mental dan masa depan mangsa. Jika hamil anak hasil sumbang mahram tersebut berhadapan dengan risiko menjadi manusia yang tidak normal, mengalami kerencatan otak dan kecacatan anggota badan atau organ dalaman malah terdapat kes yang berkesudahan dengan kematian. 
    Jika mereka hidup sempurna, mereka mengalami kekeliruan identiti dan gangguan psikologi sepanjang hidup.
    6.Antara punca berleluasanya perlakuan terkutuk ini ialah pelaku di bawah pengaruh dadah, menjadi hamba nafsu, hilang pedoman hidup, mengabaikan undang-undang, kebanjiran sumber pornografi dan tata hubungan yang melampaui  kewajaran. Bahan lucah dan gagal menjaga aurat serta kesempatan yang terbuka mempunyai hubungan langsung dengan maksiat ini. Akhirnya, berlaku zina secara rela atau paksa.
    7.Dari ufuk falsafah maqāsid, syariat melaknat perbuatan terkutuk ini tidak lain kecuali kerana untuk memelihara nasab keturunan dan kehormatan manusiawi. Al-Quran melarang manusia agar tidak sekali-kali mendekatinya. 
    Tafsiran larangan ‘mendekati’ ini menjadi lebih jelas apabila diteliti menerusi sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebutkan peringkat zina ialah...
    • zina ‘ain (mata); melihat bahan pornografi atau aurat terlarang dengan bernafsu, 
    • zina lisān (lidah); suara mendesah dan ghairah, 
    • zina yadin (tangan); menyentuh dan merangsang, 
    • zina qalb (hati); membayangkan dan menginginkan kenikmatan seks seterusnya berlakulah zina.
    Menurut Ibn Hajar al-Haitami (seorang fuqaha Mazhab Syafie, ahli Kalam dan Tasawuf dalam kitab Az-Zawājir ‘an Iqtirāfi al-Kabā’ir) mengatakan bahawa zina yang paling keji adalah berzina dengan mahram sendiri. 
    Penzina atau pelaku sumbang mahram tidak layak untuk tinggal di muka bumi Allah sebagaimana pencerahan seorang ahli sufi Ibrahim bin Adham apabila ditanya tentang maksiat, beliau memberikan beberapa syarat jika ingin terus melakukan maksiat iaitu: 
    “Kalau kau mampu melaksanakan lima syarat ini, kau boleh melakukan dosa iaitu jangan makan rezeki Allah, jangan tinggal di bumi-Nya, carilah tempat yang tersembunyi daripada-Nya, sempatkan diri bertaubat saat malaikat maut mencabut nyawa dan akhir sekali, sedia mampu lari jika diseret ke neraka oleh malaikat Zabaniah.”
    Sebaliknya bagi mereka yang ingin bertaubat dari segala maksiat, Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Semua anak Adam melakukan kesilapan, dan sebaik-baik pesalah ialah mereka yang bertaubat” (h.r Ibn Majah). 
    Taubat mampu membersihkan diri dari dosa kerana Allah Maha Pengampun. Mafhum firman Allah: “Kecuali orang yang bertaubat, memperbaiki diri dan berpegang teguh pada (agama) Allah dan dengan tulus ikhlas menjalankan agama semata-mata kerana Allah. Maka mereka itu bersama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang yang beriman” (Al-Nisa’: 146).
    Selain menjanjikan kebaikan kepada mereka yang ingin pulih dengan bertaubat, Islam juga  mencegah kemungkaran dengan mengekang jalan-jalan menyampai kepadanya. Islam menetapkan hukuman sebat kepada penzina yang belum berkahwin dan rejam kepada yang berkahwin. 
    Sumbang mahram boleh didakwa di bawah peruntukan Seksyen 376A dan Seksyen 376B(1) Kanun Keseksaan dengan hukuman penjara dan sebatan.
    Hukuman tegas terhadap pesalah sebenarnya menzahirkan ciri rahmatan lil ‘alamin kerana hukuman yang keras dapat mengekang orang tersebut mengulangi dan menimbulkan kegerunan kepada orang lain yang bercita-cita melakukannya. Sudah pasti kedua-dua situasi ini baik untuk pesalah dan masyarakat keseluruhannya.
    Begitu juga laporan yang dibentangkan oleh Jabatan Penjara Malaysia yang melihat sendiri perubahan tingkah laku dan tahap pemulihan pesalah menjalani hukuman sebatan di samping mengikuti modul pemulihan akhlak di penjara. Tidak hairanlah pelopor perundangan Islam, Profesor Ahmad Ibrahim menyimpulkan bahawa undang-undang Jenayah Malaysia dianggarkan 65% selari dengan hukuman Islam.
    Kesimpulan:
    Kesimpulannya, jenayah dan maksiat kronik ini perlu ditangani dengan mengukuhkan kembali institusi keluarga, menjaga sempadan pergaulan, meningkatkan kecaman masyarakat terhadap sumber lucah di media serta memupuk iman dalam kalangan setiap kaum muslimin. 
    Masyarakat jahiliah di Mekah yang dilanda krisis moral mampu dipulihkan dengan pemupukan iman yang haq (sebenar), kenapa kita tidak nampak dan yakin kepentingannya demi pembinaan peradaban manusia. Memahami Islam, membina peradaban.
    Kembalilah kepada Islam sebagai perlaksanaan dalam seluruh cara hdup manusia, termasuk politik, ekonomi, sosial, dalam diri, keluarga, masyarakat dan negara.
    Wallahu 'aklam.

    Tips elak sumbang mahram

    Zaman sekarang ini banyak sekali kita dengar berita berlakunya sumbang mahram diantara bapa dan anak, datuk dan cucu, adik-beradik dan sebagainya.  Perkara ini adalah amat serius dan langkah-langkah untuk mengelakkan ia dari terjadi harus diambil berat.  Di bawah ini saya senaraikan di antara langkah-langkah yang boleh diambil untuk mengelakkan berlakunya sumbang mahram:



    1. Setiap isteri perlu ada rasa cemburu dan curiga pada suami kerana hanya isteri yang mengenali suaminya.  Sebagai contoh, jika suami suka menonton video lucah, pihak isteri harus sentiasa mengawasi suami dan anak-anak perempuannya.  Jika boleh jangan sesekali membiarkan anak perempuan dan suami tinggal di rumah bersendirian.
    2. Diri anda sendiri sebagai perempuan harus sentiasa menjaga diri sendiri.  Elakkan diri anda dari bersendirian di rumah bersama sama ada adik-beradik lelaki, bapa, pakcik, datuk atau lain-lain lelaki di rumah.  Pastikan anda sentiasa ada ditemani oleh adik-beradik perempuan, kawan perempuan, ibu, nenek dan sebagainya.  
    3. Setiap wanita harus peka dan berwaspada terhadap perubahan tiangkah laku mesra yang ditunjukkan oleh keluarga lelaki.  Anda harus ingat, semua lelaki berpotensi untuk menjadi perogol.
    4. Jika di rumah, jangan sesekali berpakaian menjolok mataatau berkemban di hadapan ahli keluarga lelaki.  Jaga penampilan dan gerak-geri walaupun anda berada di rumah sendiri.  Bagi ibu-ibu yang bekerja, hubungilah anak-anak anda selalu.
    5. Ibu bapa haruslah sentiasa memeriksa ruang peribadi anak-anak.  Jangan terlalu memberi ruang kepada anak-anak sama ada lelaki atau perempuan untuk melakukan apa saja tanpa sebarang pengawasan.   Jangan terlalu mempercayai tindak tanduk luaran anak- anak anda.  Perasaan curiga dan ingin tahu harus anda titik beratkan sebelum perkara yang tidak diingini berlaku.
    6. Awasilah anak lelaki lebih dari anak perempuan.  Jangan sesekali menganggap anak lelaki lebih senang dijaga berbanding anak perempuan.  Kawalan dan didikan terhadap anak lelaki harus di titikberatkan dan di tingkatkan kerana kebanyakan masalah yang terjadi kepada anak perempuan adalah berpunca dari anak lelaki.

              

    Peserta Kongres Maruah Melayu Keracunan Makanan&Pemikiran?

     Cache   
    SEBAHAGIAN peserta yang hadir pada Kongres Maruah Melayu di Stadium
    118 peserta Kongres Maruah Melayu keracunan makanan, selepas mengambil hidangan dipercayai disediakan penganjur.
    KIRA-KIRA 118 individu yang menghadiri Kongres Maruah Melayu di Stadium Malawati, Shah Alam, keracunan makanan selepas mengambil hidangan dipercayai disediakan penganjur, pagi tadi. Difahamkan, kebanyakan mangsa terbabit adalah penuntut universiti yang hadir ke kongres berkenaan.
    Pengarah Kesihatan Selangor, Datuk Dr Khalid Ibrahim berkata, pihaknya menerima panggilan kecemasan jam 11.15 pagi tadi memaklumkan mangsa mengalami simptom muntah dan cirit birit ketika menghadiri kongres berkenaan.
    Menurutnya, sebanyak lima ambulans bersama petugas perubatan kemudiannya dikejarkan ke lokasi kejadian.
    “Saringan awal mendapati, seramai 27 pesakit diklasifikasikan dengan tag kuning manakala 91 lagi tag hijau dan tiada pesakit diberikan tag merah.
    “Jabatan Kecemasan Hospital Tengku Ampuan Rahimah (HTAR) dan Hospital Shah Alam (HSA) diletakkan dalam status berjaga-jaga jam 11.50 pagi untuk menerima mangsa kritikal dan separa kritikal yang dikenal pasti pasukan kecemasan di lokasi.
    “Pesakit tag hijau diberikan rawatan di lokasi dan dibenarkan pulang manakala tag kuning dibawa ke hospital dengan ambulans,” katanya.
    Ra
    Komen Weblog Ibnu Hasyim: Lebih parah lagi keracunan pemikiran dari keracunan makanan. Apalagi kalau mereka itu masih penuntut universiti.. Muda-muda lagi sudah rosak otak!


    Hibur Hibur Sikit..

  •           

    Lowongan PT Cogindo DayaBersama (PT Indonesia Power Group)

     Cache   
    Lowongan PT Cogindo DayaBersama – Jarno.web.id#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/59806&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com – PT. Cogindo DayaBersama adalah perusahaan PT Indonesai Power yang bergerak dibidang operasi & pemeliharaan pembangkit listrik dan suplai...

    Ini hanya deskripsi saja Untuk info lengkap, silakan kunjungi http://jarno.web.id#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/59806&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com atau klik link title di atas
              

    Lowongan Kerja BNI Cabang Malang Jatim

     Cache   
    Lowongan Kerja BNI Malang – jarno.web.id#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/59819&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com – PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. – BNI merupakan sebuah institusi perbankan milik pemerintah, dalam hal ini adalah perusahaan BUMN, di...

    Ini hanya deskripsi saja Untuk info lengkap, silakan kunjungi http://jarno.web.id#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/59819&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com atau klik link title di atas
              

    Apostolic Letter in the form of Motu Proprio of the Supreme Pontiff Francis "Aperuit illis" (30 September 2019)

     Cache   

    APOSTOLIC LETTER
    ISSUED "MOTU PROPRIO"

    BY THE SUPREME PONTIFF

    FRANCIS

    APERUIT ILLIS

    INSTITUTING THE
    SUNDAY OF THE WORD OF GOD

     

    1. “He opened their minds to understand the Scriptures” (Lk 24:45).  This was one of the final acts of the risen Lord before his Ascension.  Jesus appeared to the assembled disciples, broke bread with them and opened their minds to the understanding of the sacred Scriptures. To them, amid their fear and bewilderment, he unveiled the meaning of the paschal mystery: that in accordance with the Father’s eternal plan he had to suffer and rise from the dead, in order to bring repentance and the forgiveness of sins (cf. Lk 24:26.46-47). He then promised to send the Holy Spirit, who would give them strength to be witnesses of this saving mystery (cf. Lk 24:49).

    The relationship between the Risen Lord, the community of believers and sacred Scripture is essential to our identity as Christians. Without the Lord who opens our minds to them, it is impossible to understand the Scriptures in depth. Yet the contrary is equally true: without the Scriptures, the events of the mission of Jesus and of his Church in this world would remain incomprehensible. Hence, Saint Jerome could rightly claim: “Ignorance of the Scriptures is ignorance of Christ” (Commentary on the Book of Isaiah, Prologue: PL 24,17B).

    2. At the conclusion of the Extraordinary Jubilee of Mercy, I proposed setting aside “a Sunday given over entirely to the word of God, so as to appreciate the inexhaustible riches contained in that constant dialogue between the Lord and his people” (Misericordia et Misera, 7). Devoting a specific Sunday of the liturgical year to the word of God can enable the Church to experience anew how the risen Lord opens up for us the treasury of his word and enables us to proclaim its unfathomable riches before the world. Here, we are reminded of the teaching of Saint Ephrem: “Who is able to understand, Lord, all the richness of even one of your words? There is more that eludes us than what we can understand. We are like the thirsty drinking from a fountain. Your word has as many aspects as the perspectives of those who study it. The Lord has coloured his word with diverse beauties, so that those who study it can contemplate what stirs them. He has hidden in his word all treasures, so that each of us may find a richness in what he or she contemplates” (Commentary on the Diatessaron, 1, 18).

    With this Letter, I wish to respond to the many requests I have received from the people of God that the entire Church celebrate, in unity of purpose, a Sunday of the Word of God. It is now common for the Christian community to set aside moments to reflect on the great importance of the word of God for everyday living. The various local Churches have undertaken a wealth of initiatives to make the sacred Scripture more accessible to believers, to increase their gratitude for so great a gift, and to help them to strive daily to embody and bear witness to its teachings.

    The Second Vatican Council gave great impulse to the rediscovery of the word of God, thanks to its Dogmatic Constitution Dei Verbum, a document that deserves to be read and appropriated ever anew. The Constitution clearly expounds the nature of sacred Scripture, its transmission from generation to generation (Chapter II), its divine inspiration (Chapter III) embracing the Old and New Testaments (Chapters IV and V), and the importance of Scripture for the life of the Church (Chapter VI). To advance this teaching, Pope Benedict XVI convoked an Assembly of the Synod of Bishops in 2008 on “The Word of God in the Life and Mission of the Church”, and then issued the Apostolic Exhortation Verbum Domini, whose teaching remains fundamental for our communities.[1] That document emphasizes in particular the performative character of the Word of God, especially in the context of the liturgy, in which its distinctively sacramental character comes to the fore.[2]

    It is fitting, then that the life of our people be constantly marked by this decisive relationship with the living word that the Lord never tires of speaking to his Bride, that she may grow in love and faithful witness.

    3. Consequently, I hereby declare that the Third Sunday in Ordinary Time is to be devoted to the celebration, study and dissemination of the word of God. This Sunday of the Word of God will thus be a fitting part of that time of the year when we are encouraged to strengthen our bonds with the Jewish people and to pray for Christian unity. This is more than a temporal coincidence: the celebration of the Sunday of the Word of God has ecumenical value, since the Scriptures point out, for those who listen, the path to authentic and firm unity.

    The various communities will find their own ways to mark this Sunday with a certain solemnity. It is important, however, that in the Eucharistic celebration the sacred text be enthroned, in order to focus the attention of the assembly on the normative value of God’s word. On this Sunday, it would be particularly appropriate to highlight the proclamation of the word of the Lord and to emphasize in the homily the honour that it is due. Bishops could celebrate the Rite of Installation of Lectors or a similar commissioning of readers, in order to bring out the importance of the proclamation of God’s word in the liturgy. In this regard, renewed efforts should be made to provide members of the faithful with the training needed to be genuine proclaimers of the word, as is already the practice in the case of acolytes or extraordinary ministers of Holy Communion. Pastors can also find ways of giving a Bible, or one of its books, to the entire assembly as a way of showing the importance of learning how to read, appreciate and pray daily with sacred Scripture, especially through the practice of lectio divina.

    4. The return of the people of Israel to their homeland after the Babylonian exile was marked by the public reading of the book of the Law. In the book of Nehemiah, the Bible gives us a moving description of that moment. The people assembled in Jerusalem, in the square before the Water Gate, to listen to the Law. They had been scattered in exile, but now they found themselves gathered “as one” around the sacred Scripture (Neh 8:1). The people lent “attentive ears” (Neh 8:3) to the reading of the sacred book, realizing that in its words they would discover the meaning of their lived experience. The reaction to the proclamation of was one of great emotion and tears: “[The Levites] read from the book, from the law of God, clearly; and they gave the sense, so that the people understood the reading. And Nehemiah, who was the governor, and Ezra the priest and scribe, and the Levites who taught the people said to all the people, ‘This day is holy to the Lord your God; do not mourn or weep’. For all the people wept when they heard the words of the law. Then he said to them, ‘Go your way, eat the fat and drink sweet wine and send portions to him for whom nothing is prepared; for this day is holy to our Lord; and do not be grieved, for the joy of the Lord is your strength’” (Neh 8:8-10).

    These words contain a great teaching. The Bible cannot be just the heritage of some, much less a collection of books for the benefit of a privileged few. It belongs above all to those called to hear its message and to recognize themselves in its words. At times, there can be a tendency to monopolize the sacred text by restricting it to certain circles or to select groups. It cannot be that way. The Bible is the book of the Lord’s people, who, in listening to it, move from dispersion and division towards unity. The word of God unites believers and makes them one people.

    5. In this unity born of listening, pastors are primarily responsible for explaining sacred Scripture and helping everyone to understand it. Since it is the people’s book, those called to be ministers of the word must feel an urgent need to make it accessible to their community.

    The homily, in particular, has a distinctive function, for it possesses “a quasi-sacramental character” (Evangelii Gaudium, 142). Helping people to enter more deeply into the word of God through simple and suitable language will allow priests themselves to discover the “beauty of the images used by the Lord to encourage the practice of the good” (ibid.). This is a pastoral opportunity that should not be wasted!

    For many of our faithful, in fact, this is the only opportunity they have to grasp the beauty of God’s word and to see it applied to their daily lives. Consequently, sufficient time must be devoted to the preparation of the homily. A commentary on the sacred readings cannot be improvised. Those of us who are preachers should not give long, pedantic homilies or wander off into unrelated topics. When we take time to pray and meditate on the sacred text, we can speak from the heart and thus reach the hearts of those who hear us, conveying what is essential and capable of bearing fruit. May we never tire of devoting time and prayer to Scripture, so that it may be received “not as a human word but as what it really is, the word of God” (1 Thess 2:13).

    Catechists, too, in their ministry of helping people to grow in their faith, ought to feel an urgent need for personal renewal through familiarity with, and study of, the sacred Scriptures. This will help them foster in their hearers a true dialogue with the word of God.

    6. Before encountering his disciples, gathered behind closed doors, and opening their minds to the understanding of the Scriptures (cf. Lk 24:44-45), the risen Lord appeared to two of them on the road to Emmaus from Jerusalem (cf. Lk 24:13-35). Saint Luke’s account notes that this happened on the very day of his resurrection, a Sunday. The two disciples were discussing the recent events concerning Jesus’ passion and death. Their journey was marked by sorrow and disappointment at his tragic death. They had hoped that he would be the Messiah who would set them free, but they found themselves instead confronted with the scandal of the cross. The risen Lord himself gently draws near and walks with them, yet they do not recognize him (cf. v. 16). Along the way, he questions them, and, seeing that they have not grasped the meaning of his passion and death, he exclaims: “O foolish men, and slow of heart” (v. 25). Then, “beginning with Moses and all the prophets, he interpreted to them the things about himself in all the Scriptures” (v.27). Christ is the first exegete! Not only did the Old Testament foretell what he would accomplish, but he himself wished to be faithful to its words, in order to make manifest the one history of salvation whose fulfilment is found in Christ.

    7. The Bible, as sacred Scripture, thus speaks of Christ and proclaims him as the one who had to endure suffering and then enter into his glory (cf. v. 26). Not simply a part, but the whole of Scripture speaks of Christ. Apart from the Scriptures, his death and resurrection cannot be rightly understood. That is why one of the most ancient confessions of faith stressed that “Christ died for our sins in accordance with the Scriptures, that he was buried, that he was raised on the third day in accordance with the Scriptures, and that he appeared to Cephas” (1Cor15:3-5). Since the Scriptures everywhere speak of Christ, they enable us to believe that his death and resurrection are not myth but history, and are central to the faith of his disciples.

    A profound bond links sacred Scripture and the faith of believers. Since faith comes from hearing, and what is heard is based on the word of Christ (cf. Rom 10:17), believers are bound to listen attentively to the word of the Lord, both in the celebration of the liturgy and in their personal prayer and reflection.

    8. The journey that the Risen Lord makes with the disciples of Emmaus ended with a meal. The mysterious wayfarer accepts their insistent request: “Stay with us, for it is almost evening and the day is now far spent” (Lk 24:29). They sit down at table, and Jesus takes the bread, blesses it, breaks it and offers it to them. At that moment, their eyes are opened, and they recognize him (cf. v. 31).

    This scene clearly demonstrates the unbreakable bond between sacred Scripture and the Eucharist. As the Second Vatican Council teaches, “the Church has always venerated the divine Scriptures as she has venerated the Lord’s body, in that she never ceases, above all in the sacred liturgy, to partake of the bread of life and to offer it to the faithful from the one table of the word of God and the body of Christ” (Dei Verbum, 21).

    Regular reading of sacred Scripture and the celebration of the Eucharist make it possible for us to see ourselves as part of one another. As Christians, we are a single people, making our pilgrim way through history, sustained by the Lord, present in our midst, who speaks to us and nourishes us. A day devoted to the Bible should not be seen as a yearly event but rather a year-long event, for we urgently need to grow in our knowledge and love of the Scriptures and of the risen Lord, who continues to speak his word and to break bread in the community of believers. For this reason, we need to develop a closer relationship with sacred Scripture; otherwise, our hearts will remain cold and our eyes shut, struck as we are by so many forms of blindness.

    Sacred Scripture and the sacraments are thus inseparable. When the sacraments are introduced and illumined by God’s word, they become ever more clearly the goal of a process whereby Christ opens our minds and hearts to acknowledge his saving work. We should always keep in mind the teaching found in the Book of Revelation: the Lord is standing at the door and knocking. If anyone should hear his voice and open for him, he will come in and eat with them (cf. 3:20). Christ Jesus is knocking at our door in the words of sacred Scripture. If we hear his voice and open the doors of our minds and hearts, then he will enter our lives and remain ever with us.

    9. In the Second Letter to Timothy, which is in some ways his spiritual testament, Saint Paul urges his faithful co-worker to have constant recourse to sacred Scripture. The Apostle is convinced that “all Scripture is inspired by God and profitable for teaching, for reproof, for correction, and for training in righteousness” (3:16). Paul’s exhortation to Timothy is fundamental to the teaching of the conciliar Constitution Dei Verbum on the great theme of biblical inspiration, which emphasizes the Scriptures’ saving purpose, spiritual dimension and inherent incarnational principle.

    First, recalling Paul’s encouragement to Timothy, Dei Verbum stresses that “we must acknowledge that the books of Scripture firmly, faithfully and without error, teach that truth which God, for the sake of our salvation, wished to see confided to the sacred Scriptures” (No. 11). Since the Scriptures teach with a view to salvation through faith in Christ (cf. 2 Tim 3:15), the truths contained therein are profitable for our salvation. The Bible is not a collection of history books or a chronicle, but is aimed entirely at the integral salvation of the person. The evident historical setting of the books of the Bible should not make us overlook their primary goal, which is our salvation. Everything is directed to this purpose and essential to the very nature of the Bible, which takes shape as a history of salvation in which God speaks and acts in order to encounter all men and women and to save them from evil and death.

    To achieve this saving purpose, sacred Scripture, by the working of the Holy Spirit, makes human words written in human fashion become the word of God (cf. Dei Verbum, 12). The role of the Holy Spirit in the Scriptures is primordial. Without the work of the Spirit, there would always be a risk of remaining limited to the written text alone. This would open the way to a fundamentalist reading, which needs to be avoided, lest we betray the inspired, dynamic and spiritual character of the sacred text. As the Apostle reminds us: “The letter kills, but the Spirit gives life” (2 Cor 3:6). The Holy Spirit, then, makes sacred Scripture the living word of God, experienced and handed down in the faith of his holy people.

    10. The work of the Holy Spirit has to do not only with the formation of sacred Scripture; it is also operative in those who hear the word of God. The words of the Council Fathers are instructive: sacred Scripture is to be “read and interpreted in the light of the same Spirit through whom it was written” (Dei Verbum, 12). God’s revelation attains its completion and fullness in Jesus Christ; nonetheless, the Holy Spirit does not cease to act. It would be reductive indeed to restrict the working of the Spirit to the divine inspiration of sacred Scripture and its various human authors. We need to have confidence in the working of the Holy Spirit as he continues in his own way to provide “inspiration” whenever the Church teaches the sacred Scriptures, whenever the Magisterium authentically interprets them (cf. ibid., 10), and whenever each believer makes them the norm of his or her spiritual life. In this sense, we can understand the words spoken by Jesus to his disciples when they told him that they now understood the meaning of his parables: “Every scribe who has been trained for the kingdom of heaven is like a householder who brings out of his treasure what is new and what is old” (Mt 13:52).

    11. Finally, Dei Verbum makes clear that “the words of God, expressed in human language, are in every way like human speech, just as the Word of the eternal Father, in taking upon himself the weak flesh of human beings, also took on their likeness” (No. 13). We can say that the incarnation of the eternal Word gives shape and meaning to the relationship between God’s word and our human language, in all its historical and cultural contingency. This event gives rise to Tradition, which is also God’s word (cf. ibid., 9). We frequently risk separating sacred Scripture and sacred Tradition, without understanding that together they are the one source of Revelation. The written character of the former takes nothing away from its being fully a living word; in the same way, the Church’s living Tradition, which continually hands that word down over the centuries from one generation to the next, possesses that sacred book as the “supreme rule of her faith” (ibid., 21). Moreover, before becoming a written text, sacred Scripture was handed down orally and kept alive by the faith of a people who, in the midst of many others, acknowledged it as their own history and the source of their identity. Biblical faith, then, is based on the living word, not on a book.

    12. When sacred Scripture is read in the light of the same Spirit by whom it was written, it remains ever new. The Old Testament is never old once it is part of the New, since all has been transformed thanks to the one Spirit who inspired it. The sacred text as a whole serves a prophetic function regarding not the future but the present of whoever is nourished by this word. Jesus himself clearly stated this at the beginning of his ministry: “Today this Scripture has been fulfilled in your hearing” (Lk 4:21). Those who draw daily nourishment from God’s word become, like Jesus, a contemporary of all those whom they encounter: they are not tempted to fall into sterile nostalgia for the past, or to dream of ethereal utopias yet to come.

    Sacred Scripture accomplishes its prophetic work above all in those who listen to it. It proves both sweet and bitter. We are reminded of the words of the prophet Ezekiel when, commanded by the Lord to eat the scroll of the book, he tells us: “It was in my mouth as sweet as honey” (3:3). John the Evangelist too, on the island of Patmos, echoes Ezekiel’s experience of eating the scroll, but goes on to add: “It was sweet as honey in my mouth, but when I had eaten it my stomach was made bitter” (Rev 10:10).

    The sweetness of God’s word leads us to share it with all those whom we encounter in this life and to proclaim the sure hope that it contains (cf. 1 Pet 3:15-16). Its bitterness, in turn, often comes from our realization of how difficult it is to live that word consistently, or our personal experience of seeing it rejected as meaningless for life. We should never take God’s word for granted, but instead let ourselves be nourished by it, in order to acknowledge and live fully our relationship with him and with our brothers and sisters.

    13. Yet another challenge raised by sacred Scripture has to do with love. God’s word constantly reminds us of the merciful love of the Father who calls his children to live in love. The life of Jesus is the full and perfect expression of this divine love, which holds nothing back but offers itself to all without reserve. In the parable of Lazarus, we find a valuable teaching. When both Lazarus and the rich man die, the latter, seeing the poor man Lazarus in Abraham’s bosom, asks that Lazarus be sent to his brothers to warn them to love their neighbour, lest they also experience his torment. Abraham’s answer is biting: “They have Moses and the prophets; let them hear them” (Lk 16:29). To listen to sacred Scripture and then to practise mercy: this is the great challenge before us in life. God’s word has the power to open our eyes and to enable us to renounce a stifling and barren individualism and instead to embark on a new path of sharing and solidarity.

    14. One of the most significant moments in Jesus’ relationship with his disciples is found in the account of the Transfiguration. He goes up the mountain with Peter, James and John to pray. The evangelists tell us that as Jesus’ face and clothing became dazzlingly white, two men conversed with him: Moses and Elijah, representing respectively the Law and the Prophets; in other words, sacred Scripture. Peter’s reaction to this sight is one of amazement and joy: “Master, it is well that we are here; let us make three tents, one for you and one for Moses and one for Elijah” (Lk 9:33). At that moment a cloud overshadows them, and the disciples are struck with fear.

    The Transfiguration reminds us of the Feast of Tabernacles, when Ezra and Nehemiah read the sacred text to the people after their return from exile. At the same time, it foreshadows Jesus’ glory, as a way of preparing the disciples for the scandal of the Passion: that divine glory is also evoked by the cloud enveloping the disciples as a symbol of God’s presence. A similar transfiguration takes place with sacred Scripture, which transcends itself whenever it nourishes the lives of believers. As the Apostolic Exhortation Verbum Domini reminds us: “In rediscovering the interplay between the different senses of Scripture it becomes essential to grasp thepassage from letter to spirit. This is not an automatic, spontaneous passage; rather, the letter needs to be transcended” (No. 38).

    15. Along our path of welcoming God’s word into our hearts, the Mother of the Lord accompanies us. She is the one who was called blessed because she believed in the fulfilment of what the Lord had spoken to her (cf. Lk 1:45). Mary’s own beatitude is prior to all the beatitudes proclaimed by Jesus about the poor and those who mourn, the meek, the peacemakers and those who are persecuted, for it is the necessary condition for every other kind of beatitude. The poor are not blessed because they are poor; they become blessed if, like Mary, they believe in the fulfilment of God’s word. A great disciple and master of sacred Scripture, Saint Augustine, once wrote: “Someone in the midst of the crowd, seized with enthusiasm, cried out: ‘Blessed is the womb that bore you’ and Jesus replied, ‘Rather, blessed are they who hear the word of God and keep it’. As if to say: My mother, whom you call blessed, is indeed blessed, because she keeps the word of God. Not because in her the Word became flesh and dwelt among us, but because she keeps that same word of God by which she was made and which, in her womb, became flesh” (Tractates on the Gospel of John, 10, 3).

    May the Sunday of the Word of God help his people to grow in religious and intimate familiarity with the sacred Scriptures. For as the sacred author taught of old: “This word is very near to you: it is in your mouth and in your heart for your observance” (Dt 30:14).

    Given in Rome, at the Basilica of Saint John Lateran, on 30 September 2019, the liturgical Memorial of Saint Jerome, on the inauguration of the 1600th anniversary of his death.

     

    FRANCISCUS

     



    [1] Cf. AAS 102 (2010), 692-787.

    [2] “The sacramentality of the word can thus be understood by analogy with the real presence of Christ under the appearances of the consecrated bread and wine.  By approaching the altar and partaking in the Eucharistic banquet we truly share in the body and blood of Christ. The proclamation of God’s word at the celebration entails an acknowledgment that Christ himself is present, that he speaks to us, and that he wishes to be heard”(Verbum Domini, 56).


              

    Penemu Respons Sel Terhadap Oksigen Raih Nobel Bidang Kedokteran

     Cache   
    Hadiah Nobel 2019 bidang kedokteran tahun ini dimenangkan oleh warga negara AS dan Inggris. Kelompok ilmuwan yang terdiri atas 3 orang ini, yakni William Kaelin, Gregg Semenza dan Peter Ratcliffe, menemukan perubahan molekuler yang mengatur bagaimana sel beradaptasi dengan tingkat oksigen yang berfluktuasi.
              

    Líneas de Nasca: ¿se ha resuelto realmente el misterio?

     Cache   

    Por: CODIGO OCULTO. Pueden leer más en: Líneas de Nasca: ¿se ha resuelto realmente el misterio?

    Fue en 1996 cuando realicé mi primer periplo hacia tierras peruanas. Aquel trayecto me insumió tres días de viaje agotador, que desde Buenos Aires me transportara hacia al desierto de Nasca, luego de atravesar mil obstáculos terrestres. A la memoria me viene El Imperio del Sol, viejo documental centrado en los enigmas andinos, que en...

    La entrada Líneas de Nasca: ¿se ha resuelto realmente el misterio? se publicó primero en CODIGO OCULTO. Autor: Débora Goldstern


              

    Machine Operator / Factory / Production

     Cache   
    Adecco is now hiring for Machine Operator - Production jobs in Chardon, OH. You will be working for a Global supplier of water treatment, filtration, and storage systems. These are 90 day temporary to hire opportunities. As a Machine Operator you will be responsible for machine operations, blow molding press and brine, prepping product for fiberglass wrap and packaging. All shifts are available. The pay rates start at $10.50 per hour on first shift and $11.00 per hour on second and third shift. Once hired by company pay rates for production are $12.00 for first shift and $12.50 for second and third shift. Pay rates for winders will be $13.00. Apply now at www.adeccousa.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/61535&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com

    Responsibilities for this Machine Operator - Production job include:

    •Operating blow molding machine
    •Prepping product for fiberglass treatment
    •Packaging product

    Qualifications:

    •High School Diploma
    •Ability to lift up to 50 lbs
    •Minimum 1 year manufacturing experience

    You will have access to Adecco?s benefits after just one week of employment! Lists of benefits you can take advantage of include but are not limited to medical coverage, 401K participation, service bonuses, and paid holidays.


    Apply Now if you are interested in this Machine Operator job in Chardon, OH! You may also peruse our website for other available opportunities at www.adeccousa.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/61535&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com


    Equal Opportunity Employer Minorities/Women/Veterans/Disabled
              

    Peruvian pop-up Papa Llama to open restaurant in Curry Ford West

     Cache   
    Kevin and Maria Ruiz, who have run the Peruvian pop-up restaurant, Papa Llama, have signed a lease to open a brick-and-mortar restaurant in Orlando's Curry Ford West neighborhood.

    The restaurant will be located at 2840 Curry Ford Road, in the Winn-Dixie shopping plaza.…
              

    The Greatest Secrets for Obtaining Essays

     Cache   

    Who Otherwise Would love to discover Purchasing Essays? The magazines has to be substantiation peruse in order to create positive they’re without any several other blunders. On the other hand, the report is to be re-compiled in this process you can get not any appropriate laughs. Some intervals you’re only so fatigued, so you’ve also […]

    The post The Greatest Secrets for Obtaining Essays appeared first on Opti-Gone International.


              

    Apertura dei lavori dell'Assemblea Speciale del Sinodo dei Vescovi per la Regione Panamazzonica sul tema “Nuovi cammini per la Chiesa e per una ecologia integrale” (7 ottobre 2019)

     Cache   

    APERTURA DEI LAVORI DELL'ASSEMBLEA SPECIALE DEL
    SINODO DEI VESCOVI PER LA REGIONE PANAMAZZONICA SUL TEMA
    “NUOVI CAMMINI PER LA CHIESA E PER UNA ECOLOGIA INTEGRALE”

    SALUTO DEL SANTO PADRE FRANCESCO

    Basilica di San Pietro – Aula del Sinodo
    Lunedì, 7 ottobre 2019

    [Multimedia]


     

    Sorelle e fratelli, buongiorno!

    Benvenuti a tutti e grazie per il vostro lavoro di preparazione: tutti hanno lavorato tanto, da quel momento di Puerto Maldonado fino ad oggi. Grazie tante.

    Il Sinodo... parlerò in castigliano, è meglio...

    Il Sinodo per l’Amazzonia, possiamo dire che ha quattro dimensioni: la dimensione pastorale, la dimensione culturale, la dimensione sociale e la dimensione ecologica. La prima, la dimensione pastorale, è quella essenziale, quella che comprende tutto. Noi la affrontiamo con cuore cristiano e guardiamo alla realtà dell’Amazzonia con occhi di discepolo per comprenderla e interpretarla con occhi di discepolo, perché non esistono ermeneutiche neutre, ermeneutiche asettiche, sono sempre condizionate da un’opzione previa, la nostra opzione previa è quella di discepoli. E anche con occhi di missionari, perché l’amore che lo Spirito Santo ha posto in noi ci spinge all’annuncio di Gesù Cristo; un annuncio — lo sappiamo tutti — che non va confuso con il proselitismo. Noi cerchiamo di affrontare la realtà dell’Amazzonia con questo cuore pastorale, con occhi di discepoli e di missionari, perché quello che ci preme è l’annuncio del Signore. E inoltre ci avviciniamo ai popoli amazzonici in punta di piedi, rispettando la loro storia, le loro culture, il loro stile del buon vivere nel senso etimologico della parola, non nel senso sociale che spesso attribuiamo loro, perché i popoli hanno una propria identità, tutti i popoli hanno una loro saggezza, una consapevolezza di sé, i popoli hanno un modo di sentire, un modo di vedere la realtà, una storia, un’ermeneutica e tendono a essere protagonisti della loro storia con queste cose, con queste qualità. E noi ci avviciniamo estranei a colonizzazioni ideologiche che distruggono o riducono le specificità dei popoli. Le colonizzazioni ideologiche oggi sono molto diffuse. E ci avviciniamo senza ansia imprenditoriale di proporre loro programmi preconfezionati, di “disciplinare” i popoli amazzonici, di disciplinare la loro storia, la loro cultura; ossia quest’ansia di “addomesticare” i popoli originari. Quando la Chiesa si è dimenticata di questo, cioè di come deve avvicinarsi a un popolo, non si è inculturata; è arrivata addirittura a disprezzare certi popoli. E quanti fallimenti di cui oggi ci rammarichiamo. Pensiamo a De Nobile in India, a Ricci in Cina e tanti altri. Il centralismo “omogeneizzante” e “omogeneizzatore” non ha lasciato emergere l’autenticità della cultura dei popoli.

    Le ideologie sono un’arma pericolosa, abbiamo sempre la tendenza ad aggrapparci a un’ideologia per interpretare un popolo. Le ideologie sono riduttive e ci portano all’esagerazione nella nostra pretesa di comprendere intellettualmente, ma senza accettare, comprendere senza ammirare, comprendere senza assimilare. E allora si coglie la realtà in categorie, e le più comuni sono le categorie degli “-ismi”. Allora, quando dobbiamo avvicinarci alla realtà di qualche popolo originario, parliamo di indigenismi, e quando vogliamo dare loro qualche via di uscita per una vita migliore, non glielo chiediamo, parliamo di sviluppismo. Questi "ismi" riformulano la vita a partire dal laboratorio illuminato e illuminista.

    Sono slogan che si stanno radicando e programmano l’avvicinamento ai popoli originari. Nel nostro paese, uno slogan: “civiltà e barbarie” è servito a dividere, ad annientare, e ha raggiunto il suo apice verso la fine degli anni Ottanta, ad annientare la maggior parte dei popoli originari, perché erano “barbarie” e la “civiltà” proveniva da un’altra parte. È il disprezzo dei popoli, — e prendo l’esperienza della mia terra, questo “civiltà e barbarie” che è servito ad annientare popoli, continua ancora oggi nella mia patria, con parole offensive, e allora si parla di civiltà di secondo livello, quelli che vengono dalla barbarie; e oggi sono i “bolitas, los paraguayanos, los paraguas, los cabecitas negras”, sempre questo allontanarci dalla realtà di un popolo qualificandolo e mettendo distanza. Questa è l’esperienza del mio paese.

    E poi il disprezzo. Ieri mi è dispiaciuto molto sentire qui dentro un commento beffardo su quell’uomo pio che portava le offerte con le piume in testa. Ditemi: che differenza c’è tra il portare piume in testa e il “tricorno” che usano alcuni ufficiali dei nostri dicasteri? Allora corriamo il rischio di proporre misure semplicemente pragmatiche, quando al contrario ci viene richiesta una contemplazione dei popoli, una capacità di ammirazione, che facciano pensare in modo paradigmatico. Se qualcuno viene con intenzioni pragmatiche, che reciti l’“io peccatore”, che si converta e apra il cuore verso una prospettiva paradigmatica che nasce dalla realtà dei popoli.

    Non siamo venuti qui per inventare programmi di sviluppo sociale o di custodia di culture, di tipo museale, o di azioni pastorali con lo stesso stile non contemplativo con cui si stanno portando avanti le azioni di segno opposto: deforestazione, uniformazione, sfruttamento. Fanno anche programmi che non rispettano la poesia — mi permetto di dirlo — , la realtà dei popoli che è sovrana. Dobbiamo anche guardarci dalla mondanità nel modo di esigere punti di vista, cambiamenti nell’organizzazione. La mondanità si infiltra sempre e ci fa allontanare dalla poesia dei popoli.

    Siamo venuti per contemplare, per comprendere, per servire i popoli. E lo facciamo percorrendo un cammino sinodale, lo facciamo in sinodo, non in tavole rotonde, non in conferenze e ulteriori discussioni: lo facciamo in sinodo, perché un sinodo non è un parlamento, non è un parlatorio, non è dimostrare chi ha più potere sui media e chi ha più potere nella rete, per imporre qualsiasi idea o qualsiasi piano. Questo configurerebbe una Chiesa congregazionalista, se intendiamo cercare per mezzo di sondaggi chi ha la maggioranza. O una Chiesa sensazionalista così lontana, così distante dalla nostra Santa Madre la Chiesa cattolica, o come amava dire Sant’Ignazio: «la nostra Santa Madre la Chiesa gerarchica». Sinodo è camminare insieme sotto l’ispirazione e la guida dello Spirito Santo. Lo Spirito Santo è l’attore principale del sinodo. Per favore non lo scacciamo dalla sala. Sono state fatte consultazioni, si è discusso nelle Conferenze episcopali, nel Consiglio pre-sinodale, è stato elaborato l’Instrumentum Laboris che, come sapete, è un testo-martire, destinato ad essere distrutto, perché è punto di partenza per quello che lo Spirito farà in noi. E ora camminiamo sotto la guida dello Spirito Santo. Ora dobbiamo consentire allo Spirito Santo di esprimersi in questa assemblea, di esprimersi tra noi, di esprimersi con noi, attraverso di noi, di esprimersi “nonostante” noi, nonostante le nostre resistenze, che è normale che ci siano, perché la vita del cristiano è così.

    Quindi, quale sarà il nostro lavoro, qui, per assicurare che questa presenza dello Spirito Santo sia feconda? Prima di tutto, pregare. Fratelli e sorelle, vi chiedo di pregare, molto. Riflettere, dialogare, ascoltare con umiltà, sapendo che io non so tutto. E parlare con coraggio, con parresìa, anche se mi vergognerò a farlo, dire quello che sento, discernere, e tutto questo qui dentro, custodendo la fraternità che deve esistere qui dentro, per favorire questo atteggiamento di riflessione, preghiera, discernimento, di ascoltare con umiltà e parlare con coraggio. Dopo quattro interventi avremo quattro minuti di silenzio. Qualcuno ha detto: «è pericoloso, Padre, perché si addormenteranno». Nell’esperienza del Sinodo sui giovani, dove abbiamo fatto la stessa cosa, è accaduto invece il contrario: tendevano ad addormentarsi durante gli interventi — almeno, durante alcuni — e si risvegliavano durante il silenzio.

    Infine, stare nel sinodo significa incoraggiarsi ad entrare in un processo. Non è occupare uno spazio all’interno della sala. Entrare in un processo. E i processi ecclesiali hanno una necessità: devono essere protetti, curati come un bambino, accompagnati all’inizio, curati con delicatezza. Hanno bisogno del calore della comunità; hanno bisogno del calore della Madre Chiesa. È così che un processo ecclesiale cresce. Per questo l’atteggiamento di rispetto, di curare il clima fraterno, l’aria di intimità è importante. Si tratta di non riferire tutto, così come viene, fuori. Ma non si tratta rispetto a coloro che dobbiamo informare di un segreto più proprio delle logge che della comunità ecclesiale; ma di delicatezza e di prudenza nella comunicazione che faremo con l’esterno. E questa necessità di comunicare fuori a tanta gente che vuole sapere, a tanti nostri fratelli, giornalisti, che hanno la vocazione di servire perché si sappia, e per aiutarli in questo sono previsti servizi stampa, briefing etc.

    Ma un processo come quello di un sinodo si può rovinare un po’ se io, quando esco dalla sala, dico quello che penso, dico la mia. E allora ci sarà quella caratteristica che si è vista in alcuni sinodi: del “sinodo di dentro” e del “sinodo di fuori”. Il sinodo di dentro che segue un cammino di Madre Chiesa, di attenzione ai processi, e il sinodo di fuori che, per una informazione data con leggerezza, data con imprudenza, porta chi ha il dovere di informare a equivoci. Quindi, grazie per quello che state facendo, grazie perché pregate gli uni per gli altri e coraggio. E, per favore, non perdiamo il senso dell’umorismo. Grazie.


              

    Estudiantes de la Upla tendrán financiamiento para proyectos de investigación

     Cache   

    En primera convocatoria anual pueden participar docentes, estudiantes y graduados de las distintas carreras de la UPLA.

    Con la finalidad de fomentar la cultura en investigación entre la Comunidad Universitaria. La Universidad Peruana Los Andes (UPLA), a través del Vicerrectorado de Investigación, alista la Primera Convocatoria Anual de Proyectos de Investigación con fines de financiamiento: “Premio a la Creatividad e Innovación”; dirigido a los docentes, estudiantes y graduados, período 2020.

    Los proyectos de investigación deben ser presentados en las facultades de Huancayo y filial Chanchamayo hasta el 29 de noviembre de 2019, y deberán estar enmarcados en las líneas de investigación vigentes, con una duración mínima de un año y máximo de tres años, el periodo es de acuerdo a la complejidad, impacto y utilidad del estudio.

    SELECCIÓN Y EVALUACIÓN. Estarán a cargo en primera instancia, por el director y/o subdirector de la unidad de investigación de las facultades. Aquellos proyectos que obtengan puntaje aprobatorio serán remitidos al Vicerrector de Investigación, a fin de que el Jefe de la Oficina de Proyectos, Desarrollo de Investigación y Transferencia Tecnológica y con la supervisión del Director General de Investigación, lo revisen y finalmente pasar a los pares evaluadores externos.

    FINANCIAMIENTO. El monto máximo de financiamiento por proyecto aprobado será de S/. 30,000 soles. Los proyectos de investigación aprobados por el jurado calificador que requieran equipamiento de bienes y servicios, serán requeridos mediante el Vicerrectorado de Investigación y destinados exclusivamente a la ejecución de los trabajos de investigación.


    DATO. Para la redacción de los proyectos de investigación, se tendrá en cuenta la normatividad y estilos: Vancouver para Medicina Humana y las Ciencias de la Salud; el estilo de la American Psychological Association (APA), para Humanidades y Ciencias Sociales, y para las ingenierías el estilo ISO 690.

              

    Pepco wchodzi na nowy rynek

     Cache   
    Bułgaria dołącza jako jedenasta do grona rynków, na których operuje Pepco. 15 marca 2019 roku sieć otworzyła dwa sklepy w Plovdiv, a w przeciągu pół roku planuje otwarcie piętnastu nowych salonów.
              

    Von Gochsheim nach Peru: Gemeinsam sind wir stark

     Cache   
    Josy ist ganz schön kaputt, jetzt hat sie richtig Hunger. Die Erstklässlerin ist beim Limalauf der Grundschule fünf Runden gelaufen. Jede Runde hatte eineinhalb Kilometer. Rektorin Andrea Maier ist begeistert. Sie ist "total stolz" auf ihre Schüler, die sich "so viel Mühe gegeben haben". Chiara aus der vierten Klasse ist sogar zehn Runden gelaufen und gönnt sich jetzt "eine extra Portion Schokolade". Der Viertklässler Linus legt sich zuhause "erst mal auf die Couch."
              

    Comment on Lowongan Kerja PT KERETA API LOGISTIK (KALOG) by Priwibowo

     Cache   
    Kepada Yth : Kepala Bagian Personalia Di Tempat Dengan hormat Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama: Priwibowob Dengan ini saya mengajukan lamaran pekerjaan di Perusahan bapak / ibu pimpin. Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat, Atas pertimbangan dan perhatianya saya ucapkan Terimakasih. Hormat saya PRIWIBOWO
              

    Cajamarca - Academia Cantolao

     Cache   
    Football. Peru. Primera Division
              

    Uruguay - Peru

     Cache   
    Football. Friendly Match
              

    Union Comercio - Alianza Universidad

     Cache   
    Football. Peru. Primera Division
              

    Ayacucho - Deportivo Municipal

     Cache   
    Football. Peru. Primera Division
              

    Carlos Manucci - Sport Huancayo

     Cache   
    Football. Peru. Primera Division
              

    Universitario - Sporting Cristal

     Cache   
    Football. Peru. Primera Division
              

    14 temporarily free and 39 on-sale apps and games to start the week

     Cache   

    Hey, y'all, and welcome to another week. I've got a fresh list of app sales for your perusal, though it lacks the excitement that last week's had. Still, there's a decent amount here, so have at it.

    Free

    Apps

    1. ElectroCalc PRO $0.99 -> Free; Sale ends in 2 hours
    2. Bubbles Battery Indicator - Charging animation $0.99 -> Free; Sale ends in 5 days
    3. 80s Music Radio Pro $1.99 -> Free; Sale ends in 6 days

    Games

    1. Concrete Defense 1940: WWII Tower Siege $0.99 -> Free; Sale ends in 2 hours
    2. Fall of Reich - WW2 Allied Siege $0.99 -> Free; Sale ends in 2 hours
    3. Horror Mystery - Escape Room & Solve Riddles $4.49 -> Free; Sale ends in 1 day
    4. Descent: Death Valley $0.99 -> Free; Sale ends in 4 days
    5. The Enchanted Worlds $3.99 -> Free; Sale ends in 5 days
    6. Cat town (Tap RPG) - Premium $2.49 -> Free; Sale ends in 6 days
    7. Shuriken Jump $0.99 -> Free; Sale ends in 6 days

    Icon packs & customization

    1. Solid Premium (Ai & gradient Wallpapers Maker) $0.99 -> Free; Sale ends in 2 hours
    2. Onyx Pixel - Icon Pack $0.99 -> Free; Sale ends in 4 days
    3. Precise : Icon Pack $5.00 -> Free; Sale ends in 4 days
    4. Black Army Omni - Icon Pack - Fresh dashboard $0.99 -> Free; Sale ends in 6 days

    Sale

    Apps

    1. Calligrapher Pro $2.99 -> $1.49; Sale ends in 1 day
    2. Freehand Pen Premium $4.99 -> $0.99; Sale ends in 2 days
    3. Need to do!
    Read More

    14 temporarily free and 39 on-sale apps and games to start the week was written by the awesome team at Android Police.


              

    La herencia de Alberto

     Cache   
    La política peruana no logra recuperarse de su larga crisis. Esta semana, el presidente, Martín Vizcarra, disolvió el Congreso y convocó a nuevas elecciones parlamentarias para que, según dijo, “sea finalmente el pueblo el que decida” en la dura contienda por el Estado que mantiene con el fujimorismo. Tras disolver el Congreso este lunes, el […]
              

    Penyatuan Ummah Membuktikan Ulama2 PAS Adalah Pendusta

     Cache   
    *Penyatuan Ummah Membuktikan Ulama2 PAS Adalah Pendusta*

    Sebelum PRU14 pada 2018, ulama2 PAS ke hulu dan ke hilir memberitahu penyokong dan pengundi mereka bahawa mereka tiada hubungan dengan UMNO sama sekali.

    Mari kita ulang tayang kembali kenyataan-kenyataan ini:

    1) KUALA LUMPUR – PAS sekali lagi menegaskan pendiriannya untuk tidak bergabung dengan UMNO dalam usaha menguatkan blok pembangkang. Memetik laporan BH Online, penegasan itu disuarakan Presidennya, Datuk Seri Abdul Hadi Awang ketika diminta mengulas tindakan bersama diambil PAS dan UMNO yang bertindak keluar Dewan Rakyat semalam sebagai memprotes tatacara pelantikan Datuk Mohamad Ariff Md Yunos sebagai Yang Dipertua dewan. Bagaimanapun, Abdul Hadi yang juga Ahli Parlimen Marang berkata, pihaknya akan bekerjasama dengan semua pihak termasuk UMNO dalam perkara yang akan membawa kebaikan kepada rakyat 
    2) Timbalan Presiden PAS, Datuk Tuan Ibrahim Tuan Man berkata adalah lebih baik parti Islam itu dibubarkan sekiranya bergabung dengan Umno. “Saya ingat kalau PAS bergabung dengan Umno kita tak perlu lawan Umno-lah maksudnya. Jadi, ada orang PAS tanya kalau tak lawan Umno nak lawan siapa lagi? “Jadi, kalau PAS berkawan dengan Umno kita kena bubarlah,” kata Tuan Ibrahim dalam temubual eksklusif bersama Malaysiakini dan Beritadaily. 
    3) Kenyataan pemimpin DAP yang menuduh PAS akan bergabung dengan Umno disifatkan sebagai ‘suara-suara syaitan’, yang lahir daripada perasaan was-was dan tidak berasaskan kepada fakta. Timbalan Ketua Pemuda PAS, Ustaz Muhammad Khalil Abdul Hadi menegaskan PAS dan Umno tidak boleh bergabung sama sekali, kerana dasar perjuangan kedua-dua parti itu sangat jauh berbeza.
    Khalil Hadi“Keputusan kalau (samada) PAS ini bergabung dengan Umno (atau tidak), bukan keputusan individu, bukan keputusan presiden, (bukan) pemuda dan seumpamanya. 
    4) KOTA BHARU: PAS tidak akan mengadakan kerjasama politik dengan UMNO dalam Pilihan Raya Umum Ke 14 (PRU-14) kerana ia boleh melemahkan parti itu. Setiausaha Agungnya, Datuk Takiyuddin Hassan, berkata keputusan itu sudah dibuat menerusi Majlis Syura Ulama yang mengambil kira beberapa faktor sebelum memutuskan perkara itu. "PAS tetap berpegang dengan tahaluf siyasi yang diadakan menerusi Gagasan Sejahtera dalam menghadapi PRU-14. Itu sudah jelas dan tiada perubahan. 
    5) Naib Presiden PAS, Idris Ahmad menyelar kenyataan Ketua Penerangan Umno Tan Sri Annuar Musa yang meramalkan akan terbentuk kerjasama antara kedua-dua parti itu dari masa ke masa kerana mereka mempunyai DNA (asid desksiribonukleik) yang sama. Beliau juga tidak bersetuju dengan pendapat Annuar yang berkata, PAS mempunyai DNA dan matlamat yang sama dengan Umno iaitu memperjuangkan kepentingan agama Islam dan orang Melayu. “Macam mana dia (Annuar Musa) boleh kata matlamat PAS dan Umno sama? Kalau sama, tak perlulah ada lagi Umno.


    Dan banyak lagi kenyataan2 seperti ini yg tersebar sepanjang tahun 2015 ke PRU 2018 dan lebih sedikit sehingga September 2019.

    Tujuan disebar penipuan ini adalah menghalang pengundi dan penyokong2 PAS dari beralih kepada AMANAH.

    AMANAH pula ditubuhkan kerana memprotes kerjasama PAS dengan UMNO yg berlaku belakang tabir. Manakala fraksi PAS yg pro UMNO pada masa itu terpaksa bekerja keras berbohong kepada ahli2 dan penyokong2 PAS.

    Hasilnya pada masa itu, hanya sekitar 30% dari PAS yang asal telah keluar PAS dan menyertai Amanah. Taktik berbohong pimpinan-pimpinan PAS berjaya menghalang penghijrahan besar-besaran.

    Akhirnya sekarang terbukti ulama-ulama PAS telah membohongi ahli-ahli dan penyokong-penyokong mereka. Begitu juga seluruh rakyat Malaysia.

    Tepat sekali tindakan pimpinan-pimpinan Amanah di dalam menubuhkan Amanah. Tanpa penubuhan Amanah, PAS sudah boleh mengadakan hubungan rasmi dengan UMNO sebelum PRU14 sekaligus menjamin kemenangan kepada Barisan Nasional dan PAS. Tampaknya pimpinan-pimpinan Amanah jauh lebih bijak dari pimpinan-pimpinan PAS dan UMNO dalam merangka strategi politik.

    (Maklumat yg Tulang Besi dapat pun menyatakan PAS sanggup menekan rakan tidak rasmi mereka, yakni fraksi Azmin Ali dlm PKR, untuk menekan Amanah supaya dibubarkan atau dibuang dari Pakatan Harapan.)

    KESIMPULAN

    Ulama2 PAS sanggup berbohong dan berdusta demi mencapai strategi dan matlamat politik mereka. Mereka tidak langsung hirau arahan-arahan agama Islam kalau arahan tersebut melanggar objektif politik mereka.

    Namun, Allah SWT lebih hebat perancanganNya, Walaupun ulama-ulama PAS berdusta dan berbohong, namun mereka tetap gagal di dalam mencapai matlamat mereka kerana ulama-ulama PAS lupa bahawa kemenangan itu adalah dari Allah SWT.

    Parti Amanah yg dikeji dan difitnah itu diberikan kemenangan oleh Allah SWT akhirnya dan PAS hanya mendapat dua buah negeri yang mundur dan miskin untuk ditadbir.

    Kasihan juga melihat fraksi Azmin Ali dalam PKR yg begitu mudah dipermainkan oleh PAS sepanjan 2015 ke 2018. Begitu mudah fraksi ini dipermainkan oleh pihak agamawan dalam PAS.

    TULANG BESI

    LIVE AUDIO TULANG BESI YG MENYEBUT BERKENAAN TABIAT ULAMA2 PAS SUKA BERBOHONG DAN BERDUSTA



    www.malaysiawaves.net#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/75403&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com tidak bertanggungjawab di atas setiap pandangan dan pendapat yang diutarakan melalui laman sosial dan halaman komen blog ini. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pandangan dan pendirian blog iniAnd here is the rest of it.

              

    Siapa Dalang 2% Dividen LTAT

     Cache   
    Di bawah adalah artikel dari seorang penulis memanggil diri beliau Cobra Commmander.

    Benar dan jelas bahawa wang2 tabung ini memang menjadi lauk kpd pemimpin2 UMNO tanpa ragu lagi.

    Seolah2 wang ini sudah menjadi wang mak bapak mereka.

    Syukurlah telah bertukar kerajaan dan barulah kita tau apa yg selama ini berlaku kpd wang kita.

    Selamat membaca
    XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

    Siapa dalang dividen 2% LTAT

    Seronok betul dua mantan menteri pertahanan terkinja-kinja di media sosial selepas LTAT mengumumkan dividen 2%. Datuk Seri Najib Razak dan sepupunya, Datuk Seri Hishammuddin Hussein masing-masing menyerang pihak kerajaan, seolah-olah mereka langsung tidak ada salah silap yang mengakibatkan LTAT hanya mampu membayar dividen kepada para perajurit sekadar 2%.

    Saya bukan orang yang jenis main forward mesej di Whatsapp ni macam burung kakak tua. Buat malu kaum bila kita yang sudah dewasa ni macam tak ada kerja lain, asyik mengadap telefon, sebar benda tak ketahuan punca. Saya selongkar serba sedikit tentang skandal LTAT ni supaya saya tak jadi burung kakak tua.

    Alkisahnya setelah diselongkar, saya jumpa satu watak bernama Tan Sri Lodin Wok Kamaruddin. Siapa dia si Lodin ni?

    Si Lodin ini adalah makhluk yang telah duduk diam-diam di LTAT tu selama TIGA PULUH ENAM TAHUN. Lodin adalah Ketua Eksekutif LTAT sejak 1982 sampailah September 2018. Empat bulan selepas kerajaan bertukar, dia masih ada di situ.

    Si Lodin ni juga adalah pengarah syarikat Boustead Holdings. Boustead ni syarikat besar, dengan lebih seratus anak syarikat dalam bidang perladangan, hartanah (Mutiara Rini tu pun dia juga), perubatan (ya Pharmaniaga tu, pun dia punya; dan tidak dilupakan stesen minyak BP. Paling best ialah Boustead Holdings ini ada banyak syarikat-syarikat industri berat yang menjalankan projek-projek tentera.

    Saham terbesar Boustead dipegang oleh LTAT dan Kumpulan Wang Pencen Angkatan Tentera. LTAT pun Lodin pegang, Boustead pun Lodin pegang. Untung jadi si Lodin ni.

    Apa lagi yang dipegang oleh si Lodin?

    Lodin juga pernah menganggotai lembaga pengarah Affin Investment Bank Berhad. Pada masa yang sama, Lodin juga duduk dalam lembaga pengarah sebuah syarikat bernama Perimekar; syarikat yang dapat projek beli kapal selam Scorpene; yang sampai ada model Mongolia meletup tu.

    Di mana lagi pernah kita dengar nama Lodin Wok Kamaruddin ini? Tak sampai satu saat kalau cari di internet kita akan jumpa namanya dalam Lembaga Pengarah 1MDB; syarikat tabung ayam Najib Razak. Dia pengerusi lembaga pengarah 1MDB. Dan khabar daripada sahabat di mahkamah menyebut si Lodin ni juga akan muncul sebagai saksi pendakwa dalam kes 1MDB terhadap Najib.

    Tak susah kita nak tengok gambaran sebenar kenapa LTAT melingkup sampai begini. Tangan Lodin ada di mana-mana sahaja tangan Najib merompak. Tu pun ada lagi yang berasa bijak forward mesej konon kena kencing. Padahal dia kena kencing hangit dengan si penyamun tarbus laki si Rosmah.

    Tunggu nanti ada masa, saya tulis lagi. Ambik anak balik sekolah jap.

    Cobra Commander
    Sg Besi


    www.malaysiawaves.net#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/75407&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com tidak bertanggungjawab di atas setiap pandangan dan pendapat yang diutarakan melalui laman sosial dan halaman komen blog ini. Ia adalah pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pandangan dan pendirian blog iniAnd here is the rest of it.

              

    Climate: new international projects

     Cache   
    French coastline
    1 October 2019

    Climate: new international projects

    On 1 October 2019, the Minister of Higher Education, Research and Innovation, Frédérique Vidal, and her German counterpart Anja Karliczek, Minister of Education and Research, launched the Franco-German facilitation of the “Make our Planet Great Again” scientific initiative at Musée du Quai Branly - Jacques Chirac. The event provided an occasion for presentation of research projects and the winners' joint statement against climate change.
     
    Launched by the President of the Republic in 2017, the “Make our Planet Great Again” programme aims to strengthen international commitment to the Paris Agreement on Climate Change. Germany lost no time in joining France in this initiative, so creating powerful momentum in the heart of Europe.

    The programme seeks to provide researchers with optimal conditions in working against climate change, on behalf of our societies and the environment alike.

    Organised in the form of calls for projects, the programme has enabled researchers, entrepreneurs and representatives of civil society to join forces in key fields: global change, earth and universe sciences, climate change, sustainable development and energy transition.

    The programme selected 55 winners, who assembled at Musée du Quai Branly - Jacques Chirac in the presence of representatives of host institutions. Winners came from institutions based in Australia, Canada, Denmark, France, Germany, Greece, India, Italy, Japan, Peru, Poland, Saudi Arabia, South Korea, Switzerland, the United Kingdom and the United States.

    Their research projects were presented to a high-level international audience. The winners drew up a joint statement on their vision of the programme and ways of combating climate change.

    The event was held a few days after reports preparatory to the future Research Programming Act were delivered to the Prime Minister, Edouard Philippe. The upcoming law aims to give French research the necessary resources, time and visibility. It will be presented by the Minister of Higher Education, Research and Innovation within the next few months and is set to come into force next year.

    It confirms the Government's full commitment to higher education, research and innovation, the budget for which has increased by 1.7 billion euros since 2017, even though the Programming Act has not yet been presented.

     

              

    Rio to Bogota

     Cache   
    I’m going to be in Rio de Janeiro on the 8th of January Need to end up in bogota by the 19th of feb for my return flight home back to aus I’m looking to do Machu Picchu then Peru coast and then from there up to Colombia coast ending in bogota Any tips on a travel itinerary ?? ... [Posted by Tom_97 - Oct 01, 06:18]
              

    Peruvian Andes is losing its glaciers due to climate crisis

     Cache   
    It is common knowledge that glaciers are melting in many regions across the globe. However, the speed at which tropical glaciers in the Peruvian Andes are retreating is particularly alarming.
              

    Hyundai Turut Kembangkan Teknologi Autonomous

     Cache   

    IOTOMOTIF.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/77015&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com – Kendaraan tanpa pengemudi atau autonomous jadi salah satu teknologi kendaraan yang banyak dikembangkan berbagai pabrikan mobil. Tidak ingin ketinggalan, pabrikan mobil asal Korea Selatan, Hyundai turut mengembangkannya. Untuk mewujudkan teknologi tersebut, Hyundai bekerja sama dengan Aptiv, perusahaan teknologi asal Irlandia. Untuk pengembangan teknologi autonomous tersebut, kedua perusahaan dikatakan menggelontorkan investasi sebesar 4 juta […]

    https://www.iotomotif.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/77015&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com | https://fb.com/iotomotif#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/77015&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com |https://twitter.com/iotomotif#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/77015&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com | https://instagram.com/iotomotif/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/77015&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com


              

    Ecuador, Guatemala, Peru: States of Exception or Guinea Pigs?

     Cache   
    Ollantay Itzamná The states of Ecuador, Guatemala and Peru are all simultaneously in a situation of political uncertainty. Ecuador and Guatemala with restricted constitutional rights and guarantees, either by State of Exception or State of Siege. Peru has a dissolved Congress of the Republic, which has become a political tradition. The three neoliberal governments apply...
              

    Mengembalikan Search Engine Default pada Firefox

     Cache   

    Pada awal kita memakai browser firefox setelah kita menginstallnya, search engine default yang digunakan adalah google. Namun seringkali search engine tersebut berubah menjadi search engine lain selain google. Hal tersebut terjadi karena adanya penambahan software pada komputer kita yang tanpa kita sadari software yang diinstall itu telah mengubah search engine default browser firefox kita. Cara mengembalikan google sebagai search Engine Default pada Firefox Karena kita sudah terbiasa dengan google tentu kita merasa terganggu dengan perubahan itu, karena hasil pencariannya tentu berbeda dengan apa yang ditampilkan oleh google. Berikut ini cara mengembalikan search engine default firefox anda menjadi google. 1. Buka

    The post Mengembalikan Search Engine Default pada Firefox appeared first on MAJALAH KELUARGA.


              

    Penyakit Asam Urat

     Cache   

    Asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Zat juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses

    The post Penyakit Asam Urat appeared first on MAJALAH KELUARGA.


              

    Trump, Ecuadorian Protests, Climate Emergency & more -- The Week in News, Opinion and Videos September 29 - October 6

     Cache   
    This week's list of articles, news items, opinion pieces and videos that I see as a must if you are looking for a roundup that should be of interest to The Left Chapter readers.

    This list covers the week of September 29 - October 6.


    For those interested in news and developments in the Canadian election this will be covered in a separate weekly roundup the fourth of which this past Friday was: Scheer's Very Bad Week, PPC At It Again and more -- The Left Chapter Canadian Election Round-up Week Four

    1) Riots at Greek refugee camp on Lesbos after fatal fire

    Helena Smith, The Guardian

    Greek authorities are scrambling to deal with unrest at a heavily overcrowded migrant camp on Lesbos after a fire there left at least one person dead.

    2) Quebec should apologize for systemic discrimination in treatment of Indigenous people, Viens report says

    Benjamin Shingler, Kamila Hinkson · CBC News 

    The Quebec government should apologize to First Nations and Inuit for the harm they have endured as a result of provincial laws, policies and practices, says the author of a damning report into the treatment of Indigenous people.

    3) Misogyny, male rage and the words men use to describe Greta Thunberg

    Camilla Nelson & Meg Vertigan, The Conversation 

    Greta Thunberg obviously scares some men silly. The bullying of the teenager by conservative middle-aged men has taken on a grim, almost hysterical edge. And some of them are reaching deep into the misogynist’s playbook to divert focus from her message.

    4) 'Based in hatred': violence against women standing in Colombia's elections

    Julia Zulver, The Guardian 

    The body of mayoral candidate Karina García was found shot and incinerated in her car in the Cauca department of southern Colombia, on 1 September.

    5) How a brief socialist takeover in North Dakota gave residents a public bank

    Will Peischel, Vox

    There’s a legislative fight brewing in California. Supporters are pushing a public banking law that could redefine the state’s financial landscape, while detractors call it a government intrusion. Both would benefit to look at an unusual source — North Dakota — where a similar policy has been in place for a century.

    6) The judge's bizarre remarks in the Ezekiel Stephan case signal a miscarriage of justice

    Juliet Guichon, Ian Mitchell and Pauline Alakija · CBC News

    In deciding that Collet and David Stephan were not guilty of failing to provide the necessaries of life in the 2012 death of their son, Ezekiel, Justice Terry Clackson ​​​​​​issued a written decision that, in our view, improperly focused on the medical examiner's accent, and not on the medical evidence. Such focus is suspect, and could be evidence of racism.


    7) The Phony Liberalism of Bill Maher

    Alan MacLeod, Truthdig 

    Ultimately, Maher has built up an impressive following and continues to espouse snarky elitist hot takes weekly for HBO, earning an estimated $10 million per year doing so. Call him a racist, a bigot or an astute businessman; just don’t call him a liberal.

    8) We were told capitalism had won. But now workers can take back control

    Grace Blakeley, The Guardian 

    Class politics is reemerging in response to the huge inequality caused by the 2008 crash. And it’s time to take on the City.

    9) Capitalism’s triumph: Labor rights violated in every country on Earth

    Systemic Disorder 

    In what country are labor rights fully respected? The sad answer is: none.

    10) New Video May Signal Dangerous Change For Neo-Nazi Terror Cell

    Mack Lamoureux and Ben Makuch, Vice

    A neo-Nazi terror group under investigation by the FBI has released a propaganda video that one expert is calling “incredibly significant” and “essentially a declaration of war.” This comes after the group has already been linked to five murders, and was named in an FBI investigation involving an alleged bomber in Las Vegas who stockpiled explosives and firearms for a planned attack on the city's Jewish and LGBTQ communities.

    11) Protesters rally outside North York industrial bakery in wake of death of temp worker

    Sara Mojtehedzadeh, The Toronto Star

    It was a protest underpinned by a simple question: how many vigils are necessary?

    12) SACRAMENTO AMAZON WORKERS ARE PROTESTING AFTER WOMAN WAS ALLEGEDLY FIRED FOR SPENDING EXTRA HOUR WITH DYING MOTHER-IN-LAW

    Melissa Lemieux, Newsweek 

    Amazon workers at the company's Sacramento, California delivery location united to present a petition to their supervisor September 30 to protest the company's off-time policy, according to The Verge.

    13) The Fake Nazi Death Camp: Wikipedia’s Longest Hoax, Exposed

    Omer Benjakob, Haaretz 

    For over 15 years, false claims that thousands of Poles were gassed to death in Warsaw were presented as fact. Haaretz reveals they are just the tip of an iceberg of a widespread Holocaust distortion operation by Polish nationalists.


    14) European Parliament launches anti-communist crusade

    Steve Sweeney, People's World

    Communists and left organizations have hit out at a reactionary “ahistorical” motion passed by the European Parliament last month which equates communism with “the monster of fascism.”

    15) Communist Party of Ukraine addresses open letter to the Ukrainian and Russian peoples

    Ben Chacko, The Morning Star 

    UKRAINE’S Communist Party published an open letter to the peoples of Ukraine and Russia today, warning against the rise of fascism and of bids by the ruling elites in each country to turn their populations against one another.

    16) Irregular votes, panicked moves, kiosks

    Drew Anderson, CBC News

    It was fall of 2017. Jason Kenney, former prime minister Stephen Harper's chief lieutenant, and Brian Jean, who had led Alberta's recently dissolved Wildrose Party, were vying to lead the newly created United Conservative Party. On the second day of the three-day leadership vote, a panicked call came from Kenney's campaign in Calgary ordering his team in Edmonton to shut down a voting kiosk they had set up in an empty storefront in a strip mall.

    17) Press and OAS’s Differential Treatment to Venezuela vs. Crisis in Peru and Ecuador?

     Orinoco Tribune

    So far, neither the OAS nor the government of the US president, Donald Trump, have ruled against the violation of Ecuadorian human rights or the confrontation of powers in Peru.

    18) Ecuador arrests taxi, union leaders as strike over end of fuel subsidies spills into 2nd day

    The Associated Press

    Ecuadoran authorities dispatched military vehicles to ferry civilian passengers Friday and arrested several transport union leaders in efforts to halt a strike that shut down taxi, bus and other services in response to a sudden rise in fuel prices.

    19) Correa: No One Voted For The IMF Or The Increase In Fuel Price

    Telesur 

    The former Ecuadorean president warned that Lenin Moreno "is scared to death for his betrayal to the movement (Revolucion Ciudadana) and the people", because he has taken measures diametrically opposed to his own and to the programmatic proposals that led him to the government.

    20) Ecuador Assembly Calls for President's Removal, Early Polls

    Telesur 

    Former members of Ecuadorean President Lenin Moreno’s own party, Alianza PAIS, have announced they are demanding early presidential and congressional elections due to the executive’s “non-compliance of functions.”

    21) Ecuador's Transport Workers Strike, Take to Streets to Reject Pro-IMF Neoliberal Reforms

    Telesur

    Ecuador woke up this Thursday with a total stoppage of activities as a result of a nationwide strike announced by transport workers and taxi drivers to protest against the "Paquetazo", a package of austerity policies which President Lenin Moreno announced Tuesday in order to comply with suggestions presented by the International Monetary Fund (IMF9 in return for billions of dollars in loans.

    22) Thousands of Indigenous Farmers Head Towards Ecuador's Capital

    Telesur

    Ecuador’s indigenous and union organizations kept protests going on Saturday and promised not to let-up in their push to overturn President Lenin Moreno’s austerity measures, which have convulsed this South American country for three days on a row.

    23) Peru: 'Interim President' Araoz Quits, Vizcarra Still in Power

    Telesur

    Peruvian Interim President Mercedes Araoz announced her resignation Tuesday night as Vice President of the country and as head of state, a designation conferred by Congress Monday night.

    24) Peruvian Left Backs Dissolution of Congress: Interview

    Telesur

    Progressive media outlet Nodal interviewed leftist congresswoman Indira Huilca from the New Peru Movement Party this week. During the interview, they discussed Peru’s political crisis and what the left sees as the solution to the never-ending corruption scandals that have engulfed the country. Huilca stated stated that Congress has lost legitimacy and is only trying to impede the rooting out of corruption that they represent, but that a genuine solution will involve going much further than Vizcarra is proposing, and will require confronting the corporate interests fueling corruption.

    25) Egypt’s Harsh Crackdown Quashes Protest Movement

    Vivian Yee and Nada Rashwan, The New York Times

    A group of teenagers arrested on their way to buy new school clothes. An illiterate shoeshiner picked up from the street. Eight people stopped while they were eating from a street food cart. And a 28-year-old financial auditor, who was walking to his car after dinner when police officers ordered him to stop.

    26) Haiti on Brink of Revolution to Overthrow US-Backed Regime

    AMW

    Revolutionaries destroyed police headquarters, attacked residences of government officials, and burned a jail and courts to the ground in different parts of Haiti on Friday.

    27) Bolivia Launches Reforestation Plan for Areas Affected by Fires

    Telesur 

    Bolivia’s government has launched ‘Plan Paradise’ to reforest areas of the Chiquitania, Santa Cruz, that was affected by forest fires. The plan will bring together experts with governmental authorities to calculate the best ways of reforesting burnt areas.

    28) Cuba Manages Fuel Shortage With Venezuelan, Russian Cooperation

    Telesur 


    During the first week of October, a fleet of oil tankers from Venezuela arrived in Cuba to help President Miguel Diaz-Canel to alleviate fuel shortages generated by the U.S. economic and financial blockade.

    29) Fearful of Lula’s Exoneration, His Once-Fanatical Prosecutors Request His Release From Prison. But Lula Refuses.

    Glenn Greenwald, The Intercept 

    Lula’s accusers are desperately trying to get him out of prison, while he insists on staying there until he’s fully exonerated.

    30) At Least 42 Dead After Days Of Violent Protests In Iraq

    Scott Neuman, NPR

    Iraqi security forces fired live rounds to disperse crowds of protesters in Baghdad on Friday, as the death toll from days of anti-government unrest has reached at least 42, according to officials.

    31) Bolivia to Introduce First Domestically-Made Electric Vehicle

    Telesur

    President Evo Morales officially presented on Tuesday the first electric car to be manufactured in Bolivia, produced by state owned company YLB. Morales presented the vehicle at the official opening of a new lithium technology center in Potosi.

    32) Fighting Calls for Impeachment, Trump Intensifies Anti-Semitic Rhetoric. We Cannot Ignore It.

    Mehdi Hasan, The Intercept

    “PRIME DIRECTIVE: Always Blame the Jews for Everything.”

    33) Trump Bars Immigrants Who Cannot Pay For Health Care

    Richard Gonzales, NPR

    President Trump signed a proclamation late Friday barring legal immigrants who cannot prove they will have health care coverage or the means to pay for it within 30 days of their arrival to the United States.

    34) Shoot Them in the Legs, Trump Suggested: Inside His Border War

    Michael D. Shear and Julie Hirschfeld Davis, The New York Times

    The Oval Office meeting this past March began, as so many had, with President Trump fuming about migrants. But this time he had a solution. As White House advisers listened astonished, he ordered them to shut down the entire 2,000-mile border with Mexico — by noon the next day.

    35) Advocates Say President Trump's Immigration Policy Is 'A Tool Of Cruelty'

    Joel Rose, NPR

    Immigrant advocates asked a federal appeals court on Tuesday to block the Migrant Protection Protocols (MPP), a key part of President Trump's immigration policy. The policy forces asylum seekers to wait for their immigration court hearings in Mexico.

    36) Supreme Court Revisits Abortion With Louisiana Case

    Nina Totenberg, NPR

    The U.S. Supreme Court has jumped headlong back into the abortion wars. The court said Friday that it will hear arguments in a case from Louisiana that is nearly identical to a Texas case decided by the court three years ago.

    37) Palestinian Tortured by Israel's Shin Bet in Critical Condition

    Telesur

    44-year-old Palestinian Samir Arbeed was admitted to a hospital in Jerusalem after been interrogated and tortured by Israel’s Shin Bet - domestic intelligence service - who is accusing him to be the mastermind behind an alleged attack in an illegal West Bank settlement.

    38) Anti-Palestinianism is the modern day McCarthyism

    Asa Winstanley, Middle East Monitor 

    As regular readers of this column will know, the McCarthyite atmosphere in Britain against supporters of Palestinian rights is getting worse. That is down in part to the Labour Party leadership’s acquiescence to the smear campaign to portray the party as anti-Semitic. The Labour National Executive Committee’s acceptance of the bogus IHRA “working definition” of anti-Semitism last year gave the document undeserved acceptance and currency; it deliberately conflates anti-Semitism with criticism of Israel for being the racist state that it so evidently is.

    39) It’s Still Netanyahu’s Israel

    Douglas Greenwald, Jacobin

    Over the past decade, Benjamin Netanyahu has remade Israeli politics in his own image. Though his career now hangs by a thread, his legacy of far-right pandering and cold-blooded “management” of Palestinian oppression will live on.

    40) After US Senator Asks Public to 'Imagine' CIA Interfering in Foreign Elections, Historians Are Like... Uhhh

    Eoin Higgins, Common Dreams

    Comments from Sen. Mark Warner responding to reports that Attorney General Bill Barr asked a number of world governments for help in refuting the investigation into Russian interference with the 2016 U.S. election were met with ridicule Friday as observers mocked the suggestion that the CIA would never do such a thing.

    41) Cook's arrival was a disaster for Māori. Britain's half-hearted apology isn't good enough

    Tina Ngata, The Guardian

    As we mark 250 years since the arrival of Captain Cook in New Zealand, we are still seeing crimes against indigenous peoples and their territories.

    42) Workers Are Falling Ill, Even Dying, After Making Kitchen Countertops

    Nell Greenfieldboyce, NPR

    Artificial stone used to make kitchen and bathroom countertops has been linked to cases of death and irreversible lung injury in workers who cut, grind and polish this increasingly popular material.

    43) Irrigation For Farming Could Leave Many Of The World's Streams And Rivers Dry

    Dan Charles, NPR

    Something odd is happening to streams and rivers on the high plains of Kansas and Colorado. Some have disappeared.

    44) My Community Is Warming Three Times Faster Than the Rest of the World

     Paul Josie; as told to Jackie Hong, VICE

    Canada’s North is warming three times faster than the global average. Nowhere is this more acutely felt than in places such as Old Crow, the northernmost community in Yukon and home to the Vuntut Gwitchin First Nation. Earlier this year, Vuntut Gwitchin became among the first Indigenous communities to declare a climate emergency. Last week, Whitehorse, Yukon's capital, also declared a climate emergency.

    45) 'Things are getting unstable': global heating and the rise of rockfalls in Swiss Alps

    Denise Hruby, The Guardian 

    As Switzerland’s glaciers melt, dangerous rockfalls become more likely and towns are forced to live under an existential threat.

    See also: Canadian Climate Strikes, Climate Emergency, Labour Resolutions & more -- The Week in News, Opinion and Videos September 22 - 29
              

    More US babies die on their first day than in 68 other countries, report shows

     Cache   

    This is shameful!

    By Maggie Fox, Senior Writer
    The U.S. is a worse place for newborns than 68 other countries, including Egypt, Turkey and Peru, according to a report released Tuesday by Save the Children.

    A million babies die every year globally on the same day they were born, including more than 11,000 American newborns, the report estimates. Most of them could be saved with fairly cheap interventions, the group says.

    “The birth of a child should be a time of wonder and celebration. But for millions of mothers and babies in developing countries, it is a dance with death,” the report reads. “A baby’s first day is the most dangerous day of life—in the United States and countries rich and poor,” it adds.


              

    Bronzová socha koně Peruána je hotová, odhalena bude 12. října

     Cache   
    Horní Kalná (Trutnovsko) - Umělecká slévárna v Horní Kalné na Trutnovsku dokončila bronzovou sochu trojnásobného vítěze Velké pardubické Peruána. Sochu koně ve cvalu dnes pracovníci...
              

    Syyskuussa 2019 ensirekisteröitiin 8 436 uutta henkilöautoa

     Cache   
    Syyskuussa 2019 rekisteröitiin 13 645 uutta ajoneuvoa, joista autoja oli 9 693. Ensirekisteröinnit kasvoivat 13,5 prosenttia edellisvuoden vastaavaan kuukauteen verrattuna. Uusia henkilöautoja rekisteröitiin syyskuussa 8 436, mikä on 29,1 prosenttia enemmän kuin viime vuonna. Vuoden 2018 syyskuun alussa käyttöönotettu uusi päästöjen WLTP-mittaustapa laski ensirekisteröintien määrää viime vuoden loppupuolella. Henkilöautoista 16,3 prosenttia oli dieselkäyttöisiä. Tiedot perustuvat Liikenne- ja viestintäviraston (Traficom) liikenneasioiden rekisteriin ja ne on tuottanut Tilastokeskus. Luvuissa ei ole mukana Ahvenanmaan ajoneuvoja.
              

    Teaterkritik: En värsting till syster är mestadels parodisk glittrig glamour än halleluja moment

     Cache   
    En värsting till syster China teatern 3 oktober 2019Bok av Cheri Steinkellner och Bill SteinkellnerRegi och översättning AlbienKoreografi Siân PlaystedScenografi Andreas BiniKapellmästare Janne RadesjöKostymdesign Camilla ThulinMask & Perukdesign Sara KlängeLjusdesign Palle PalméLjuddesign Oskar Johansson Att göra en film av en bok och en musikal efter en film är aldrig en lätt match. Grunduppsättningen från Usa har […]
              

    Find and also Date latin brides for marriage Females

     Cache   

    Find and also Date latin brides for marriage Females Individual Club Tours 365 Times per year Wonderful solitary latin brides for marriage Females finding a guy as if you! A lot more than 40,000 filtered Single Foreign Women Profiles. Our Southern American women can be actually mainly originating from Colombia, Chile, Costa Rica, Dominican Republic, Mexico, Peru and in addition Venezuela. General guidelines in addition to Information Focus your concentrate on the 1000’s of appealing latin brides for marriage within our data bank! Exists any type of REAL factor to hold off? It is COMPLIMENTARY, flash along with without dedication...

    L'articolo Find and also Date latin brides for marriage Females proviene da THEADV.


              

    Best Beaches Near Rome

     Cache   

    The post Best Beaches Near Rome appeared first on Go City Travel Blog.

    Rome is simply bursting with amazing things to do. From perusing some of the greatest works of art mankind has ever produced and exploring the archaeological wonders of Ancient Rome, to noshing your way through pasta joint after gelato shop, there’s no... [Read More]

    The post Best Beaches Near Rome appeared first on Go City Travel Blog.


              

    Penganggaran Perusahaan

     Cache   
    none
              

    Hiperpresidencialismo en Perú

     Cache   
    Quienes desde el exterior aplauden que el presidente de Perú, Martín Vizcarra, haya disuelto el Congreso respondiendo al bloqueo parlamentario impuesto por Fuerza Popular, el partido de Keiko Fujimori, debieran saber que esa potestad presidencial – cuya ejecución la oposición considera fuera del debido proceso– viene precisamente del momento autocrático de la presidencia de Alberto Fujimori. Esa potestad, no muy extendida en Latinoamérica, también la tuvieron en su día los regímenes de Pinochet y Strössner, y la han incorporado las constituciones bolivarianas de Hugo Chávez y de Rafael Correa. Uno de los males de las democracias latinoamericanas es la hegemonía presidencial de sus sistemas políticos. En su independencia, las nuevas repúblicas copiaron el ordenamiento constitucional de Estados Unidos, pero dieron al presidente capacidad co-legisladora, desdibujando así la separación de poderes y dando al jefe del Estado un cierto carácter de monarca. Eso, junto con el patrimonialismo que endémicamente inspira el ejercicio del poder en la región, ha llevado a una pobre experiencia democrática. Con el tiempo ha habido intentos de corrección –en algunos países el Parlamento puede recusar ministros o promover un impeachment, o bien la ciudadanía puede revocar en referéndum al presidente–, pero el resultado ha sido en ocasiones aún mayor presidencialismo: es el caso de aquellos países en los que el presidente puede disolver las Cámaras, algo común en sistemas parlamentarios, pero normalmente impropio de un sistema presidencial donde el presidente ya de por si tiene suficiente poder y debe ser contrapesado por un sólido Parlamento. Doble vuelta presidencial y cohabitación Los sistemas electorales de doble vuelta o balotaje, que se han ido generalizando en Latinoamérica, pretendían dar una mayor legitimidad popular a los presidentes, en marcos políticos de decreciente bipartidismo y más multipartidismo, pero la consecuencia ha sido muchas veces una muy complicada cohabitación. En abril de 2016, en las presidenciales y legislativas, la hija de Alberto Fujimori y su partido fueron con gran diferencia los más votados. La derecha populista de Fuerza Popular logró 73 diputados, del total de 130 del Parlamento unicameral, frente a 20 escaños del izquierdista Frente Amplio y los 18 del partido liberal-conservador de Pedro Pablo Kuczynski. En la pugna presidencial, Keiko Fujimori logró el 39,86% de los votos, Kuczynski el 21,05% y Verónika Mendoza el 18,74%. La existencia de segunda vuelta hizo que la izquierda apoyara a Kuczynski, aunque luego le dejara solo en el Congreso, donde en cualquier caso Fuerza Popular tenía mayoría absoluta, lo que ya preconizaba un periodo de serias turbulencias políticas. En la segunda vuelta Keiko Fujimori se quedó a apenas 40.000 votos del triunfo. Caos institucional El pulso entre Fuerza Popular y Kuczynski, dimitido en marzo de 2018, y luego con su sustituto, Martín Vizcarra, ha tenido un efecto muy corrosivo para la democracia peruana, que ha debido hacer frente a la encarcelación de diversos expresidentes y de la propia Keiko Fujimori (en prisión preventiva) por asuntos de corrupción. El artículo 134 de la Constitución, aprobada en 1993, al año siguiente del autogolpe de Alberto Fujimori, establece que si el Congreso niega su confianza a dos Consejos de Ministros (la peculiar existencia en Perú de un presidente de gobierno, con características algo inferiores a las del primer ministro en un régimen parlamentario, también pervierte el funcionamiento de un sistema presidencialista clásico), el presidente puede disolver el Congreso y convocar nuevas elecciones. Estas tendrán lugar dentro de cuatro meses, en enero. La oposición estimó que Vizcarra no siguió el debido proceso (al disolver el Congreso para evitar que Fuerza Popular y el Partido Aprista nombraran miembros del Tribunal Constitucional), declaró vacante la presidencia y luego elevó a ese puesto a la vicepresidenta, Mercedes Aráoz, quien prefirió dimitir. El apoyo de las Fuerzas Armadas a Vizcarra ha consolidado los planes de este, con una oposición que, aunque ha pensado en boicotear las elecciones, parece prepararse para ellas, a la espera de lo que diga el Tribunal Constitucional. Sin precio para el presidente El error del sistema, a juicio del experto Humberto Nogueira, es que al presidente le salga gratis disolver el Congreso. En un estudio publicado en la revista «Estudios Constitucionales» dos años atrás, este jurista chileno advierte que «no es casualidad que el mecanismo de la disolución parlamentaria sin poner en juego la estabilidad presidencial haya sido implementada en los presidencialismos autoritarios de la segunda mitad del siglo XX». A su juicio, el uso de estos mecanismos «potencia aún más el conflicto y la crisis del sistema institucional democrático, ya que si luego de censurar el gobierno, el Presidente disuelve el Congreso y convoca a nuevas elecciones, si de esas nuevas elecciones se ratifica a la mayoría parlamentaria opositora al Presidente, el conflicto queda instalado en su máxima potencialidad, ya que el Presidente es inamovible hasta el término de su mandato, agudizándose así la parálisis y bloqueo del sistema político». Nogueira cree que el uso de la disolución parlamentaria en régimen presidencialista «solo puede utilizarse como mecanismo equilibrador, si frente a una reconfirmación de la mayoría parlamentaria por el electorado, el Presidente de la República tuviera la obligación de abandonar sus funciones y dar paso a una nueva elección presidencial». Es posible que Vizcarra cuente con que Fuerza Popular tenga menor peso tras las próximas elecciones, pero si él mismo tuviera el riesgo de perder el puesto en caso de que el próximo Congreso censure de nuevo su actuación muy probablemente se lo habría pensado mejor antes de disolverlo, imponiéndose un obligado entendimiento de última hora entre el poder ejecutivo y el legislativo. Pero el hiperpresidencialismo, como su nombre indica, supone un desequilibrio de poderes.
              

    Death and resurrection in the rainforest as bishops meet for Amazon summit

     Cache   

    Indigenous tribes see the Catholic church as a key ally in the ecological fight – and an unprecedented synod is focused on how to stop the destruction

    A hundred years ago the Harakmbut people were nearly wiped out.

    Inhabitants of a vast jungle region where Peru intersects with Brazil and Bolivia, the tribespeople were enslaved by rubber barons and murdered en masse, only surviving thanks to the help of Dominican missionaries.

    Related: 'Chaos, chaos, chaos': a journey through Bolsonaro's Amazon inferno

    Continue reading...
              

    Masters 1000 Shanghai: Il programma di Mercoledì 09 Ottobre. All’alba in campo Matteo Berrettini

     Cache   
    Center Court 1 – Ora italiana: 06:30 (ora locale: 12:30 pm) 1. Felix Auger-Aliassime vs [6] Stefanos Tsitsipas 2. [5] Alexander Zverev vs [Q] Jeremy Chardy (non prima ore: 08:00) 3. [1] Novak Djokovic vs Denis Shapovalov (non prima ore: 12:30) 4. [Q] Pablo Carreno Busta vs [4] Dominic Thiem Show Court 3 – Ora […]
              

    Garap Mega Proyek IPP Jawa-1 dan IPP Bangladesh, IPP dan IP Berkolaborasi

     Cache   

    "Itu jadi teori-teori kolonialisme dan devide et Impera (adu domba), teori imperialisme. Di Indonesia, kita adalah suplementary PLN dan kolaborator anak perusahaan PLN. Di dunia internasional, kita tentunya akan selalu membawa expertise IP,"

    Posting Garap Mega Proyek IPP Jawa-1 dan IPP Bangladesh, IPP dan IP Berkolaborasi ditampilkan lebih awal di Terhangat Terpercaya.


              

    Comment on Foreign Data Wrappers in PostgreSQL and a closer look at postgres_fdw by Manoj Jain

     Cache   
    Thanks Jobin for such a nice article. I am facing issue while creating DB link between two databases dev_abc_db (source db) and dev_xyz_db (destination db) present on the same machine. And the owner of both database is same user (dev_user). Here is what I am doing. 1. CREATE SERVER IF NOT EXISTS resdb FOREIGN DATA WRAPPER postgres_fdw OPTIONS (host 'dev.abc.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/98980&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com', dbname 'dev_abc_db'); 2. CREATE USER MAPPING FOR dev_user SERVER resdb OPTIONS (user 'dev_user', password 'abc'); 3. GRANT USAGE ON FOREIGN SERVER resdb TO dev_user; I have created a view in my destination database which uses resdb (created in point 1) to fetch the data from source database. While executing view I am getting below error. SQL Error [2F003]: ERROR: password is required Detail: Non-superuser cannot connect if the server does not request a password. Hint: Target server's authentication method must be changed. Is it must to have super user role to use DB link ?
              

    [peperutka] сладък Хаос@

     Cache   
     
              

    Wilayah Udara hingga E-Commerce, 7 Kesepakatan Jokowi dan PM Singapura

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100213&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan lawatan ke Singapura. Setelah Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, keduanya sepakat meningkatkan kerja sama di sejumlah bidang seperti keamanan, ekonomi dan pendidikan.

    "Pertama, Indonesia menyambut kerangka negosiasi untuk 'flight information region' (FIR atau kendali ruang udara) yang sudah disepakati kedua negara. Indonesia menghormati posisi Singapura untuk mengawasi wilayah udaranya, maka tim teknis kami sudah memulai negosiasi dan saya mendorong agar dipercepat," kata Presiden Jokowi di Istana Singapura, Selasa, (8/10/2019). 

    Presiden Jokowi dan PM Lee Hsien Loong bertemu dalam Leader's Retreat yang berlangsung setiap tahun sejak 2017. Dalam pertemuan tersebut kedua kepala pemerintahan dan para menterinya membahas hingga persoalan teknis di berbagai bidang.

    "Kedua, untuk meningkatkan kerja sama keuangan antara bank sentral kedua negara, dalam pengelolaan likuiditas valas (bilateral liquidity management arrangement)," tambah Presiden Jokowi yang berbicara dalam bahasa Inggris, seperti dilansir Antara.

    Ketiga, Presiden menyambut meningkatnya perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pengembangan kawasan industri Kendal dan Nongsa Digital Park di Batam.

    "Kami menyambut baik tindak lanjut Leader's Retreat tahun lalu termasuk peningkatan 'tenant' di Kawasan Indrustri Kendal, pembangunan Nongsa Digital Park karena Singapura telah mendukung dibukanya perusahaan Pegatron di Batam," tambah Presiden.

    Sedangkan keempat, kedua negara sepakat untuk mendorong kerja sama bilateral di bidang investasi dan perdagangan.

    "Kelima, di bidang infrastruktur, Indonesia menawarkan kerja sama pendanaan infrastruktur termasuk kereta api Makassar-Parepare dan bandara Labuan Bajo," ungkap Presiden.

    Keenam, kedua negara meningkatkan pendidikan vokasi termasuk operasionalisasi politeknik Kendal dan RISING (Republic of Indonesia and Singapore) Fellowship.

    "Terakhir, kami sepakat untuk mendorong ekonomi digital di bidang fintech (financial technology, e-commerce, layanan data, pengembangan 'techno park' dan 'regional innovation hub'," tambah Jokowi.

     

    Semakin Menguat

    Jokowi tampak berbincang dengan PM Singapura Lee Hsien Loong saat menghadiri Parade Nasional Singapura di Galeri Nasional Singapura, St. Andrew, Singapura, Jumat (9/8/2019). (Biro Pers Setpres)

    Sedangkan PM Lee Hsien Long mengatakan bahwa tali ekonomi Indonesia-Singapura semakin menguat dengan Singapura juga adalah investor terbesar Indonesia sejak 2014. Buktinya, kawasan industri Kendal telah bernilai 800 juta dolar AS dengan 60 perusahaan dan diperkirakan menciptakan 7 juta lapangan kerja.

    "Kami juga akan meningkatkan kerja sama jangka panjang yaitu di kawasan Batam-Bintan-Karimum yang dapat mendukung para penumpang dari Changi. Selain itu kami juga akan meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi digital dengan penandatangan 'digital national single window," kata PM Lee.

    Sedangkan di bidang keamanan, PM Lee mengharapkan penyelesaian negosiasi FIR.

    "Dalam bidang managemen kawasan udara khususnya FIR, kita telah menyepakati kerangka diskusi mengenai hal ini," ungkap PM Lee.

    Presiden Jokowi dan PM Lee dalam pertemuan tersebut juga menyaksikan penandatanganan dua dokumen kerja sama yaitu perjanjian pertukaran data elektronik fasilitasi dan pengamankan perdagangan serta nota kesepahaman mengenai kerja sama kearsipan.

    Perjanjian pertukaran data elektronik yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Keuangan Singapura Heng Swee Keat

    Perjanjian kedua adalah penandatangan nota kesepahaman kerja sama selama tiga tahun ke depan antara Arsip Nasional Republik Indonesia dan Arsip Nasional Singapura. Perjanjian itu memungkinkan kedua lembaga untuk berbagi pengetahuan arsip mengenai sejarah dan budaya.

    Simak video pilihan berikut:


              

    Kemnaker Tingkatkan Kualitas Layanan Ketenagakerjaan

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100231&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk mempercepat implementasi reformasi birokrasi di lingkungan Kemnaker. Berbagai upaya telah dilakukan Kemnaker untuk mewujudkan komitmen tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan.

    "Atas arahan Bapak Menteri (Ketenagakerjaan), kita selama ini terus mengingatkan dan mengupayakan bagaimana pelayanan itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat," kata Sekretaris Jenderal Kemnaker, Khairul Anwar, usai membuka Entry Meeting Penilaian Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kementerian Ketenagakerjaan di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (8/10).

    Khairul menjelaskan, berbagai upaya telah dilakukan Kemnaker untuk meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan. Baik mencakup layanan perizinan, pelatihan, penempatan tenaga kerja, Peraturan Perusahaan (PP) dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), dan sebagainya.

    Beberapa upaya yang dilakukan, diantaranya mengintegrasikan layanan, serta membangun layanan berbasis digital/online.

    "Poin utamanya, kita harus melakukan perubahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat merasa puas dalam merasakan pelayanan," kata Khairul.

    Selain layanan, Khairul menyebut bahwa reformasi birokrasi di Kemnaker juga mencakup aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess), dan sumber daya manusia aparatur. Berbagai permasalahan atau hambatan yang mengakibatkan sistem penyelenggaraan pemerintahan tidak berjalan, terus ditata ulang atau diperbaharui.

    "Salah satu upaya yang dilakukan secara bersama di lingkungan Kemnaker adalah kita berusaha mengidentifikasi hal-hal yang sudah coba dilakukan selama ini oleh seluruh unit kerja kita, terkait dengan implementasi reformasi birokrasi," terang Khairul.

    Reformasi birokrasi yang dilakukan Kemnaker selama ini, sebut Khairul, telah membuahkan hasil. Diantaranya adalah Opini WTP dari BPK atas laporan keuangan Kemnaker dalam 3 tahun terakhir.

    Khairul pun menyatakan antusiasnya terhadap evaluasi dari Tim Evaluasi Kemenpan-RB. Harapannya, evaluasi tersebut dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai Kemnaker sehingga berbagai perbaikan dan inovasi dapat terwujud.

    "Dalam kaitan itu, kita teman-teman di Kemenker beserta seluruh Direktorat Jenderal, serta unit teknis telah mempersiapkan upaya-upaya di dalam rangka adanya suatu evaluasi dari Kemenpan-RB ini," paparnya.

    Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan-RB, Muhammad Yusuf Ateh, mengapresiasi komitmen seluruh pejabat eselon I dan eselon II Kemnaker yang hadir dalam Entry Meeting ini.

    “Kehadiran seluruh pejabat dalam evaluasi RB ini sangat diapresiasi, karena menunjukkan kesungguhan dan komitmen Pimpinan Tinggi Kemnaker untuk menerapkan reformasi birokrasi di Kemnaker,” kata Yusuf.

    Yusuf menambahkan, evaluasi akan dilakukan di seluruh unit eselon I Kemnaker. Evaluasi ini mencakup implementasi reformasi birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan survey integritas jabatan. Selain itu, dilakukan evaluasi penerapan zona integritas di BBPLK Bandung, BBPLK Semarang, BBPLK Bekasi, dan Direktorat PPTKA.

    “Evaluasi ini bertujuan untuk melihat kemajuan program reformasi birokrasi, dengan sasaran utama untuk mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, serta birokrasi yang mampu memberikan layanan publik secara prima kepada masyarakat” pungkasnya.

     

     

    (*)


              

    Tidak Instan, Inilah Waktu Bagi Miliarder untuk Jadi Kaya Raya

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100236&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta - Tidak ada yang instan di dunia ini. Urusan harta kekayaan, para miliarder pun butuh waktu untuk mendapatkannya berkat keringat sendiri. Tak jarang mereka harus membakar uang demi bertumbuhnya perusahaan. Ada yang rela tak digaji bahkan sampai dipecat dari kantornya sendiri.

    Meskipun tidak mengincar uang, tetap saja para miliarder yang mengembangkan bisnis besar berharap bisa makan dan tidur enak sesuai dengan kerja kerasnya. Mengutip laman Forbes, Selasa (8/10/2019), berikut waktu yang dibutuhkan miliarder untuk bisa mencapai kekayaan yang mereka miliki.

    1. Eric Lefkofsky, 2,5 tahun

    Mungkin bisa dibilang, Eric merupakan miliarder tercepat yang bisa mengumpulkan uang USD 1 juta dalam kurun waktu 2,5 tahun. Eric adalah co-founder situs diskon terbesar dunia, Groupon.

    Selain itu, dia juga mendirikan LightBank, perusahaan investasi yang fokus pada teknologi AS. Dia juga memiliki Tempus, perusahaan teknologi yang membantu pengobatan kanker secara personal. Tidak heran, pundi-pundi kekayaannya pun membuat takjub.

    2. Jeff Bezos dan Mark Zuckerberg, 4 tahun

    Miliarder Amazon ini mengawali usahanya pada tahun 1994. Meski berawal dari garasi rumah, bisnis e-commerce ini tercatat sukses besar, menjadikan Bezos orang terkaya di dunia.

    Selain Amazon, Bezos juga mendirikan Blue Origin, perusahaan kedirgantaraan pesain SpaceX milik Elon Musk. Bezos juga membeli perusahaan media The Washington Post. Dalam 4 tahun berkarier, dirinya berhasil meraup USD 1 juta.

    Sama halnya dengan Bezos, bos Microsoft Mark Zuckerberg juga berhasil mencapai kekayaan USD 1 juta selama 4 tahun. Bisnisnya, Facebook, berhasil membawa manfaat bagi orang banyak, dan menghasilkannya pundi-pundi dolar tentunya.

    Selain Facebook, kini miliarder ini fokus melakukan kegiatan filantropi di Chan Zuckerberg Initiative.

    3. Bill Gates, 12 tahun

    Pendiri perusahaan raksasa Microsoft, Bill Gates (AFP PHOTO/JOSHUA LOTT)

    Miliarder raksasa teknologi, Bill Gates, membangun Microsoft dan merasakan manisnya kesuksesan berkat perusahaan ini dalam waktu 12 tahun. Waktu yang lama, namun hal itu membuatnya menjadi orang terkaya di dunia ke-2 saat ini. S

    elain Microsoft, Gates juga sibuk melakukan kegiatan filantropi.

    4. Warren Buffet

    Buffet harus menunggu hingga 19 tahun untuk meraih USD 1 juta pertamanya. Dirinya senang berinvestasi sejak SMP dengan membeli 3 lembar saham Cities Service dan 16 hektar lahan dengan tabungannya.

    Karena cerdik, dia berhasil menjadi pimpinan utama dan pemegang saham terbesar Berkshire Hathaway.

    5. Henry Ford, 23 tahun

    Belajar dari Henry Ford, Pencetus Mobil Rakyat | foto : istimewa

    Lebih ekstrem lagi, miliarder di bidang otomotif ini harus menunggu 23 tahun untuk mendapat USD 1 juta sebagai penghasilan pertama. Tapi, penantian itu tidak sia-sia karena saat ini, Ford menjadi salah satu merk mobil perlente di dunia.

    6. Ray Dolby, 40 tahun

    Ray Dolby harus lebih sabar hampir 16 kali lipat dari Eric Lefkofsky karena dia harus menunggu 40 tahun untuk mendapat USD 1 juta pertamanya! Ray melakukan riset untuk menyempurnakan teknologi audionya, Dolby Laboratories.

    Terbukti, kerja kerasnya tidak sia-sia; Ray Dolby menerima 13 Emmy Awards, 10 Piala Oscar dan memiliki 50 hak paten di AS sepanjang hidupnya.


              

    Bra Temuan Manohara Saat Bebersih Pantai Gegerkan Jagat Maya

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100237&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta - Peduli pada kebersihan pantai jadi salah satu movement yang belakangan cukup sering digalakkan. Satu di antara sekian banyak yang ikut turun dalam aksi nyata mempertahankan cantik wilayah pesisir adalah model Manohara.

    Lewat deretan foto dan video yang diunggah ke akun Instagram-nya, @manodelia, beberapa waktu lalu, dara 27 tahun ini tampak, sebagaimana dituliskan di sana, spontan membersihkan pantai ketika pelesiran ke salah satu wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta.

    Salah satu sampah tak biasa yang ditemukan Mano, begitu ia akrab disapa, di pantai adalah pakaian dalam perempuan berupa bra. "Jackpot!!" tulisnya melengkapi video boomerang tengah memegang dalaman berwarna merah muda tersebut.

    Manohara temukan sampah bra ketika bebersih pantai. (dok. Instagram @manodelia/https://www.instagram.com/p/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100237&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comB3UMvHIDPU0/)

    Temuan tak biasa ini kemudian membuat warganet geger. Mereka bingung bagaimana bisa sampai ada sampah bra di pantai. "Nggak paham lagi kok bisa ada begituan (bra). orang sekarang buang sampahnya kreatif ya," celoteh salah satu pengguna Instagram.

    Di samping bra, tampak pula beberapa jenis sampah lain yang juga dikumpulkan Manohara, di antaranya sandal, ban, dan, yang paling banyak, botol plastik sekali pakai. Karenanya, di kesempatan itu, Mano juga mengimbau untuk mengurangi pemakaian produk plastik sekali pakai.

    Kesadaran Bebersih Pantai

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memunguti sampah di Pantai Timur Ancol, Jakarta, Minggu (18/8/2019). Gerakan Menghadap Laut 2.0 akan diikuti oleh puluhan komunitas pecinta laut dan influencer serentak di lebih dari 100 titik lokasi di seluruh Indonesia. (Liputan6.com/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100237&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comHerman Zakharia)

    Menggunungnya sampah di panti menggerakkan hati tak semata Manohara. Ya, gerakan bebersih ini bahkan sempat diadakan secara masif di berbagai pesisir di Tanah Air lewat Hadap Laut 2.0 pada 18 Agustus 2019.

    Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti sempat terlibat dalam gerakan ini dengan ikut bersih-bersih di Pantai Ancol, Jakarta.

    Lebih dari hanya satu momen besar, bebersih pantai sudah cukup sering dlakukan secara pribadi oleh sekian banyak orang. Salah satu yang pernah membagikannya di Instagram fotografer perjalanan Marrysa Tunjung Sari.

    Tak hanya sekali, perempuan yang akrab disapa Sasha ini sudah menjadikan bebersih pantai sebagai rutinitas hampir setiap kali pelesiran ke pesisir. Sampah-sampah tersebut biasanya akan dibawa ke daratan, jauh dari laut.

    Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:


              

    Jelang Tampil di China, Timnas Indonesia U-22 Matangkan Skema Menyerang

     Cache   

    Jakarta - Timnas Indonesia U-22 terus mematangkan persiapan menjelang duel di CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019. Tim asuhan Indra Sjafri mulai mengasah kemampuan menyerang.

    Turnamen tersebut menjadi ajang pemanasan buat Timnas Indonesia U-22 jelang tampil di SEA Games 2019. Egy Maulana dkk. akan mendapatkan ujian berat karena menghadapi tim sekelas China, Arab Saudi, dan Yordania.

    "Dua hari yang lalu kami fokus membenahi pertahanan. Sekarang, itu sudah berjalan dengan baik. Kami akan mencoba fokus kepada penyerangan," kata Indra Sjafri seperti dikutip situs resmi PSSI, Senin (7/10/2019).

    Menurut Indra Sjafri, untuk membuat tim yang tangguh harus bisa meliputi 3 aspek penting. Faktor tersebut adalah serangan, pertahanan, dan transisi.

    "Membuat Timnas itu tak semudah yang dipikirkan. Jadi, ada prosesnya sampai puncak. Saya harus terus memperbaiki apa yang ada dalam tim ini," tegas Indra Sjafri.

    Turnamen CFA Team China Chongqing Three Gorges Bank Cup International Football 2019 juga dijadikan Indra Sjafri untuk menemukan komposisi pemain Timnas Indonesia U-22 di SEA Games. Rencananya, sebanyak 26 nama akan dibawa untuk mengikuti turnamen yang berlangsung pada 9-13 Oktober 2019 itu.

    Terkendala Visa

    Pemain Timnas Indonesia U-22, Egy Maulana, mengontrol bola saat latihan di Lapangan G, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/10). Latihan ini merupakan persiapan menjelang SEA Games 2019. (Bola.com/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100248&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comYoppy Renato)

    Timnas Indonesia U-22 sejatinya berangkat ke China pada Senin (7/10/2019). Namun, permasalahan visa membuat pemberangkatan di tunda.

    Situasi itu sempat membuat Indra Sjafri kecewa. Sampai saat ini belum diketahui kapan skuat Garuda akan bertolak ke Negeri Tirai Bambu.

    Timnas Indonesia U-22 dipersiapkan untuk berlaga di SEA Games 2019 Filipina 24 November-11 Desember mendatang. Tim Garuda Muda ditargetkan meraih medali emas.  Dua tahun silam, Timnas Indonesia U-22 besutan Luis Milla hanya bisa meraih medali perunggu.

     Disadur dari: Bola.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100248&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com (Zulfirdaus Harahap/Aryo Yosia, Published 08-10-2019)


              

    Kisah WNI Asal Medan yang Jadi Guru Yoga di Jerman

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100250&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta - Kesuksesan adalah sesuatu yang otomatis terjadi, jika yang kamu lakukan adalah sesuatu yang kamu senangi. Demikian kata Adhe Eberz. Perempuan Indonesia yang berasal dari kota Medan itu, dulu pernah bekerja di perusahaan pengolahan kelapa sawit, setelah tamat kuliah ekonomi. Di perusahaan itulah ia bertemu dengan suaminya yang orang Jerman.

    Setelah menikah dan pindah ke Jerman, ia awalnya menjadi ibu rumah tangga, dan membesarkan dua putranya. Setelah mereka besar, ia ingin kembali bekerja dan membantu keuangan rumah tangga. Apalagi ketika itu, situasi keuangan keluarganya "amburadul," demikian tuturnya.

    Ia bercerita, seperti dikutip dari DW Indonesia, Selasa (8/9/2019), suaminya kerap memberikannya buku-buku yang mengajarkan tentang bagaimana mengembangkan kepribadian untuk menghadapi hidup. Di buku-buku itu, ia kerap membaca, bahwa melakukan yoga efeknya sangat baik.

    "Sejak kecil, saya memang sebenarnya menyukai olah raga," katanya.

    Tak diduga, apa yang dicarinya sekarang juga ditemukan. Suatu hari, ketika berbelanja di sebuah toko barang dan bahan makanan Asia, ia melihat plakat pengumuman tentang pendidikan untuk menjadi guru yoga. Ia segera pulang dan mendiskusikannya dengan suaminya, yang sangat mendukung keinginannya.

    Akhirnya ia mengikuti pendidikan guru yoga, yang lamanya dua tahun. Tahun 2018 ia menyelesaikan pendidikan, dan langsung bekerja di sport club yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

    Jangan Lelah Mencoba...

    Ilustrasi Yoga (iStockphoto)

    Di sana ia menyadari bahwa, waktu yang dilewatkannya bersama murid-muridnya sangat terbatas.

    Begitu pelajaran selesai, ia dan murid harus keluar dari ruangan, karena ruangan akan dipakai untuk aktivitas lain. Itu tidak cukup baginya. Karena ia ingin mempunyai hubungan lebih akrab dengan murid-muridnya. Oleh sebab itu, ia akhirnya membuka studio sendiri.

    Ketika ditanya apakah tidak merasa kehilangan, karena tidak melanjutkan karir di bidang ekonomi, yang sudah pernah dirintisnya, ia menjawab, "tidak".

    Ia bertutur, orang Indonesia biasanya menginginkan anak-anak mereka menjadi sarjana. Sehingga ketika di Indonesia, ia tidak terpikir untuk menempuh pendidikan lain. Selain itu, di Indonesia orang kerap memikirkan "apa kata orang", dan itu baginya ibarat "penjara". 

    Oleh sebab itu ketika putra pertamanya tamat sekolah, ia mengajarkan untuk tidak mendengarkan saran dan nasehat orang lain, melainkan mengikuti kata hati sendiri. Itulah juga pesannya bagi generasi muda Indonesia. "Jangan lelah mencoba, sampai menemukan apa yang kalian impikan".

    Saksikan Juga Video Berikut Ini:


              

    Menteri PUPR: Pembangunan di Wamena Dibantu TNI Agar Aman dan Cepat

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100252&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ingin agar pembangunan sejumlah fasilitas yang rusak akibat kerusuhan di Wamena, Jayawijaya cepat terselesaikan. Untuk itu, Kementerian PUPR bekerja sama dengan TNI agar pembangunan fasilitas dan rumah warga cepat selesai.

    "Kami akan kerja sama dengan Zeni TNI seperti halnya kami tangani perbatasan dan bencana lain, kami kerja sama dengan TNI supaya lebih cepat," ujar Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (8/10/2019).

    Selain itu, TNI dibutuhkan agar pembangunan fasilitas di Wamena berjalan dengan aman. Pasalnya, kata Basuki, banyak pekerja proyek yang takut bekerja di Wamena.

    "Ya persoalannya siapa yang berani. Banyak yang kabur (pekerja) karena takut. Saya saja kalau mau ke sana kontak dulu aman atau enggak. Selain itu kita butuh orang banyak dan supaya lebih cepet. Kalau saya bawa tukang dari luar kan susah juga," jelasnya.

    Basuki mengatakan, terdapat 10 kantor pemerintahan yang mengalami kerusakan berat. Sementara, 8 kantor dan 26 sarana pendidikan rusak ringan akibat kerusuhan di Wamena.

    "Ada 10 kantor pemerintah yang rusak berat, seperti kantor Badan Pengelola Keuangan, Rektorat, Diskominfo, Satpol PP, BLH, PLN, dan Dishub," kata dia.

    Basuki menyebut setidaknya 450 ruko milik warga dan 165 rumah di Wamena juga mengalami kerusakan. Saat ini, Kementerian PUPR mulai melakukan pembersihan lahan terhadap bangunan yang rusak berat.

    "Saya kasih waktu untuk pembersihan dua minggu," ucap Basuki.

    Seperti diketahui, kerusuhan di Wamena terjadi pada Senin, 23 September 2019. Kerusuhan di Wamena selain menewaskan 32 orang juga menyebabkan 72 orang terluka serta ratusan rumah dan kantor pemerintah dibakar dan dirusak massa.

    Pengungsi Mulai Berkurang

    Sementara itu, pengungsi Wamena mulai berkurang. Sejumlah warga yang sempat berbodong-bondong meninggalkan Kota Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya tak lagi terlihat di Lanud Wamena.

    Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso menuturkan untuk sementara evakuasi pengungsi dari Wamena dengan pesawat Hercules dihentikan.

    "Pengungsi di Lanud Wamena sudah mulai berkurang, bahkan tidak ada lagi. Kalaupun ada pengungsi yang masih bertahan di Polres dan Kodim Jayawijaya , itu karena masih ragu dengan keamanan di Wamena. Semua akan berangsur pulih," jelas Danlanud, Senin (7/10/2019).

    Saksikan video pilihan di bawah ini:


              

    Selamat, Glenn Fredly Umumkan Kehamilan Mutia Ayu

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta Setelah menikah pada 19 Agustus lalu, Glenn Fredly dan sang istri Mutia Ayu tengah menikmati kabar bahagia. Pasangan pengantin baru ini sedang menanti kehadiran anak pertama mereka yang sekarang ada di dalam kandungan Mutia.

    Glenn Fredly menyampaikan kabar bahagia tersebut secara tidak langsung lewat foto yang ia unggah di Instagram. Penyanyi bersuara merdu ini memotret sang istri yang tampak sedang memegang perutnya.

    "Aku cinta kalian berdua, selamanya. Romansa ke masa depan," tulis Glenn Fredly dalam bahasa Inggris.

     

     

    Hamil

    Glenn Fredly mengumumkan kehamilan istrinya (Instagram)

    Dalam postingan tersebut Glenn memang tak menyebutkan kata hamil di dalamnya. Namun ia menyebut kata 'Kalian berdua', sementara dalam frame itu hanya ada Mutia. 

    Yang artinya, ada sosok lain yang ada di dalam diri Mutia. Dan arti lainnya adalah ia sedang hamil. Posenya yang memegang perut pun menjadi sebuah penanda bahwa foto ini adalah maternity shoot alias pemotretan kehamilan.

    Fotonya sendiri tampak sempurna. Dengan latar belakang pohon yang disinari matahari senja nan indah di Sumba.

    Ketika mengunggah foto ini, Glenn Fredly memilih untuk menutup kolom komentar. Ia tampaknya tak mau membaca komentar dari netizen mengenai foto yang ia unggah kali ini.

     

    Tutup Komentar

    Mutia Ayu (Sumber: Instagram/mutia_ayuu)

    Glenn juga menutup kolom komentar di postingan lain mengenai sang istri tercinta. Dan sejauh ini, Glenn belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kabar bahagia ini.

    Benarkah Mutia sedang hamil anak pertama mereka? Sampai berita ini diturunkan, KapanLagi.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com masih berusaha menghubungi Glenn dan Mutia untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut.

    Sumber: Kapanlagi.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com


              

    Rumus Sukses ala Mantan Dirut BRI

     Cache   

    Liputan6.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100255&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Jakarta - Mantan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) sekaligus Komisaris Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk beberkan rumus kesuksesan khususnya bagi anak muda yang sedang merintis usaha dan memantapkan karier.

    Asmawi, dalam bukunya yang berjudul Leadership in Practice: Apa Kata Asmawi Syam, mengatakan, rumus suksesnya adalah ide dikali roadmap dikali eksekusi (ide X roadmap X eksekusi).

    "Kenapa dikali (X)? Karena kalau salah satunya nol, hasilnya akan nol. Percuma ada ide dan roadmap yang hebat, tapi tidak ada eksekusi," ungkap Asmawi di Jakarta, Selasa (08/10/2019).

    Hampir semua ide, lanjut Asmawi, akan selalu diberi tepuk tangan meriah. Semua orang akan setuju selama ide tersebut baik dan punya tujuan yang jelas. Namun, mengeksekusinya adalah pekerjaan rumah. Menjadi eksekutor harus memiliki keberanian dan tidak semua orang bisa mengimplementasikan roadmap yang sudah dibuatnya.

    Asmawi mencontohkan saat dirinya menjadi Dirut PT Askrindo. Dengan perbedaan nilai bisnis yang cukup jauh, tentu mengendalikan Askrindo, dibanding BRI, butuh teknik yang berbeda.

    "Saat saya jadi dirut, BRI valuasinya sudah Rp 1.100 triliun. Lalu saya memimpin Askrindo yang valuasinya Rp 15 triliun, tentu perlakuan yang diberikan harus berbeda. Saya harus terjun dan mengeksekusi langsung, melihat langsung bagaimana bisnis berjalan," ungkapnya.

     

    Keberanian

    Direktur Utama BRI Asmawi Syam  (Liputan6.com/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100255&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comAngga Yuniar)

    Memimpin perusahaan yang lebih kecil tidak berarti segalanya menjadi mudah. Menurut Asmawi, pemimpin perusahaan besar bisa merasakan enaknya jadi bos karena sudah memiliki sistem yang baik dan terawasi. Lain halnya dengan perusahaan yang lebih kecil.

    Pada akhirnya, ide yang hanya disimpan dan tidak dilaksanakan hanya akan jadi wacana selamanya.

    "Ide memang indah, roadmap butuh pengetahuan dan eksekusi butuh keberanian. Semua itu harus dilakukan agar bisa memimpin perusahaan dengan sukses," ungkapnya.


              

    Brasileiros que cruzam Américas de moto enfrentam ameaças para entrar no Equador

     Cache   

    Rodolfo de Medeiros e Claudinei Batista saíram dos EUA em 10 de setembro e pretendem cruzar 14 países até chegar ao Brasil. Eles foram abordados quando tentavam cruzar fronteira entre Colômbia e Equador, e só conseguiram atravessar à noite, por atalho no meio do mato. Rodolfo de Medeiros e Claudinei Batista, durante trecho da viagem pelas Américas Rodolfo de Medeiros/Arquivo pessoal Dois brasileiros que saíram dos EUA em uma aventura de moto rumo ao Brasil, passando por 14 países, enfrentaram ameaças para conseguir entrar no Equador nesta segunda-feira (7). Ao tentar atravessar a fronteira com a Colômbia, foram abordados por um grupo que participava de protestos contra o governo e tiveram que fugir, se abrigando em um posto do exército. Eles só conseguiram chegar ao país à noite e cruzando um caminho no meio do mato, guiados por um morador da região. “Fizemos o processo de migração no Equador, mas nem conseguimos entrar. Logo em seguida apareceu uma caminhonete cheia de uns caras armados com uns ferros, tentando bater nas motos. Conseguimos escapar por pouco, entramos em uma guarita do exército e demos um tempo ali até abaixar os ânimos. Ficamos na aduana, a Colômbia fechou a fronteira e ficamos horas esperando para seguir viagem”, explica Claudinei Batista, de 42 anos, sobre a primeira tentativa. A moto de Claudinei Batista, no posto do exército na fronteira entre Colômbia e Equador, na segunda-feira (7) Rodolfo de Medeiros/Arquivo pessoal Ao lado do amigo Rodolfo de Medeiros, ele saiu de Miami, nos Estados Unidos, no dia 10 de setembro, com a previsão de chegar a Imbituba, em Santa Catarina, onde moram, cerca de 50 dias depois. Ele conta que os dois já passaram por México, Belize, Guatemala, Honduras, Nicarágua, Costa Rica, Panamá e Colômbia, e só agora, ao tentar ingressar no Equador, enfrentaram dificuldades. “Antes de chegar na fronteira já estávamos com pouca gasolina e os postos já não tinham mais combustível. A gente conseguiu porque um cara arranjou com alguém um galão, alguém que tinha estocado em casa. Pagamos caríssimo (cerca de R$ 70) e mesmo assim foram só três litros”, diz. Claudinei e Rodolfo conseguiram comprar apenas um galão de gasolina na Colômbia, antes de cruzar a fronteira com o Equador Rodolfo de Medeiros/Arquivo pessoal Voltar para a Colômbia, segundo ele, não parecia uma boa opção. “A intenção é ir para a frente, a gente não pode voltar. Não é que não pode, mas o interessante é seguir viagem”, afirma. Ele lembra ainda que a cidade colombiana mais próxima também não oferecia muita estrutura para permanecerem. Seguindo indicações dos militares, a dupla decidiu esperar anoitecer para tentar um caminho alternativo para cruzar a fronteira, mais “escondido”. Ainda assim, enfrentaram novas ameaças. Claudinei Batista, durante trecho da viagem pelas Américas Rodolfo de Medeiros/Arquivo pessoal “Derrubaram árvores para bloquear o caminho, interditaram tudo. Quando tentamos passar, ameaçaram bater nas rodas das motos com vergalhões e eu gritei ‘Brasil, Brasil’, expliquei nossa viagem, mas eles responderam ‘regressa, regressa’, não teve conversa, tivemos que voltar”, conta Batista. O problema é que, desta vez, o posto da fronteira estava fechado e, já do lado equatoriano, eles não tinham mais onde ficar. A salvação veio na forma de um morador da região que conhece todos os atalhos. A moto de Rodolfo de Medeiros, durante trecho da viagem pelas Américas Rodolfo de Medeiros/Arquivo pessoal “Um cara que mora ali perto tem uma motinho, pagamos 35 mil pesos (uns R$ 50) e ele nos guiou pelo meio do mato, foi um caminho de mais ou menos uma hora, e conseguimos finalmente chegar a uma cidade, Nueva Loja. Achamos um hotel para passar a noite e vamos ver se amanhã cedinho conseguimos achar mais gasolina e partir para chegar ao Peru”, conclui, agora mais tranquilo.
              

    Papa Francisco pede respeito aos povos indígenas da Amazônia

     Cache   

    Declaração foi dada durante a primeira sessão de trabalho dos bispos que participam do Sínodo sobre a Amazônia. O Papa Francisco participou nesta segunda (7) da 1ª reunião de trabalho do Sínodo dos Bispos sobre a Amazônia Claudio Peri/ANSA via AP O Papa Francisco afirmou nesta segunda-feira (7) que a sociedade moderna não deve tentar impor suas regras aos povos indígenas, mas sim respeitar sua cultura e permitir que eles planejem seu próprio futuro. A declaração foi dada durante a primeira sessão de trabalho dos bispos que participam do Sínodo sobre a Amazônia. O pontífice advertiu que “as ideologias são uma arma perigosa”, e defendeu que "a colonização ideológica é muito comum hoje". O líder católico pediu que se controlem os impulsos "de domesticar os povos originais". Sessões de trabalho do Sínodo da Amazônia começam no Vaticano Francisco, que no passado pediu perdão em nome da Igreja pelos erros dos missionários europeus que acompanharam os primeiros colonizadores, disse que por muito tempo muitos na Igreja tiveram uma atitude "depreciativa" em relação aos povos nativos e suas culturas. Sínodo dos Bispos começa refletindo sobre ‘ameaças à vida’ na Amazônia Papa Francisco diz que Amazônia precisa do 'fogo do amor' Segundo o papa, os povos indígenas querem ser protagonistas de sua própria história. "Nos aproximamos dos povos amazônicos na ponta do pé, respeitando sua história, suas culturas", afirmou. Segundo Francisco, eles "possuem uma sabedoria própria, consciência de si". "Os povos têm um sentir, uma maneira de ver a realidade, uma história", completou. O líder da Igreja Católica disse também que é preciso se afastar de "colonizações ideológicas", pois as ideologias são redutivas. Francisco afirmou, ainda, que a missão do Sínodo sobre a Amazônia é servir os povos indígenas. "E fazemos isso recorrendo a um caminho sinodal, não em mesas redondas, conferências ou discussões, porque um sínodo não é um parlamento". Ele explicou que, em vez disso, o Sínodo é "caminhar juntos sob a inspiração e guia do Espírito Santo". Sínodo da Amazônia, reunião do Papa com quase 200 bispos, acontece no Vaticano Demarcação de terras No domingo (6), durante a missa de abertura deste encontro, Papa Francisco denunciou a "ganância dos novos colonialismos". "O fogo ateado por interesses que destroem, como o que devastou recentemente a Amazônia, não é do Evangelho. O fogo de Deus é calor que atrai e congrega em unidade. Alimenta-se com a partilha, não com os lucros." Francisco pediu para que os participantes do Sínodo falem com liberdade mas também ouçam os outros com humildade durante as três semanas do evento. Ele quer uma "atmosfera fraternal" e um clima de "intimidade" durante o Sínodo. O brasileiro de maior destaque no Sínodo dos Bispos sobre a Amazônia é o cardeal Dom Cláudio Hummes, relator-geral, responsável pela redação dos documentos. Ele afirmou na quinta-feira (3) que a demarcação de terras indígenas é algo fundamental para a conservação da floresta amazônica. “Nós sabemos que, para os indígenas, isso é fundamental. Também as reservas geograficamente delimitadas são importantíssimas para a preservação da Amazônia", defendeu Hummes. Cardeal brasileiro Dom Cláudio Hummes, ao lado do Papa Francisco, nos jardins do Vaticano Yara Nardi/Reuters Sínodo da Amazônia O encontro de bispos da Igreja Católica, que neste ano vai discutir a floresta, começou neste domingo e vai até 27 de outubro, no Vaticano. No encontro serão discutidos temas ambientais, sociais e próprios da Igreja Católica, presente nos nove países que compreendem territórios da região amazônica: Brasil, Bolívia, Colômbia, Equador, Peru, Guiana, Guiana Francesa, Venezuela e Suriname. Participam bispos, padres e freiras dessa região, além de estudiosos, pessoas ligadas à Organização das Nações Unidas (ONU) e membros dos escritórios do Vaticano (a Cúria Romana). Como a maior parte da floresta está no Brasil, o sínodo terá muitos participantes brasileiros, como o cardeal Dom Cláudio Hummes. O que é o Sínodo? A palavra "sínodo" vem do grego “sýnodos” e quer dizer “reunião”. Na Igreja Católica, o sínodo pode ser qualquer reunião entre os praticantes desta religião. Em 1965, Paulo VI criou o Sínodo dos Bispos. A ideia é reunir Papa e Bispos para discutir temas importantes que podem ser ou não religiosos. Antes da Amazônia, os temas escolhidos haviam sido jovens e família, por exemplo. Por que o sínodo vai falar da Amazônia? O sínodo deste ano foi convocado em outubro de 2017 pelo Papa Francisco. A ideia, segundo o Vaticano, é debater as dificuldades de a Igreja atender os povos da região, especialmente os indígenas. De acordo com a Igreja Católica, faltam padres, as distâncias entre as comunidades são longas e a carência de serviços públicos acaba fazendo com que a Igreja assuma papéis de assistência social. Papa Francisco durante o Sínodo dos Bispos nesta segunda-feira (7). Divulgação/Vatican Media O que será discutido no Sínodo da Amazônia? O documento que orienta a reunião tem duras críticas ao atual modelo de desenvolvimento da Amazônia. Entre os pontos a serem debatidos estão: a complexa situação das comunidades indígenas e ribeirinhas, em especial os povos isolados; a exploração internacional dos recursos naturais da Amazônia; a violência, o narcotráfico e a exploração sexual dos povos locais; o extrativismo ilegal e/ou insustentável; o desmatamento, o acesso à água limpa e ameaças à biodiversidade; o aquecimento global e possíveis danos irreversíveis na Amazônia; a conivência de governos com projetos econômicos que prejudicam o meio ambiente. Por que o Papa Francisco escolheu falar da Amazônia? O Papa Francisco é o Papa que mais se dedicou à pauta ambiental. A encíclica Laudato si' (Louvado seja) foi um dos documentos mais importantes que já escreveu e teve impacto, por exemplo, nas discussões que levaram ao Acordo de Paris. Há quatro anos, Francisco lançou uma encíclica repleta de críticas ao modelo de desenvolvimento que destrói o meio ambiente sem compromisso com a inclusão social. Para o Papa Francisco, os problemas sociais e ambientais não podem ser analisados separadamente. Initial plugin text
              

    Comment on The Offseason Needed To End The Jets’ Playoff Drought – Part 1 by Ingrid Lopez

     Cache   
    I just started Six weeks ago and I've gotten Two check for a total of $2,199...this#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100727&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com is the best decision I made in a long time! "Thank you for giving me this extraordinary opportunity to make extra money from home. This extra cash has changed my life in so many ways, thank you! <strong> <a href="http://hyperurl.co/ds77y3#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/100727&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com?IQid=fgh567" rel="nofollow">YourBiz60?/Com</a>
              

    nutrizionista perugia - Randstad - Perugia, Umbria

     Cache   
    Si richiede laurea in scienze della nutrizione umana, esperienze di qualche anno come nutrizionista o dietista con focus sul bambino e sul baby food.
    Da Randstad - Mon, 07 Oct 2019 16:52:49 GMT - Visualizza tutte le offerte di lavoro a Perugia, Umbria
              

    Prezident Peru zápolí s korupcí. Poslanci si to nenechali líbit, pokusili se ho sesadit a země měla dvě hlavy státu

     Cache   
    none
              

    “Azərbaycanda yüksək səviyyəli bir çempionatla tanış oldum” – Perulu futbolçu

     Cache   
    none
              

    Miltä näyttää Alvar Aalto -vaatemallisto? – Makia Clothing ja Aalto-säätiö yhteistyössä

     Cache   
    Suomalainen Makia Clothing -vaateyritys on valmistanut Alvar Aallon töihin perustuvan vaatemalliston. Makia Clothing toimi hankkeessa yhteistyössä Alvar Aalto -säätiön kanssa.Mallisto on yhtiön mukaan "tulkinta Alvar Aallon töistä ja samalla kunnioitus hänen jättämäänsä kulttuuriperintöä kohtaan". Inspiraatiota...
              

    Eat Local, Drink Local, Buy Local When You Travel on a Budget

     Cache   

    drinking chicha in Peru near Urubamba
    The “locavore” and “slow food” movements have taken off bigtime in the last decade, but budget travelers have been following them for ages for economic reasons. If you eat local and drink what’s made in the region, it’s much easier to be a budget traveler. Sure, there are high-minded environmental and social reasons for consuming […]

    Want to live a better life for half the price? Sign up for the Cheap Living Abroad Newsletter.

                 

              

    Jawatan Kosong Di Institut Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia (IPPBM)

     Cache   

    Jawatan Kosong Di Institut Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia (IPPBM)

    Jawatan Kosong Di Institut Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia (IPPBM)
    Jawatan Kosong Di Institut Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia (IPPBM) - Institut Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia (IPPBM) ialah sebuah pusat penyelidikan nasional, di bawah naungan Kementerian Belia dan Sukan, yang menjalankan kajian terhadap pelbagai aspek pembangunan belia dan kaitannya dengan perubahan yang berlaku diperingkat nasional, rantau dan antarabangsa.
    Institut Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia (IPPBM) mempelawa semua warganegara yang berkelayakan bagi mengisi kekosongan di IPPBM:

    1. Pegawai Teknologi Maklumat Gred : F41

    Jawatan Kosong Di Institut Penyelidikan Pembangunan Belia Malaysia (IPPBM)



              

    Jawatan Kosong Di Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM)

     Cache   

    Jawatan Kosong Di Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM)


    Jawatan Kosong Di Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM)
    Jawatan Kosong Di Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM) - Pihak Pusat Perubatan Universiti Malaya mengalu-alukan rakyat Malaysia yang mempunyai kelayakan untuk memohon jawatan-jawatan yang disenaraikan di bawah :


    1. JURUTERA (BIOMEDIKAL) GRED J41
    2. PEGAWAI DIETETIK GRED U41
    3. JURU UKUR BAHAN GRED J41
    4. PEGAWAI KESELAMATAN GRED KP4

    Jawatan Kosong Di Pusat Perubatan Universiti Malaya (PPUM)


              

    Suomi-Nordic.com blogi

     Cache   
    Tietenkin on helpompaa tutkia kahta ihmistä ja analysoida perusteellisesti heidän pelinsä ja siten panostaa tennistä voittaneelle pelaajalle. Mutta näillä vedonlyönnillä on myös haittoja, esimerkiksi sopimusottelut, jotka oli jo vahvistettu tennissä. Toinen haittapuoli on pelaajan kyky loukkaantua. Tällaisissa tapauksissa vedonvälittäjät tunnustavat teknisen tappion tai kustannuksen. – Toinen kohta. Tenniskausi kestää ympäri vuoden, mikä antaa sinun tehdä
              

    Älä laita varallisuuttasi vain seiniin – muista myös säästää ja sijoittaa!

     Cache   
    Suomalaisten rahat ovat usein kiinni seinissä, kodeissa ja kesämökeissä. Ajatellaan, että velaton asunto riittää varallisuudeksi, joka antaa turvaa vanhuuden varalle. Mutta mitä, jos asunnon arvo laskee tai rahaa tarvittaisiin pienempi määrä? Asuntolainan lyhentäminen kyllä kerryttää varallisuutta, mutta asunnon lisäksi kannattaa olla jonkin verran omaisuutta myös helpommin rahaksi muutettavassa muodossa. Omaa taloutta on hyvä tarkastella kokonaisuutena, jossa varallisuus jakautuu erityyppisiin kohteisiin. Laina ja sen lyhennysaikataulu kannattaa mitoittaa niin, että asumiskustannusten ja muiden pakollisten menojen jälkeen jää rahaa myös säästettäväksi ja sijoitettavaksi. Säästämällä saat turvallisuuden tunnetta arkeen ja vapauden tavoitella unelmiasi. Puskurirahasto pahan päivän varalle Danske Bankin teettämässä Taloudellinen mielenrauha -tutkimuksessa* suomalaisilta kysyttiin, mihin he käyttäisivät ylimääräiset 100 euroa kuussa. Kävi ilmi, että hyvin harva lisäisi kulutustaan. Sen sijaan noin puolet laittaisi rahat säästöön yllättäviä kuluja varten, säästäisi siis pahan päivän varalle. Suomalaisten taloudellista mielenrauhaa horjuttaakin eniten pelko rahojen riittämättömyydestä pakollisiin menoihin. Sen lisäksi pelkoa herättää eläkkeen riittämättömyys ja kyvyttömyys elää haluamansa kaltaista elämää. Nämä pelot voi kukistaa säästämällä sekä lyhyellä että pitkällä aikavälillä, varautumalla yllättäviin tilanteisiin ja turvaamalla tulevaisuuden. Ensin kannattaa pyrkiä lyhyemmän ajan säästötavoitteeseen eli kerryttää tilille puskurirahasto, jota voi käyttää yllättävien kulujen kattamiseen.  Sopiva puskurirahasto on sen suuruinen, että siitä pystyy tarvittaessa maksamaan muutaman kuukauden välttämättömät menot. Säästäminen on mielekästä, kun se on säännöllistä ja tavoite on selkeä. Vaikkapa palkkapäivänä automaattisesti säästötilille siirtyvä summa vie kohti tavoitetta kuin huomaamatta. Unelmat toteen sijoittamalla Haluaisitko tulevaisuudessa kokeilla siipiäsi yrittäjänä, matkustella maailmalla tai viettää huolettomia eläkepäiviä? Hyvän päivän varalle säästämällä saat rahat kasaan unelmien toteuttamista varten paljon todennäköisemmin kuin lottovoittoa odottelemalla. Hyvä keino säästää pitkän aikavälin tavoitetta tai vaikka eläkettä varten on sijoittaminen. Kun rahan käyttöä lykätään pitkälle tulevaisuuteen ja se laitetaan töihin, on sille mahdollista odottaa parempaa tuottoa kuin tilille säästettäessa. Ja mikä parasta, korkoa korolle -ilmiön ansiosta nuo tuotot kumuloituvat vuosien saatossa. Kokeile laskurilla, miten säästösumma, aika ja tuotto-odotus vaikuttavat säästöjen kertymiseen Sijoittaa voi kuka tahansa ja alkuun pääsee helposti Ajatus sijoittamisesta saattaa tuntua pelottavalta tai vaivalloiselta. Entä jos sijoitukseni eivät tuotakaan, otanko liian suuren riskin? Tiedänkö asiasta tarpeeksi? Joudunko käyttämään kaiken aikani pörssikurssien tarkkailuun? Sijoittamiseen liittyy aina jonkin verran riskiä, mutta sitä pystyy hallitsemaan hajauttamalla eli sijoittamalla erilaisiin kohteisiin. Ennen sijoittamisen aloittamista onkin tärkeää pohtia, kuinka suurta tuottoa tavoittelet ja minkä verran riskiä olet valmis sietämään. Nämä kaksi asiaa kulkevat nimittäin käsi kädessä – mitä korkeampi tuotto, sitä suurempi riski. Alkuun sijoittamisessa pääset tutustumalla perusasioihin ja laatimalla oman sijoitussuunnitelman yhdessä asiantuntijan kanssa Mitä vaivannäköön tulee, on monenlaisia tapoja sijoittaa. Helppo tapa on esimerkiksi säästää kuukausittain yhteen tai useampaan rahastoon. Rahastot sijoittavat osakemarkkinoille, joukkolainoihin ja korkotuotteisiin erilaisilla painotuksilla, riippuen tavoitteeksi asetetusta tuotosta ja riskitasosta – hajauttaminen tehdään puolestasi. Olitpa sitten aloittelija tai kokeneempi konkari, riskin kaihtaja tai pienen jännityksen rakastaja, niin sinulle löytyy sopiva tapa sijoittaa. Sijoittaminen nimittäin kuuluu kaikille, jotka ovat kiinnostuneita oman taloutensa tasapainosta. Tutustu erilaisiin sijoitustuotteisiin ja -palveluihin ja löydä itsellesi sopiva tapa sijoittaa Videolla Danske Bankin strategi Kaisa Kivipelto antaa vinkit taloudellisen mielenrauhan saavuttamiseen säästämällä ja sijoittamalla:  *Suomessa toteutettuun kyselyyn vastasi yhteensä 3000 yli 18-vuotiasta suomalaista. Kyselytutkimuksen otos kerättiin sähköisellä kyselyllä helmikuussa 2019. Tutkimuksen toteutti […]
              

    Robert Frank – alla trasiga fotografiers pappa

     Cache   
    I september 2019 gick han ut ur bilden, fotografen och filmaren Robert Frank, 94 år gammal. Många förknippar honom med den banbrytande fotoboken "The Americans". Andra med hans sönderrispade collage.

    ESSÄ: Detta är en text där skribenten reflekterar över ett ämne eller ett verk. Åsikter som uttrycks är skribentens egna. Robert Frank skrek jag och sträckte ut kameran från spårvagnen i en uppförsbacke i Lissabon. Bilderna blev väl så där, men inte på länge hade jag känt mig så direkt inspirerad som efter att ha sett hans utställning Hold still keep going. Robert Frank, alla trasiga fotografiers pappa, reste runt i sjask-Amerika på femtiotalet och utan att egentligen tappa sin egen skärpa lät han bilderna bli så där skeva kantiga skenbart ofokuserade och planlösa. Flimrande teve mot kal vägg är lika med gränslös leda i litet motellrum. Jag vet, sen har alla bilder sett ut så, men då hade Robert Frank övergått  till att dokumentera  sin lägenhet på Bleecker Street i New York och alla saker och foton och kontaktkartor han samlat på sig. Och rispa och skriva med kantiga bokstäver ovanpå bilderna. Sick of goodbys. Fear. No fear. Och en skrivmaskin. Ett risigt träd på bakgården. 1958 kom hans banbrytande fotobok The Americans. Snapshots, kornighet, skenbar enkelhet. Och Ensamhet. 28 000 foton blev 83. Det är viktigt med kvantitet för att det ska bli kvalitet. Med den europeiska blicken på USA såg han orättvisorna, rassegregeringen, klassklyftorna. Till den amerikanska utgåvan skrev Jack Kerouac förordet och det blev den mest inflytelserika fotoboken trots ljumma recensioner i början. The Americans tog två år. Den blev stilbildande, han valde inte en bild utan tog en hel sekvens, ja, till och med kontaktkartorna. För visst finns det tid i varje möte. Det var också en resa ner i den egna kreativa processen. Blandade sin egen biografi, poesi, känslor o skitiga realismen. Robert Frank föddes 1924 i Zürich och när han var 23, då strax efter kriget, emigrerade han till USA. Omedelbart tröttnade han på att vara modefotograf för Harpers Bazaar för det fanns ingen själ där, tyckte han, det handlade bara om pengar, så han åkte till Bolivia och Peru för att bli fri, det var den här tiden då männen skulle ut på vägarna, han arbetade för sig själv, valde sina egna motiv och kunde strunta i deadlines och krav från redaktörerna, gjorde en sorts fotodagbok, jag tänkte inte på vad som skulle vara det rätta sättet att göra utan vad som kändes bra, sa han, jag var som en action-painter.  Hans fotografier från Peru visade vida landskap, väderbitna ansikten, dammiga vägar. Han hade en 35 mm Leica, sökte spontaniteten och rörelsen, knuffade betraktaren intill mitten av folkmassan, skrev någon sen. I Paris blev det äktenskap och barn. Paris var väldigt romantiskt och jag var väldigt romantisk, sa han, fotograferade människor och blommor, vad blommorna betydde för människorna, hur de liksom interagerade i varandras liv. London på 50-talet..Ingenstans syns klassamhället så tydligt som på Franks foto av banktjänstemännen och kolutköraren på samma gata, Han var fascinerad av den tjocka brittiska dimman. Black White and Things är kanske vad Robert Frank ägnade sig åt, en sorts lös tematik, skuggor, kontraster, suddighet, saker. Till den boken valde han ut bara 34 fotografier, han sa: om jag hatar alla de där historierna med början, mitt och slut så vill jag anstränga mig att producera någonting som inte liknar dem. Mina favoriter är hans fotografier från en buss som åker runt på gatorna i New York . Nu måste han helt släppa kontrollen över bilden. De som är där på gatan utanför kommer med på fotot när bussen stannar för rött, vad vet man? Det är dogma före dogma. Lite som att teckna med vänstern om man är högerhänt. Han bröt mot alla regler. Han tröttnade och började göra film. Med Jack K och Rolling Stones. Det var den tiden. Sen blir de stilla bilder dom med, inkopierade i fotomontagen. Robert Frank behövde  Polaroidkamerans oförutsägbarhet. Texter på bilderna. Skrapa på dem. Förstöra den perfekta bilden. Fotona ser ut som de varit i kriget och sen hittats på en loppmarknad. Personliga minnen blir monument. Dotterns död i en flygkrasch. Tystnaden efter den döda sonen. Fotografier från hemmet i Nova Scotia och landskapet, sakerna han hade samlat på sig, speglar och dörröppningar, alla är skuggor av sig själva, fler busstationer och fler motell, jag lekte med det där, sa han, sick of goodbys. Förresten fick han Hasselblad-priset 1996. Jag sitter och bläddrar i boken story lines från en utställning på Tate Modern jag såg i London. Ja, Robert Frank hade problem med den enskilda bilden, ville hellre publicera hela kontaktkartan, lager på lager. Ett minnesarbete som aldrig tar slut. Han återfotograferar polaroidcollagen, blandar fotografi film video med sina gamla böcker, refererar tillbaka till de dem igen och igen. Tittar på dubbelexponerade fotografier och minns. Dottern dog, huset blåste bort, den blodiga katten. Alla som inte är där är ändå där. Eller är inte där. Spannet för tre bilder från Memphis kan vara 35 år. Åka tillbaka och skriva några rader - ingen bor här längre. I alla år tittade han i marginalen. Gjorde ändå karriär. Kom släntrande: Hur ser det ut här då? Av Robert Frank kan man lära läser jag i ett förord, tycker också jag: Att det vardagliga kan bli kusligt och förtjäna en andra blick. Vad är det kvar att hända? Här? Robert Frank har gått ut ur bilden. Men fortsätter att inspirera. När minnena kryper längs väggarna säger han: Hold still keep going. Katarina Wikars, Sveriges radios kulturredaktion
              

    [peperutka] Журналисти, не се занимавайте с неща, които не ви се отдава да разбирате.

     Cache   
              
              

    Gugl napravio virtuelnu turu kroz Versaj zahvaljujući fotogrametriji

     Cache   
    Zahvaljujući ovom virtuelnom obilasku, posmatrači će moći da vide grandiozne kraljevske odaje Luja XIV, kapele ali i operu i to do najsitnijeg detalja. Fotogrametrija je tehnologija dobijanja pouzdanih kvantitativnih informacija...
              

    Kopi Luwak ( Luwak Coffee / Civet Coffee )

     Cache   

    Kopi Luwak ( Luwak Coffee / Civet Coffee )

    Paradoxurus Hermaphroditus


    An Indonesian Island Treasure
    Excerpts taken from a special article in Cafe Olé Magazine
    by Chris Rubin

    Some coffee varieties have earned a special reputation, often based on a combination of rarity, unusual circumstances and particularly good flavor. These coffees, from Jamaican Blue Mountain to Kona to Tanzanian Peaberry, command a premium price.

    But the rarity, unique flavors and interesting background of Kopi Luwak are unlikely to be matched by an other. Its price is unmatched as well: Kopi Luwak wholesales for about $110 per pound, unroasted.

    Kopi is the Indonesian word for coffee. Kopi Luwak comes from the islands of Sumatra, Java and Sulawesi (formerly Celebes), which are part of the Indonesian Archipelago's 13,677 islands. (Only 6,000 of these islands are inhabited.)

    But it's not strictly the exotic location that makes these beans worth their weight in silver. It's how they're "processed."

    On these Indonesian islands, there's a small marsupial called the paradoxurus, a tree-dwelling animal that is a kind of civet. These catlike animals were long regarded as pests because they would climb in the coffee trees and eat only the ripest, reddest coffee cherries.

    What these animals eat, they also digest and eventually excrete. Some brazen or desperate locals gathered the beans, which come through the digestion process fairly intact, still wrapped in layers of the coffee cherry mucilage. Apparently the enzymes in the stomach of the animal add something unique to the coffee's flavor through fermentation.

    This "harvesting" practice has grown to the point that the beans are now available for sale, and they are now the world's priciest specialty coffee. Japan buys the bulk of Kopi Luwak, but M.P. Mountanos Inc., the first importer in the United States to bring in this rare bean, just imported 70 kilos after a seven-year search for a reliable and stable supplier.

    Half Pound Unprocessed Kopi Luwak

    One Pound Unprocessed Kopi Luwak

    Quarter Pound Kopi Luwak Robusta Pouch

    ``It's the rarest beverage in the world", according to M.P. Mountanos President Mark Mountanos.

    Richard Karno, owner of The Novel Café in Santa Monica, California, got a flyer from Mountanos' about Kopi Luwak and "thought it was a joke." But Richard was intrigued, found it was for real, and ordered a pound for a tasting.

    He sent out releases to the local press and invited them to a cupping. When no one responded, he roasted it and held a cupping for himself and his employees.

    Richard is a very enthusiastic convert to Kopi Luwak. " It's the best coffee I've ever tasted. It's really good, heavy with

    a caramel taste, heavy body. It smells musty and junglelike green, but it roasts up real nice. The Los Angeles Times didn't come to our cupping, but they ran a bit in their food section, which hit the AP wire service." Richard and the folks at M.P. Mountanos have been inundated with calls ever since.

    Mark Mountanos calls Kopi Luwak "the most complex coffee I've ever tasted," attributing this complexity to the natural fermentation it undergoes in the paradoxurus' digestive system. The stomach acids and enzymes the beans ferment in have a very different affect than fermenting beans in water.

    Mark says, "It has a little of everything pleasurable in all coffees: earthy, musty tone, the heaviest bodied I've ever tasted. It's almost syrupy, and the aroma is very unique." While it won't be turning up in every neighborhood café any day soon, Mark reports that Starbucks bought some for cuppings within the company.

    Mini Arabica Gift Box

    In fact, most of Mountanos' customers have bought it for special cuppings.

    Owner of The Coffee Critic, Linda Nederman carries Kopi Luwak in her Ukiah, California, store. Linda says that most of the people who try it are longtime customers of The Critic, and they're "game to try something different and unusual. I've never had anybody complain; they all seem to feel it's worth the price."

    Linda also carries Jamaica Blue Mountain, Burundi Superior AA and Brazil FVA Natural Dry, so her customers are used to fine and exotic coffees. Still, she reports, many are afraid to try Kopi Luwak.

    Intrigued by the hype, I drove out to the Los Angeles warehouse of M.P. Mountanos to cup some Kopi with company broker Andrew Vournas.

    The green beans, which range in size from tiny to elephant, have a faint smell that hints of a zoo or stables. He lightly roasted about 21 grams, enough for three cups, in a jabez Burns two-barrel sample roaster, a rare and beautiful machine dating from the 1930s.

    Andrew gave the beans a light roast* — just after the second popping — to accentuate the specific flavors of this rare coffee; a darker roast would obliterate the subtler flavors and replace this coffee, like most Indonesians, has lots of moisture and roasts nicely.

    Andrew mixed 7 grams of the coarsely ground beans with 4 ounces of water in each of three cups.

    The aroma was rich and strong, and the coffee was incredibly full bodied, almost syrupy. It was thick, with a hint of chocolate, and lingered on the tongue with a long, clean aftertaste.

    It was definitely one of the best cups I've every had; but at these prices, I'll invest in precious metals before I start buying by the pound.

    ~Chris Rubin~

    Quarter Pound Arabica Gift Box


    Coffee! highly caffeinated beverage ecstasy ranked second this world, one level below the white water in terms of consumption. No fewer than two million people every day drinker, coffee became the third largest primary commodity below, oil and gas.
    Because of its popularity, it's no surprise that there are tens, even hundreds of new varieties found intentionally or not appear. Starting from the known to the Arabica coffee, Yamen Mocha, Java, Oxaca, etc.. All types of seed varieties, the race - a race to supply the coffee, meet the high demand from various countries around the world.

    Brazil, known as the largest coffee producing country in the world. The country is supplying two thirds, or about 67.77% in terms of exporting coffee. Next is the country of Kenya. Country located in eastern Africa relies on coffee as its main commodity.
    While Indonesia, according to FAO statistics, at number three, as a supplier of world coffee. Incidentally, there were three types of superior varieties of this country are very famous and desired by the kafeinisme world, the nickname given to people - people drink coffee fans.
    Into three types of coffee are known as the coffee of Sumatra (Mandheling Lintong), Sulawesi, and Civet.

    Sumatra coffee is of superior varieties from Indonesia. At planting in the uplands, making it a sharp aroma, strong and slightly acidic. Sumatra coffee is what is the type of material in the manufacture of goods or any Espresso Doppio (double espresso) that has a strong aroma of black, eliminating drowsiness.
    As for the fans of Star Bucks. World famous coffee shops, which have no less 100 outlets spread across every country, certainly not foreign to the taste of coffee Sulawesi. Yup ..! Sulawesi coffee, better known abroad Village Coffee called by Star Buck is used as a raw material mix their drinks range. Starting from Latte Macchiato, Viennese roast, Hazelnut chereme, etc..
    Because of high demand from Japan, Star Buck was even willing to spend them for the sake of patenting this Sulawesi coffee.

    While the latter is Luwak Coffee.
    Some of us may still feel unfamiliar with the name of this coffee, some may only know as the label coffee sold in supermarkets. Actually, such as whether this coffee? Perhaps, Luwak Coffee is the most peculiar types of coffee in Indonesia, even in the world.
    Why?
    Because the process of picking Luwak coffee beans is very different from coffee - another coffee.
    Coffee is generally harvested first and then seeds harvested when ripe. Meanwhile, the plucking process Luwak coffee, in a way is a bit disgusting. Whereby when the beans are ripe, the farmers took off Civet (a type of civet or civet) to eat the seed - seed that fell. After that they are waiting for the Luwang remove dirt. Well! coffee beans that come out along with the dirt that's Civet taken for further processing.

    Many people who doubted this crate for fermentation. However, researchers in Canada's research proves, that the protein content in the Luwak's stomach, making the beans ferment and mature more perfect. Thus, the resulting taste much better and solid than coffee - coffee the other.
    There was once a researcher from the UK dating far - far down over the java just to prove the truth of myth Luwak coffee. However, up to one month old she went around Java, no one who can show the existence of such Luwak coffee. So he says that myth Luwak coffee is just a lie "it's a big Scam."

    However, as the saying goes. Dogs barking khafilah passed, Luwak Coffee has entered into a list of the most enjoyable coffee and the most wanted. The price in the world market soared. 635 U.S. dollars must be spent to get one kg of coffee Luwak. In America alone, for Luwak coffee tasting, we had to spend 50 U.S. dollars, when in the rupiah exchange rate, prices range from approximately 400-500 thousand rupiah. ONLY FOR ONE CUP! is equivalent to the price of two ribs Toni Romas, who sepiringnya worth 200 thousand. Figures are fantastic just to sip a cup of coffee.
    This phenomenal coffee had even become hot topic in America, and went on Oprah Winfrey Show. Events Realiti Americans who guided Oprah show was watched by no fewer than four million people every day.

    It seemed, when talking about Luwak coffee, people are no longer talking about myth. Myth or not, Luwak coffee from Indonesia is already a go-international, and holds a degree as the most expensive coffee and weirdest in the world.

    More information click here :
    http://AremaOkeShop.tokopedia.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112209&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://AremaMovie.co.nr#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112209&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://BaliForever.co.cc#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112209&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://BaliForever4U.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112209&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://MalangOke.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112209&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://MalangOkeKu.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112209&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    Free Adult Movies
    Free Porn Movie Clip and Full Movie Download (18+ Download Only)

              

    E Cigarette ( Rokok Electrik )

     Cache   
    Electronic Cigarette Lounge

    Udah sering liat di FJB yang jual rokok elektronik?
    pernah liat yang kaya gini di mall atau dimana saja?

    Kok bisa ya? ngerokok gak pake api?
    Gausah pake lighter?
    Ada asap tapi gak ada abu??
    Kata temen yang udah pake rasanya kok bisa macem2?
    Kok gak bau sih?
    Penasaran kan?
    Sekarang, ngerokok tanpa api dan abu itu bukan lagi! udah banyak sekarang yang pake E-Cigarette ini

    Sekarang giliran kalian yang coba!

    Disini kita bakal dapet info seputar rokok elektronik, kandungannya, cara perawatannya, tips2 pemakaian. untuk para seller sangat dianjurkan untuk ikut berpartisipasi dalam lounge ini, supaya tambah lengkap pengetahuannya


    Seputar Ecig
    Apa itu rokok elektrik? Rokok Elektrik adalah rokok yang khusus dibuat untuk para perokok yang ingin BERHENTI setidaknya MENGURANGI merokok tradisional dengan cara yang NYAMAN dan terbukti 99.9% AMAN untuk tubuh kita dan RAMAH LINGKUNGAN.
    ALASAN MENGGUNAKAN ROKOK ELEKTRIK "HEALTH"
    1. AMAN, bebas dari -+4000 jenis bahan kimia (seperti dalam rokok tradisional) yang menimbulkan Kanker paru,otak,rahim, ginjal, mulut, gigi hitam & rusak, mulut bau, kerusakan pembuluh darah (penyebab gagal jantung & impotensi). Ingat:Menthol BUKAN PENYEBAB Impotensi, melainkan zat2 beracun dalam rokoklah yang menyebabkan kerusakan pembuluh2 darah dan syaraf2 di tubuh.

    2. 100% bebas dari Api yang membakar & Asap yang beracun(CO, Pb, Hydrogen Cyanide, Methane, dll) & menyengat. Ingat, perokok pasif(orang yang menghirup asap rokok tradisional Anda)beresiko 3 x lipat terkena kanker daripada Anda sendiri.

    3. Anda BEBAS merokok DIMANA SAJA karena HEALTH hanya memproduksi asap dan api buatan yang 100% AMAN & TIDAK BERBAU : tidak beresiko kebakaran & bau menyengat pada baju, ruangan & perabotan. Dalam berbisnispun, Anda akan terlihat jauh lebih sopan & lebih 'berpendidikan' karena HEALTH bersifat: Ramah Lingkungan dan berteknologi tinggi (Nano teknologi).

    4. Dengan HEALTH, Anda membuktikan bahwa Anda menyayangi Diri Anda, Keluarga Anda dan peduli orang lain (3 hal ini bentuk ibadah bukan?)

    5. HEALTH otomatis menjadi asuransi tanpa premi bagi Anda dan keluarga Anda yang akan menghindari Anda (& keluarga Anda sebagai perokok pasif) dari pengeluaran yang sangat besar bahkan tak ada habis2nya yang tidak seharusnya terjadi akibat Anda terus merokok tradisional yang akhirnya menimbulkan KANKER di tubuh Anda.
    Quote:
    DAMPAK KESEHATAN
    Orang Tak Peduli Bahaya Rokok
    Jumat, 10 Juli 2009 | 09:09 WIB
    http://koran.kompas.com/read/xml/200.#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112221&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com..i.bahaya.roko#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112221&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comk
    Syamsuir, warga Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, kini tak bisa bicara lagi. Pasalnya, ia pernah terkena kanker pita suara. Sebabnya? Tak lain karena dia perokok berat selama 30 tahun. Satu hari tiga bungkus rokok ia sulut.
    yamsuir bekerja sebagai tukang reparasi jam. Penghasilannya tak seberapa. Jadi, untuk kebiasaan merokok ia nyaris menghabiskan sebagian besar penghasilannya. Akibatnya? Di lehernya kini terdapat lubang besar bekas operasi yang pernah dijalaninya. Dan, yang lebih ia sesali: suaranya pun menghilang.
    Syamsuir adalah satu dari jutaan korban akibat merokok. Di Indonesia, 70 persen dari 60 juta perokok adalah mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Artinya, sudah miskin, masih terjerat kebiasaan merokok yang menguras isi kantong.
    Belum lagi sekitar 65,6 juta perempuan dan 43 juta anak- anak di Indonesia yang terpapar asap rokok. Mereka ini adalah perokok pasif dan rentan pula terkena bermacam penyakit akibat rokok, yakni bronkitis, paru- paru, kanker usus, kanker hati, stroke, dan berbagai penyakit lain.
    Setiap tahun sekitar 200.000 kematian di Indonesia diakibatkan kebiasaan merokok. Sebanyak 25.000 korban adalah perokok pasif.
    WHO melaporkan tembakau membunuh 100 juta jiwa pada abad ke-20 dan diperkirakan akan membunuh 1 miliar orang pada abad ini. Di Indonesia sendiri, tembakau membunuh 427.948 ji wa pada tahun 2001 atau sebanyak 1.172 jiwa setiap harinya (Soewarta Kosen, 2004).
    Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional 2003-2005 membuktikan, konsumsi rumah tangga miskin untuk tembakau menduduki rating kedua (12,43 persen), setelah konsumsi padi-padian (19,30 persen). Jadi, untuk keperluan tembakau keluarga miskin mengalokasikan 15 kali lipat dari keperluan daging (0,85 persen), 5 kali lipat dari keperluan susu dan telur (2,34 persen), 8 kali lipat dari keperluan pendidikan (1,47 persen), dan 6 kali lipat dari keperluan kesehatan (1,99 persen).
    Peneliti senior Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Sri Moertiningsih Adioetomo, pernah menyatakan, dari sebuah studi ditemukan bahwa biaya rawat inap pengidap penyakit akibat merokok mencapai Rp 2,9 triliun per tahun.
    Indonesia memang hebat dalam hal konsumsi rokok. Bayangkan, kini Indonesia menduduki posisi ketiga di dunia setelah China dan India untuk urusan konsumsi rokok. Pemerintah Indonesia dinilai tidak memiliki kemauan politik untuk menangani persoalan rokok secara serius.
    Bayangkan saja Road Map Industri Rokok justru menargetkan penambahan konsumsi rokok. Pada tahun 2005 konsumsi rokok di Indonesia mencapai 220 miliar batang rokok. Pada Road Map Industri Rokok tahun 2015 ditargetkan konsumsi rokok meningkat menjadi 260 miliar batang.
    Target 10 tahun meningkat 40 miliar batang. Sebanyak 40 miliar batang rokok dikonsumsi 10 juta perokok. Artinya, dalam 10 tahun direkrut 10 juta perokok baru. Bisa dikatakan dalam satu tahun ditarget 1 juta perokok baru atau 249 perokok baru per hari, kata Setyo Budiantoro dari Tobacco Control Support Center Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (TCSC-IAKMI).


    Kandungan Ecig
    Kadar Nikotin
    E-Cartridge vs Rokok
    0.1ml E-Liquid (Cairan E-Cig) ≈ 1 Batang Rokok
    Secara normal, sebatang rokok memerlukan 12-15 hisapan untuk
    menghabiskannya, sedangkan 0.1 ml E-Liquid memerlukan sekitar 12-15
    hisap untuk menyelesaikan rokok nya juga, jadi 0.1 ml E-Liquid sama
    dengan sebatang rokok.
    Kami mendefinisikan kadar nikotin dalam E-Liquid sebagai berikut:
    - untuk kadar nikotin Extra High, memiliki kadar 24mg nikotin dlm E-Liquid,
    - untuk kadar nikotin High, memiliki kadar 16mg nikotin dalam E-Liquid,
    - untuk kadar nikotin Medium, memiliki kadar 11mg nikotin dalam E-Liquid,
    - untuk kadar nikotin Low, memiliki kadar 6mg nikotin dalam E-Liquid,
    - untuk kadar Non Nikotin, tidak terdapat nikotin dalam E-Liquid.
    Nikotin per hisap tiap batang Rokok:
    Nikotin yang terdapat pada sebatang rokok bervariasi mulai dari 0,6 mg
    sampai 2,4 mg. Sebatang rokok memiliki antara 10-15 hisapan untuk
    menghabiskannya secara normal, jadi nikotin per hisap pada sebatang
    rokok adalah sebagai berikut:
    - untuk rokok dengan kadar nikotin 1,0 mg: 0,6 / 15 = 0,040 mg/hisap,
    - untuk rokok dengan kadar nikotin 1,8 mg: 2,4 / 15 = 0,160 mg/hisap.
    Nikotin per hisap tiap 0,1 ml E-Liquid:
    Berdasarkan kadar nikotin pada rokok, kami memiliki persamaan kadar
    nikotin dalam E-Liquid tiap 0.1 ml dengan kadar nikotin yang berbeda
    sebagai berikut:
    - untuk kadar nikotin Extra High: 2,4 / 15 = 1,260 mg/hisap,
    - untuk kadar nikotin High: 1,6 / 15 = 0,107 mg/hisap,
    - untuk kadar nikotin Medium: 1.1 / 15 : 0.073 mg/hisap
    - untuk kadar nikotin Low: 0,6 / 15 = 0,040 mg/hisap,
    - untuk kadar Non Nikotin: 0 mg/hisap.
    Kapasitas
    E-Liquid dalam E-Cartridge berbedia pada setiap model E-Cig, jadi tiap E-Cartridge memiliki pesamaan yang berbeda dengan jumlah rokok.


    Cara Perawatan dan Tips Penggunaan Ecig
    Untuk mencegah kerusakan pada unit & demi kepuasan pengguna, terutama pada atomizer(atomizer yg tdk terawat/'dikasari' bs merusak aroma rasa), pada pemakaian perdana(pertama kalinya), SANGAT DIANJURKAN untuk meneteskan cairan refill 3-4 tetes pada ujung pin atomizer yg berwarna silver(2-3 tetes pada tipe HG93, namun hanya 1-2 tetes pada tipe Elite), tunggu beberapa saat sebelum memasang cartridge baru; lalu hisap pelan2 TANPA TERDENGAR SUARA tapi konstan & cukup dalam, & untuk menghindari kemungkinan kelebihan cairan terhisap, jika perlu tutup lubang udara kecil dng jari(terlihat di perbatasan koneksi antara cartridge&baterai)HANYA SEKEJAP SAJA(1 detik saja) pada waktu mengisap. Lakukan prosedur ini hingga asap terlihat(& akan terlihat cukup banyak), dan tetap teteskan cairan ke ujung pin atomizer (tetesan dikurangi)&ke tube cartridge setelah asap/aroma rasa jauh berkurang.

    Jika tidak memiliki cairan refill, SELALU pastikan gunakan unit HANYA dengan cartridge yg masih basah/terisi penuh & sebaiknya TUNGGU 1 menit sebelum unit digunakan stlh cartridge baru dipasang AGAR ujung atomizer meresap cairan dlm tube cartridge. BERHATI2lah agar atomizer tidak terlalu digunakan secara berlebihan, baiknya gunakan secara lembut & HINDARI suhu kerja/panas yg tinggi, tp suam2 kuku/hangat : lakukan hisapan pendek (1.5-2 detik tepat setelah lampu menyala)dan berikan jeda 5 detik/hisapan.

    SANGAT DISARANKAN selalu ready cairan refill kemanapun Anda & jaga suhu atomizer + berikan jeda/hisapan agar unit atomizer awet & aroma tetap terjaga dengan MAXIMAL/sempurna.

    Penanganan unit yg bermasalah: Jika LED menyala tp atomizer tdk hangat,artinya: baterai rusak/atomizer yg rusak. [PERHATIAN: unit JANGAN terus dipakai jk cartridge sdh kering(indikator:asap makin brkurang/rasa hambar),krn bs merusak atomizer yg tdk terbasahi] Coba pin atomizer ditetes langsung dng cairan refil(2-3tetes), tunggu 5-8detik,lalu coba hisap(PELAN tapi konstan,& mhn dicatat, demi keawetan unit, baiknya hisapan TIDAK > 3detik &beri jeda 5-10dtk/hisapan). Jika msh,tlg unit diretur ke kami unt pemeriksaan teknis(dng instrumen khusus) &akan kami ganti dlm 1x24jam.

    Gejala Atomizer terasa lbh panas
    Atomizer lbh panas krn :
    1. Terlalu sering hisapan panjang tanpa jeda(harus kasih jeda minimal 10 detik antar tiap hisapan agar pin atomizer tdk cepat berkerut krn overheated).
    2.Cairan dlm cartd mau hbs, jd atomizer tdk mendpt "coolant" dr cairan refill. COBA hisap dng arah cerutu menghadap ke atas(sudut 30 -45derajat),agar sisa 'tumpahan' cairan dlm casing atomizer bs tertangkap pin atomizer) & SEGERA CEK cartd jk asap mulai tipis, mgkn cartd kering di permukaan atas busanya, teteskan lg hingga permukaan atas cartdg terlihat basah.

    Jika asap mau banyak, dalam pemakaian rokel, tipe apapun itu, HINDARI menghisap dengan cepat, tapi hisap dengan pelan(jk bs,tanpa suara)TAPI KONSTAN, nah dijamin asap lbh banyak,tapi JANGAN LUPA: beri JEDA minimal 10dtk/hisapan! Ingat, ini alat elektronik sensitif,&butuh proses melewati bnyk komponen&ruang proses. Baterai yg lemah pasti berakibat asap yg sedikit pula.







    Info Seputar Ecig
    1. Food and Drug Administration (USA) /Administrasi Makanan dan Obat USA
    Penelitian FDA telah diperiksa pada bulan Juli 2009 oleh perusahaan konsultan ilmiah eksponen, Inc, dalam sebuah laporan yang ditugaskan oleh produsen salah satu rokok elektronik diuji oleh FDA. Beberapa kritik di laporan eksponen adalah standar miskin dokumen dan analisis. Daftar eksponen studi sebelumnya yang telah terdeteksi di tingkat TSNA disetujui FDA-produk terapi pengganti nikotin yang sebanding dengan FDA terdeteksi dalam penelitian mereka, dan objek ke FDA tidak membuat perbandingan untuk produk tersebut dalam analisis mereka rokok elektronik. Akhirnya tinjauan menyimpulkan bahwa penelitian ini FDA tidak mendukung klaim potensi efek kesehatan yang merugikan dari penggunaan rokok elektronik.(Artinya FDA tidak bisa menyimpulkan secara logical medic bahwa rokok elektronik berbahaya bagi kesehatan).
    2. Di Denmark, Denmark Medicines Agency mengklasifikasikan rokok elektronik yang berisi nikotin sebagai produk obat-obatan.
    3. Penggunaan elektronik rokok belum dilarang. di Bandar Udara Kopenhagen, tapi setidaknya satu maskapai penerbangan (Scandinavian Airlines) telah memutuskan untuk melarang penggunaan dlm penerbangan onboard.
    4. Di Belanda, penggunaan dan penjualan rokok elektronik diperbolehkan, namun iklan adalah dilarang undang-undang Uni Eropa yang tertunda.
    5. Di Inggris, penggunaan dan penjualan rokok elektronik saat ini tidak dibatasi, meskipun telah mengusulkan MHRA membawa semua produk kecuali nikotin tembakau dalam rezim perizinan obat-obatan.
    6. Kesehatan Selandia Baru Ltd studi:

    Adanya jumlah jejak TSNAs dalam uap rokok elektronik sebelumnya didokumentasikan dalam analisis 2008 Oktober dilakukan oleh Selandia Baru Kesehatan Ltd dan didanai oleh produsen rokok Ruyan elektronik. Namun, tidak seperti penelitian FDA, penelitian ini dilakukan analisis kuantitatif rinci dan menyimpulkan bahwa penyebab kanker dan toxicants hadir hanya di bawah tingkat yang membahayakan. Kesimpulan akhir laporan keselamatan adalah: "Berdasarkan informasi produsen, komposisi cairan kartrid tidak berbahaya bagi kesehatan, jika digunakan sebagaimana dimaksud."
    7. Health Issues /Masalah kesehatan
    efek kesehatan dari penggunaan rokok elektronik saat ini belum diketahui. Beberapa perusahaan rokok elektronik mengklaim bahwa bahan berbahaya yang dihasilkan oleh pembakaran tembakau dalam rokok tradisional tidak hadir dalam cairan atomized rokok elektronik. Beberapa juga telah memasarkan rokok elektronik sebagai cara untuk mengurangi kecanduan nikotin, meskipun organisasi kesehatan internasional telah menyatakan mereka tidak dapat dipasarkan sebagai alat penghentian. Dalam sebuah survei online terbaru dari bulan November 2009 di antara 303 perokok, ditemukan bahwa e-rokok substitusi untuk rokok tembakau menghasilkan manfaat kesehatan dirasakan (batuk kurang, kemampuan yang lebih tinggi untuk melakukan latihan, dan rasa yang lebih baik dari rasa dan bau)
    8. Rokok elektronik pertama kali dikembangkan dengan paten terdaftar, pada bulan April 2003 oleh SBT Co Ltd, sebuah perusahaan berbasis di Beijing, yang sekarang dikendalikan oleh Golden Dragon Group Ltd Pada tahun 2004, Ruyan mengambil alih proyek untuk mengembangkan lebih lanjut muncul teknologi. Ruyan resmi diserap SBT Co Ltd dan nama mereka diubah menjadi SBT Ruyan Teknologi & Development Co, Ltd Sudah bulan Mei 2004, Ruyan menjual rokok elektronik pertama di Cina. Dalam pertama 3 tahun produksi, SBT Ruyan melihat terus meningkat dalam penjualan, dari $ 13 juta HKD ($ 1,7 juta USD) pada tahun 2004 menjadi $ 136 million HKD ($ 17 juta USD) pada tahun 2005, dan $ 286 million HKD ($ 37 juta USD) pada tahun 2006 .

    Pada bulan April 2006, rokok elektronik dibawa ke Eropa, dan secara resmi meluncurkan di "Ruyan" Promosi Luar Negeri Konferensi di Austria. Setelah diperkenalkan, produk ini telah disesuaikan dengan pasar Eropa dan dipasarkan di Inggris sebagai "Electro homo ". Pada tahun 2007, Reuters mengunjungi SBT Ruyan di Beijing, yang menarik perhatian media untuk teknologi. Menurut pengguna Matt Salmon, presiden baru terbentuk Rokok Elektronik Association, jumlah e-rokok diperkirakan 300.000 pada bulan Oktober 2009, berdasarkan hasil survei. Menurutnya, Salmon ditambahkan, angka yang sebenarnya lebih dari itu.
    Sumber wikipedia

    Sekedar share pendapat dari hasil nyoba beberapa tipe rokel dan baca-baca dari internet. Mungkin bisa berguna bagi yg baru pertama mau 'hijrah' ke e-cigar. Semua yang saya tulis dibawah ini adalah murni pendapat pribadi, jadi kalo ada kesalahan, mohon dimaapken Maklum, pengalaman individu tiap orang kan beda-beda.


    Info-Info Penting
    1. Jangan berharap untuk menemukan rasa yang benar-benar sama persis dengan rokok analog favorit anda sekarang, apalagi yg taste-nya 'Indonesia' banget seperti 234, Sampoerna, dan semacamnya, yang bisa diharapkan hanyalah taste yang mirip bukan sama persis.

    2. Rata-rata asap yang dihasilkan oleh rokok analog masih lebih banyak (untuk tarikan/draw inhale yg sama) dibanding e-cigar low end yang beredar di pasaran. Jadi jangan kaget kalau diantara para 'noob' sering ada pertanyaan 'Kok asapnya nggak sebanyak rokok biasa ya?' Menggunakan e-cigar adalah proses 'learning curve', lama kelamaan kita akan nemu sendiri kok gimana cara menggunakan yg baik.

    3. Sensasi 'merokok' dengan e-cigar yang dirasakan biasanya tergantung banyaknya vapor (uap/asap) dan 'throat hit' (rasa di tenggorokan) yang dihasilkan oleh unit e-cigar dan cartridge/liquid. Karena asap yang dihasilkan sebenarnya adalah 'uap' maka seharusnya untuk 'sensasi yang sama' pada e-cigar dibutuhkan asap yang jauh lebih banyak karena asap rokok analog walaupun sedikit namun lebih 'bold' atau pekat.

    4. Banyaknya asap yang dihasilkan e-cigar sebagian besar tergantung oleh unit-nya. Secara teknis, batere dgn voltage tinggi dan 'low resistance' (LR) atomizer (disingkat 'atty') akan menghasilkan panas yg cukup tinggi untuk membuat asap yang lebih banyak. Namun rata-rata e-cigar yang beredar disini spec listrik 'dalemannya' sama aja. Tidak seperti di luaran sana, banyak varian e-cigar dgn bermacam spec sesuai keinginan user termasuk spare part-nya sehingga user bebas memilih sesuai kebutuhan.

    5. E-cigar ukuran standar normal biasanya tidak memiliki 'battery life' yg cukup lama sesuai keinginan kita (umumnya hanya berkisar 2-3jam untuk 'heavy user') jadi pertimbangkan untuk membeli e-cigar yang batere-nya bisa tahan lama (walaupun ukurannya lebih gede), atau bisa juga dengan tipe PCC yg kotaknya bisa nge-charge. Tentu ini akan merogoh kocek lebih dalam, tapi menurut saya mending inves awal agak mahal daripada belakangan jadi keluar duit lagi karena tidak puas. Namun jika kita hanya "lite user" mungkin e-cigar yg biasa (value pack) udah cukup.

    6. Ukuran dan tipe e-cigar yang beredar sangat beragam, biasanya semakin besar e-cigar maka semakin besar pula kapasitas baterenya dan semakin lama pula waktu pakainya. Menurut saya yang terpenting adalah sedapat mungkin belilah ke trusted seller dan kalo bisa yang berani memberikan GARANSI. Ingat, ini adalah barang elektronik, kemungkinan fail/rusak selalu ada. Mending ngeluarin duit sedikit lebih daripada nyesel karena percaya omongan seller 'Barang ane gak ada garansi tapi jangan kuatir bos, ane jamin barang ane kualitasnya top'. Tapi yaaa semua tergantung anda sebagai pembeli, kalo udah kenal baik dan yakin dengan seller-nya ya monggo aja, hehe...

    6. Konfigurasi interchangeable part antara satu tipe dgn tipe e-cigar lainnya tidak sama. Artinya bahwa kita tidak bisa menggunakan batere tipe A dgn atomiser tipe B. Jadi kalo mau beli sparepart sebaiknya disebutkan tipe e-cigarnya (lebih bagus lagi dgn sample foto) agar tdk salah beli. Sebenarnya sih bisa aja kita gunakan sparepart yg gak kompatibel dgn bantuan 'adapter' tapi sepertinya belum ada yg jual disini.

    7. Yang terakhir, sekali lagi menurut saya e-cigar tidak benar-benar bisa menggantikan rokok analog. Sensasinya tetap beda (asap uap VS asap tembakau). Tapi bagi teman-teman yang ingin hijrah dengan tetap 'merokok' namun yang lebih sehat dibanding rokok analog maka e-cigar adalah jawabannya. Disamping itu anda pun bisa stylish dgn beragam tipe e-cigar yang beredar (blue led, penstyle, screwdriver, dll).

    1. Gimana supaya asapnya banyak?
    2. Cara kerja Ecig
    3. Hemat mana Ecig atau rokok konvensional?
    4. Apakah Rokok Elektronik Berbahaya?
    5. Info Liquid (part 1)
    6. Info Liquid (part 2)
    7. Info Liquid (part 3)
    8. Kekuatan Battery
    9. Cara pemakaian
    10. Perbedaan penggunaan liquid dan cartridge
    11. Perbedaan Ecig dan sisha


    More information click here :
    http://AremaMovie.co.nr#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112221&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://BaliForever.co.cc#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112221&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://BaliForever4U.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112221&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://MalangOke.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112221&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://MalangOkeKu.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112221&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    Free Adult Movies
    Free Porn Movie Clip and Full Movie Download (18+ Download Only)


              

    Newly launched MSI X-Slim 320

     Cache   
    In the CES 2009, to be held in Las Vegas from January 8, MSI will once again capture the world’s eyes with its prolific R&D and designs. In addition to introducing the whole new U-series models, MSI will launch the new All-In-One Wind NetOn models and MSI’s first dual-core Atom All-In-One models. G-series notebooks, the first series surmounting 10000 points on 3Dmark, will also be exhibited. With such a strong cast, MSI will successfully become the focus on the international stage once again.

    Following the popular MSI Wind Netbooks, U100 and U90, MSI will introduce some more portable netbook in CES, including MSI U115 Hybrid, and will also announce that MSI U120 is “WiMAX Ready”. Moreover the first netbook capable of running SSD/HDD simultaneously, and MSI X-Slim Series X320, the 13” super portable notebook of just about 1.3 kg

    Newly launched MSI X-Slim 320 super portable notebook shows off its slim figure of about 1.3kg!

    The newly launched, super portable notebook, MSI X-Slim Series X320, is certain to capture market’s interest. While the MSI X320 is equipped with the latest Intel platform and a 13.4” display with an optimized 16:9 screen, it only weights just about 1.3 kg and is absolutely your perfect mobile partner.

    Not only light, the X320 is also very “thin”. The overall thickness is as small as 1.98 cm, with the thinnest part being only 6 mm. In addition to its lightness and thinness, the X320 also features an excellent battery life in 4 cell or 8 cell battery lasts up to 10 hours. Such an outstanding capability will impress the international market for sure.

    In addition to its outstanding capability and excellent performance, the stylish design and fashionable look contributes to X320’s attraction. Its chic and elegant appearance and slim-line shape, together with the Champagne gold, the noble elegance of pearl white or even high-tech stylish black, make it consumers’ dream notebook.

    Perusahaan MSI, yang terinspirasi dari desain notebook Macbook Air, sebelum Ces 2009 diumumkan ultrathin (tebal 6-19,8 mm, berat 1,3 kg) Slim Model X-320.

    MSI x-tipis 320_1

    Baru, yang berlaku, menghilangkan pesawat antara netbukamy dan laptop. Baru dilengkapi dengan prosesor Intel Atom Z530 1,6 GHz, layar 13,4 inci dengan resolusi 1366 × 768 piksel. Selain itu, built-in modul untuk jaringan 3.5G dan kurangnya hal untuk optical discs dapat sebut netbukom.

    MSI x-tipis 320_2

    MSI x-tipis 320_3

    MSI x-tipis 320_4

    Menariknya, netbuk pertama ini, yang menggunakan Intel Atom dan komunikasi nVidia Ion. X-Slim 320 postavlyatymetsya dari 4. 8-elemen baterai, waktu kerja otonom dalam kasus yang kedua adalah sekitar 10 jam. Sisa dari netbuka cukup standar: ke RAM 2 GB, Wi-Fi, Bluetooth, 3 USB port, slot kartu memori, Ethernet dan VGA-out. Penjualan X-Slim 320 muncul di kuartal kedua 2009 dari pada biaya sekitar $ 800.


              

    Netbook Asus Pertama Gunakan Windows 7

     Cache   
    Salah satu produk Asus

    Asus mungkin akan menjadi netbook pertama yang akan menggunakan Windows 7 di sistem operasinya, tidak hanya itu Solid State Drive (SSD) yang mencapai 512 gigabyte, akan menjadi SSD terbesar di dunia.

    Netbook milik Asus yang diberi nama S121 mempunyai lebar sekira 11,7 inchi dengan berat 3 lbs. Selain itu, untuk memudahkan navigasi, vendor asal Taiwan ini akan menghadirkan layar sentuh. Yang istimewa, tentu saja penggunaan sistem operasi yang dibenamkan, yaitu Windows 7.

    Penggunaan Asus pada perangkat lunak Microsoft Windows 7 OS menunjukkan kedekatan di antara dua perusahaan yang bekerja sama ini. Padahal, aplikasi anyar Microsoft ini sendiri masih belum diketahui kapan tanggal pasti perilisannya.

    "Kami memang sangat dekat dengan Asus pada penggunaan aplikasi Windows 7 ini," kata David Faster, General Marketing Manager Microsoft di OEM, saat konfrensi pers pembukaan CES di Las Vegas, seperti yang dikutip PC World


    More info click here :
    http://nino-computer.co.nr#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112247&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://baliforever4u.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112247&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://malangoke.wordpress.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112247&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
              

    Netbook Asus Pertama Gunakan Windows 7

     Cache   
    Salah satu produk Asus

    Asus mungkin akan menjadi netbook pertama yang akan menggunakan Windows 7 di sistem operasinya, tidak hanya itu Solid State Drive (SSD) yang mencapai 512 gigabyte, akan menjadi SSD terbesar di dunia.

    Netbook milik Asus yang diberi nama S121 mempunyai lebar sekira 11,7 inchi dengan berat 3 lbs. Selain itu, untuk memudahkan navigasi, vendor asal Taiwan ini akan menghadirkan layar sentuh. Yang istimewa, tentu saja penggunaan sistem operasi yang dibenamkan, yaitu Windows 7.

    Penggunaan Asus pada perangkat lunak Microsoft Windows 7 OS menunjukkan kedekatan di antara dua perusahaan yang bekerja sama ini. Padahal, aplikasi anyar Microsoft ini sendiri masih belum diketahui kapan tanggal pasti perilisannya.

    "Kami memang sangat dekat dengan Asus pada penggunaan aplikasi Windows 7 ini," kata David Faster, General Marketing Manager Microsoft di OEM, saat konfrensi pers pembukaan CES di Las Vegas, seperti yang dikutip PC World


    More info click here :
    http://nino-computer.co.nr#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112250&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://baliforever4u.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112250&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://malangoke.wordpress.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112250&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
              

    Sality.aa Masih Merajai Virus di Desember : Kaspersky

     Cache   

    Virus.Win32.Sality.aa#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com dan Packed.Win32.Krap.b yang teratas selama bulan November, tetap berada di posisi tersebut pada bulan Desember sebagai virus yang marak melintang dunia komputer. Secara keseluruhan, komposisi ranking tidak berubah drastis.

    Pernyataan ini disampaikan melalui laporan bulanan Kaspersky pada Desember ini, Selasa (6/1/2009). Pendatang baru bulan lalu, worms Mabezat.b dan AutoRun.eee#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, keduanya naik tiga peringkat di bulan Desember. Ini merefleksikan efektif atau tidaknya dengan apa mereka tersebar melalu perangkat portable, dan untuk menggunakan metode klasik penyebaran melalui sumber network yang terbagi. Mabezat.b juga dapat menginfeksi file-file. Virus Sality.aa#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com digunakan sebagai sebuah pendekatan serupa dan ini membantunya naik ke ranking teratas. Sekarang mabezat.b menggunakan trik yang sama.

    Virus.Win32.Alman.b membuat sebuah lonjakan menarik 10 peringkat bulan ini. Bagian dari bawaan Alman adalah untuk mencuri password bagi berbagai permainan online. Dengan mempertimbangkan aktivitas gamer yang memuncak selama bulan musim dingin, peningkatan drastis ini sangat mudah dijelaskan. Akanlah sangat menarik untuk melihat apa yang terjadi pada posisi program berbahaya ini di bulan-bulan selanjutnya.

    Dua pendatang baru, Trojan.HTML.Agent.ai#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com dan Trojan-Downlder.JS.Agent.czm#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, adalah pen-download tulisan yang umum dan tidak memiliki fitur menarik tertentu.

    Tingginya persentase dari program berbahaya baru-baru ini ditulis menggunakan bahasa penulisan Autolt. Ini dikarenakan bahasa tersebut mudah dikuasai, membuatnya mudah untuk menciptakan program-program baru. Kenaikan yang tajam pada tabel oleh Trojan.Win32.Autolt.ci#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com dan munculnya Worm.Win32.Autolt.ar#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com diantara pendatang baru bulan Desember mengkonfirmasi perkembangan ini. Seperti Mabezat.b dan AutoRun.eee#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, Autolt.ar#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com yang tersebar melalui perangkat portable.

    Hadirnya dua program berbahaya yang mewakili sebuah keluarga malware yang tidak standar dalam peringkat 20 Besar - Trojan-Downloader.WMA.GetCodec - juga menarik. Salah satu dari mereka muncul di 20 besar untuk pertama kalinya bulan lalu, langsung pada peringkat ke 3, meskipun pada bulan Desember goyah. Yang satunya, Trojan-Downloader.WMA.GetCodec.r, adalah sebuh program menarik. Memutar sebuah file multimedia yang terinfeksi akan menghasilkan sebuah file� terdownload - file ini adalah P2p-Worm.Win32.Nugg.w, umumnya tersaji sebagai sebuah codec. Ketika dijalankan, ia mendownload beberapa file yang mengandung file multimedia dari internet. File ini berbeda dari P2P-Worm.Win32.Nugg, sementara file multimedia terinfeksi oleh varian Trojan-Downloader.WMA.GetCodec yang berbeda. Worm mengubah nama file-file ini dengan "keygen RELOADED.zip#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com", "(hot remix).mp#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com3" dan nama-nama lain yang dapat menarik perhatian user dan membuat mereka terdapat pada jaringan peer-to-peer Gnutella.

    Tanpa diduga, user kemudian mendownload file-file tersebut, membuat kode berbahaya tersebut terus tersebar. Ini membawa kita kepada suatu kesimpulan bahwa bahkan file multimedia biasa pun tidak dapat dipercaya lagi, dan user yang terdorong untuk "mendownload sebuah codec" harusnya berjaga-jaga.

    Semua program malware, adware dan program yang tidak diinginkan dari ranking ini dapat dipecah menjadi beberapa kategori ancaman utama yang terdeteksi oleh Kaspersky Lab. Persentasenya tidak dirubah secara signifikan dibandingkan pada bulan November. Program berbahaya yang dapat bereplikasi sendiri bertahan pada 45 persen, menunjukkan ketakutan bahwa program semacamnya menjadi semakin lazim. Pembagian persentasi program self-replicating dan Trojan menjadi tidak seimbang, secara akurat merefleksikan posisi malware terbaru.

    381990 macam program berbahaya dan tidak diinginkan terdeteksi pada komputer user di bulan Desember. Ini berarti bahwa jumlah ancaman ITW telah berkurang, pada bulan Desember kami mendeteksi 7500, hampir menyamai angka di bulan November (45690).

    Peringkat ke dua tetap stabil, dengan sedikit perubahan dibandingkan dengan 20 besar di bulan November tentang program berbahaya yang sangat umum terdeteksi pada objek yang terinfeksi pada komputer user.
    Satu pendatang baru yaitu Agent.ml#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, sebuah pendownload Trojan, termasuk sejumlah kode ? sebuah iframe block berbahaya yang ditambahkan pada akhir halaman web. Ketika halaman utama sedang loading, salah satu yang terspesifikasi dalam iframe tersebut juga terupload. Dalam kasus ini, halaman tersebut mengandung JavaScript yang berbahaya.

    Debut lain dalam 20 Besar kami adalah worm Fujack.cf#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, sebuah varian yang lebih baru dari Fujack.bd#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com, yang muncul di bulan Oktober di peringkat ke 19 dan lenyap dari peringkat pada bulan November.


    More info click here :
    http://nino-computer.co.nr#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://baliforever4u.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://malangoke.wordpress.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112253&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
              

    Internet Berpotensi Ubah Kinerja Otak

     Cache   

    Internet tidak hanya mampu mengubah cara hidup manusia, juga berpotensi mengubah cara kerja otak manusia. Ahli fungsi otak UCLA California, AS, Gary Small berpendapat, internet memicu perubahan evolusioner pada otak sehingga penguasa teknologi akan menempati posisi tertinggi dalam tatanan sosial baru.

    Dalam sebuah penelitian, Small menemukan, orang yang banyak melakukan pencarian di internet dan banyak menggunakan SMS memiliki otak lebih tajam dalam menyaring informasi sehingga mampu membuat keputusan lebih tepat. Namun begitu, Small memperingatkan, pengguna internet terancam pula oleh kecanduan sehingga gagap ketika berinteraksi sosial offline. Small menemukan pula, jumlah penderita attention deficit disorder di dunia meningkat sejak kehadiran internet.

    Karena itu, Small mengingatkan, orang yang fasih menggunakan internet harus mengimbangi kemampuannya itu dengan keterampilan sosial offline. Saat seseorang fasih menggunakan teknologi sekaligus berkomunikasi tatap muka, maka dia akan menjadi manusia unggul pada masa depan.

    "Kami melihat perubahan evolusioner. Orang-orang generasi berikutnya akan lebih menghargai orang yang menguasai teknologi dan keterampilan komunikasi tatap muka," ujar Small.

    Small menegaskan, kehadiran media komunikasi digital seperti e-mail, IM (instant messaging), dan SMS tidak akan bisa menggantikan komunikasi tatap muka. Sebab, komunikasi-komunikasi digital yang mengandalkan teks tersebut tidak bisa mengungkap ekspresi pengguna. Small menuangkan temuan- temuan penelitiannya dalam buku "iBrain: Surviving the Technological Alteration of the Modern Mind".


    More info click here :
    http://nino-computer.co.nr#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112258&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://baliforever4u.blogspot.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112258&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
    http://malangoke.wordpress.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/112258&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com
              

    U8/10: PLAY & PLASTIC FREE

     Cache   
    Una primaverile domenica mattina ha atteso i 36 giocatori del Rugby Perugia Junior sul campo della Ternana Rugby, neo formazione nel panorama del rugby umbro. Le due formazioni U10 e la folta U8 hanno dato spettacolo e si sono diverite con i pari età convenuti a Terni. Tutte le formazioni danno modo agli educatori di […]
              

    U14: ALLA RICERCA DI SOLUZIONI!

     Cache   
    Inizio della stagione federale umbra e subito bella prestazione della squadra under 14 del Rugby Perugia Junior che passa sul campo di Città di Castello con buona sicurezza dopo qualche difficoltà nei primi minuti. Allo start sono 19 i grifoncelli al via, con qualche assenza per impegni logistici che determina qualche cambiamento nella formazione iniziale […]
              

    U14: TANTE LUCI AL DEBUTTO

     Cache   
    Debutto stagionale ufficiale, dopo l’impegno di prestagione al ritiro del Terminillo, per la formazione under 14 del Rugby Perugia Junior che, in attesa della partenza dell’attività umbra, ha approfittato della possibilità concessa dal Comitato Toscano di sfidare le compagini del Firenze 1931 e dell’Arezzo, nella bellissima cornice di Via dell’Acropoli. Al via sono 23 i […]
              

    RPJ: PRIME IN ITALIA!

     Cache   
    Micole, Virginia, Sofia, Alice, Noemi e Miriana. Sono le 6 ragazze del Rugby Perugia Junior che stanno partecipando nella selezione dell’Umbria alle finali nazionali del Trofeo CONI. Hanno vinto la medaglia d’oro. La squadra, composta da 7 ragazze e 2 ragazzi, ha primeggiano su 16 regioni giunte a Isola Capo Rizzuto in Calabria per vivere […]
              

    RPJ: VUOI GIOCARE?

     Cache   
    Il Rugby Perugia Junior annuncia l’inizio della prossima stagione sportiva 2019/2020. Unisciti ai 193 atleti che la scorsa stagione hanno giocato con noi nelle diverse categorie. Questo il PIANO DEGLI ALLENAMENTI Under 6 – nati nel 2015 e 2014 Martedì e Giovedì dalle 15.30 alle 17.00 campo di rugby Pian di Massiano Under 8 – […]
              

    RPJ: ASSEMBLEA SOCI

     Cache   
    Il Consiglio Direttivo del Rugby Perugia Junior convoca l’assemblea dei soci per il giorno 10.07.19 ore 19,00 presso la pista di pattinaggio di Pian di Massiano, Perugia con il seguente o.d.g.: 1. Approvazione progetto di r.e.f.a. 2. Relazione s.s. 18-19 e programmi futuri 3. Torneo Minirugby “Città di Perugia” 2019 e 2020 4. Elezione Consiglio […]
              

    Lutto

     Cache   
    Il Rugby Perugia Junior partecipa commosso al dolore della famiglia per la perdita del caro amico Roberto Monsignori, instancabile guerriero del Rugby, prezioso collaboratore e simbolo di una tenacia che si è arresa solo alla malattia che ha tolto al Rugby cittadino un pezzo della sua storia. Alla Famiglia le più sentite condoglianze e la […]
              

    RPJ: GAME OVER STAGIONE 18/19

     Cache   
    La classica cena di fine anno di sabato scorso, aperta alle famiglie e ai tanti amici del Rugby Perugia Junior che hanno lavorato come volontari al Torneo di maggio, ha salutato 9 mesi di rugby ad alta intensità. Solita partecipazione corale di ragazzi e genitori in una serata che finalmente ha risparmiato al club (contrariamente […]
              

    TORNEO: IL RESOCONTO

     Cache   
    Neanche il maltempo ha fermato l’invasione dei minirugbisti. Quasi cinquemila persone, tra atleti, dirigenti e familiari hanno preso parte all’undicesima edizione del ‘Città di Perugia’, evento organizzato dal Rugby Perugia Junior. Cielo grigio, acqua e fango sono stati degli avversari tenaci ma il ‘Città di Perugia’ è riuscito a fare nuovamente risultato. La manifestazione riservata […]
              

    The 17 best hotels in the world, according to travelers

     Cache   

    Taj Rambagh Palace

    Hotels can really make or break a vacation.

    Condé Nast Traveler just released the results of its 32nd annual Readers' Choice Awards survey, which chronicled travelers' experiences, including unforgettable hotels all over the world. 

    Read more: The 5 new hotels around the world with the most incredible design, according to experts

    600,000 voters provided their thoughts on nearly 10,000 hotels. The hotels that ultimately made the final cut span different price points, destinations, and styles.

    Here are the top 17. Only four are in the US, but two of the top five are in Los Angeles. Other popular destinations include Switzerland and India.

    SEE ALSO: The best cheap hotels under $100 a night around the world — that are surprisingly upscale, too

    DON'T MISS: The biggest red flag to look out for when checking into a hotel, according to a professional traveller who has stayed in over 3,000

    17. Inn of the Five Graces

    Location: Santa Fe, New Mexico

    Starting rate per night: $456

    The Inn of Five Graces sits in the middle of Santa Fe's historic downtown. In the spirit of Santa Fe being the "oldest continually inhabited city in the US," each colorful room in the inn was designed uniquely as a testament to the city's old Southwestern vibe.



    16. Hotel Astoria, A Rocco Forte Hotel

    Location: Saint Petersburg, Russia

    Starting rate per night: $170

    Directly across from Saint Isaac's Cathedral, the Astoria Hotel has symbolized luxury in Saint Petersburg since opening in 1912. The hotel's charming High Tea is a Saint Petersburg must-do.



    15. La Réserve Paris - Hotel and Spa

    Location: Paris, France

    Starting rate per night: $1,047

    La Réserve is just steps from the Champs-Élysées. With only 40 rooms, the sophisticated boutique hotel has spacious apartments and is known for delivering on its promise of  "a different vision of luxury."



    14. Aranwa Sacred Valley Hotel & Wellness

    Location: Sacred Valley, Peru

    Starting rate per night: $145

    Aranwa Sacred Valley is a restored 17th-century hacienda that opened as a hotel in 1900. There are 115 total rooms on the property, but the hotel is part of a larger chain of hotels all across Peru. It's an hour away from Cusco and on the way to Machu Picchu.



    13. Aranwa Cusco Boutique Hotel

    Location: Cusco, Peru

    Starting rate per night: $205

    Aranwa Sacred Valley's sister hotel, Aranwa Cusco, is a 43-suite 16th-century mansion just steps from the Plaza de Armas in Cusco. This hotel has a collection of 300 pieces of fine art, all produced at the renowned Escuela Cusqueña.



    12. Amerikalinjen

    Location: Oslo, Norway

    Starting rate per night: $269

    The Amerikalinjen just opened in March. The 122-room hotel was initially built in 1919 as the offices for a cruise line that would ferry between Norway and the US, hence the name. The hotel is celebrated for balancing its history and its modern flair.



    11. Alila Fort Bishangarh

    Location: Jaipur, India

    Starting rate per night: $298

    The Alila Fort Bishangarh is a converted 230-year-old fortress. The restoration and transformation into a hotel took 10 years to complete. Local materials, like sandstone, were used to finish the hotel.



    10. Rosewood Luang Prabang

    Location: Luang Prabang, Laos

    Starting rate per night: $960

    A luxury jungle hideaway in South East Asia, the Rosewood Luang Prabang is intended to be peaceful. There are some guest rooms in hilltop tents and other villas with personal pools, but the most impressive part of the property is the waterfall and river that runs through it.



    9. Beau-Rivage Palace

    Location: Lausanne, Switzerland

    Starting rate per night: $417

    The Beau-Rivage Palace has been open since 1861. The storied hotel sits right on Lake Geneva and has been a getaway for famous guests like Coco Chanel, Nelson Mandela, and Tina Turner. The hotel has gardens, recently renovated guest rooms, a world-class spa, and a two Michelin-star fine dining restaurant on property.



    8. Monastero Santa Rosa Hotel & Spa

    Location: Amalfi, Italy

    Starting rate per night: $604

    Once a 17th-century monastery, Monastero Santa Rosa is a 20-room boutique hotel perched on a clifftop with views of the Mediterranean Sea. While the hotel is celebrated for its state-of-the-art spa, there are many experiences to keep in mind — there's also the possibility of an al fresco meal at a Michelin star restaurant on property.



    7. Rambagh Palace

    Location: Jaipur, India

    Starting rate per night: $410

    Rambagh Palace was built in Jaipur in 1835 as an opulent home for the queen's favorite handmaiden. Later, it was turned into a royal guesthouse and hunting lodge, and in 1957 it was converted into the luxury hotel it is today. Noteworthy names like Prince Charles and Jacqueline Kennedy have stayed in one of the 78 massive guest suites.



    6. Royal Mansour

    Location: Marrakesh, Morocco

    Starting rate per night: $1,212

    1,500 master craftsmen spent three years building the 53 three-story riads that make up this hotel that was commissioned by King Mohammed VI. While each has lavish amenities, the grandest one has a home cinema, personal bar and gym, a spa room, and could cost in the neighborhood of $40,000 per night.



    5. Four Seasons Hotel at the Surf Club

    Location: Miami Beach, Florida

    Starting rate per night: $600

    The Surf Club first opened on New Year's Eve in 1930. It was known for being high society once upon a time — Elizabeth Taylor and Winston Churchill both stayed there — and still is. It has a Thomas Keller restaurant and a stateside offshoot of Positano's famed Le Sirenuse.



    4. 1 Hotel West Hollywood

    Location: West Hollywood, California

    Starting rate per night: $308

    Right on the Sunset Strip, 1 Hotel West Hollywood is conveniently located in the heart of Los Angeles. The 285-room hotel just opened earlier this year. This 1 Hotel outpost is known for doing what the overall brand does best: pursuing sustainability. Everything, from the carpets the lightbulbs, has been carefully designed from recycled material.



    3. Taj Lake Palace

    Location: Udaipur, India

    Starting rate per night: $432

    This 18th-century palace with 65 rooms and 18 suites sits on a man-made island in Lake Pichola. It was originally built for a prince and the hotel prides itself on providing royal treatment. As the hotel sits in the middle of the water, guests need to be shuttled out by private boat.



    2. Baur au Lac

    Location: Zurich, Switzerland

    Starting rate per night: $766

    The Baur au Lac has been owned and operated by the same family for 175 years. The 119-room hotel enjoys privacy in its own park. It also has a Michelin-starred restaurant, Pavillion. Previous noteworthy guests include Elton John and Joan Miró.



    1. SLS Hotel, Beverly Hills

    Location: Beverly Hills, California

    Starting rate per night: $381

    While there are SLS properties in Miami and in the Bahamas, the famed hotelier's West Coast outpost opened its doors in 2008 and just underwent a $22 million renovation. The hotel was originally designed by Philippe Starck and features trendy José Andrés restaurants. The SLS aims to exude a chic, young vibe and even refers to itself as a "modern-day playground."




              

    A Brief History of NRA Employees Editing Wikipedia for Fun and Possibly Profit

     Cache   

    The grammar on Wikipedia’s Holocaust Denial page didn’t fix itself. Someone, perhaps finished with their paperwork for the day but still chained to a desk around 5:40 on a June afternoon, noticed a single missing preposition in their perusal of the page’s 12,000 words. It should have read “in his view,” not “as his…

    Read more...


              

    Fijan índices de corrección monetaria para determinar el costo computable de inmuebles de personas naturales, sucesiones indivisas o sociedades conyugales

     Cache   

    Fijan índices de corrección monetaria para efectos de determinar el costo computable de los inmuebles enajenados por personas naturales, sucesiones indivisas o sociedades conyugales que optaron por tributar como tales RESOLUCIÓN MINISTERIAL Nº 359-2019-EF/15 Lima, 4 de octubre de 2019 CONSIDERANDO: Que, mediante el artículo 21 del Texto Único Ordenado de la Ley del Impuesto […]

    La entrada Fijan índices de corrección monetaria para determinar el costo computable de inmuebles de personas naturales, sucesiones indivisas o sociedades conyugales se publicó primero en Tributación.


              

    ¿Cómo emitir una factura electrónica paso a paso?

     Cache   

    Pasos para emitir una factura electrónica fácil y rápido desde la web de SUNAT. Los requisitos para emitir una factura electrónica son: el número de RUC debe estar activo, estar en la renta de la tercera categoría, tener la clave sol, tener el domicilio fiscal habido y que la numeración de la factura electrónica no haya sido utilizada. Si cumples con […]

    La entrada ¿Cómo emitir una factura electrónica paso a paso? se publicó primero en Tributación.


              

    En compra de viviendas las deudas no se transfieren, según Sunat

     Cache   

    A mediados de junio, un informe de la Sunat (N° 085-2019) alertó a diversas especialistas que comentaron que las deudas tributarias desconocidas por el comprador de un bien serían asumidas por el nuevo propietario. A mediados de junio, un informe de la Sunat (N° 085-2019) alertó a diversas especialistas que comentaron que las deudas tributarias desconocidas por […]

    La entrada En compra de viviendas las deudas no se transfieren, según Sunat se publicó primero en Tributación.


              

    Deducciones al IR se sustentarán solo si trabajador presenta DNI o RUC

     Cache   

    Los trabajadores solo podrán deducir el 15% de sus gastos en consumos por servicios de hoteles, restaurantes y bares siempre que se identifiquen son su DNI y RUC Mediante una resolución, la Sunat modificó la normativa sobre comprobantes de pago electrónicos para la deducción de gastos por servicios para la determinación del impuesto a la renta (IR), a partir del 1 de […]

    La entrada Deducciones al IR se sustentarán solo si trabajador presenta DNI o RUC se publicó primero en Tributación.


              

    Cuatro aspectos a observar en la deducción del gasto para efectos del Impuesto a la Renta Empresarial

     Cache   

    En los últimos años, se ha podido verificar que en los procedimientos de fiscalización tributaria, los mayores reparos a las empresas están dirigidos al cuestionamiento de la fehaciencia de las operaciones,   por un lado,  al  no contar con la documentación mínima probatoria que respalde las adquisiciones que incidieron en los gastos deducibles en la determinación […]

    La entrada Cuatro aspectos a observar en la deducción del gasto para efectos del Impuesto a la Renta Empresarial se publicó primero en Tributación.


              

    ¿Cómo realizar la Suspensión de Retenciones y/o Pagos a Cuenta de Cuarta Categoría?

     Cache   

    Todas aquellas personas que efectúan un trabajo de manera independiente generan rentas de cuarta categoría, por lo cual están sujetos a la retención del 8% por lo pagos recibidos, o en su defecto están obligados a efectuar pagos mensuales, que se tomarán en cuenta en la determinación anual de su impuesto a la renta. Sin […]

    La entrada ¿Cómo realizar la Suspensión de Retenciones y/o Pagos a Cuenta de Cuarta Categoría? se publicó primero en Tributación.


              

    ¿Cómo ingresar/acceder a SUNAT Operaciones en Línea?

     Cache   

    Para acceder a Sunat Operaciones en Línea, debes seguir estos pasos:  1.-  Ingresa a SUNAT Virtual: www.sunat.gob.pe#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/118869&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com. y selecciona la opción «SUNAT Operaciones en Línea- SOL«. 2.- Elige el servicio «Mis Declaraciones y Pago» o «Trámites y Consultas», de la operación que desee realizar. 3.- Ingresa tu número de RUC, usuario y Clave SOL (contraseña) y haz clic en […]

    La entrada ¿Cómo ingresar/acceder a SUNAT Operaciones en Línea? se publicó primero en Tributación.


              

    Cuatro puntos clave para pedir boletas electrónicas

     Cache   

    Permite ahorrar 15% del Impuesto a la Renta. Durante el 2018, se emitieron 1638,6 millones de boletas electrónicas en el Perú. A esto se suma los distintos comprobantes de pago emitidos.  Pero, ¿desde qué monto se puede pedir una? Todo ciudadano debe exigir una boleta de venta al realizar una transacción mayor de S/ 5.00 en […]

    La entrada Cuatro puntos clave para pedir boletas electrónicas se publicó primero en Tributación.


              

    Volkswagen Berencana Berbagi Teknologi Mobil Listrik

     Cache   
    REPUBLIKA.CO.ID, WOLFSBURG -- Grup Volkswagen mengesampingkan daya saing dalam industri otomotif untuk membantu mendapatkan lebih banyak mobil listrik. Perusahaan ini sedang dalam tahap pembicaraan untuk berbagi teknologi, dari mobil...
              

    Daftar Mobil Mewah yang Bikin Pemiliknya Cepat Bosan

     Cache   
    REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Perusahaan riset otomotif iSeeCars.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/119068&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com menyusun daftar sepuluh mobil teratas yang paling sering dijual kembali pada tahun pertama kepemilikan. Delapan dari sepuluh jenis mobil itu adalah mobil...
              

    NORFARRAH JASSICA TAIPIN: SUCCESS STORY ENTREPRENEURSHIP Q3/2019

     Cache   

    Seorang usahawan muda yang menceburi perniagaan menjual pakaian 'Bundle' yang beroperasi di Kg. Simpang Entilibon, Jalan Tongod. Beliau menggunakan sepenuhnya aplikasi  'Facebook' dan 'Whatsapp' sebagai platform untuk mengiklankan produk beliau kepada orang ramai.

    Nama : Norfarrah Jassica Taipin

    Nama Perusahaan: Palasakula Collection

    No. Telefon : 014 917 5461/ 010 7649766

    Email: Farahjassicat@gmail.com#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120156&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com

    FB Page: palasakula.co#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120156&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com

     


              

    Kuopion miekkahyökkäys ja kuopiolaisten passiivisuus spektaakkelissa

     Cache   
    * päivitetty    

    Muuttuuko ihmisten järkytys vihdoinkin politiikaksi, tahdoksi?


     Tahtotilaksi?

    Tiedostavatko ihmiset yhtään mitään vallankäyttäjien vastuusta?

    Pelko, kaaos, raiskaukset, hiljaiset uhrit. Hiljaisuus. Eliitti rakastaa pelkoa ja lamaantumista sillä pelkäävät alamaiset eivät kumoa eliitin terroria eivätkä selvitä miten eliitti tuhosi pohjoismaisen mallin saavutukset -- vaan kuuntelevat eliitin massamedian käskyjä ja tunnepornoa saadakseen eliitin papillisen "siunauksen".   "JärkyttävääJärkyttävääJärkyttävää".

    Puhumme nyt tässä tapaukseen viitaten vain seuraamuksista, emme syistä. Miekkamiehet eivät ole syy ihmisten turvattomuudelle  vaan eliitin politiikka.


    • Eliitti / Media käyttää erittäin taitavasti jokaista shokki-spektaakkelia hyväkseen. Narratiivin ohjauksessa jotta poliittista analyysia ei tehtäisi yhteiskunnan tilasta.


    Mihin yhteiskuntaa on tuhottu 30 vuotta
    - oikeistoeliitin vaatimuksessa EU-liittovaltion luomisessa ja demokratian poistamisesta?

    Perustuslaki on hyvin selvä: se kieltää väestönsiirron Suomeen mutta silti poliitikot tottelevat brysselin kaaospolitiikkaa - ja jopa rajan yli tuodaan kulkutautisia jatkuvasti ilman mitään testausta ja estettä. Tämä on totaalisen paljastavaa eliitin kyynisestä terrorista yhteiskuntaa vastaan.

    Rehtorit keskittyvät suojelemaan kiusaajia ja psyykkisen terrorin harjoittajia ja syyllistämään uhreja kapitalismin keskeisen hierarkian ja pelon logiikalla - vedoten "suvaitsevaisuuteen".

    Arki on muuttunut sietämättömäksi,

    köyhyyttä "ihaillaan" mediassa ivallisesti nyt alamaisen suureksi velvollisuudeksi keskiaikaisen kirkon taktiikalla, koulut suurilla luokilla ihmisiä esineellistäviksi kaaoskouluiksi, sillä empaattisten kyläkoulujen tappaminen on ideologia eikä pakko. "Köyhä ei saa syödä lihaa". Eliitti haluaa massaa, alamaisia, apatiaa, pelkoa, alistumista, selviytymistaistelua, shokkiuutisia  samalla kun eliitti ja superfirmat ovat verottomia verenimijöitä. Syöpäläisiä.

    Suomea vaaditaan muiden EU-maiden velkojen eli kapitalistien pankkien maksajaksi ja alistumaan osaksi Saksan suurarmeijaa -- eikä kansa käsitä mihin helvettiin eduskunta on Suomea viemässä mutta järkyttävät graafiset uutiset sentään "järkyttävät".

    60-l noussut pohjoismainen malli todisti hienosti kuinka resursseja jakamalla voidaan luoda yhteiskuntamalli jossa poistetaan pahoinvointia hyvin tehokkaasti. Kaikki suuret vertailut korostavat kuinka talous muuttui tehokkaaksi veroprogression avulla, palkat nousivat asuntojen hinnat olivat edulliset eivätkä keinottelun kohde -  tästä nuoret eivät edes tiedä.

    Mutta nyt systeemi  keskittyy syrjäyttämään suomalaisia EU:n suurvaltiohankkeen takia luodakseen identiteettituhon talousmallia. Suomalaisten verorahoja ei käytetä suomalaisiin vaan suomalaiset siirretään sekundääriseksi paarialuokaksi ja massamedia hehkuttaa tätä mallia äärimmäisen petollisella "hyväntahdon" illuusiolla. Itsetuho esitetään nyt suomalaisille velvollisuutena ja väestönsiirtoa Suomeen ainoaksi tarkoitukseksi alamaisille lunastaa "kelpaavuus" eliitin silmissä.

    Eliitti on halunnut nyt käsillä olevan pahoinvointimallin mutta syyttää vain yksilöitä pahoinvoinnista ja kieltää ideologisen vastuun suomalaisten pahoinvoinnille pohjoismaisen mallin vimmaisessa alasajossa.

    Kansainvälisyys-sanasta on tehty irvikuva: suomalaisten identiteettiä ja suomalaisten panosta maailmalle ei vahvisteta vaan metodisesti tuhotaan koulutusta ym. suomalaisten resursseja joka tasolla - tilalle lobattu rahat vievää militarismia ja lamaa lahjana EU:lta - ja valuuttaorjuutta suur-Saksalle uhrilahjana. Kaikki lupaukset EU:sta on osoitettu petokseksi, silti EU:n brutaalia teknokratiaa esitetään elämän ainoaksi merkitykseksi suomalaisille. Petos on täydellinen ja maustettuna venäjävihalla Suomea ajetaan EU NATO:n sotahaukkojen veriseen sotaan sillä tämä EU on todellisuudessa vain vanhojen aatelissukujen homeinen unelma Rooman ja natsisaksan imperialismista.
    Mm Kataisen hallitus valevasemmistonsa kanssa vei yhteiskunnan joka vuoden hyvinvoinnin ja koulutuksen budjetista + 8 miljardia jokaiselta nyt jokaiselta kuluvalta vuodelta budjetista - eli eliitin verottomuueden ja verohelpotusten  takaaminen sekä väestönsiirron salattujen kustannusten nostaminen on kaiken tämän talouspoliittisen teurastuksen takana. Ahon hallitus iski uusliberalistisen jokavuotisen eliitin bakkanaalin leikkaamaan  ja leikkaamaan eliitin ja suur-EU:n orgioiden hyväksi.  
    Tulliverotuksesta luovutetaan joka vuosi 7 miljardia EU:lle ja mediassa täydellinen radiohiljaisuus vedätyksestä.  

    Minne rahat menevät? 

    Minne hyvinvointi menee?

    Miksi eliitin verottomuutta on nyt n 50 miljardia joka vuosi - laillista ja laitonta!

    • Oletko ihmetellyt koskaan miksi äärimmäiset varakkaat rkp-kokoomusrasistit muuttuivat kuin yhdessä yössä väestönsiirrosta intoileviksi EU-fanaatikoiksi -- joskus euroon huijaamisen paikkeilla?

    Koska heidän sukunsa rikastuu kun verorahoilla vuokrataan lisää kiinteistöjä ja maailman kalleimmat kaupat saavat asiakkaita  verorahoilla kustannettuna samaan aikaan kun suomalaisten terveydenhuolto on ajettu alas niin summia salaillaan kuinka väestönsiirron terveydenhuoltoon upotetaan miljardeja - massiivisesti ja summia salaten. 300000 on tuotu varsin nopeasti Suomeen tekosyillä, laittomasti lupaillen elintason nousua ihmeellisessä EU:ssa.


    Miksi kaaos kasvaa? 

    Miksi massmedia esittää militarismin ja väestönsiirron suurimmaksi ratkaisuksi kun kansalaiset elävät kurjuudessa?

    Politiikka on keskittynyt nyt yhteiskunnan tuhoamiseen, eliitin vallan lisäämiseen kaaoksen ja hyvä veli -korruption kautta: kansalaisia syytetään eliitin kaappauksesta. Resursseja siirretään koko ajan väestönsiirtoon "ihanteena", etusijalla ei ole suomalainen ja suomalaisten aidot tarpeet vaan EU:n kansallisvaltioita tuhoava ideologia, eliitin johtama liittovaltio ilman demokratiaa Eurooppa hajotettuna yhdeksi muokkailtavaksi massaksi.
    • Hyvinvointimalli vähensi turhien sotien nostaman väkivallan Suomessa maailmanennätysvauhdilla 1960-1982. Kaikki on todistettu hienosta mallista jossa eliitti ei sanellut ja jossa TYÖLLISTÄVÄT valtionyhtiöt ylpeästi ja julkeasti pakottivat eliitin bisneksenkin pitämään hinnat alhaalla -- mutta sitten eliitin taloushelvetti vapautettiin kontrollista lamaa kohden - valheilla tietysti dollarijumalaan, keinotekoiseen "pörssinousuun" vedoten, keinotteluun vedoten, "rahalla tehdään rahaa" ja kansa maksamaan keinottelijoiden kuplan. Ei ole vapaata rahaa kuin vain valheena joka myytiin mediakampanjalla "Oikeus rikastua".  
     Ulkoistaminen on terrorin keskeinen taktiikka valtion toimivan hyvinvointisysteemin alasajossa: verovarat siirretään rkp-kokoomus veljien valvomana heidän kavereilleen vavlovmattomiin firmoihin vastapalvelusten saattelemana pois onnistuneesta pohjoismaisen mallin kontrollista ja tehokkuus-sääntelystä. Jotta joku rikastuu.
    Tämä hierarkian hyvä veli -ideologia näkyy Kuopiossakin ällistyttävän korostettuna elitisminä mm. uusina eliitin salaseurojen temppeleinä joita massamedia esittelee harmittomina harrastekerhoina viittoineen mutta sitä nämä Rooman militarismia, vallan keskittämistä, Vatikaanin massojen hallintaa ja imperialismia ihailevat rkp-kokoomuslaiset salaseurat eivät ole.  
    Myrkylliset Hometalot ja homekoulut ovat suora todiste & huikea metafora hyvä veli -terrorin seuraamuksista, korruptiosta. Tehdään paskaa jotta veroraha kiertäisi korruptiofirmojen piikkeihin. Mitään ei tapahdu vahingossa - kun raha on osana. Ei mikään.

    Yliopistojen uutta kehitystä ja totuutta tavoitteleva tiede on tuhottu oikeistolaisen suuryhtiöiden hierarkian ja käskytyksen alle.

    Miksi militarismi ja eliitin vakoilun ja kontrollin gestapo-lait laajenevat.

    Naurettava armeijan ja poliisin 200 miehen rynnäkkö venäläisen liikemiehen saareen oli yksi räikeimpiä psykologisen sodankäynnin vaiheista eikä suurin osa suomalaisista tajunnut että sillä ajettiin vain gestapo-lakeja demokratian lakkauttamiseksi.

    Tajuatko miten paljon Kataisen & eduskunnan aloittama 70 miljardin asevarustelu tuhoaa yhteiskuntaa ja kerjää CIA NATOn vaatimaa sotaa, sotatalouden vihan kulttuuria?


    Se - tietämättömyys poliitiikan seuraamuksista - on eliitin tärkein ase suomalaisten hönöttämiseen. 8000 miljoonaa euroa vuodessa väestönsiirtokuluihin ja kasvaen jatkuvasti kapitalisteja rikastuttaen rikkoen valtio-opin perusehtoja valtion jatkuvuudelle ja hyvinvoinnille.

    Väestönsiirron hintaa ei todellakaan kerrota samalla kun koulusysteemi on ajettu alas, nuorille ei ole apua tarjolla, opettajia erotetaan ja ylitöitä mätkitään, kielitaidottomia palkataan ns lääkäreiksi, nuorten ahdistus kasvaa köyhyydestä ja vanhukset kuolevat keltaiset hampaat suussa mädäten.  Lisääntyvää tuotua väkivaltaa salaillaan ikaisesti muka luotettavan poliisin toimesta. Tuomiot ovat mitättömiä karmeissa raiskauksissa.

    Vain lakot ja mielenosoitukset ovat enää aitoa demokratiaa.
    Puolueiden valheet haisevat  jo mädäntyneelle.

    Hajota ja hallitse, ulvoo eliitti kun pohjoismaista mallia terrorisoidaan kohti kurjuutta ja feodalismia. Ivallisesti kansalle kuitataan "Emme voi elää lintukodossa".

    Voimmehan. Haluaako Suomi takaisin uskomattoman toimivan pohjoismaisen mallin ja mielen jossa eliitti laitettiin kuriin ja veroprogression vastuuseen? Haluammeko valtion takaisin vai etelä-eurooppalaiset vallanahneet suvut jatkamaan suursaksan projektia, joka asein sammutettiin 1945?

    Rooma-Vatikaanin lumous "eliitin vapaudesta" jatkuu. Ellei kansa nouse, taas.




    • Juuri tätä oikeistonihilismiä vastaan kirjoitin uuden blogikirjoitukseni, he huutavat ettei yhteiskuntaa ole olemassa: 


    Tietoja tästä verkkosivustosta
    YLE.FI
    Joukkoampumisten syy on lopulta yksinkertainen. Ampuja itse tekee ratkaisunsa. Kyse on yksittäisen ihmisen omasta raukkamaisesta valinnasta, kirjoittaa Kari Enqvist




    Eliitin valemoraali vaatii aina alistumista eliitille.

    Voi kuinka eliitti joutuu kärsimään näin syntisestä kansakunnasta, voi voi.

    Kirkkokulttuuri: nautithan alistumisesta, olethan hyvä uhri, tunnusta olevasi nöyrä syntinen joka kaipaa eliitin hyväksyntää, toista: ei ole suomalaisia eikä Suomea. Toista.

    Eliitti pelkää paljastuvansa, pelkää väestönsiirto-ideologiansa puolesta ja puskee uutta propagandaa, vetoomuksia, olethan valmis köyhtymään, olethan hyvä uhri. Ethän ole kateellinen eliitin rikastumiseta ja hyväksikäytöstä, ethän.













    Tietoja tästä verkkosivustosta













    • Kuopion temppeli 














































    Miekkamies miekka Kuopiossa li andersson kokoomus vasemmistoliitto keskusta demarit sdp rkp vihreät maahanmuutto rinne pääministeri hallitus

    .

              

    Turun tauti ja Saatanan ensimmäinen koti

     Cache   




    Turun taudin seuraamukset? 

    Sivistymättömyys. Ahdasmielisyys. 



    Pelon sisäpiirikulttuuri. 
    Elitismi.
    Väärennetty historia Jumalan kunniaksi...

    Koko Suomen kirjallisuusviennin arvo oli vuonna 2012 vain kaksi miljoonaa euroa. Hajotkaa, kirjakustantamot ja kulttuurin sabotoijat. Oopperalle annetaan tukiaisia 70 miljoonaa euroa vuosittain. Ei kirjallisuudelle. Kumpihan on tärkeämpi taidemuoto?

    Vatikaanin pedofiiliseurojen Turku, rapparipedofiilien Turku. 

    Salaisuuksien Turku.

    " Turku oli keskiajalla Kuoleman kaupunki"


    Korkein kuolleisuus koko Euroopassa.

    Saastan ja hyväksikäytön likainen Euro-Gomorra täynnä maaseudulta nälkää pakenevia, maaseutujen veroja ja identiteetin tuhoa pakenevia, Vatikaanin huoruudesta ja sodomiasta tuomitsemien, vain Suomeen karkoitettuja epäkelpojen  pappien äpärälapsia, äpäräpappeja, lähetystyötä Vatikaanin avovankilassa, Suomenmaalla vihtahousujen, metsästettävien shamaaninoitien ja näkkien rajamaassa."

    Aatelisten luontovihan ja vieraannuttamispolitiikan kiirastulessa, Ruotsin terva-aitassa, omassa maassaan pakolaisina vaeltavien sykkivä Styx, Turku, kiroamalla kastettujen pellavapäiden täinen umpikuja, kultainen kaupunki mätänevin kaduin.



    Kuolema oli levoton mies 
    eikä halunnut asettua paikoilleen Europassa maata kiertämästä vaikka ruhtinaat häntä yrittivät lahjoa neitsyein ja sametein.

    Paitsi kun itse hänen armollinen ylhäisyytensä Kuolema eksyi Turkuun etsiessään tietään Ortodoksi-igumeenien Siperian ensimmäisiin juutalaisvainoihin, hän tunsi olevansa kotonaan; Ensimmmäistä kertaa pitkästä aikaa kuohuttavaa inhoa ja värisyttävää kammoa sitten  karkoitetuksi joutumisensa Jahven vihan ja koston suloisesta kristallitemppelistä.


    Miksi Turuun keskiaikaisissa kellarituristikohteissa ei vieläkään kerrota keskiaiaksiten kuolleisuuden ennätyksistä, cityhorrorista, porvareita huvittavasta köyhien puutostautien bakkanaalista, superhalvasta työvoimasta, helpottuneet vaimot miehilleen aviovelvollisuuksista vapauttavista imevistä piioista ja kirkkojen viinamyymälöistä?

    Olemme niin kaukana historiasta kuin olemme Turun tuomiokirkon joulukirkossa viattomasti iloitsemassa Jumalan raiskaaman Neitsyen ilosanomasta. Si deus si dea. Joulurauhaa koko Suomen kansalle. Rauhaa. Kuolemaa ja nälänhätää Suomen kansan sivistämiseksi, koettelemus siunauksena, jolta on kiellettävä  luonnon rakastaminen ja oma kulttuuri ja taloyhteisöt.

    Turun tauti; vieras kulttuuri, loiseläinten eläintarha, virus, violetti ja kuhiseva sianraato kujalla, orgastinen kuoleman porttola piispan viinivarastossa, joka oli Euroopan suurin ja kallein.

    Tukholmassa juotiin paljon halvempaa viinin litkua kuin Turun porvariston ilon päivinä ja raadollisuuden orgioissa, kun itse Kuolema antoi arvostuksensa ja hyvän tuulensa Turulle Jumalan korkeimman hovin tyyliin, Mooseksen mitalla ja ranskalaisella viinillä. Hän heitti volttia kirkossa eikä saarnaa tarvittu hihittävän papin tuntiessa kiitollisuutta ja  rahvaan kansan tullessa huvitetuksi itse Jumalan Narrin lepopaikassa.

    Maan tapa. Ile. "Meidän Kanerva" ja tekstiviestiorgasmit - vaaransivat eliitin pappismaista epäseksuaalsita valtastatusta. Turku mielentilana. Saatanan omat ja palavat korttelit gryndereiden riemuksi.


    Tabu Turkuensis, Pax Bellum Continuo Turku.

    Nahkurin orsilla työrauha. Sauli Niinistö, Turun ikoni, tuhatvuotisen roomalais-katolilaisen kolonisaation apex Suomessa.  


    Deus irae Turkuensis

    Olipa kerran maailman kestävin hamppu, josta saatiin maailman kestävimmät purjeet, köydet ja vaatteet ympäri maailman sekä kylän viisaimmalle parantajalle hilpeää polteltavaa pitkiin talviöihin uskomattomien tarinoiden lähteeksi.
    Sitten turkulainen aavikkokansan mustasukkaista Jahvea palvova aatelisten ajatuspoliisi ja Jheesaun Satanan Guden viinanmyyjäin lahko tuli kateelliseksi hampusta ja käytti vuosisatoja sen tuhoamiseksi.
    Lopulta Jahven miehet saivat kuninkaiden voutien avulla tuhottua viimeisen suomalaisen hamppukasvin AD 1978. Sukupuuttoon viimeisen päälle.
    Tämä tarina on tosi Herran Sebatothin nimessä eik älköön kukain ottakho siithä sanaakaa tai pilgua poies Herran ikipalawan wihan tähen. Amen. Amen. 

    Sinetti Turku





    Paavi lähettää äpärät Suomeen papeiksi & marttyyreiksi noin AD 1080: klikkaa kuvaa



    II kirje

    Suomalaiset olivat tunnettuja pappien ja munkkien tappajia vastustaessaan ruotsalaista kolonisaatiota ja pakkokäännyttämistä. Alla paavin kirje, joka on säilynyt Ruotsissa. Tämä on seikka, josta historiantutkijat "jostain syystä" (suomenruotsalaisten painostuksesta) aina vaikenevat toimittajien kanssa. Tarkemmat tiedot ja luvut käännyttämisen vaiheista ovat suljetussa inkvisition kirjastossa eikä Vatikaanin ulkopuolisia tutkijoita sinne päästetä ellei osaa kertoa dokumentin nimeä, kirjoittajaa ja päivämäärää.

    klikkaa kuvaa












    Turkulainen kello


    CIA-ystävällinen Turku  
    "Yhdysvaltojen tutkimuksen instituutti perusteilla Turkuun" 

     " Turun yliopiston yhteyteen valmistellaan perustettavaksi keskus, joka paneutuu Yhdysvaltojen tutkimukseen. Valtakunnallisen instituutin tehtävänä on edistää sekä uutta tutkimusta että Suomen ja Yhdysvaltojen keskinäistä vuorovaikutusta. Rahoitusta hankkeelle haetaan sekä julkiselta että yksityiseltä sektorilta Suomesta ja Yhdysvalloista. Turun yliopiston koordinoima valtakunnallinen instituutti kehittää ja toteuttaa tutkimushankkeita yhteistyössä suomalaisten yliopistojen, korkeakoulujen ja tutkimuslaitosten kanssa. Keskuksessa tehdään yhteistyötä myös vastaavien kansainvälisten tutkimuslaitosten kanssa.
    - Keskus koordinoi alan monitieteistä tutkimusta sekä vahvistaa opetuksen ja yhteiskunnallisen vuorovaikutuksen keinoin transatlanttista asiantuntemusta, keskuksen perustamista valmistelevan työryhmän puheenjohtaja, professori emeritus Keijo Virtanen sanoo. "
    http://www.turku.fi/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120762&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comPublic/default.aspx?contentid=390339&nodeid=4656#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120762&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com







    Perinnön ja perspektiivin ongelmakonservatiivisessa kontrollikulttuurissa


    " Varsinainen ongelma on kuitenkin siinä, että tämä kääntäisi länsimaissa kelloa taaksepäin muutaman sata vuotta. Länsimaiden historia ja länsimaisen tieteen historia on varsin monelta osin myös maallistumisen historia. Tieteissä valtikka siirtyi kristitylle maailmalle tuhat vuotta sitten ja uskonpuhdistuksen jälkeen protestanttinen maailma on loistanut katoliseen maailmaan verrattuna. Kun maailmaa ei enää tarvinnut katsoa uskontojen ja herkimmin hermostuvien uskovaisten perspektiivin huomioon ottaen, alkoi syntyä aatteita ja keksintöjä huomattavan rivakasti. Onko joku syy luopua tästä ja tehdä uskonnoista eräänlainen epävirallinen ylähuone loukkaantumaan milloin mistäkin? Lakimiehille se toisi työtä mutta hyötyisivätkö muut?

























    A-studiossa  ensimmäiset 11 minuuttia Turusta. Aiheena on joidenkin turkulaisten valtuutettujen (KOK ja SDP) sidonnaisuuksia Toriparkki Oy:n osakkaisiin. Haastatellut henkilöt eivät näe sidonnaisuuksissaan mitään poliittista ongelmaa tai ristiriitaa, pääasia on että "lakia ei rikota". Hyvä reportaasi Suomen poliittisesta kulttuurista.

    Järjen yrityksiä Turussa

    • "Turun tauti paranee vain poliittisen toimintakulttuurin muutoksella..." 
    -  Li Andersson http://www.liandersson.net/2012/10/turun-tauti-paranee-vain-poliittisen-toimintakulttuurin-muutoksella/#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120762&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com


















    KOlmas kuva :: Turun mudasta löydetty minipatsas 4s kuva :: Vaakuna arkelogisesta mudasta 5s :: turkulainen aurinkokello, "Suomen napa"

    --   kuu kuva © by Arhi Kuittinen Hellas Helsinki   -- 










    .
              

    Pohjoismainen elokuva ja karakteerikeskeinen dramaturgia

     Cache   

     *  päivitetty  10 2019  

       Piilotettu elokuvakulttuuri 

    •  " TAIDE-ELOKUVIEN METSÄSTÄMINEN ja hankkiminen onkin oma taiteen ja taitavuuden lajinsa. Kun DVD:n aikakausi alkoi, kirjoittelin tästä asiasta jonkin verran. Tuolloin haaveena oli ensinnäkin, että pohjoismaisen taide-elokuvan levitystä tuettaisiin systemaattisilla tekstityksillä. Kirjoitin opetusministeriöön kirjeen, joka ei koskaan johtanut mihinkään. "

              VASTAVALKEA   
      Timo Kuronen   2.10. 2019 



    1)

    SQUARE elokuva loi huippusavautuksen pohjoismaiselle elokuvalle - sanotaan vaikka Antichristus -elokuvan jälkeen. SES elokuvasäätiö estää Suomessa täydellisesti näin vahvan yhteiskuntakritiikin sillä SESin tärkein tehtävä on suojella suomalaista oikeistoeliittiä ja tuottaa turruttavia hölmöilyelokuvia tai aivoja tappavaa nostalgiaa. 



    2)

    Ranskalaisen elokuvan luonteen salaisuus ja perintölahja eurooppalaiselle elokuvalle?


    Täyttymys tuottaa turhautumisen ranskalaisessa elokuvassa. Tämä on skemaattinen asetelma jota voimme kutsua ranskalaisen elokuvan linjaksi.

    Jotakin eksistentiaalisen päinvastaista kuin amerikkalaisessa "täyttymisen", brändättävyyden ja turruttamisen kerronnassa.

    Eurooppalainen elokuva filosofiana: jokainen katsoja itse arvioi mitä elokuvassa tapahtuu ja luonnehtii karakteerien motiivit. Mikään ei saisi olla alleviivattua ja amerikkalaista plot-brändituotteistamista: elokuvasäätiön amerikkalaistava plot-mania ei ole taidetta eikä eurooppalaista kulttuuritoimintaa.

    Pohjoismainen elokuva - mitä sen pitäisi olla laajemmin elokuvana eikä viihteenä?

    Uutta pohjoismaista elokuvaa, joita Finnkinon ohjelmistokaupallisuus ja runnova markkinointikon on kironnut, kaikki parhaimmat uudistavat elokuvat ruotsalaisten omistama Finnkino hylännyt kaupallisuuden hybriksessä. Välillä on tullut aitoja elokuvia mutta niiden mainonta on ollut kerta kaikkiaan kiinostuksen tappavaa ja surkeaa jo Finnkinon sivujen elokuvaselostuksissa, kerta kaikkiaan ala-arvoista ja ihmisiä poistyöntävää.


             On neljä ruotsalaista elokuvaa,

    jotka tunnustavat raikkaasti uusin dramaturgian keinoin että Ruotsilla ja Suomella on aivan sama pikkumainen pseudokristillinen ja pseudomoralistinen kolonisaatiokulttuuri yhä syövyttämässä ihmisiä keskiajalta: 


    • Toisen kerroksen lauluja, Man Tänker Sitt (huikea jopa Tarkovskia tavoitteleva elokuva: Omissa ajatuksissaan DVD), Ofrivilliga - ja tämä. Neljäntenä voisi pitää norjalaista Den brysommemannen ja tanskalaista Adams æbler. 

    von Trier on tunnetuin neuroosiemme kuvaaja mutta keskittyy yksilötasolle ja psykolosille oireille eikä niin kulttuuriin sosiologisen kokonaisvaltaisesti. Antikristus on tietysti hyvin tärkeä kirkkokulttuurin psykologisen ansan kuvaus - historiaa yksilöiden psyyken pakkomielteiden kautta.


    "Did you feel this structure was offering you more freedom to explore your main theme than just one linear story?" 
    RUBEN ÖSTLUND - I have always been quite bored with Anglo-Saxon dramaturgy and Hollywood stories where you have to construct a lot of scenes to make a full-length film. You develop a lot of scenes around one idea that should perhaps just be very short. Today, films like these, built on film references, don’t say much about people’s existence. 


     3) 

        Kulttuurimme tuho - kehityksen estävä neuroosien vankila 

    on poliittisessa ohjauksessa, sensuurin luomassa pelossa elokuvaohjaajien vankilana ja harvojen pyristely sitä vastaan on pientä ylikaupallisen elokuvan vyöryttämsiessä. Kaupallinen on turvallista poliitikoille, jotka estävät elokuvakulttuurin kehittämisen.


    Kun katsoo nyt Turkan Hamletin esitystä,

    vaikka Ylen elävästä arkistosta, niin jatkuvasti vaan huomaa mitä Turkka aikoi mutta minkä näyttelijät jatkuvasti unohtavat ja torjuvat, eivät uskalla oikein todella upota viettitrauman hurmokseen vaan ulkoisesti matkivat mitä harjoituksissa on yritetty tavoitella, sisäisyydellä.

    Jouko Turkka jätti eliitin rauhaan ihan vain poliittisesta raukkamaisuudesta, hän selvästi väistää brutaalin kulttuurin avaamista ja jää kirurgina avaamaan vammautetun suomalaisen kansalaisen psyykeä. Turkan tuotanto kuvailee mutta ei avaa eliitin terrorin leimaamaa kulttuuriamme ja kirkollisvaltiota perustuslain vastaisen kirkkolakiin sidottuna.

     Turkan tavoittelema totaalisuuden ideologia ei kasvanut eikä suomalaiseen elokuvaan päässyt, opetusministeriön elokuvasäätiö on tehnyt kaiken sen estääkseen kuten Aleksis Kivi blokattiin. von Trier tavallaan toteutti sitten elokuvallisesti Turkan visiot Idiots-elokuvassaan. Suomalaiset elokuva-ammattilaiset vastasivat kuuluvalla kauhun ja inhon kiljahduksella - vaikka Spielberg julistis elokuva tärkeimmäksi eurooppalaiseksi elokuvaksi uusista tuotannoista.


    Aki Kaurismäkikin  on tyytynyt luomaan infantiilis-kaupallisen porvarillisia aikuissatuja ja kaupallisia omantunnonrauhoittajia, jotka ovat yhtä etäällä todellisuudesta kuin perussuomalaiset tai vihreät poliitikot.



    4)
    Voimallinen episodielokuva kulttuurimme neurooseista; ihmiset traumavankilassa: 


    Tämä kuuluu uuden pohjoismaisen elokuvan huippuihin
    Kevyt mutta syvällisen tyylipuhdas visuaalisesti kommunikoiva Tarkovski-tyylinen elokuva. Harvinainen.

    Tuotanto on tehty filosofisella työryhmäotteella sosiodraamamaisesti:

     kuvauksien aikana elokuvantekijät eivät keskustelleet toistensa kanssa meditatiivisen latauksen tuottamiseksi.

    Kaikki kirjoittivat paperille ehdotuksensa ja tunnelmakuviaan, jonka ohjaaja koosti elokuvaksi.

    Huikea tutkielma joka paljastaa kuinka lähellä Ruotsin todellinen huojuva mielentila on Suomea lähellä.

    Kuvaustilanteessa generoituvaa, jatkuvasti elävää käsikirjoitusta fragmenteista ja episodimaista karakteeri-keskeistä elokuvaa.

    Odysseija-tarina episodielokuvana, ällistyttävästi tuotettu.

    Miehet etsimässä rehellisyyttä ja tilaa tunteilleen ja kapitalistisen staturhteiskunnan miesroolin aiheuttamille vammoille. Löytyy myös Helsingin kirjastosysteemistä nimellä Omissa ajatuksissaan DVD. 
    Apflickorna jatkoi tämän omaehtoisen ja introvertin elokuvailmaisun genreä hienosti. 

    • This film is still most important opener for Nordic pseudochristian cultural neurosis and Nordic psychohistory like Bergman films are. Watch this with your friends. BURROWING  
    • " The houses of this residential estate in western Sweden are all made of pale wood and are surrounded by neat hedges. The carports, children’s playgrounds and woods that lie just beyond the Lidl supermarket car park are likewise an eloquent affirmation of the middle-class “quality of life” ideal. An eleven-year-old whose head is rumbling with brutal thoughts is growing up here. Sebastian is an only child living with his mother. He observes the not-quite-so-young men in his neighborhood with the avidness of a detective. There’s Jimmy, who always carries his little son around with him and has had to go back to living with his parents, who deny him his own key to the house. And then there’s Anders, who always jogs until his fleece jacket is dripping with sweat. Like a seismograph the boy picks up on the inner turmoil of those around him. It’s midsummer, the neighbors are having parties on their terraces and things begin to get scary. To dissect the extreme complexities of modern family life from the perspective of a young boy is an unusual and ingenious gambit. In Man tänker sitt the viewer is sucked deeper and deeper into the burning hell of the petit bourgeoisie by this experiment – and is amazed to find that the whole nightmare is set in an Ikea catalogue. :: https://www.berlinale.de/en/archiv/jahresarchive/2009/02_programm_2009/02_#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120763&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.comFilmdatenblatt_2009_20094312.php#tab#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120763&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com=filmStills 



       

    5)
    Maton alta vetävä töykeä elokuva - myös äärisubjektiivinen, niin subjektiivinen että on objektiivinen,  reaktiivinen kulttuurin pohja-ahdistuksen tutkielma, eksyen ja löytäen todellista kansakunnan trauman ja torjunnan pulssia hyvän kansalaisen teatterissa:  

    De ofrivilliga





    Tämä on sitä karakteerikeskeistä, ohjaajakeskeistä, kuvaustilanteessa generoituvaa ja episodimaista elokuvaa, jota suomen elokuvasäätiö hyljeksii. Ja niin Ruotsi kuin Tanska kerää mainetta maailmalla.






    De Ofrivilliga
    Involuntary site




    6)

    Ylläolevan dogme-tyylisen tosi-Ruotsia ja pikkuporvarillista ahdistusmentaliteettia ja kulttuurin itsetuhoavaa neuroosia kuvaavan elokuvan tyylitelty isoveli, oman genrensä luoja on  tietysti:



     

    Huikea ajankuva, ennuste, Kreikan tilan ennustanut. 
    Anderssonin elokuvassa koko kansakunta etsii uskonnollista paniikkiratkaisua talouslamaan. Erittäin ajankohtainen elokuva, erittäin.



    7)


    Ehdoton eksistentiaalinen elokuva on
    myös norjalainen heroiini-Hamletin versio





    8)


    Norjalaista dystopia-parodia-kafkaa, viihdyttävän piinaava

    The Bothersome Man - Jens Lien


    Elokuvasäätäjien kilta ei Suomessa todellakaan tajua, mitä on karakteerikeskeinen elokuva - elokuvasäätiö puuttuu jopa näyttelijävalintoihin, ammattinäyttelijöitä on pakko elättää säätiön käskystä. Suurilla elokuvafestivaaleilla ei suomalaisia elokuvia näe, eksoottisia dokumentteja kylläkin maailman ällisteltävänä.




    9)

    Hollantilainen uusi yllätys


    Borgman


    Borgman on yksi viime vuosien tärkeimmistä uusista eurooppalaisista elokuvista






    10)


    Amerikkalaisen indie-elokuvan suurin yllätys on:


    HESHER


    Mustaa komediaa, vuosituhansia vanhoja Trickster-legendoja karakteeridraamaksi portattuna - ja Natalie Portman




    11)

    Dogtooth



    on vaikuttava erilainen elokuva rohkealla dramaturgialla, vähäeleisesti


    92% Rotten tomatoes review.



    jos haluat ihmetellä mitä on kapitalistinen ja sosiaalinen ehdollistaminen hierarkiakeskeisessä "yhtenäisikulttuurissa" ja talouspolitiikassa.
    • Greek critic Dimitris Danikas gave the film a rating of eight out of ten ("with enthusiasm") and characterizes it as "black, surreal, nightmarish." He believes that Dogtooth is as important for Greek cinema as Theodoros Angelopoulos' 1970 film Reconstruction.   However, the disobedience, the anarchy.   Dogtooth has the surrealism of Buñuel, the scalpel of Haneke








     


        12)



    “In the World of Film, We’ve Edited out All Rebellion”








    Eurolaman ennustanut elokuva -  Toisen kerroksen lauluja



    Siis
     Koko eurokriisin eli pankkien vapauttamisen tuhovyöryä ennustanut, visioinut elokuva Toisen kerroksen lauluja

    Sanattomaksi vetävä. Kreikka on nyt juuri tätä mitä elokuva kuvaa. Espoo Cinessä on  myös näytöksissä verta kylmäävä uusi elokuva ALPS Kreikan mentaalisesta tilasta. Kaikki korruptoituu, kun valtio hajoaa ja raha määrää.  Sielu venyy ja jäätyy.


    Juttelin ohjaaja Anderssonin kanssa 3 vuotta sitten. Suuri sielu.

    Oli vihainen myös Suomen kirkon johtajille siitä, että kirkko oli rukoillut laman aihauttaneiden poliitikkojen puolesta 90-luvun laman aikana, pönkittänyt heidän valta-asemaansa ja siten ollut mukana vallan korruptiossa, uudistumisen estämisessä ja poliittisen lamautumisen prosessissa. Siinä vanhanssa suomettumisen pelissä. Andersson on tekemässä uutta elokuvaa.
    Elokuvassa kuvataan hyvin konkreettisesti ja humoristisesti pohjoismaisella Monty Python -tyylillä, kuinka uusliberalistit vaativat lasten, sairaiden, vanhusten ja köyhien uhraamista.

    •           Arvostelu 






     Todella realistista fiktiota, äärirajoittunutta subjektiivisuuden dramaturgiaa,  hämmentävän todentuntuista ja houkuttelevan ajelehtivaa karakteerien impulssien ja jännitteiden mukaan.











         Mieti










    Watch:






    Tee elokuva


    Jokainen voi tehdä elokuvan jos jaksaa hioa käsikirjoitusta ja dialogia piinallisen pitkään.

    Täytyy miettiä jännitteitä: mihin kerronta kulkee, onko yllätyksiä, käänteitä TAI ristiriitoja.

    Unohda matkiminen.

    • Kuinka kerronta avautuu, kuinka karakteeri avautuu, mitä ristiriitoja kasvaa, mikä saa katsojan varpailleen, mikä herättää katsojan kysymään kysymyksiä, mitä kerronta avaa kulttuuristamme, mistä ei kulttuuristamme haluta puhua, mikä on valheen  raja   yms

    http://finnsanity.blogspot.fi/2011/08/dramaturgian-opas.html#utm_source=googlier.com/page/2019_10_08/120763&utm_campaign=link&utm_term=googlier&utm_content=googlier.com



    Vaikkapa  Panasonicin 4K HD videokamerat on vain n 600 e
      
    - Panasonicin  järjestelmäkameramalli 4K videokuvauksella ja isommalla kennolla: parempi kuvanlaatu verrattuna videokameramalleihin joissa parempi kuvanvakain ja hdr videotoiminto paljon laajempaan sävytoistoon

    + ulkoinen haulikomikki 120 e vaikkapa Thomannilta kelluvalla kiinnikkeellä.  

    uudet BLACKMAGIC-KAMERAT ja muut 12 bit 3k-4k vakavat kamerat antavat enemmän mhdollisuuksia värimäärittelyyn mutta eivät omaa uskomattoman helppoa kuvauskokemusta, tärinänvaimennusta ja hyvää autofocusta kuten panasonicin videokameroissa. 4K video on tarkka ja elokuvascreenille tietysti sopiva. Paremmissa kameroissa on raw-kuvaustiloja joissa kuvataan pakkaamatonta kuvaa joka vaatii paljon tallennuskapasiteettia muistikorteilta ja kovalevyiltä. Kuvatessa joutuu usein siirtämään korteilta kovalevyille videomateriaalia tiedostomäärän takia. 



    Yhteiskunta elokuvissa? 


    Suomalaisessa elokuvassa ei näy lainkaan todellisuus, suomalainen valta, hyväveli-korruptio, CIA armeijan ohjaajana ja eliitin terrori yhteiskunnassa.

       Eliitti tuntuu saavan nyt ylpeytensä vain röyhkeydestä myös elokuvasäätiön kautta sensuroimassa pois poliittiset elokuvat eliittiä häiritsemästä.


          Esim:



       Markkinafasismi etenee ja pankkien "pelastamisen" kapitalistinen  sosialismi eliitin keinottelun puolesta toimii,  eliitin ylpeä röyhkeys vain kasvaa ja pohjoismaista mallia romutetaan vetoamalla "pelastamisee": tuhoajat esiintyvät pelastajina.   Kuten aina röyhkeys on kasvanut lamaa kasvattaessa ja ryöstöretkeä odotellessa.   Suomettuneen eliitin ei tarvitse enää edes käyttää sordiinoa vaan  he voivat puhaltaa mielin kielin pasuunaan ilman mitään estoja. Liittovaltion juoksupoika Kataisen uusin valhe: Katainen esittää velkakriisin taltuttamiseen samoja keinoja, joilla Suomi voitti oman kriisinsä 1990-luvun alussa. Ehdotus on noloa historian vääristelyä: Suomi suosittelee kriisiin lääkkeitä, joilla ei ollut osaa eikä arpaa Suomen oman kriisin taltuttamisessa

    JA

    Kreikkaa ei suinkaan pakoteta metsästämään veronkiertäjien ja pankkihuijareiden rahoja:









































    .

              

    AJJ BLINDS posted a status

     Cache   
    AJJ BLINDS posted a status
    "AJJ Blinds Seniors and First time homeowners specials!"

              

    AJJ BLINDS posted a discussion

     Cache   
    AJJ BLINDS posted a discussion

    Fall Specials on Roller Blinds Shades and Blackouts

    Tired of your old blinds? Let's help you with that and wake up to your new AJJ Blinds. Call Alex or enginer Javier at 561-600-0384. Factory Direct! No middleman! Discover our new beautiful earthy colors of roller shades and blackouts manual or motorized at an affordable price! Ask for Seniors discount. We are licensed and insured. #ajjblinds #rollerblinds #blackouts #shadesSee More

              

    El séptimo vicio - De Javier Corcuera a Andrés Duque - 03/10/19

     Cache   

    Javier Corcuera ha dirigido una hermosa película dedicada a un poeta peruano inmortal, Javier Heraud, "El viaje de Javier Heraud", acribillado a balazos en 1963 porque sus metáforas les hacía mucho daño a sus asesinos. Corcuera recibe el recuerdo, el homenaje desde el festival Alcances de Cádiz y se encuentra con El séptimo vicio que también mira a Finlandia, donde se encuentra el documentalista Andrés Duque, localizando y filmando a los carelios ubicados en Finlandia.


              

    La aventura peruana (que no luna de miel) de Marta Pombo y Luis Giménez

     Cache   

              

    Los Mayas

     Cache   
    Cultura Maya:
    Los orígenes de las tribus mayas más antiguas se pierden en la noche de los tiempos. Los manuscritos indígenas del siglo XVI han olvidado el emplazamiento de la cuna de la civilización maya, sea el Chilam Balam (escritos en la península de Yucatán), o el Popol Vuh de los Quichas, la rama de los indios mayas de Guatemala. Y hasta el primer cronista español de los mayas, el hermano Diego de Landa (1566), no ha podido mencionar claramente la situación. En todo estado de causa, los hechos se refieren a los mayas del Yucatán, del Nuevo Imperio, y no a los viejos mayas localizados en el sur (Chiapas, Guatemala y Honduras), cuya civilización se apagó algunos siglos antes del apogeo de las ciudades de la península, tales como Chichen Itza, Uxmal y Sayil.
    La civilización maya habitó una vasta región denominada Mesoamérica, en el territorio hoy comprendido por cinco estados del sureste de México que son, Campeche, Chiapas, Quintana Roo, Tabasco y Yucatán; y en América Central, en los territorios actuales de Belice, Guatemala, Honduras y El Salvador, con una historia de aproximadamente 3.000 años.
    Durante ese largo tiempo, en ese territorio se hablaron cientos de dialectos que generan hoy cerca de 44 lenguas mayas diferentes. Hablar de los "antiguos mayas" es referirse a la historia de una de las culturas mesoamericanas precolombinas más importantes, pues su legado científico y astronómico es mundial. Contrariamente a una creencia muy generalizada, la civilización maya nunca "desapareció".
    Los mayas hicieron grandes e impresionantes construcciones desde el Preclásico medio y grandes ciudades como Nakbé, El Mirador, San Bartolo,Cival, localizadas en la Cuenca del Mirador, en el norte del Petén, y durante el Clásico, las conocidas ciudades de Tikal, Quiriguá, (ambas las primeras en ser declaradas Patrimonio de la Humanidad por la Unesco, en 1979 y 1981 respectivamente) Palenque, Copán, Río Azul, Calakmul, Comalcalco(construida de ladrillo cocido), así como Ceibal, Cancuén, Machaquilá, Dos Pilas, Uaxactún, Altún Ha, Piedras Negras y muchos otros sitios en el área.